Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pentingnya Membangun Budaya Literasi di Era Digital

Pentingnya Membangun Budaya Literasi di Era Digital

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
  • visibility 1.001
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LITERASI merupakan kemampuan seseorang untuk membaca, menulis dan membangun komunikasi. Membaca salah satu kegiatan dalam berliterasi. Membaca merupakan keterampilan dalam proses pembelajaran karena membaca siswa dapat memperoleh berbagai sumber informasi. Lalu benarkah budaya literasi di era digital saat ini sangat penting?

Di era digitalisasi saat ini hal yang menjadi tuntutan perkembangan globalisasi adalah budaya literasi. Kemajuan zaman dan cara berliterasi harus seimbang. Terutama bagi generasi saat ini tentu semua orang sangat bergantung dengan teknologi dimana hal ini menjadi salah satu penyebab menurunnya minat dalam membaca.

Menurunnya minat dan motivasi dalam membaca serta menulis membuat Indonesia meraih posisi ke-60 dari 61 negara dalam kategori negara soal minat membaca di riset ‘World’s Most Literate Nations Ranked’ yang dilakukan oleh Centar Connecticut State University (2016). Berdasarkan data UNESCO, juga menunjukkan bahwa minat baca di Indonesia sangat rendah yakni hanya sebesar 0.001% yang artinya dari 1.000 orang Indonesia, hanya ada 1 orang yang gemar membaca. Melihat data tersebut menjadi tamparan bagi diri sendiri dan masyarakat Indonesia. Di zaman serba canggih teknologi serta penggalian informasi yang begitu mudah didapat namun penggunaannya masih banyak disalah artikan.

Era digital saat ini harusnya dapat lebih mudah dan cepat dalam meningkatan budaya literasi di setiap tempat salah satunya budaya literasi di sekolah. Dengan meningkatkan budaya literasi akan berpengaruh baik terhadap kecakapan seluruh siswa Indonesia untuk bernalar dan berpikir kritis terhadap kehidupan sehari-hari, khususnya menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu tujuan budaya literasi agar masyarakat dapat lebih menyaring dan memahami suatu informasi yang didapat untuk membentuk pola pikir massyarakat yang kritis sehingga memiliki wawasan yang luas dan tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Rendahnya budaya membaca siswa saat ini karena adanya Smartphone. Siswa lebih tertarik membaca dan menonton video yang ada di sosial media. Hal ini menunjukan bahwa minat baca ada namun daya baca siswa masih rendah, sehingga hal ini mempengaruhi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, siswa lebih senang bermain game daripada membaca. Oleh karena itu, minat siswa dalam hal membaca perlu ditingkatkan salah satunya dengan mengembangkan dan melakukan gerakan budaya literasi di sekolah maupun di rumah.

Pentingnya budaya literasi harus ditanamkan sejak dini dimulai dari anak belum masuk sekolah dengan cara memberikan pengetahuan dan wawasan kepada orang tua agar anak lebih suka membaca. Dengan membacakan dongeng sebelum tidur, dan memberikan kesempatan untuk anak membaca buku bersama orang tua karena dengan begitu anak akan mencontoh kegiatan yang sering dilakukan orang tuanya.

Penanaman budaya literasi di sekolah dapat dilakukan dengan membuat pojok literasi di dalam kelas dengan cara menghimpun buku-buku yang dimiliki siswa. Tujuannya agar buku yang dihimpun tersebut dapat dibaca oleh seluruh siswa secara bergantian. Pelaksanaannya dapat dilakukan dengan memberikan waktu 10 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Selain itu tenaga pendidik dapat menyediakan media berupa pop up book yang berisi cerita yang menarik, menyenangkan, dan bermakna. Kegiatan literasi menggunakan media pop up book siswa akan menemukan halaman buku dalam bentuk tiga dimensi sehingga memberikan daya tarik siswa dan tidak mudah bosan dalam membaca.

