Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Digitalisasi Dorong Kinerja BNI

Digitalisasi Dorong Kinerja BNI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
  • visibility 2.626
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INVESTASI dalam hal teknologi yang dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI (Perseroan) telah berbuah manis. Digitalisasi perbankan BNI berhasil mendorong kinerja.

Direktur IT dan Operasi BNI Bapak YB Hariantono mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengakselerasi perubahan perilaku masyarakat untuk mengalihkan transaksinya dari cabang dan channel konvensional seperti ATM kepada layanan digital. Perseroan menyikapi hal ini dengan melakukan percepatan transformasi layanan digital yang berfokus pada tiga layanan champion, yaitu Pertama, Peningkatan Kapabilitas Mobile Banking secara berkelanjutan (pada segmen konsumer). Kedua, terus meningkatkan Platform Transactional Banking yang kuat yaitu melalui produk BNI Direct dan solusi cash management terintegrasi (segmen korporasi). Dan Ketiga, memperluas layanan digital BNI melalui kerjasama dengan fintech, e-commerce, serta ekosistem bisnis lainnya melalui Application Programming Interface/ API Digital Service BNI.

Pertama, BNI Mobile Banking, yang disiapkan sebagai fasilitas layanan perbankan yang dominan untuk digunakan para nasabah ritel. Dimana hingga kuartal 1 tahun 2021, jumlah penggunanya mencapai 8,56 juta atau tumbuh 58,4% dibandingkan kuartal 1 tahun 2020 yang sebesar 5,41 juta nasabah. Dari sisi nilai transaksi pun tercatat Rp 138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2% dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp 103 triliun. Adapun jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI Mobile Banking adalah sebanyak 95 juta pada Kuartal 1 Tahun 2021 atau meningkat 50,4% dibandingkan Kuartal 1 Tahun 2020 yang mencapai 63 juta transaksi.

Melansir situs resmi bumn.go.id, selasa [27/4/2021] menyebutkan tingginya animo pengguna BNI Mobile Banking disebabkan oleh fitur – fitur baru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan didalamnya, seperti Biometric Login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit, pengembangan e-wallet hingga pengembangan QR payment. Inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI Mobile Banking di Android Play Store dari 3,6 di Agustus 2020 menjadi 4,9 di Maret 2021.

Kedua, platform digital transactional banking atau BNI Direct, yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan Payment Management, Collection Management, Liquidity Management, Value Chain Management, hingga Open Banking Solution. Hingga Maret 2021, jumlah nasabah cash management BNI mencapai lebih dari 72 ribu, meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume transaksi di 3 bulan pertama tahun 2021 mencapai Rp 968 triliun yang meningkat 22,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Hal ini mempertegas inisiatif BNI untuk terus meningkatkan layanan digital tidak hanya kepada nasabah ritel, namun juga kepada nasabah korporasi dan UMKM yang jumlahnya mencapai 83,6% dari total kredit yang disalurkan. Investasi berkelanjutan di platform transactional banking akan terus menjadi prioritas, mengingat hampir separuh dari dana murah BNI berasal dari nasabah aktif pengguna BNI Direct.

Ketiga, API Digital Service BNI yang mulai dikembangkan sejak 2018, dan kini sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saat ini, BNI telah menyediakan 238 API services, terbanyak diantara bank di Indonesia, dengan jumlah pengguna lebih dari 3.000 klien. API Digital Service BNI pada bulan November 2020 yang lalu bahkan telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai pemenang Best Overall Developer Portal – Community Prize Nominees, menyisihkan pesaing sebanyak 32 API Portal dari korporasi global berbagai negara.

