Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

TAJUK RENCANA : Sumur Rakyat Muba, Cahaya Energi Keadilan Itu Menyala

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 1.966
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI-pagi di Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sumatera -Selatan udara masih lembab, ayam baru dua kali kokok, tapi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Keluang, sudah ramai kayak pasar murah minyak. Suara mesin pompa meraung, bercampur tawa warga. Bukan tawa gugup karena dikejar aparat, tapi tawa lega, sekarang ngebor minyak gak perlu main kucing-kucingan lagi.

Dulu, kerja di sumur rakyat itu mirip pacaran di bawah umur, sama-sama deg-degan, dilarang tapi tetap jalan. Sekarang, berkat Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, rakyat Muba gak cuma dapat izin, tapi malah disuruh negara sendiri. Ya, pemerintah resmi bilang “Silakan, asal aman, rapi, dan gak meledak”.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun datang langsung, bareng Gubernur Herman Deru dan Bupati H M Toha Tohet, meninjau sumur rakyat di Mekar Sari. Biasanya pejabat datang bagi sembako, kali ini bagi legalitas, lebih berharga dari beras lima kilo.

Dari situ, suasana yang tadinya tegang jadi cair, negara gak lagi jadi polisi, tapi jadi pelatih, rakyat gak lagi sembunyi, tapi berdiri tegak di bawah matahari.

Kebijakan ini bukan basa-basi, pemerintah bikin skema,  rakyat boleh kelola sumur lewat koperasi, BUMD, atau UMKM. Hasilnya? Pertamina siap beli minyak itu 80 persen dari harga minyak dunia (ICP) artinya, rakyat gak cuma dapat kerja, tapi dapat harga. SKK Migas dampingi, PLN bangun jaringan, semuanya kayak gotong royong versi Energi Nasional.

Bupati Toha Tohet sampai bilang, “Muba siap jadi contoh tata kelola energi berkeadilan”. Ya jelas, wong rakyatnya semangatnya bukan kaleng-kaleng.

Dulu dikejar-kejar, sekarang malah disambut karpet merah, ini kayak cerita sinetron yang dulu diusir, sekarang jadi menantu idaman.

Tapi jangan salah, legalisasi ini bukan berarti bebas seenaknya, negara kasih izin bukan buat gaya-gayaan, tapi buat ngajarin kerja aman. Pepatah bilang, “Api kecil jadi kawan, api besar jadi lawan”. Nah, minyak rakyat ini juga gitu, kalau dikelola benar, bisa jadi berkah, tapi kalau serampangan, bisa bikin gosong semua.

Listrik desa

Bahlil juga sempat menyinggung soal listrik desa, targetnya, 2030 semua desa di Indonesia terang benderang. Di Muba, PLN lagi bangun jaringan di tujuh lokasi, dengan dana Rp45 miliar. Kalau sumur rakyat nyala dari bawah, listrik desa nyala dari atas, pas banget, energi dari bumi dan langit saling sapa.

Yang bikin tambah menarik, ternyata Indonesia gak sendirian. Ada Filipina, rakyatnya juga boleh ngebor minyak kecil-kecilan lewat Small-Scale Oil Extraction Permit.

Selain itu, Kolombia, pemerintahnya mengandeng komunitas lokal supaya hasil tambangnya dibeli langsung Ecopetrol, dan di Tanzania, warga desa mengelola biogas dan tenaga surya bareng Village Energy Committees, artinya, dunia pun mulai sadar,  kalau mau energi berkeadilan, ya libatkan rakyatnya.

Nah, Muba ini bisa jadi pelopor di Indonesia, coba pikirkan, kalau ada seribu sumur rakyat aktif, tiap sumur nyedot dua barel per hari, setahun bisa dapet 700 ribu barel minyak.

Itu baru dari rakyat kecil, belum korporasi, namun efek terbesarnya bukan cuma angka produksi, melainkan rasa percaya diri, rakyat yang dulu dianggap “nakal”, kini bisa dibilang ” Nasionalis energi”.

Secara politik energi, langkah ini ngena banget, karena negara hadir bukan sekadar mengatur, tapi memerdekakan, pasalnya selama ini, tambang dan minyak sering dikuasai korporasi besar, sebaliknya rakyat cuma dapat debu di jalan tambang, sekarang, dengan skema ini, rakyat bukan cuma penonton tapi pemain.

Dari Desa Mekar Sari yang tanahnya penuh minyak sampai Dusun Napal Putih yang baru pasang listrik, Muba mengajarkan satu hal, yakni keadilan energi itu bisa lahir dari bawah, asal negara mau jongkok bareng rakyat.

Kalau dulu orang bilang “negara hadir”, rakyat sering tanya, “hadir di mana?” . Nah, kali ini negara hadir bukan lewat baliho atau spanduk, tapi lewat izin dan listrik yang benar-benar nyala.

