Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » 1 Orang Pasien DBD Asal Tulung Selapan OKI Meninggal Dunia

1 Orang Pasien DBD Asal Tulung Selapan OKI Meninggal Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 23 Jan 2019
  • visibility 1.016
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini,co,id, Kayuagung – Satu orang pasien Demam Berdarah Dengue [DBD] asal Tulung Selapan, Kabupaten Komering Ilir [OKI] dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat mendapat layanan medis rawat inap di Puskesmas setempat serta RSUD Kayuagung.

Menurut informasi, pasien DBD meninggal dunia ini, David (4) dirujuk ke rumah sakit tanggal 1 Januari dalam keadaan fase akhir kritis atau Dengue Shock Shindrome (DSS) ditangani dokter Mirda mendapat perawatan intensif kurang 48 jam akhirnya nyawanya tidak tertolong lagi.

Direktur RSUD Kayuagung dr Fikram didampingi dokter Firda mengatakan setelah dirawat insentif di rumah sakit, pasien dinyatakan meninggal dunia.

Menurutnya, meski bukan penyebab utama meninggal pasien ini, secara medis pasien dapat berpeluang diselamatkan, jika sedari awal mendapat penanganan medis yang cepat dan tepat.

“Pasien terlambat dibawa kesini, kondisi pasien fase akhir kritis sehingga tidak tertolong lagi,” ungkap Fikram,” ujarnya Rabu (23/01/2019).

Fikram menjelaskan, penanganan medis terhadap kasus DBD ini harus dilakukan segera mungkin. Menurutnya, keterlambatan tindakan medis bisa berakibat fatal dengan resiko kematian.

“Segera periksa kondisi kesehatan jika terdapat gejala yang mengarah pada penyakit demam berdarah ini. Untuk masyarakat tetaplah waspadai penyebabnya dengan menjaga lingkungan tetap bersih, sehingga jentik nyamuk penyebab DBD ini tidak berkembang biak,” saran dia.

Mengenai angka penderita kasus DBD sendiri, Fikram mengakui telah terjadi peningkatan yang signifikan. Menurutnya, kecenderungan meningkatnya angka penderita ini diperlukan penanganan tersendiri dengan menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus ini.

“Terlebih akibat penyakit ini telah ada yang meninggal dunia. Dengan status KLB, penanganan secara aktif agar tidak meyusul korban lainnya,” ujarnya.

Berdasarkan data dari RSUD Kayuagung, pada Desember 2018 pasien DBD yang dirawat sebanyak 19 orang, terdiri dari 12 pasien anak-anak dan 7 pasien dewasa. Sedangkan per 23 Januari 2019, ada 34 pasien yang dirawat, 12 diantaranya anak-anak dan 1 orang akhirnya meninggal dunia.

Meskipun demikian, Dinas Kesehatan OKI belum menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam kasus kematian pasien DBD ini. Menurut Dinkes, penetapan status KLB dapat ditentukan bukan berdasarkan jumlah kematian namun melalui hasil PE terhadap jentik nyamuk dari rumah korban.

Dinkes justru membantah kematian pasien, dengan menunjukkan hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) rumah korban hingga 100 meter, tidak ditemukan jentik nyamuk penyebab penyakit DBD ini.

Sejauh ini, pihak dinkes tengah mendalami riwayat aktifitas pasien mengidap penyakit DBD yang meninggal ini, termasuk mengetahui apakah sebelumnya lebih dulu berpergian ke wilayah tertentu.

“Dari hasil penyelidikan, dari rumah korban hingga radius 100 meter pemeriksaan, jentik tidak ditemukan (negatif). Sedangkan untuk ditetapkan status KLB jika hasil PE dinyatakan positif,” jelas Kepala Dinkes OKI HM Lubis melalui Kasi Pemberantasan Penyakit Menular, Subianto, Rabu (23/01/2019). (**)

Penulis : Indra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Pilkada Serentak 2020 Sukses, Sumsel Dorong Dianggarkan Dana Hibah Untuk Bawaslu

    Agar Pilkada Serentak 2020 Sukses, Sumsel Dorong Dianggarkan Dana Hibah Untuk Bawaslu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    “Minimal besarannya nanti tidak jauh dengan anggaran KPU agar tidak ada ketimpangan. Begitu juga dengan kendaraan operasiobal akan  kita alokasikan. Apakah nanti statusnya kendaraananya pinjam pakai atau bukan yang penting ada,”

  • Izin Berbelit-Belit Bikin Dunia Properti Lesu

    Izin Berbelit-Belit Bikin Dunia Properti Lesu

    • calendar_month Senin, 26 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.077
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah kalangan termasuk DPR RI menilai masih didapatinya perizinan di daerah yang berbelit-belit menjadi salah satu faktor penghambat tumbuhnya sektor properti yang saat ini tengah dilanda kelesuan. Anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Gerindra, Edi Prabowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu mengatakan perizinan birokrasi yang berbelit-belit akan menghambat iklim investasi […]

  • Gubernur Ajak Media Massa Cerdaskan Masyarakat

    Gubernur Ajak Media Massa Cerdaskan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 26 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi diera digital saat ini, peran media menjadi sangat penting sebagai sebagai alat penyampai informasi kepada masyarakat luas.

  • Covid-19 & Defisit Malu Bangsa

    Covid-19 & Defisit Malu Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.207
    • 0Komentar

    SAMPAI tulisan ini dituangkan, sudah 2,3 juta jiwa penduduk Indonesia terpapar Covid-19. 1,9 juta dinyatakan sembuh dan 62 ribu diklaim meninggal. Kurang dari 1% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 271 juta jiwa. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pun ikut terdampak. Defisit tak mampu dielakkan. Sri Mulyani pada 5 Juli 2021 lalu mengaku, defisit […]

  • Update COVID-19 Kab, Muba Hari Ini

    Update COVID-19 Kab, Muba Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.407
    • 0Komentar
  • Rp5,7 Triliun Dialokasikan untuk Sektor Pendidikan Keagamaan

    Rp5,7 Triliun Dialokasikan untuk Sektor Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    SEKTOR Pendidikan keagamaan merupakan salah satu sektor yang terdampak cukup berat saat masa pandemi ini. Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan bantuan sebesar Rp. 5,7 Triliun untuk sektor ini untuk mendukung pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Mari kita saling bahu membahu untuk dapat bersama melewati masa pandemi COVID-19 ini. Kesehatan pulih, ekonomi […]

expand_less
WordPress Archive Agrimo – Agriculture & Organic Farm WordPress Theme Agrinice – Agriculture & Organic Food Elementor Template Kit Agrios – Agriculture Farming WordPress Theme Agrofields – Food Shop & Grocery Market WP Theme Agrool – Agriculture Farming Elementor Template Kit Agrox – Agriculture Organic Farming WordPress Theme Aguvic – Creative Digital Agency Elementor Template Kit AH Personal – Creative Resume & Blog Theme AH Survey – WordPress Survey Builder With Multiple Questions Types AhaMag | Modern Magazine HTML Template