Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Santri dan Siswa Bisa Lapor Bullying Lewat AMAN Kemenag

Santri dan Siswa Bisa Lapor Bullying Lewat AMAN Kemenag

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kasus bullying, kekerasan seksual, hingga kekerasan fisik di madrasah dan pesantren kini dapat dilaporkan melalui Aplikasi Manajemen Aduan Antikekerasan (AMAN) milik Kementerian Agama.

Layanan ini dapat dimanfaatkan santri, siswa, orang tua, pendidik, maupun masyarakat untuk menyampaikan dugaan tindak kekerasan secara daring.

Kementerian Agama menghadirkan AMAN sebagai salah satu jalur pelaporan resmi guna mempercepat penanganan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan.

Selain menerima laporan bullying dan kekerasan seksual, aplikasi ini juga bisa melayani pengaduan terkait kekerasan fisik maupun kekerasan yang terjadi di ruang digital.

Melalui AMAN, pelapor juga dapat memanfaatkan layanan TelePontren berbasis WhatsApp. Layanan ini dirancang, dengan tujuan agar masyarakat bisa menyampaikan pengaduan secara lebih mudah melalui formulir digital dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengatakan setiap laporan yang diterima akan melalui proses verifikasi sebelum ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Penanganan kasus, terang Wamenag bisa berupa sanksi administratif terhadap satuan pendidikan apabila ditemukan pelanggaran, hingga proses hukum terhadap pelaku jika memenuhi unsur pidana.

Menurutnya, perhatian pemerintah juga tidak hanya fokus pada penindakan terhadap pelaku. Korban juga akan memperoleh pendampingan, agar tetap dapat mengikuti proses belajar dan memperoleh perlindungan selama penangan kasus berlangsung.

Langkah pencegahan ujarnya salah satunya  memberikan edukasi antikekerasan kepada peserta didik baru.

Pada  tahun ajaran 2026/2027, sekitar 2,5 juta siswa baru madrasah dan 2 juta santri baru pesantren menerima pembekalan mengenai pencegahan bullying, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual melalui kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATA MUDA) serta Masa Ta’aruf Santri.

Edukasi  ditujukan untuk membangun kesadaran sejak awal terkait lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik.

Berani melapor

Dengan pemahaman itu diharapkan kasus bullying maupun bentuk kekerasan lainnya dapat dicegah sedini mungkin.

Sebelumnya data Kementerian Agama menunjukkan lembaga tersebut saat ini membina 87.576 madrasah dengan 10.571.678 siswa serta 42.369 pesantren yang menaungi 6.267.471 santri. Besarnya jumlah peserta didik  menjadi alasan penguatan sistem pelaporan dan pencegahan kekerasan terus diperluas.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menambahkan meningkatnya jumlah laporan tidak selalu berarti kasus kekerasan bertambah.

Kondisi itu lanjutnya, juga menunjukkan semakin banyak korban maupun saksi yang berani melapor sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk berani melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan yang dialami maupun disaksikan, terutama yang melibatkan anak-anak,” kata Pratikno.

Melalui penguatan layanan pelaporan, penanganan kasus, serta edukasi antikekerasan, pemerintah berharap madrasah dan pesantren makin mampu menghadirkan lingkungan belajar aman, sehingga setiap anak dapat belajar dan berkembang tanpa rasa takut. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bursa-efek-indonesia

    Diperdagangan Senin, IHSG di Buka Melemah

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Pada perdagangan pagi ini, Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka tak bersahabat, IHSG melemah turun 2,8 point atau 0,05% ke 5.912,82.

  • Dihadapan Peserta IEF,  Alex Ngomong Begini Terkait Ekonomi Sumsel  

    Dihadapan Peserta IEF, Alex Ngomong Begini Terkait Ekonomi Sumsel  

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin didaulat menjadi pembicara  pada Indonesia Economic Forum (IEF), yang digelar di Hotel Aryaduta, Kamis (2/8/2018). Konferensi ini dihadiri Chairman Wantiknas dan Berkarya Indonesia Ilham Habibie serta IEF Founder Shoeb Kagda. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin menuturkan, sejak lima tahun terakhir (2013-2017) struktur perekonomian Sumatera […]

  • Panas Bumi Indonesia Baru 11,6% Tergarap, Bahlil Minta Konsesi Segera Direalisasikan

    Panas Bumi Indonesia Baru 11,6% Tergarap, Bahlil Minta Konsesi Segera Direalisasikan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID-Panas bumi Indonesia memiliki potensi 23.202,77 megawatt (MW), tetapi kapasitas terpasang baru mencapai 2.776,39 MW atau sekitar 11,6 persen. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta pengembang yang sudah memperoleh konsesi panas bumi segera merealisasikan proyeknya. Ia mengingatkan agar konsesi yang telah diberikan tidak hanya ditahan. “Bagi teman-teman pengusaha yang sudah mendapatkan […]

  • Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Berkeinginan menarik minat masyarakat yang ada diwilayah kecamatan Sungai Keruh, agar datang ke TPS guna menyalurkan hak suaranya pada Pemilu hari Rabu 17 April 2019  Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh memiliki trik tersendiri untuk meningkatkan partisipasi pemilih,  Salah satunya dengan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik dan menarik. TPS Seni Budaya, di Desa Tebing […]

  • Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung Lampung, Gubernur Sumsel Optimistis Bendungan Tiga Dihaji Bisa Perkokoh Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional, Ini Keinginan Petani Sebutnya Lagi

    Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Way Sekampung Lampung, Gubernur Sumsel Optimistis Bendungan Tiga Dihaji Bisa Perkokoh Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional, Ini Keinginan Petani Sebutnya Lagi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru turut serta  mendampingi  Presiden RI, Joko Widodo  meresmikan Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021). Dengan diresmikannya  Bendungan Way Sekampung tersebut, Herman Deru berharap bendungan serupa  yang ada di Sumsel yakni pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Kabupaten  OKU Selatan segera  dapat dirampungkan pembangunannya. Bahkan Herman Deru […]

  • 12,9 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp11,81 Miliar

    12,9 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp11,81 Miliar

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 12,9 juta batang rokok ilegal dimusnahkan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta setelah menjadi bagian dari hasil penindakan sepanjang 2025 hingga Juli 2026. Dari seluruh barang kena cukai ilegal tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil ditekan diperkirakan mencapai Rp11,81 miliar, dengan total nilai barang sekitar Rp20,18 miliar. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory Booster GeoDirectory BuddyPress Integration GeoDirectory Claim Listings GeoDirectory Compare Listings GeoDirectory Custom Google Maps GeoDirectory Custom Post Types GeoDirectory Dashboard GeoDirectory Embeddable Ratings Badge GeoDirectory Events GeoDirectory Framework