Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » Digitalisasi Dorong Kinerja BNI

Digitalisasi Dorong Kinerja BNI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
  • visibility 2.607
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INVESTASI dalam hal teknologi yang dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI (Perseroan) telah berbuah manis. Digitalisasi perbankan BNI berhasil mendorong kinerja.

Direktur IT dan Operasi BNI Bapak YB Hariantono mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengakselerasi perubahan perilaku masyarakat untuk mengalihkan transaksinya dari cabang dan channel konvensional seperti ATM kepada layanan digital. Perseroan menyikapi hal ini dengan melakukan percepatan transformasi layanan digital yang berfokus pada tiga layanan champion, yaitu Pertama, Peningkatan Kapabilitas Mobile Banking secara berkelanjutan (pada segmen konsumer). Kedua, terus meningkatkan Platform Transactional Banking yang kuat yaitu melalui produk BNI Direct dan solusi cash management terintegrasi (segmen korporasi). Dan Ketiga, memperluas layanan digital BNI melalui kerjasama dengan fintech, e-commerce, serta ekosistem bisnis lainnya melalui Application Programming Interface/ API Digital Service BNI.

Pertama, BNI Mobile Banking, yang disiapkan sebagai fasilitas layanan perbankan yang dominan untuk digunakan para nasabah ritel. Dimana hingga kuartal 1 tahun 2021, jumlah penggunanya mencapai 8,56 juta atau tumbuh 58,4% dibandingkan kuartal 1 tahun 2020 yang sebesar 5,41 juta nasabah. Dari sisi nilai transaksi pun tercatat Rp 138 triliun pada Maret 2021 atau tumbuh 33,2% dibandingkan Maret 2020 sebesar Rp 103 triliun. Adapun jumlah transaksi yang dilakukan melalui BNI Mobile Banking adalah sebanyak 95 juta pada Kuartal 1 Tahun 2021 atau meningkat 50,4% dibandingkan Kuartal 1 Tahun 2020 yang mencapai 63 juta transaksi.

Melansir situs resmi bumn.go.id, selasa [27/4/2021] menyebutkan tingginya animo pengguna BNI Mobile Banking disebabkan oleh fitur – fitur baru yang diluncurkan untuk melengkapi layanan didalamnya, seperti Biometric Login, pembukaan rekening secara digital dengan fitur pengenalan wajah atau face recognition, peminjaman dana, pengelolaan tagihan kartu kredit, pengembangan e-wallet hingga pengembangan QR payment. Inovasi fitur ini mendapatkan apresiasi dari penggunanya tercermin dari meningkatnya rating aplikasi BNI Mobile Banking di Android Play Store dari 3,6 di Agustus 2020 menjadi 4,9 di Maret 2021.

Kedua, platform digital transactional banking atau BNI Direct, yang menawarkan solusi terintegrasi untuk layanan Payment Management, Collection Management, Liquidity Management, Value Chain Management, hingga Open Banking Solution. Hingga Maret 2021, jumlah nasabah cash management BNI mencapai lebih dari 72 ribu, meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume transaksi di 3 bulan pertama tahun 2021 mencapai Rp 968 triliun yang meningkat 22,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Hal ini mempertegas inisiatif BNI untuk terus meningkatkan layanan digital tidak hanya kepada nasabah ritel, namun juga kepada nasabah korporasi dan UMKM yang jumlahnya mencapai 83,6% dari total kredit yang disalurkan. Investasi berkelanjutan di platform transactional banking akan terus menjadi prioritas, mengingat hampir separuh dari dana murah BNI berasal dari nasabah aktif pengguna BNI Direct.

Ketiga, API Digital Service BNI yang mulai dikembangkan sejak 2018, dan kini sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saat ini, BNI telah menyediakan 238 API services, terbanyak diantara bank di Indonesia, dengan jumlah pengguna lebih dari 3.000 klien. API Digital Service BNI pada bulan November 2020 yang lalu bahkan telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai pemenang Best Overall Developer Portal – Community Prize Nominees, menyisihkan pesaing sebanyak 32 API Portal dari korporasi global berbagai negara.

