Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Drama Laut Penuh Jebakan & Gaji Lima Juta

Drama Laut Penuh Jebakan & Gaji Lima Juta

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • visibility 834
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Langit Selat Malaka pagi itu mendung. Angin laut berembus malas, seolah ingin menyampaikan kabar, ada tamu tak diundang sedang nyulap ikan kita jadi ringgit. Tapi sayangnya, hari itu juga jadi hari sial bagi dua kapal berbendera Malaysia yang diam-diam nyari untung di laut Indonesia, lengkap dengan jaring haram dan awak yang bukan warga tetangga, tapi anak-anak kampung sebelah.

“Bang, itu di radar keliatan titik mencurigakan,” ujar Letda Ikan julukan kocak untuk Komandan KP Hiu 16, si kapal pengawas yang sudah kenyang laut asin.

“Kau yakin itu bukan kapal tongkang bawa batu bara?”
“Enggak, Bang. Geraknya zig-zag. Itu bukan tongkang, itu pemain.”

KP Hiu 16 pun menambah kecepatan. Mesin menderu, lambung kapal memecah gelombang. Suasana mendadak seperti film laga. Kalau disinetron, mungkin sudah masuk backsound dramatis dan slow-motion awak kapal yang siap pasang seragam patroli.

Dalam jarak 1 mil laut, tampak dua kapal. Bendera Malaysia berkibar malas di tiang pendek, tapi yang lebih mencolok, jaring trawl menggantung seperti labirin maut bagi ikan-ikan kecil.

KP Hiu 16 memberi peringatan melalui radio, tapi yang di sana malah angkat tangan kayak lomba joget 17-an. Tak lama, kedua kapal disergap.

“Mana surat-surat kapal?”
“Tak ado, Bang,” jawab salah satu awak dengan logat Medan yang kental, sambil ngelirik temannya yang sibuk menyembunyikan rokok seludupan.

“Lah… kau orang Indonesia kok naik kapal Malaysia nyolong ikan di laut sendiri?”
“Ceritanya panjang, Bang. Tapi intinya, gaji di sana lima juta sebulan. Nakhoda bisa sepuluh. Di sini, paling-paling jadi nelayan honorer.”

Dialog itu seperti tamparan pakai sirip ikan pari. Sakitnya bukan di kulit, tapi di rasa harga diri sebagai bangsa yang lautnya kaya tapi dijarah dari dalam.

Rupanya, anak-anak muda dari Tanjung Balai Asahan itu nekad menyeberang secara ilegal ke Malaysia. Modalnya? Seratus ribu untuk rokok dan dua juta buat bayar “agen penyebrang laut bayangan”. Semuanya demi menyambung hidup.

“Kami cuma cari makan, Bang. Trawl itu bukan ide kami, itu bos kapal,” ucap ABK yang masih remaja, wajahnya belum selesai pubertas tapi sudah kenyang garam dan hukum.

Kedua kapal itu pun diamankan. Barang bukti 450 kilogram ikan campur, dua unit kapal, satu tumpuk jaring trawl ilegal, dan segudang alasan.

“Kerugian negara dari dua kapal ini capai 19,9 miliar,” kata Ipunk, si Direktur Jenderal yang kini lebih sering dipanggil “Pak Komando Laut”.

Kepala Stasiun PSDKP Belawan, Pak Syamsu Rokman, sudah bersiap memproses kasus ini dengan Undang-Undang terbaru. Ancaman? Penjara delapan tahun plus denda 1,5 miliar. Ibarat orang mancing, niatnya dapat ikan, ujungnya malah dapat sel besi.

Dalam lima bulan terakhir saja, 13 kapal asing nyaris menjadikan laut kita sebagai dapur rumah tangga mereka. Mulai dari Filipina, Vietnam, China, sampai Malaysia. Tapi syukurlah, KP-KP kita masih sigap. Kalau laut ini gadis cantik, para kapal asing itu adalah mantan-mantan posesif yang ogah move on.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono pun sudah tegas: patroli ditingkatkan, satelit dipasang, teknologi disulap jadi mata-mata laut. Semuanya demi satu hal laut bukan tempat buat yang ngutil.

Peristiwa di Selat Malaka ini bukan sekadar soal dua kapal ditangkap. Ini cerminan dari sebuah ironi anak bangsa yang nyari sesuap nasi di negeri tetangga, justru kembali ke tanah air sebagai pelanggar hukum.

Kita perlu lebih dari sekadar kapal patroli. Kita butuh perut yang kenyang di darat, agar anak-anak laut tak lagi melaut ke tempat yang salah. Kita butuh pendidikan, perlindungan, dan harga diri.