Franchise DPK

BNI melanjutkan tren kinerja positif di tengah proses pemulihan ekonomi nasional. Pada kuartal pertama 2021, perseroan mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,1% year on year (YoY) mencapai Rp 639,0 Triliun, terutama dikontribusikan oleh peningkatan giro dan tabungan yang masing-masing tumbuh 13,1% dan 12,9% YoY. Hal ini mempertegas posisi BNI sebagai salah satu franchise DPK yang kuat di industri.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, di tengah tren penurunan suku bunga kredit untuk mendorong perekonomian nasional, Perseroan berupaya untuk memastikan pertumbuhan DPK yang sehat dalam rangka menjaga marjin bunga bersih (Net Interest Margin). Pada kuartal pertama 2021, Perseroan membukukan NIM yang membaik dari 4,5% di akhir tahun 2020 yang lalu menjadi 4,9%. Pencapaian ini juga diikuti dengan pertumbuhan kredit 2,2% YoY, jauh lebih baik dibandingkan rata-rata industri dimana hingga kuartal 1 tahun 2021, total kredit yang disalurkan mencapai Rp 559,33 triliun.

Sementara itu, di tengah kondisi perkonomian yang masih menantang di tiga bulan pertama tahun 2021, Perseroan dapat merealisasikan pendapatan non bunga atau fee based income sebesar Rp 3,19 triliun. Pencapaian ini antara lain dikontribusikan dari recurring fee yang mencapai Rp 2,91 triliun atau tumbuh 9,4% dari posisi yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan recurring fee berasal dari komisi atas jasa transaksi perbankan seperti layanan cash management dan trade finance bagi segmen bisnis, serta layanan ATM, mobile banking, dan layanan elektronis atau e-channel lainnya di segmen ritel.

Tumbuh berkelanjutan

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengatakan, salah satu fokus utama kebijakan manajemen perseroan saat ini adalah adanya pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Oleh karena itu beragam langkah telah disiapkan demi mewujudkan kinerja yang berkelanjutan tersebut, yaitu antara lain menetapkan target kinerja yang berbasiskan profitabilitas, dan tidak hanya menekankan pada pertumbuhan aset semata.

Salah satu tolok ukurnya adalah Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP), atau laba perusahaan sebelum pencadangan. Pada Kuartal 1 tahun 2021, PPOP tercatat sebesar Rp 7,84 triliun atau meningkat 5,9% dibandingkan Kuartal 1 tahun 2020, yaitu sebesar Rp 7,4 triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan perseroan untuk menghasilkan laba sebelum pencadangan terus meningkat dan bahkan telah diatas kondisi sebelum pandemi meluas di Indonesia di Kuartal 1 tahun 2021.

Bekal PPOP tersebut menambah ruang bagi Perseroan untuk tetap mengambil langkah dan kebijakan strategis untuk memastikan kinerja keuangan perseroan tetap sehat dan berkelanjutan, diantaranya dengan secara konservatif membentuk pencadangan (CKPN) yang sesuai untuk menghadapi risiko penurunan kualitas aset serta menghadapi tantangan perekonomian di masa mendatang. Itu sebabnya, pada Kuartal 1 Tahun 2021, Perseroan tetap membentuk CKPN yang tinggi sebesar Rp 4,81 triliun atau meningkat 127,7% diatas CKPN Kuartal 1 Tahun 2020 yang sebesar Rp 2,11 triliun.

Dengan nilai CKPN yang dibentuk tersebut, Perseroan melaporkan laba bersih pada Kuartal 1 Tahun 2021 sebesar Rp 2,39 triliun, dengan rasio kecukupan pencadangan atau coverage ratio ditetapkan pada level 200,5%, lebih tinggi dari posisi akhir tahun 2020 yang sebesar 182,4%. Dengan fundamental yang semakin kuat dan berjalannya program transformasi perusahaan, termasuk transformasi layanan digital, kami yakin bahwa kinerja BNI hingga akhir tahun 2021 dapat lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Kadis Kominfo Muba Hindari Scamming dan Phising 

