Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ultimatum Habis, 6 Bangunan di Demang Dibongkar Paksa

Ultimatum Habis, 6 Bangunan di Demang Dibongkar Paksa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUASANA di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Rabu (1/4/2026), tak seperti biasanya. Bukan deru kendaraan yang mendominasi, melainkan suara alat berat yang perlahan merobohkan bangunan satu per satu. Ultimatum sudah lewat, tak ada lagi ruang tawar menawar. pembongkaran pun dimulai.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang turun langsung bersama jajaran TNI, Polri, dinas terkait, hingga unsur badan hukum.
Targetnya jelas enam bangunan yang terbukti melanggar aturan Garis Sempadan Bangunan (GSB) sekaligus berdiri di atas jalur pengamanan jaringan pipa gas.

Bukan hanya pelanggaran administratif, persoalan ini menyimpan potensi bahaya yang lebih besar.

Bangunan yang berdiri di atas jaringan pipa gas dinilai berisiko tinggi, baik terhadap keselamatan penghuni maupun masyarakat sekitar.

Penertiban ini bukan langkah mendadak. Prosesnya sudah berjalan cukup panjang.

Pemerintah Kota Palembang, melalui dinas terkait, lebih dulu melayangkan surat pemanggilan.

Peringatan demi peringatan diberikan, mulai dari tahap awal hingga surat resmi dari Wali Kota Palembang.

Kepala Satpol PP Palembang, Herison, menegaskan  tindakan ini sudah sesuai prosedur dan memiliki dasar hukum yang jelas.

“Bangunan yang akan dibongkar ada enam. Namun setelah surat terakhir dari Wali Kota, diberikan waktu 7×24 jam agar pemilik melakukan pembongkaran sendiri. Hari ini, 1 April, kami selesaikan semua yang belum ditindak oleh pemilik,” jelasnya di lokasi.

Artinya, para pemilik bangunan sebenarnya telah diberi kesempatan untuk menyelesaikan persoalan ini secara mandiri. Namun hingga batas waktu berakhir, sebagian tidak melakukan pembongkaran, sehingga petugas harus turun tangan.

Herison menambahkan, rentang waktu peringatan yang diberikan tidak singkat.

Hampir satu bulan proses berjalan, mulai dari sosialisasi hingga teguran resmi.

Dengan waktu tersebut, pemerintah menilai langkah tegas menjadi pilihan terakhir.

“Ini demi kepastian hukum, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menegakkan aturan tata ruang,” tegasnya.

Di sisi lain, keberadaan bangunan di atas jalur pipa gas bukan perkara sepele.

Ganggu jaringan vital

Selain melanggar aturan, kondisi ini dinilai bisa mengganggu sistem jaringan vital yang menyangkut kepentingan publik.

Risiko kerusakan, kebocoran, hingga potensi kecelakaan menjadi alasan utama penertiban dilakukan.

Pemerintah ingin memastikan  jaringan infrastruktur penting seperti pipa gas tetap aman dan tidak terhambat oleh bangunan liar.

Sebab jika terjadi gangguan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pemilik bangunan, tetapi juga masyarakat luas.

Aksi pembongkaran ini pun menjadi penegasan  aturan tata ruang bukan sekadar dokumen di atas kertas.

Ada konsekuensi nyata bagi siapa saja yang melanggar, terlebih jika menyangkut keselamatan publik.

Di lapangan, proses pembongkaran berlangsung dengan pengamanan ketat. Aparat gabungan berjaga untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan. Sementara itu, alat berat bekerja secara bertahap merobohkan struktur bangunan yang sebelumnya berdiri di area terlarang.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi bangunan lain yang diduga melanggar aturan serupa.

Pemerintah tidak menutup kemungkinan akan melakukan penertiban lanjutan jika ditemukan pelanggaran di titik lain.

Bagi warga, peristiwa ini menjadi pengingat  membangun tanpa memperhatikan aturan bukan hanya berisiko secara hukum, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan. Terlebih jika lokasi bangunan berada di area yang berkaitan dengan infrastruktur vital.