Dan buat yang masih nyinyir bilang ini cuma pencitraan, ya… silakan, tapi jangan lupa terkadang pencitraan juga butuh cahaya, dan cahaya itu sekarang datang dari Muba.

Sebagai penutup, mari kita ingat pepatah tadi, api kecil bisa jadi kawan, asal dijaga, sama seperti semangat warga Mekar Sari, kalem tapi menyala. Jangan padamkan bara rakyat, karena dari sana lahir cahaya energi keadilan yang sesungguhnya.

Oleh sebab itu,  negara besar bukan cuma yang punya kilang megah, tapi yang berani percaya bahwa bara kecil di tangan rakyat bisa menerangi bangsa.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Udara Makin Buruk, Komisi IV DPRD Banyuasin Minta Sekolah Diliburkan Lagi

    Udara Makin Buruk, Komisi IV DPRD Banyuasin Minta Sekolah Diliburkan Lagi

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.079
    • 0Komentar

    AKIBAT dari kabut asap yang melanda Sumsel beberapa pekan, membuat udara semakin buruk. Takut menganggu kesehatan anak-anak, DPRD Banyuasin meminta sekolah untuk sementara meliburkan lagi siswanya. Tengok saja, sejumlah kawasan di Kabupaten Banyuasin, terutama di Dapil II Kecamatan Betung, Kecamatan Suak Tapeh, Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Selat Penugukkan, masih terlihat diselimuti […]

  • Tiga Wilayah Harus Dipercepat Vaksinasi, Dimana Saja Lokasinya ?

    Tiga Wilayah Harus Dipercepat Vaksinasi, Dimana Saja Lokasinya ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk fokus melakukan percepatan vaksinasi pada tiga wilayah ini. Sebab, masih ada wilayah yang masih termasuk dalam kategori rendah dalam melakukan vaksinasi COVID-19. Tiga wilayah tersebut antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten. Sebab, ketiga wilayah tersebut masih mempunyai kemampuan vaksinasi yang tergolong cukup rendah yakni berkisar […]

  • Lestarikan Bahasa Palembang, 2024, SD – SMP Bakal Diajarkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

    Lestarikan Bahasa Palembang, 2024, SD – SMP Bakal Diajarkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pada 2024,  siswa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palembang akan mendapatkan mata pelajaran Bahasa Palembang guna melestarikan bahasa daerah. Pj Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan progresnya saat ini masih proses persiapan, dan Dinas Pendidikan Kota Palembang telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk mewujudkan mata pelajaran Bahasa […]

  • Keluarga Iringi Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2018-2023

    Keluarga Iringi Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Periode 2018-2023

    • calendar_month Senin, 1 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Oleh : M. Nasir SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA -Gubernur Sumatera Selatan terpilih, H. Herman Deru SH SH MM  dan Wakilnya Ir.H Mawardi Yahya segera Dilantik Presiden Joko Widodo untuk memimpin Sumatera Selatan selama periode 2018- 2023. Upacara pelantikan itu akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10/2018). Sebelum ke Istana Negara, pasangan yang terkenal dengan sebutan HDMY tersebut beserta […]

  • Biar Gak Banyak Pake Duit Tunai, OKI Gaet BSB,  Resmi Pakai Blue –e PPKB Kendaraan Untuk Dukung Zero ODOL 2023

    Biar Gak Banyak Pake Duit Tunai, OKI Gaet BSB,  Resmi Pakai Blue –e PPKB Kendaraan Untuk Dukung Zero ODOL 2023

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Perhubungan kembali melakukan inovasi di bidang pelayanan transportasi yaitu pengujian kendaraan bermotor, hal ini merupakan bukti komitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “UPTD PKB Dishub OKI saat ini telah menggunakan sistem blue-e (bukti lulus elektronik) yang mana sistem ini terkoneksi langsung secara online dengan sistem Kementerian Perhubungan Republik Indonesia” […]

  • Kominfo Pemkab Muara Enim Gelar Rapat  Penerapan Smart City

    Kominfo Pemkab Muara Enim Gelar Rapat  Penerapan Smart City

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.731
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Muara Enim melalui Kominfo menggelar rapat  Program ataupun Penerapan Smart City di Kabupaten Muara Enim. Dalam rapat tersebut dipimpin langsung Kadiskominfo Muara Enim Ardian Arifanardi  di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Muara Enim, Jum’at (30/4/2021). Menurut Kadiskominfo membahas Rapat Evaluasi Smart City dan Penunjukan Penanggung Jawab (PIC) 6 (enam) Dimensi Smart City (Smart […]

expand_less
WordPress Archive Easy 360° Product Viewer WordPress & WooCommerce Plugin Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway Easy Digital Downloads Acquisition Survey Addon Easy Digital Downloads ActiveCampaign Easy Digital Downloads Add to Cart Popup Addon Easy Digital Downloads Advanced Reports Addon Easy Digital Downloads Advanced Sequential Order Numbers Easy Digital Downloads All Access Easy Digital Downloads Amazon S3