Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » SELAMAT HARI BUKU : Kalau Literasi Jadi Gaya Hidup, Pasti Kita Gak Asal ‘Bacot’

SELAMAT HARI BUKU : Kalau Literasi Jadi Gaya Hidup, Pasti Kita Gak Asal ‘Bacot’

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
  • visibility 661
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada yang bilang, “Kalau mau lihat masa depan suatu bangsa, tengoklah bagaimana anak mudanya memperlakukan buku.” Tapi di negeri ini, buku sering diperlakukan kayak mantan gebetan cuma dibuka pas kangen, lalu ditinggalin pas udah nemu yang lebih viral. Padahal buku itu bukan sambal, yang cuma dicolek pas makan mie instan kehidupan. Buku itu semacam nasi padang makin digali, makin lengkap lauknya!

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mungkin paham betul soal ini. Dalam perayaan Hari Buku Nasional ke-23 di Taman Ismail Marzuki, beliau nggak cuma datang buat poto-poto sama rak buku, tapi juga nendang wacana ke level yang lebih kreatif. “Di setiap halaman buku terdapat daya cipta, imajinasi, dan dedikasi yang harus dihargai,” ucapnya.

Nah lho, itu bukan sekadar quote Instagram, tapi bahan bakar buat menghidupkan ekonomi kreatif.

Coba kita renungkan negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, dan Korea Selatan itu bukan tiba-tiba hebat karena rakyatnya sering pamer OOTD atau suka makan ramen. Tapi karena dari kecil mereka digembleng cinta buku. Anak SD di sana bisa bedain Kafka dari K-pop.

Sementara di sini, masih ada yang nyangka Franz Kafka itu brand kopi kekinian. Salah siapa? Ya tentu bukan salah ibu mengandung.

Finlandia warganya baca buku kayak kita ngopi tiap pagi, wajib, Norwegia, pemerintahnya beli ribuan buku dari penulis lokal buat dibagikan gratis ke perpustakaan, di Jepang buku manga aja bisa jadi bahan pelajaran moral dan sejarah dan Belanda setiap tahun ada program naik kereta gratis asal bawa buku! Coba bayangkan kalau di sini begitu, bisa penuh kereta dengan orang sok-sokan baca buku resep masakan.

Kata orang bijak yang sok filosofis dari warung kopi sebelah kantor. “Buku itu seperti sandal jepit, kalau hilang satu, kita pincang. Tapi kalau dibaca semua, kita bisa lari jauh.”
Meski analoginya rada absurd, tapi ngena juga. Karena literasi itu bukan cuma soal membaca, tapi soal membiasakan kepala untuk mikir, bukan cuma mikir caption TikTok.

Menteri Teuku Riefky juga menyinggung bahwa tulisan dan penerbitan bisa jadi pintu masuk ke subsektor kreatif lain film, animasi, bahkan game. Lah iya, siapa sangka film “Laskar Pelangi” itu asalnya dari buku? Atau webtoon Korea yang jadi drama mewek nasional? Semuanya berawal dari selembar halaman.

Lalu kenapa kita masih ragu menghargai buku dan penulis? Di luar negeri, nulis buku bisa jadi pekerjaan tetap, di sini… nulis buku kadang kayak main tebak-tebakan nasib laku enggak, dibaca enggak, dicetak ulang… ya, belum tentu.

Untunglah perayaan kali ini nggak sekadar seremoni megang buku biar kelihatan intelek. Ada baca bareng, diskusi literasi, book signing, dan tentunya momen buat berswafoto bersama penulis, supaya postingan medsos kita nggak cuma isinya kopi dan kucing.

Di sisi lain, Hafidz Muksin dari Kemendikdasmen juga bilang bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan ekonomi kreatif penting banget. Ini bukan sekadar duet kaya Raisa dan Afgan, tapi sinergi yang bisa bikin anak-anak kita naik kelas  bukan cuma secara akademik, tapi juga mental dan imajinasi.

Jadi mari kita akhiri era di mana buku cuma jadi properti dekorasi rak belakang Zoom meeting. Sudah waktunya buku dibaca, ditulis, dan dihargai. Kalau perlu, kasih royalti ke penulis lebih besar dari hadiah lomba makan kerupuk Agustusan.

Karena bangsa yang besar bukan cuma butuh jalan tol dan bandara, tapi juga jalan pikiran dan landasan imajinasi. Dan semua itu, masih berawal dari satu benda sederhana yang sering dilupakan buku. Intinya, kalau mau Indonesia jadi negara keren dan maju, jangan cuma ngomong soal ‘digital’ tapi lupa pentingnya literasi, karena tanpa literasi, digital juga cuma gawai tanpa otak.