    Tips Kadis Kominfo Muba Hindari Scamming dan Phising 

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Berselancar di dunia maya atau melakukan aktivitas  secara terhubung (online) memang banyak gunanya dan sudah jadi kebutuhan. Tapi hati-hati kejahatan scam makin meluas. Harus wajib diwaspadai. Baru-baru ini, eConsumer.gov merilis kejahatan penipuan hasil analitik International Fraud Report on scamming statistics. Tercatat ada 50.176 kasus penipuan sepanjang tahun 2020 dengan total kerugian mencapai $154,8 […]

  • 1.384 Berkas Inaktif Pemprov Sumsel Segera  Dimusnahkan, Sekda Minta Cek Dahulu Sebelum Diberangus

    1.384 Berkas Inaktif Pemprov Sumsel Segera Dimusnahkan, Sekda Minta Cek Dahulu Sebelum Diberangus

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    RAPAT dipimpin oleh Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Akhmad Najib. Beliau menegaskan agar Dinas – Dinas yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemusnahan arsip agar dapat benar – benar melakukan pengecekan terhadap arsip tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan dalam mengeksekusi berkas yang akan dimusnahkan. “Sebelum dimusnahkan, Saya harap tim teknis harus […]

  • Promo ke Guangzhou, David-Renanda Jadi Duta Merek Gambo Muba

    Promo ke Guangzhou, David-Renanda Jadi Duta Merek Gambo Muba

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    PRESTASI membanggakan yang diraih Kuyung-Kupek Muba yakni David Heydar dan Renanda Oktara yang berhasil meraih juara II Pemilihan Putra-Putri Sriwijaya 2019 beberapa waktu lalu mendapat apresiasi dari Bupati Muba Dodi Reza dan Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza. Capaian prestasi David-Renanda ini berhasil menyisihkan 15 pasang perwakilan dari Kabupaten/Kota di Sumsel. Alhasil, dari prestasi […]

  • Gus Ipul Hentikan Sejenak Apel, Dua Tragedi Ini Jadi Doa Bersama

    Gus Ipul Hentikan Sejenak Apel, Dua Tragedi Ini Jadi Doa Bersama

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Apel pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta, Senin (14/9/2026), mendadak berubah hening. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak seluruh pegawai menundukkan kepala untuk mengenang korban dua tragedi yang terjadi dalam waktu berdekatan. Satu duka datang dari Jayawijaya setelah tiga aparatur sipil negara (ASN) tewas ditembak kelompok bersenjata saat menjalankan tugas. Duka lainnya […]

  • ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024, Shin Tae-yong : timnas siap ladeni Vietnam malam ini

    ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024, Shin Tae-yong : timnas siap ladeni Vietnam malam ini

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.455
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan timnya akan memberikan yang terbaik saat menghadapi Vietnam di pertandingan ketiga Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024. Pertandingan ini akan berlangsung pada Minggu, 15 Desember 2024, di Stadion Viet Tri, Vietnam. Saat konferensi pers sebelum pertandingan, Shin Tae-yong mengakui bahwa padatnya jadwal menjadi tantangan besar […]

  • “Mural Palembang, Tembok Jadi Kanvas Demokrasi Jalanan”

    “Mural Palembang, Tembok Jadi Kanvas Demokrasi Jalanan”

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    ORANG bilang “tembok punya telinga,” di Palembang sekarang tembok juga punya mulut yang cerewet, bedanya, mulutnya bukan ngomong pakai suara, tapi pakai warna, gambar, dan goresan cat. Ya, inilah suasana Palembang baru-baru ini, ketika Lomba Mural Graffiti Palembang sukses bikin jalanan jadi panggung seni yang tak kalah heboh dari konser dangdut keliling. Bayangkan, tembok yang […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Bulk Variation Forms WooCommerce Bulk Variations WooCommerce Business Tools Bundle WooCommerce Buy Again | Repeat Orders On WooCommerce WooCommerce Canada Post Shipping Method WooCommerce Cardstream Payment Gateway Plugin WooCommerce Cart Add-ons WooCommerce Cart Notices WooCommerce Cart Plugin – Ultimate Shopping Cart Solution WooCommerce Cart Reports