Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » EDUKASI KREATIF / STEAM : Belajar dari Kardus, Seni, Teknologi & Kreativitas yang Bisa Terbang

EDUKASI KREATIF / STEAM : Belajar dari Kardus, Seni, Teknologi & Kreativitas yang Bisa Terbang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 881
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH membayangkan pesawat terbang dari kardus? Ya, bukan main-main, bukan pesawat mainan yang gampang ambruk, tapi prototipe pesawat berbahan kardus terbesar di Indonesia yang memadukan seni, teknologi, dan kreativitas anak bangsa. Instalasi raksasa ini bukan sekadar rekor MURI, tapi pelajaran nyata tentang bagaimana imajinasi bisa “terbang tinggi”, jika dipadu dengan strategi, teknik, dan sedikit bumbu keberanian. Dari kardus yang rapuh hingga menjadi karya monumental berukuran 7 x 6,5 meter, pesawat ini mengajarkan kita bahwa seni dan teknologi bisa berjalan beriringan—seperti dua sahabat yang tidak bisa dipisahkan, meski kadang suka rebut remote TV.

Kalau kalian kira pesawat ini dibuat dengan lem super atau tongkat sihir, salah besar. Tim kreator Dus Duk Duk dan Erika Richardo harus menghadapi tantangan kardus yang rapuh, beratnya 7 x 6,5 meter, dan permukaan yang harus dilukis tanpa sobek.

Melukis di permukaan sebesar itu bukan sekadar menuang cat, tapi seperti menulis novel di atas kapal yang bergoyang satu goresan salah, bisa bikin “cerita” ambyar.

Mereka mulai dari struktur rangka pesawat kardus-kardus disusun sedemikian rupa hingga kuat, tapi tetap bisa dipindahkan. Filosofi mereka “Kardus boleh rapuh, tapi mimpi harus kokoh”.

Tim ini menggunakan teknik lipatan, tumpukan, dan sambungan kardus ala origami raksasa, sehingga pesawat bisa berdiri tegak tanpa bantuan besi. Kalau pepatah bilang, “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”, itu benar-benar berlaku di sini ribuan kardus lipatan demi lipatan berubah menjadi “bukit terbang” yang bisa menginspirasi generasi muda.

Setelah struktur berdiri, giliran Erika Richardo memberi sentuhan seni. Bagian ini bukan hanya soal cat dan kuas, tapi tentang menerjemahkan alam nusantara, budaya, dan sejarah Indonesia ke permukaan pesawat. Melukis di skala 1:10 itu ibarat memberi warna pada kanvas yang ukurannya seluas lapangan bola satu kesalahan bisa bikin pepatah “sekali merengkuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui” terasa lucu karena dayungnya kebolak-balik.

Erika memadukan warna alam, garis khatulistiwa, dan tokoh inspiratif Indonesia, hingga pesawat ini bukan sekadar karya visual, tapi seperti buku sejarah dan atlas seni berjalan. Anak-anak muda yang melihatnya bisa belajar tentang identitas bangsa, kreativitas, dan pentingnya keberanian mencoba hal baru.

Apa yang bisa kita pelajari dari sini?, banyak, dari sisi teknik, kita belajar struktur, ketahanan, dan desain ilmu dasar STEM. Dari sisi seni, kita belajar komposisi, warna, dan storytelling visual. Kalau dikombinasikan, jadilah STEAM, yakni Science, Technology, Engineering, Art, and Math. Artinya, kreatif bukan hanya soal lukisan cantik atau pesawat keren, tapi juga strategi, perhitungan, dan kesabaran.

Bahkan, filosofi kardus ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, rapuh boleh, tapi dengan perencanaan, keberanian, dan kolaborasi, kita bisa terbang tinggi, seperti pepatah lama “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian” Pesawat ini bukan cuma simbol kemerdekaan, tapi simbol ketekunan, keberanian, dan inovasi.


Lucunya, saat proses melukis, ada momen di mana kuas Erika menetes, cat tumpah, dan tim kreator panik. Bayangkan kardus seberat ini harus dijaga tetap rapi, tapi kadang ia seperti anak kecil yang rewel satu gerakan salah, langsung mogok.

Tapi justru dari kekacauan itu muncul ide-ide kreatif baru. Misalnya, tumpahan cat hijau jadi tambahan daun di lukisan alam nusantara jadinya tidak hanya aman dari kesalahan, tapi justru menambah estetika.