Mari rayakan Hari Buku bukan sekadar tanggal merah di kalender budaya, tapi sebagai panggilan untuk bangkitkan semangat baca dan tulis. Indonesia Emas 2045 bukan cuma dibangun pakai semen dan baja, tapi juga dengan tinta, kata-kata, dan imajinasi. Karena buku memang bukan sambal, tapi jelas bisa bikin kepala kita makin hangat dan hidup makin nikmat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adu Mental, Garuda Nusantara Rontokan Dominasi Vietnam di Sepak Bola Sea Games

    Adu Mental, Garuda Nusantara Rontokan Dominasi Vietnam di Sepak Bola Sea Games

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 12.470
    • 0Komentar

    Adu mental, Garuda Nusantara akhirnya dapat merontokan Rontokan dominasi Vietnam di Sepak Bola Sea Games 2023. anak asuh Indra Sjafri  akhirnya bertemu ‘Gajah Perang’ di Final. Timnas sepakbola Indonesia lolos ke babak Final SEA Games 2023 Kamboja setelah dalam laga semifinal yang berlangsung Sabtu (13/5) di National Olympic Stadium Phnom Penh Kamboja menang dramatis 3-2 […]

  • Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Bandung,

    Integrasi Produk Virtual di Warung Seluruh Indonesia, Mitra Bukalapak Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Bandung,

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.754
    • 0Komentar

    KINI, 1.5 juta Warung Mitra Bukalapak yang tersebar di 189 kota, kabupaten dan desa di seluruh Indonesia dapat melayani Kirim Uang, Tabungan Emas, Pengisian Pulsa, Voucher Listrik, Voucher Game, hingga pembayaran samsat online nasional secara langsung. Peluncuran berbagai layanan transaksi produk virtual di warung Mitra Bukalapak mengukuhkan warung sebagai pilar ekonomi daerah yang krusial untuk […]

  • Densus 88 Amankan 13 Terduga Teroris

    Densus 88 Amankan 13 Terduga Teroris

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

      DETASEMEN Khusus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap 13 terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah selama kurun waktu 10 hari terakhir. Penangkapan terduga teroris terbaru yakni di Provinsi Jawa Timur dan sebelumnya di Lampung. “Kemarin menangkap delapan tersangka teroris di Provinsi Lampung. Jadi, dalam beberapa hari ini telah ditangkap 13, delapan di Lampung dan lima di […]

  • Menengok Sambal Gili Bante & Diplomasi Mendoan [Saat Desa Bilebante Jadi Duta Besar Rasa]

    Menengok Sambal Gili Bante & Diplomasi Mendoan [Saat Desa Bilebante Jadi Duta Besar Rasa]

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – KALAU biasanya diplomasi itu di ruang ber-AC pakai jas dan dasi, yang satu ini beda diplomasi sambil ngeulek sambal, keringetan, tapi senyum merekah. Namanya Gastrodiplomacy Local Experience, semacam pertemuan internasional… tapi dapurnya yang jadi ruang sidang, dan ulekan sambal jadi palunya! Jumat pekan akhir lalu, Desa Bilebante di Lombok bukan lagi cuma desa […]

  • Tidak Masalah Asal Jangan Banyak, Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian

    Tidak Masalah Asal Jangan Banyak, Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    MENGONSUMSI durian saat hamil bukanlah hal yang dilarang. Malahan, kandungan dalam buah ini disebut baik untuk menjaga kesehatan calon ibu dan janin yang tengah dikandung, sebab durian mengandung banyak nutrisi baik. Namun, bukan berarti ibu hamil boleh sembarangan dan berlebihan dalam mengonsumsi buah durian. Selama hamil, konsumsi buah ini tidak boleh lebih dari 2 potong […]

  • Ibu-ibu Muba Diajak Pengajian Istiqamah Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

    Ibu-ibu Muba Diajak Pengajian Istiqamah Khatam Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 726
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua I TP PKK Muba Susy Imelda Beni didampingi Ketua DWP Kabupaten Muba Hj Asna Aini Apriyadi dan anggota Majelis Ta’lim lainnya menjalankan pengajian Al –Qur’an  bertempat di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (5/4/2022).   Anggota DPRD Provinsi Sumsel ini juga mengajak para ibu-ibu majelis ta’lim di Bumi Serasan Sekate untuk bersama-sama bersyukur […]

expand_less
WordPress Archive Arcik – Architecture WordPress Theme Arden | A Sharp & Modern Multipurpose WordPress Theme Arden – A Sharp & Modern Multipurpose WordPress Theme Area WordPress plugin – Real Estate CMS with 60 WPbakery page builder addons Areia – Portfolio and Agency WordPress Theme Arena Products Store | WordPress Plugin Arf | Architecture & Interior Design WordPress Theme ARG Multistep Checkout for WooCommerce Argenta – Creative Multipurpose WordPress Theme Argo – Training Course WordPress Landing Page Theme