Dengan demikian, peningkatan budaya literasi akan memberikan pengaruh yang baik terhadap kecakapan seluruh masyarakat Indonesia terutama siswa sekolah untuk bernalar dan berpikir kritis terhadap kehidupan sehari-hari, khususnya menghadapi tantangan globalisasi di era digital ini. Adanya e-book yang dapat diakses oleh semua kalangan baik siswa, mahasiswa, guru, dosen maupun masyarakat umum juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan budaya literasi yang lebih mudah diakses oleh siapa pun tanpa mengenal batas waktu.[***]

 

 

Oleh : Neli Putriani

Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, Semester VI

Universitas Sriwijaya [UNSRI]

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Sriwijaya 29 Juni-6 Juli 2022 Dorong Sektor Pariwisata Sumsel Bangkit

    Festival Sriwijaya 29 Juni-6 Juli 2022 Dorong Sektor Pariwisata Sumsel Bangkit

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    FESTIVAL Sriwijaya XXX tahun 2022 diyakini mampu menjadi salah satu cara membangkitkan pariwisata Sumsel ke kancah nasional bahkan internasional. Rasa optimisme itu diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru saat membuka Festival Sriwijaya XXX Tahun 2022 di Halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) 2 Palembang, Rabu (29/6) malam. Menurut Herman Deru, sejak dua tahun terakhir tak bisa […]

  • Wagub Mawardi Minta Personel Tanggulangi Bencana Bertindak Cepat

    Wagub Mawardi Minta Personel Tanggulangi Bencana Bertindak Cepat

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 943
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menekankan agar personel gabungan dan peralatan untuk penanggulangan bencana tetap siap siaga. Hal itu dimaksudkan agar mobilisasi para personel terhadap bencana yang sedang terjadi lebih cepat dilakukan. “Apel ini diharapkan dapat mencegah permasalahan klasik seperti terlambat, belum ada laporan, belum ada petunjuk, tanggung jawab dinas atau instansi lain itu tidak […]

  • Pimpin Rakor FORSESDASI Sumsel, Apriyadi Sampaikan Hal Ini

    Pimpin Rakor FORSESDASI Sumsel, Apriyadi Sampaikan Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud yang juga menjabat Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) Sumsel, Senin (25/9/2023) memimpin sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Komwil FORSESDASI Sumsel di Gedung Pendopoan Komplek Perkantoran Tanjung Senai Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. “Rakor FORSESDASI Sumsel ini menjadi wadah bertukar informasi dan koordinasi Tupoksi […]

  • Babak Baru Sektor Energi Muba

    Babak Baru Sektor Energi Muba

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    “Ini peluang. Kita punya banyak sumber. Biofuel yang sedang kita garap bersama Para pakar ITB bahkan sudah saya sounding kan ke pasar Eropa,”   SEBUAH ulasan ketahanan energi Indonesia tertuang di portal Kemenlu RI. Isinya, tahun 2030 tingkat konsumsi energi dunia rata-rata akan tumbuh 1.6% per tahun, sehingga akan bertambah hingga 36%. Penyediaan sumber energi […]

  • Kembalikan Kejayaan Sumsel Sebagai Lumbung Pangan

    Kembalikan Kejayaan Sumsel Sebagai Lumbung Pangan

    • calendar_month Selasa, 9 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Di Hadapan Ratusan Petani Dari Berbagai Kabupaten/Kota Yang Berkumpul Di Auditorium Rri Palembang kemarin Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan akan mengembalikan Kejayaan Sumsel Sebagai Lumbung Pangan. “Kita akan kembalikan kejayaan Sumsel sebagai Lumbung Pangan. Sumsel Harus Menjadi Lumbung Pangan Nasional. Selama ini petani seperti tidak mendapatkan perhatian,” tegasnya. Mantan Bupati […]

  • Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak henti-hentinya melakukan penertiban guna menjaga kenyamanan dan ketenteraman masyarakat khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Salah satunya yakni razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Sat Pol PP Sumsel bersama tim terpadu Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin, TNI dan Polri,” Kamis (19/12/2019) […]

expand_less
WordPress Archive Touch N Swipe Gallery jQuery Plugin Touch Timeline TouchUp – Cosmetic and Plastic Surgery WordPress Theme Touchy – WordPress Mobile Menu Plugin Tour Booking – Tour Adventure WordPress Theme – Entrada Tour Booking Travel | EXPLOORE Travel Tour Guide Builder for WordPress– Zero-Code Onboarding and Walkthroughs Tour Package – WordPress Travel/Tour Theme Tour Packer – Agency WordPress Theme Tourimo – Tour Booking WordPress Theme