Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Nilai Rendah Jangan Nekad Coba Ikut Prodi Favorit di PTN, Ini Infonya

Nilai Rendah Jangan Nekad Coba Ikut Prodi Favorit di PTN, Ini Infonya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Jun 2019
  • visibility 1.248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELAMAR dengan nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) rendah, diharapkan tidak nekat mendaftar ke program studi (prodi) favorit.
Mulai tahun ini SBMPTN diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Sistem pendaftarannya adalah, pelamar terlebih dahulu mengikuti UTBK yang sudah digelar beberapa waktu lalu.

Kemudian nilai hasil UTBK tersebut digunakan untuk melamar SBMPTN. Lantas panitia akan me-ranking pelamar berdasarkan nilai UTBK di masing-masing prodi yang dilamar.

Berdasarkan data LTMPT yang diterima hingga Senin (10/6/2019) pukul 18.00, tercatat 55.709 peserta yang sudah mendaftar SBM PTN. Rinciannya, 24.922 orang pendaftar sains dan teknologi serta 30.101 orang pendaftar sosial humaniora. Sementara pendaftar yang memilih kategori campur (saintek dan soshum) ada 686 orang.

Ketua LPTMPT Ravik Karsidi menjelaskan secara umum tidak ada passing grade dalam pendaftaran SBMPTN. Itu artinya pelamar dengan nilai berapapun bisa mendaftar di prodi apapun di kampus manapun.

”Yang perlu diperhatikan pendaftar adalah berapa kuota prodi tersebut dan jumlah pendaftar tahun lalu,” katanya melansir Rmol Sumsel.

Dua aspek tersebut perlu dipelajari guna menimbang peluang diterima. Ravik mengatakan prodi dengan kuota yang kecil sementara pelamarnya sangat banyak, tentu memiliki tingkat keketatan yang tinggi. Sehingga pelamar dengan nilai UTBK rendah memiliki peluang yang kecil.

Sebaliknya prodi dengan kuota yang banyak, tetapi pelamarnya tidak terlalu padat, memiliki tingkat keketatan yang lebih rendah. Sehingga pelamar dengan nilai UTBK rendah masih berpeluang untuk lolos SBMPTN.

Analisis data rekapitulasi nilai dari LTMPT bisa menjadi acuan untuk memilih PTN. Sebab, PTN seperti Unair menerapkan sistem cluster prodi saintek maupun soshum berdasarkan nilai UTBK minimal. Cluster A dengan nilai minimal 725. Yakni prodi Pendidikan Dokter, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, dan Akuntansi.

Kemudian, cluster B memiliki nilai minimal 625. Antara lain, prodi Ilmu Ekonomi, Sastra Inggris, Ilmu Hukum, Kimia, Fisika, dan Kesehatan Masyarakat. Sedangkan, cluster C dengan nilai minimum 575 adalah prodi Ilmu Sejarah, Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Antropologi.

Menristekdikti Mohamad Nasir juga menuturkan pendaftar SBMPTN melamar prodi sesuai dengan kemampuannya. ”Harapan saya adalah mendaftar sesuai dengan apa yang diminati. Dengan kemampuan (nilai, Red) UTBK yang telah dicapai,” katanya.

Nasir menuturkan pelamar SBMPTN harus realistis dalam memilih prodi. Sehingga tingkat kegagalan dalam SBMPTN bisa ditekan seminimal mungkin. Dia menegaskan bahwa mengambil prodi kuliah harus benar-benar sesuai dengan minat dan bakat masing-masing anak.

Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu menuturkan kalaupun nanti tidak lolos SBMPTN, masih ada jalur lain yakni seleksi mandiri. Dia mengatakan kuota jalur mandiri maksimal 30 persen dari kuota mahasiswa baru. Nasir menuturkan meskipun SBMPTN dilaksanakan oleh LTMPT, namun kelulusannya tetap ditetapkan oleh rektor.[**]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Benar Pembangunan Aspal Karet di Muba Bisa Tekan Inflasi ? Baca Ini

    Apa Benar Pembangunan Aspal Karet di Muba Bisa Tekan Inflasi ? Baca Ini

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    INOVASI percepatan pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin  sangat efektif menekan angka inflasi di Bumi Serasan Sekate. “Untuk menekan inflasi, kita harus memutus rantai distribusi. Caranya dengan inovasi pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok daerah. Langkah ini  meningkatkan sentra-sentra produksi dan dengan sendirinya inflasi dapat turun dan stabil,” ungkap Dodi […]

  • Apel 3 Pilar Pemkot, Ini Asanya

    Apel 3 Pilar Pemkot, Ini Asanya

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.595
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Gelaran apel 3 pilar dilakukan Pemkot Palembang bersama TNI dan Polri, apel tersebut dilakukan guna pengamanan selama bulan suci ramadhan 1444 H. Apel Itu dilakukan di Benteng Kuto Besak, belum lama ini,  Hadir pula dalam apel ini Wawako Palembang Fitrianti Agustinda, para kepala OPD, Forkompinda Palembang. Wako mengatakan, kegiatan apel ini dilaksanakan setiap memasuki Bulan Suci […]

  • LRT Palembang Jadi Model Pengembangan LRT se-Indonesia

    LRT Palembang Jadi Model Pengembangan LRT se-Indonesia

    • calendar_month Kamis, 8 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Sehingga terjadi kesinambungan penyelenggaraan LRT pasca Asian Games.

  • Dodi Reza Kebut Bangun PLTG dan Pabrik LPG

    Dodi Reza Kebut Bangun PLTG dan Pabrik LPG

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.943
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta- Mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi misi Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, terlebih bumi Serasan Sekate ini memiliki kekayaan sumber daya alam utamanya di bidang energi dan mineral yang sangat melimpah. Apalagi beberapa waktu lalu, juga telah ditemukan sumur gas Kaliberau berlokasi dikecamtan Bayung Lencir Muba yang […]

  • Mari Lestarikan Bambu, Pohon Bambu Banyak Manfaat

    Mari Lestarikan Bambu, Pohon Bambu Banyak Manfaat

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.295
    • 0Komentar

    BAMBU memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Bali. Misalnya, batang bambu dewasa yang banyak digunakan sebagai tiang pancang penjor, semacam umbul-umbul berbahan kain atau hiasan dari daun muda kelapa yang kerap dihadirkan dalam berbagai upacara keagamaan sehingga bambu banyak manfaat. Bambu juga menjadi bahan utama anyaman untuk tempat sesajen, serta bahan bilik rumah-rumah warga. Ribuan […]

  • Menteri,  Anak Terdampak Pandemi Covid Harus Jadi Perhatian Khusus

    Menteri, Anak Terdampak Pandemi Covid Harus Jadi Perhatian Khusus

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.710
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan masa depan anak-anak Indonesia, termasuk yang kehilangan orangtua pada masa Pandemi COVID-19 harus diperhatikan terutama bagi instansi terkait. Hal tersebut dikatakan Menko Muhadjir saat berkunjung ke Sentra Multilayanan Mahatmiya Tambanan Bali pada Kamis (27/5/2022). Ia mengatakan diperhatikan, dibantu, dan dilindungi dari aspek pengasuhannya, […]

expand_less
WordPress Archive Porto – eCommerce HTML Template Porto – Multipurpose Website Template Porto Responsive WordPress eCommerce Theme Portostar – Personal Portfolio Elementor Template Kit Porus – Bakery Store WordPress Theme POS Module for Stock Manager Advance Post Accordion for WordPress Post Creator for ARForms Post Gallery Menu for Elementor Post Grid – Addon WPBakery Page Builder (Formerly Visual Composer)