Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 1.975
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI-pagi di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera -Selatan udara masih lembab, ayam baru dua kali kokok, tapi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang, sudah ramai kayak pasar murah minyak. Suara mesin pompa meraung, bercampur tawa warga. Bukan tawa gugup karena dikejar aparat, tapi tawa lega, sekarang ngebor minyak gak perlu main kucing-kucingan lagi.

Dulu, kerja di sumur rakyat itu mirip pacaran di bawah umur, sama-sama deg-degan, dilarang tapi tetap jalan. Sekarang, berkat Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, rakyat Muba gak cuma dapat izin, tapi malah disuruh negara sendiri. Ya, pemerintah resmi bilang “Silakan, asal aman, rapi, dan gak meledak”.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun datang langsung, bareng Gubernur Herman Deru dan Bupati H M Toha Tohet, meninjau sumur rakyat di Mekar Sari. Biasanya pejabat datang bagi sembako, kali ini bagi legalitas, lebih berharga dari beras lima kilo.

Dari situ, suasana yang tadinya tegang jadi cair, negara gak lagi jadi polisi, tapi jadi pelatih, rakyat gak lagi sembunyi, tapi berdiri tegak di bawah matahari.

Kebijakan ini bukan basa-basi, pemerintah bikin skema,  rakyat boleh kelola sumur lewat koperasi, BUMD, atau UMKM. Hasilnya? Pertamina siap beli minyak itu 80 persen dari harga minyak dunia (ICP) artinya, rakyat gak cuma dapat kerja, tapi dapat harga. SKK Migas dampingi, PLN bangun jaringan, semuanya kayak gotong royong versi Energi Nasional.

Bupati Toha Tohet sampai bilang, “Muba siap jadi contoh tata kelola energi berkeadilan”. Ya jelas, wong rakyatnya semangatnya bukan kaleng-kaleng.

Dulu dikejar-kejar, sekarang malah disambut karpet merah, ini kayak cerita sinetron yang dulu diusir, sekarang jadi menantu idaman.

Tapi jangan salah, legalisasi ini bukan berarti bebas seenaknya, negara kasih izin bukan buat gaya-gayaan, tapi buat ngajarin kerja aman. Pepatah bilang, “Api kecil jadi kawan, api besar jadi lawan”. Nah, minyak rakyat ini juga gitu, kalau dikelola benar, bisa jadi berkah, tapi kalau serampangan, bisa bikin gosong semua.

Listrik desa

Bahlil juga sempat menyinggung soal listrik desa, targetnya, 2030 semua desa di Indonesia terang benderang. Di Muba, PLN lagi bangun jaringan di tujuh lokasi, dengan dana Rp45 miliar. Kalau sumur rakyat nyala dari bawah, listrik desa nyala dari atas, pas banget, energi dari bumi dan langit saling sapa.

Yang bikin tambah menarik, ternyata Indonesia gak sendirian. Ada Filipina, rakyatnya juga boleh ngebor minyak kecil-kecilan lewat Small-Scale Oil Extraction Permit.

Selain itu, Kolombia, pemerintahnya mengandeng komunitas lokal supaya hasil tambangnya dibeli langsung Ecopetrol, dan di Tanzania, warga desa mengelola biogas dan tenaga surya bareng Village Energy Committees, artinya, dunia pun mulai sadar,  kalau mau energi berkeadilan, ya libatkan rakyatnya.

Nah, Muba ini bisa jadi pelopor di Indonesia, coba pikirkan, kalau ada seribu sumur rakyat aktif, tiap sumur nyedot dua barel per hari, setahun bisa dapet 700 ribu barel minyak.

Itu baru dari rakyat kecil, belum korporasi, namun efek terbesarnya bukan cuma angka produksi, melainkan rasa percaya diri, rakyat yang dulu dianggap “nakal”, kini bisa dibilang ” Nasionalis energi”.

Secara politik energi, langkah ini ngena banget, karena negara hadir bukan sekadar mengatur, tapi memerdekakan, pasalnya selama ini, tambang dan minyak sering dikuasai korporasi besar, sebaliknya rakyat cuma dapat debu di jalan tambang, sekarang, dengan skema ini, rakyat bukan cuma penonton tapi pemain.

Dari Desa Mekar Sari yang tanahnya penuh minyak sampai Dusun Napal Putih yang baru pasang listrik, Muba mengajarkan satu hal, yakni keadilan energi itu bisa lahir dari bawah, asal negara mau jongkok bareng rakyat.

Kalau dulu orang bilang “negara hadir”, rakyat sering tanya, “hadir di mana?” . Nah, kali ini negara hadir bukan lewat baliho atau spanduk, tapi lewat izin dan listrik yang benar-benar nyala.

Dan buat yang masih nyinyir bilang ini cuma pencitraan, ya… silakan, tapi jangan lupa terkadang pencitraan juga butuh cahaya, dan cahaya itu sekarang datang dari Muba.