Franchise DPK

BNI melanjutkan tren kinerja positif di tengah proses pemulihan ekonomi nasional. Pada kuartal pertama 2021, perseroan mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,1% year on year (YoY) mencapai Rp 639,0 Triliun, terutama dikontribusikan oleh peningkatan giro dan tabungan yang masing-masing tumbuh 13,1% dan 12,9% YoY. Hal ini mempertegas posisi BNI sebagai salah satu franchise DPK yang kuat di industri.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, di tengah tren penurunan suku bunga kredit untuk mendorong perekonomian nasional, Perseroan berupaya untuk memastikan pertumbuhan DPK yang sehat dalam rangka menjaga marjin bunga bersih (Net Interest Margin). Pada kuartal pertama 2021, Perseroan membukukan NIM yang membaik dari 4,5% di akhir tahun 2020 yang lalu menjadi 4,9%. Pencapaian ini juga diikuti dengan pertumbuhan kredit 2,2% YoY, jauh lebih baik dibandingkan rata-rata industri dimana hingga kuartal 1 tahun 2021, total kredit yang disalurkan mencapai Rp 559,33 triliun.

Sementara itu, di tengah kondisi perkonomian yang masih menantang di tiga bulan pertama tahun 2021, Perseroan dapat merealisasikan pendapatan non bunga atau fee based income sebesar Rp 3,19 triliun. Pencapaian ini antara lain dikontribusikan dari recurring fee yang mencapai Rp 2,91 triliun atau tumbuh 9,4% dari posisi yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan recurring fee berasal dari komisi atas jasa transaksi perbankan seperti layanan cash management dan trade finance bagi segmen bisnis, serta layanan ATM, mobile banking, dan layanan elektronis atau e-channel lainnya di segmen ritel.

Tumbuh berkelanjutan

Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini mengatakan, salah satu fokus utama kebijakan manajemen perseroan saat ini adalah adanya pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Oleh karena itu beragam langkah telah disiapkan demi mewujudkan kinerja yang berkelanjutan tersebut, yaitu antara lain menetapkan target kinerja yang berbasiskan profitabilitas, dan tidak hanya menekankan pada pertumbuhan aset semata.

Salah satu tolok ukurnya adalah Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP), atau laba perusahaan sebelum pencadangan. Pada Kuartal 1 tahun 2021, PPOP tercatat sebesar Rp 7,84 triliun atau meningkat 5,9% dibandingkan Kuartal 1 tahun 2020, yaitu sebesar Rp 7,4 triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan perseroan untuk menghasilkan laba sebelum pencadangan terus meningkat dan bahkan telah diatas kondisi sebelum pandemi meluas di Indonesia di Kuartal 1 tahun 2021.

Bekal PPOP tersebut menambah ruang bagi Perseroan untuk tetap mengambil langkah dan kebijakan strategis untuk memastikan kinerja keuangan perseroan tetap sehat dan berkelanjutan, diantaranya dengan secara konservatif membentuk pencadangan (CKPN) yang sesuai untuk menghadapi risiko penurunan kualitas aset serta menghadapi tantangan perekonomian di masa mendatang. Itu sebabnya, pada Kuartal 1 Tahun 2021, Perseroan tetap membentuk CKPN yang tinggi sebesar Rp 4,81 triliun atau meningkat 127,7% diatas CKPN Kuartal 1 Tahun 2020 yang sebesar Rp 2,11 triliun.

