Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Wajah Baru Belajar Daring Saat Pandemi

Wajah Baru Belajar Daring Saat Pandemi

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
  • visibility 832
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Palembang menggelar Outlook Series ke-11 Jurnalis 2021 dengan tema ‘Wajah Baru Pendidikan Sumsel selama Pandemi Covid 19’, Senin (25/1/2021).
Series kali ini mengundang narasumber dari akademisi dan pengamat pendidikan yakni Kepala Biro Humas dan Promosi Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang dan juga akademisi, Isabella, Sekretaris Umum PGRI Sumsel dan juga pengamat pendidikan Palembang, Lukman Haris, serta Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Palembang, Herman Wijaya.
Hampir setahun belajar diwajibkan secara dalam jaringan atau daring (online), belajar daring ini pun telah ditetapkan di dalam SK 4 Menteri yakni Menteri Agama, Pendidikan, Dalam Negeri dan Kesehatan.
Dilema memang, apalagi siswa sekolah dan mahasiswa tidak bertemu atau bertatap muka langsung dengan tenaga pengajar. Pandemi Covid 19 ini pun menjadi wajah baru pendidikan di Indonesia khususnya di Sumsel.
Kepala Biro Humas dan Promosi Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang dan juga akademisi, Isabella mengatakan yayasan IGM Palembang dari tingkat TK sampai perguruan tinggi, terasa sekali perubahan mendasar dari pola pendidikan karena pandemi Covid 19 ini.
“Ada fenomena menarik yang menjadi kerja keras kita bersama untuk menanggulangi masalah ini, tidak semua masyarakat menerima semua ini. Saya menganggap ini masa peralihan dan harus diubah dengan metode pembelajaran jarak jauh, membutuhkan penyesuaian, adaptasi baik dari mahasiswa, siswa, terlebih lagi guru atau dosennya. Secara keseluruhan perlu kerjasama yang baik antara pemerintah dan sekolah dalam menanggulangi ini,” jelasnya, Senin (25/1/2021).
Ia mengatakan ada sekolah yang memberikan intensif materi salah satunya sekolah IGM, jadwal belajar diubah ke zoom meeting, ada pula guru yang memakai Google Classroom, ada yang pakai e-learning dan berbagai aplikasi lain yang bisa dipakai.
“Namun tidak demikian dengan sekolah lain, ada sekolah yang anaknya itu tidak dapat apa-apa akhirnya orangtua memanggil guru privat, di sini perlu pemerintah tahu kesiapan lembaga pendidikan terutama guru yang harus up to date, melek teknologi agar bisa mengajar secara daring. Kalau di IGM ada pelatihan/training untuk guru sebelum melanjutkan semester baru,” katanya.
Sedangkan untuk di UIGM Palembang pihaknya menyiapkan sistem blended learning. “Pembelajaran jarak jauh di universitas tidak terlalu sulit, seperti di UIGM Palembang. Kami mempersiapkan blended learning kalau misal diperbolehkan tatap muka artinya sebagian mata kuliah tertentu bisa tatap muka tapi sebagian online,” jelasnya.
“Dalam hal penilaian dan pengumpulan tugas untuk mahasiswa pun kami sebagai dosen fleksibel, contoh saat mengumpul tugas. Mereka bisa mengumpulkan jawaban saat sinyal internet bagus dan mengirim melalui email, kebijakan-kebijakan ini bisa dilihat kalau kondisi mahasiswa itu berbeda-beda. Dengan melihat hal ini kami sebagai tenaga pengajar memberikan kemudahan melihat mereka semangat tinggi walau pun harus menghadapi keterbatasan-keterbatasan yang ada saat ini,” ujarnya.
Melihat hal ini, Sekretaris Umum PGRI Sumsel dan juga pengamat pendidikan Palembang, Lukman Haris mau tidak mau masyarakat harus beradaptasi karena yang dihadapi saat ini adalah musibah.
“Ya mau tidak mau kita harus beradaptasi, yang kita hadapi ini adalah musibah. Cara terbaik dan yang harus diterapkan adalah guru harus lebih kreatif dalam mengajar seperti yang dikatakan ibu Isabella, guru harus melek teknologi dan up to dare agar siswa nya bisa semangat belajar, apalagi saat ini belajar lebih banyak daring,” katanya.
Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Palembang, Herman Wijaya menagatakan selama pandemi Covid 19 pihaknya bersama tenaga pengajar di sekolah yang menerima anak jalanan dan anak putus sekolah ini memberikan tugas dengan cara luring (luar jaringan).
“Setiap senin kami bagikan materi dan soal, untuk tingkat SD hingga SMA, mereka bergantian datang sekolah mengambil tugas dan materi minggu depannya mengumpulkan tugas kemudian mengambil tugas baru, secara efektifitas memang tidak menguntungkan dari anak didik karena tidak ada ikatan batin antara siswa dan guru tapi ini karena keadaan. Kami juga menerima banyak keluhan dari karena anak tidak terkontrol belajarnya kalau tidak datang langsung ke sekolah tapi mau bagaimana lagi inilah keadaan kita sekarang,” kata mantan kepala bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Palembang ini.
Pihaknya lebih memilih luring dengan cara mengambil dan mengumpulkan tugas ke sekolah karena anak-anak atau siswa siswa di SKB Palembang banyak yang tidak memiliki gawai. “Tidak semua mahasiswa berada di kota dengan jaringan internet yang bagus, tapi banyak juga yang jaringan internetnya tidak bagus. Banyak pula siswa kami yang tidak memiliki gawai mengingat banyak anak jalanan dan putus sekolah,” ujarnya.
“Maka dari itu kami memakai sistem luring tadi yang saya jelaskan sebelumnya, sedangkan untuk sistem penilaian, format penilaian setiap soal ada bobot dan rumus-rumus tertentu sehingga menerima hasil tidak jauh beda dengan sebelum covid 19,” katanya. (sir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebagai Kabupaten Milenial, Prabumulih Harus Selalu Up Date