Sebagai penutup, mari kita ingat pepatah tadi, api kecil bisa jadi kawan, asal dijaga, sama seperti semangat warga Mekar Sari, kalem tapi menyala. Jangan padamkan bara rakyat, karena dari sana lahir cahaya energi keadilan yang sesungguhnya.

Oleh sebab itu,  negara besar bukan cuma yang punya kilang megah, tapi yang berani percaya bahwa bara kecil di tangan rakyat bisa menerangi bangsa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Oksigen dari Pusri, Polda Lampung Kawal Tangki Oksigen Sebanyak 15,8 Ton

    Bantuan Oksigen dari Pusri, Polda Lampung Kawal Tangki Oksigen Sebanyak 15,8 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 777
    • 0Komentar

    POLDA mengawal truk tangki berisi oksigen liquid dari Palembang (Sumatra Selatan) ke Bandar Lampung (Lampung) yang tiba Kamis (29/7). Bantuan oksigen tersebut dari PT Pusri Sumatra Selatan. Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengatakan, kedatangan jajaran direksi ke Polda Lampung terkait pengiriman bantuan oksigen sebanyak 15,8 ton untuk Lampung untuk menutupi kekurangan tabung oksigen di Provinsi […]

  • Benarkah Insentif Nakes dari Pusat Dihentikan ?

    Benarkah Insentif Nakes dari Pusat Dihentikan ?

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah kabar yang menyebut jika pemberian insentif untuk tenaga kesehatan selama pandemi Covid-19 dihentikan oleh Pemerintah Pusat. Dilansir dari merdeka.com, berdasarkan hasil penelusuran, Kementerian Kesehatan melalui situsnya menegaskan insentif bagi tenaga kesehatan adalah hak mereka yang wajib dipenuhi oleh pemerintah, karena itu tidak ada penghentian pembayaran insentif baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. […]

  • Update COVID-19 Muba: Bertambah 13 Kasus Sembuh, 5 Positif

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 13 Kasus Sembuh, 5 Positif

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan  COVID-19 Muba, Sabtu (6/2/2021) mengkonfirmasi penambahan 13 kasus sembuh dan 5 kasus terkonfirmasi positif COVID-19.  “Ada penambahan 13 kasus sembuh dan 5 positif per 6 Februari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes.  Sefti merinci, adapun penambahan 5  kasus positif yakni diantaranya kasus 973 Laki-laki usia 25 […]

  • Sambut New Normal, Bank SumselBebel Gerakan Kembali Pelaku Bisnis di Sektor UMKM

    Sambut New Normal, Bank SumselBebel Gerakan Kembali Pelaku Bisnis di Sektor UMKM

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.895
    • 0Komentar

      MENYAMBUT Era New Normal, Bank Sumsel Babel berusaha kembali menggerakan gairah bisnis para pelaku usaha UMKM yang menjadi mitranya melalui kunjungan langsung kebeberapa tempat usaha UMKM. Achmad Syamsudin, Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB) pun tak sungkan-sungkan terjun langsung ke lapangan. Misalnya  Dirut BSB mendatangi pelaku UMKM di daerah kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan […]

  • Kilang Plaju Percepat Transformasi Green Refinery Berbasis CPO photo_camera 1

    Kilang Plaju Percepat Transformasi Green Refinery Berbasis CPO

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kilang Plaju mempercepat transformasi Green Refinery berbasis Crude Palm Oil (CPO) sebagai langkah strategis guna mendukung pengembangan biofuel dan transisi energi nasional. Penguatan peran kilang ini ditandai dengan progres produksi bahan bakar ramah lingkungan, termasuk realisasi lifting perdana B50, menjadi bagian dari upaya perusahaan minyak milik negara ini memperkuat ketahanan energi berbasis sumber […]

  • Mau Jadi Ahli Pariwisata? SBM Poltekpar 2025 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Buat Kamu!

    Mau Jadi Ahli Pariwisata? SBM Poltekpar 2025 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Buat Kamu!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Buat kamu yang bercita-cita kerja di industri pariwisata atau hospitality, ada kabar kece nih! Seleksi Bersama Masuk (SBM) Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Tahun Akademik 2025/2026 resmi dibuka mulai 12 Maret hingga 17 Mei 2025. Ini kesempatan emas buat kamu yang pengen dapetin pendidikan berkualitas dan langsung nyemplung ke dunia industri wisata. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri […]

expand_less
WordPress Archive Easy 360° Product Viewer WordPress & WooCommerce Plugin Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway Easy Digital Downloads Acquisition Survey Addon Easy Digital Downloads ActiveCampaign Easy Digital Downloads Add to Cart Popup Addon Easy Digital Downloads Advanced Reports Addon Easy Digital Downloads Advanced Sequential Order Numbers Easy Digital Downloads All Access Easy Digital Downloads Amazon S3