Dengan nilai CKPN yang dibentuk tersebut, Perseroan melaporkan laba bersih pada Kuartal 1 Tahun 2021 sebesar Rp 2,39 triliun, dengan rasio kecukupan pencadangan atau coverage ratio ditetapkan pada level 200,5%, lebih tinggi dari posisi akhir tahun 2020 yang sebesar 182,4%. Dengan fundamental yang semakin kuat dan berjalannya program transformasi perusahaan, termasuk transformasi layanan digital, kami yakin bahwa kinerja BNI hingga akhir tahun 2021 dapat lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control  Pertamina

    Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control  Pertamina

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.919
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta  – Bertugas menyalurkan energi kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga,  Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memiliki setidaknya 7 (tujuh) proses Quality Control sebagai langkah memastikan seluruh produknya sesuai spesifikasi dan  memenuhi standar yang telah ditentukan. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyatakan bahwa, proses Quality  Control ini dimulai sejak produk BBM […]

  • Telur Penyu Sambas Diperiksa, 1.190 Butir Tak Bisa Ditetaskan

    Telur Penyu Sambas Diperiksa, 1.190 Butir Tak Bisa Ditetaskan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Telur penyu Sambas sebanyak 1.286 butir diperiksa setelah ditemukan di dua lokasi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Hasil pemeriksaan menjelaskan 1.190 butir tidak direkomendasikan untuk ditetaskan, karena sampel tidak menunjukkan tanda fertilitas, sedangkan 96 butir lainnya terindikasi fertil dan kini masuk proses inkubasi. Ke-96 telur direkomendasikan untuk ditetaskan terindikasi berasal dari penyu hijau. […]

  • “Apel Pagi & Janji ASN: Antara Seragam Disetrika Rapi & Etos Kerja yang Masih Kucel”

    “Apel Pagi & Janji ASN: Antara Seragam Disetrika Rapi & Etos Kerja yang Masih Kucel”

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pagi yang cerah di Kalidoni, Senin kemarin, udara belum panas, tapi pidato sudah hangat. Sekda Kota Palembang, Aprizal Hasyim, memimpin apel rutin bagi para ASN. Sebuah apel yang kalau dilihat dari susunan barisannya, lebih mirip gladi resik upacara 17 Agustusan, tapi isinya serius tentang kedisiplinan, tentang semangat pelayanan, dan tentang jargon-jargon program Pemkot […]

  • Cerita Optimis dari Raja Ampat

    Cerita Optimis dari Raja Ampat

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-  Kalau ada surga yang bisa dijangkau pakai pesawat dan speedboat, itu namanya Raja Ampat,  percayalah, surga ini tidak sedang bubar, meskipun belakangan ada kabar angin yang membuat pelancong sempat urung nyelam, mulai dari penutupan Pulau Wayag hingga gosip tambang nikel pemerintah kita, yang kali ini sigap bagaikan satpam kos-kosan saat malam Minggu, langsung pasang […]

  • Ayo Masyarakat Palembang Rame-rame Nyoblos, KPU Palembang Targetkan Partisipasi 77 %

    Ayo Masyarakat Palembang Rame-rame Nyoblos, KPU Palembang Targetkan Partisipasi 77 %

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    “Alhamdulillah, masyarakat Palembang antusias ikut acara ini hingga pesertanya mencapai ribuan, kami berharap mereka juga sadar terkait hak mereka untuk ikut serta dalam mensukseskan Pilkot 2018,”

  • Pulang Kampung Setelah Berguru di Benua Biru

    Pulang Kampung Setelah Berguru di Benua Biru

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.979
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Rombongan kloter kedua tim U-20 Indonesia telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (26/11) pada pukul 18.00 WIB. Kloter kedua ini dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Pada kesempatan ini, anggota Komite Eksekutif (Exco) Endri Erawan, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan Kepala Medis PSSI Dokter Syarif Alwi ikut menyambut kedatangan skuad Garuda Nusantara […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Bulk Variation Forms WooCommerce Bulk Variations WooCommerce Business Tools Bundle WooCommerce Buy Again | Repeat Orders On WooCommerce WooCommerce Canada Post Shipping Method WooCommerce Cardstream Payment Gateway Plugin WooCommerce Cart Add-ons WooCommerce Cart Notices WooCommerce Cart Plugin – Ultimate Shopping Cart Solution WooCommerce Cart Reports