    Sebagai Kabupaten Milenial, Prabumulih Harus Selalu Up Date

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    KABUPATEN /kota seSumsel diberikan kebebasan sepenuhnya oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru untuk melakukan inovasi program. demi memajukan daerah masing-masing. Hanya saja inovasi tersebut harus dapat menurunkan angka kemiskinan di Sumsel hingga satu digit. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat menghadiri hari jadi Kota Prabumulih ke-18 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih VI Masa […]

  • TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

    TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.979
    • 0Komentar

    PAGI-pagi di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera -Selatan udara masih lembab, ayam baru dua kali kokok, tapi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang, sudah ramai kayak pasar murah minyak. Suara mesin pompa meraung, bercampur tawa warga. Bukan tawa gugup karena dikejar aparat, tapi tawa lega, sekarang ngebor minyak gak perlu main kucing-kucingan lagi. Dulu, kerja […]

  • Ingat! 2019 Kecamatan di Muba Tercapai Pajak Tertinggi akan Diberikan Umroh Gratis

    Ingat! 2019 Kecamatan di Muba Tercapai Pajak Tertinggi akan Diberikan Umroh Gratis

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, BABAT TOMAN – Bupati Musibanyuasin [MUBA] Dodi Reza Alex berjanji akan memberikan perhargaan umroh gratis bagi kecamatan yang memperoleh realisasi pajak tertinggi. Penghargaan tersebut akan direalisasikan pada 2019. Demikian disampaikan Bupati Musi Banyuasin (Muba) pada Kunjungan Kerja dan Silaturahmi dengan Masyarakat Kecamatan Babat Toman Dalam Rangka Gebyar Bulan Bhakti PBB dan Pajak Daerah Kabupaten […]

  • Resmikan Kantor Sekretariat, Ketua TP PKK Muba : Kami Buktikan dengan Prestasi

    Resmikan Kantor Sekretariat, Ketua TP PKK Muba : Kami Buktikan dengan Prestasi

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    KETUA Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Thia Yufada Dodi Reza meresmikan Ruangan Kantor Sekretariat Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba, bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Muba, Jum’at (14/2/2020). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dipintu masuk ruangan tersebut sekaligus ditandai pemotongan nasi tumpeng. Ruangan yang disiapkan terdiri dari 1 ruangan Ketua PKK Muba, 1 […]

  • Daur Ulang Sampah Plastik Gunakan Teknologi Nuklir, RI Gaet IAEA

    Daur Ulang Sampah Plastik Gunakan Teknologi Nuklir, RI Gaet IAEA

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    WINA, Austria – Dalam kunjungan kepada Dirjen Badan Tenaga Atom Dunia (IAEA), Rafael Mariano Grossi, di Wina, Austria belum lama ini, Dubes RI untuk Austria dan PBB, Dr. Darmansjah Djumala membicarakan kerjasama Indonesia-IAEA untuk mendaur ulang sampah plastik dengan menggunakan teknologi nuklir. Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk bekerjasama dengan IAEA dalam pemanfaatan teknologi radiasi nuklir untuk mengatasi […]

  • Sebagai Jalur Rempah, Indonesia Bagian Timur Jadi Sasaran Kunjungan Laskar Rempah

    Sebagai Jalur Rempah, Indonesia Bagian Timur Jadi Sasaran Kunjungan Laskar Rempah

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 518
    • 0Komentar

    TERNATE dan Tidore menjadi salah satu titik penting dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022 sehingga kedua daerah itu menjadi perioritas untuk dikunjungi. Salah satu rempah yang sampai hari ini menjadi primadona adalah cengkeh yang merupakan tanaman endemik Maluku Utara. Berbagai penelitian, studi dan catatan sejarah menjelaskan pengaruh rempah-rempah, salah satunya cengkeh, dalam membentuk peradaban dunia. […]

expand_less
WordPress Archive Entrepreneur – Booking for Small Businesses Entrepreneur – Booking for Small Businesses WordPress Theme EnvArch – Architecture & Single Property Elementor Template Kit Envato Market Affiliate Forms for Elementor Envira Gallery – Albums Addon Envira Gallery | Breadcrumbs Addon Envira Gallery | CSS Addon Envira Gallery | Deeplinking Addon Envira Gallery | Defaults Addon Envira Gallery | Downloads Addon