Di ujung pembongkaran itu, pesan yang ingin ditegaskan pemerintah cukup jelas: kota harus ditata, aturan harus ditegakkan, dan keselamatan publik tidak bisa ditawar.

Sebab pada akhirnya, bukan soal bangunan yang berdiri atau roboh. Tapi tentang bagaimana sebuah kota menjaga warganya tetap aman dari risiko yang seharusnya bisa dicegah sejak awal. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.332 Tenaga Pendamping Lokal Kawal Salurkan Dana Desa

    1.332 Tenaga Pendamping Lokal Kawal Salurkan Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H Mawardi Yahya menginginkan tidak ada pro dan kontra dalam implementasi program dana desa, sehingga diharapkan program dana desa langsung dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat di desa. Hal ini dikatakannya saat menghadiri pembukaan rapat koordinasi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa provinsi Sumsel tahun 2019 di Asrama […]

  • Pemprov Sumsel Terus Turunkan Angka Stunting, Bentuk Satgas dan Rekrut Tenaga Pendamping 

    Pemprov Sumsel Terus Turunkan Angka Stunting, Bentuk Satgas dan Rekrut Tenaga Pendamping 

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 679
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengaku optimis Pemprov Sumsel mampu menurunkan angka prevalensi stunting di Sumsel menjadi 14% sesuai target nasional. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Kerjasama Kemitraan dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2022, Rabu (25/5) di Hotel Beston. Menurut Mawardi Yahya berbagai upaya telah dilakukan oleh […]

  • La Nina Bikin Produksi Sawit Naik 10%

    La Nina Bikin Produksi Sawit Naik 10%

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Sepanjang 2017 meningkat cukup signifikan yaitu 23% atau dari 25,11 juta

  • Gugus Tugas Kab/Kota Diminta Gencar Sosialisasikan Penanganan Covid

    Gugus Tugas Kab/Kota Diminta Gencar Sosialisasikan Penanganan Covid

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru meminta Gugus Tugas di daerah dengan masif mensosialisasikan penanganan covid-19. Diakuinya untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah terkait penanganan penyebaran Covid di Sumsel perlu terus dilakukan. “Misalnya soal PSBB, masyarakat tentu tahu informasinya dari media massa baik cetak, maupun elektronik,” tambahnya. Oleh karena itu Iapun menghimbau agar semua gugus tugas Covid 19 di […]

  • “ Te Budi “ ( Tertipu )

    “ Te Budi “ ( Tertipu )

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.624
    • 0Komentar

    Siang ini cuaca idak seperti biasonyo panas bedengkang nian Kacibob samo Koja bingsal lantak teraso haus nian. Kacibob ngajak koja buat jalan-jalan sambil nyari yang seger-seger katonyo, semsampainyo di Jalan Besak Kacibob tejingok penjual Es Bubur Sumsum caknyo seger nian itu. Kacibob : “ Ja minum es Sumsum peh ???? “ Koja : “ Payo […]

  • Pertamina Bor Minyak di Kedalaman 3800 Meter

    Pertamina Bor Minyak di Kedalaman 3800 Meter

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.350
    • 0Komentar

    PT Pertamina EP Aset 2 terus berupaya meningkatkan produksi minyak, salah satu dengan membuka lahan eksplorasi baru. Peningkatan itu sejalan dengan usaha untuk meningkatkan pendapatan dari sektor perminyakan.

expand_less
WordPress Archive Veneno – Coronavirus Information WordPress Theme Venexy – Lawyer Elementor Kit Venezia – Digital Marketing WordPress Theme Vento – Event Organizer Elementor Template Kit Venturr – Venture Capital & Investment Elementor Template Kit Venus | News Magazine Blog WordPress Verbalizer – Language Courses & Learning Center Elementor Template Kit Verdantia – Landscaping and Garden WordPress Theme Verina – Mental Health Elementor Template Kit Verra – Skincare & Dermatology Elementor Template Kit