Dan seperti pepatah lama “Yang nyolong di kebun orang, bisa kena lemparan. Tapi yang nyolong di kebun sendiri dan pura-pura enggak kenal, itu lebih menyakitkan,”

Kalau laut ini punya mulut, dia pasti sudah teriak, “Hei anakku, jangan cuma jadi penonton saat rumahmu dijarah. Waktunya jadi penjaga. Karena lautmu bukan laut mereka,”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • USU Inventarisasi Tanah Ulayat di 12 Kabapten & Kota di Sumsel

    USU Inventarisasi Tanah Ulayat di 12 Kabapten & Kota di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.103
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumsel dan Pemerintah Provinsi Sumsel mengidentifikasi dan inventerisasi tanah ukayat dan masyarakat hukum adat di Sumsel. Ada 12 kabupaten dan kota di Sumsel yang akan diinventarisasi terkait tanah ulayat tersebut. Diantaranya, OKI, Muara Enim, Lahat, Musirawas, […]

  • Sertifikat Dapat Dimanfaatkan Untuk KUR, Gubernur Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah kepada Warga Lubuklinggau 

    Sertifikat Dapat Dimanfaatkan Untuk KUR, Gubernur Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah kepada Warga Lubuklinggau 

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    MENGAWALI lawatannya ke Kota Lubuklinggau, Sabtu (25/9), Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyerahkan  189 Sertifikat Tanah secara simbolis di halaman Kantor ATR/BPN Lubuklinggau. Pada penyerahan ini diberikan  8 sertifikat secara simbolis, dari 189 sertifikat yang akan dibagikan keseluruhan. Penyerahan Sertifikat ini diperuntukkan bagi Tanah Rumah Peribadatan, Tanah Perumahan untuk Masyarakat, Tanah Pemerintah dan Tanah BUMN. […]

  • Bybit dan DMCC Crypto Center Umumkan Hackathon Sejuta Dolar untuk Dorong Inovasi Web3 di Dubai

    Bybit dan DMCC Crypto Center Umumkan Hackathon Sejuta Dolar untuk Dorong Inovasi Web3 di Dubai

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.681
    • 0Komentar

      Catatan Pitch: Pertukaran kripto global Bybit dan Dubai Multi Commodity Center (DMCC) mengumumkan hackathon “Web3 Unleashed: Crypto Innovation Challenge”, yang menawarkan kumpulan hadiah $100,000. Pendaftaran hackathon dimulai dari 26 September 2023 — 26 Oktober 2023 dan acara dijadwalkan pada 22 November. Semua proyek dipersilakan — Infrastruktur Blockchain, Kecerdasan Buatan (AI), DeFi, NFT, Metaverse, Crypto […]

  • Model Bisnis Inovatif Procap Insurance Adalah yang Pertama di Industri Asuransi

    Model Bisnis Inovatif Procap Insurance Adalah yang Pertama di Industri Asuransi

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.964
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, London – ProCap Insurance menggemparkan industri asuransi. Kantor ProCap Insurance Manila akan resmi dibuka pada bulan Mei. Sebelumnya, Asuransi ProCap telah menandatangani perjanjian kemitraan dengan mitra di berbagai negara. Konsekuensinya, ProCap Insurance akan mendirikan kantor keagenan resmi di masing-masing negara tersebut.   Semua mitra regional sangat setuju bahwa ProCap memiliki model bisnis yang hebat […]

  • Kolaborasi Petro Muba – PDPDE Gas Jadikan Muba ‘Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary’

    Kolaborasi Petro Muba – PDPDE Gas Jadikan Muba ‘Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary’

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.975
    • 0Komentar

    Sekayu -PT Petro Muba – PT Petro Muba, BUMD Muba dalam bidang energi berkolaborasi dengan BUMD milik Provinsi Sumsel PDPDE meresmikan station strorage [penampungan minyak mentah] dan station setling dari Sumur tua di Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba]. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan penampungan sementara dan transportasi minyak mentah sumur tua […]

  • Muba Bakal Terbitkan Perbup&Tambah Anggaran Untuk Cegah Karhutlabun

    Muba Bakal Terbitkan Perbup&Tambah Anggaran Untuk Cegah Karhutlabun

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    PERSOALAN kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sepanjang tahun 2019 ini membuat Bupati Muba Dodi Reza dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi terus mencari solusi agar kejadian tersebut tidak berulang. Pada 2019 ini terdata ada sebesar 24.129 hektare lahan di Muba yang terbakar, kondisi lahan gambut dan medan yang sulit dijangkau […]

expand_less
WordPress Archive AffiliateWP – Vanity Coupon Codes AffiliateWP WordPress Plugin AffiliateWP – Zapier for AffiliateWP Affirm - Marketing & Digital Agency WordPress Theme Affliction – Multipurpose Minimal WordPress WooCommerce Theme AforApple – Kids Education & LMS WordPress Theme Age Checker for WordPress Age Verification for WordPress Agencium | Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Agency Cynic – Digital Agency, Startup Agency, Creative Agency WordPress Theme