Cerita ini mengingatkan kita bahwa dalam kreativitas, kadang kesalahan adalah teman terbaik. Pesawat ini mengajarkan bahwa proses lebih penting daripada hasil akhir, karena tanpa percobaan, kita tidak akan pernah tahu seberapa tinggi mimpi bisa terbang.

Di era sekarang, banyak anak muda berpikir kreatif tapi takut gagal. Pesawat kardus ini menjadi contoh nyata kreativitas harus diuji dengan teknik, kolaborasi, dan keberanian.

Tidak cukup hanya punya ide, tapi harus bisa dieksekusi dengan strategi, dan yang paling penting, karya besar tidak selalu mahal, kardus bekas pun bisa jadi pesawat raksasa yang memberi inspirasi dunia.

Pesawat berbahan kardus terbesar ini bukan sekadar rekor MURI, tapi pelajaran hidup dari hal yang rapuh bisa lahir sesuatu yang luar biasa, jika ada kreativitas, strategi, dan kolaborasi.

Anak-anak muda bisa belajar, bahwa seni dan teknologi bisa bersinergi, kegagalan bisa jadi bahan bakar inovasi, dan mimpi besar selalu bisa diterbangkan asal punya keberanian dan ketekunan. Jadi, selanjutnya jangan heran kalau suatu hari ada pesawat dari kertas koran atau bata bekas yang terbang di langit imajinasi kita, karena kreatif itu tidak kenal batas.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi BSB Lewat HP Melonjak 50,49 Persen, Kok Bisa?

    Transaksi BSB Lewat HP Melonjak 50,49 Persen, Kok Bisa?

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – “Pakettt… paket!” Suara tukang paket terdengar dari depan pagar rumahku dibilangan Perum Pesona Harapan Jaya, Tahap I, RT 50, Jalan Azhri, Kalidoni, Palembang saat pukul 14.00 WIB akhir pekan lalu. Kalimat dari tukang anter yang menggunakan kendaraan roda dua kerap terdengar saat ada kiriman paket ke rumahku. Belum sempat saya keluar, anak nomor […]

  • Sektor Perikanan di Sumsel Masih Menjanjikan

    Sektor Perikanan di Sumsel Masih Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jepara- Kawasan perairan yang ada di Sumatera Selatan ke depan akan dimanfaatkan untuk pengembangan sektor budidaya pertenakan ikan. Potensi ini jika digarap dengan serius diyakini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal disekitar pesisir sungai dan pantai. Demikian diungkapkan, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya ketika meninjau Balai Besar Perikanan Budidaya […]

  • 3 Hal Ini yang Bayangi Pemulihan Ekonomi RI

    3 Hal Ini yang Bayangi Pemulihan Ekonomi RI

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    PEMULIHAN ekonomi global yang berlangsung termasuk di Indonesia dibayangi tiga fenomena utama pada beberapa waktu terakhir. Pertama, normalisasi kebijakan negara maju yang mulai terindikasi dari kenaikan suku bunga AS. Kedua, dampak luka memar yang berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi, antara lain terhadap pemulihan di sektor dunia usaha dan upaya transformasi di sektor riil untuk mendorong daya […]

  • Pastikan Hewan Qurban Penuhi Syarat, Pemprov Sebar Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan

    Pastikan Hewan Qurban Penuhi Syarat, Pemprov Sebar Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan inisiatif mengirim petugas pemantauan dan pemeriksaan hewan qurban menjelang hari raya Idul Adha 1442 H ke 17 kabupaten/kota. Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya menjelaskan, pengiriman petugas pemantauan dan pemeriksaan hewan qurban dilakukan untuk memastikan aspek halal dan kebersihan hewan yang akan dikorbankan saat hari raya Idul Adha menatang. “Petugas […]

  • Alhamdullilah, Per 1 Desember Penerbangan RI Bisa Langsung Menuju Arab Saudi

    Alhamdullilah, Per 1 Desember Penerbangan RI Bisa Langsung Menuju Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.518
    • 0Komentar

    KUNJUNGAN kerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi berbuah manis. Otoritas penerbangan Arab Saudi telah memperbarui aturan penerbangan Internasionalnya. Terhitung 1 Desember 2021, penerbangan dari Indonesia bisa langsung menuju ke Arab Saudi. Menag Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik aturan baru yang diterbitkan otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA), tertanggal 25 November […]

  • Menuju Indonesia Emas 2045, DWP Palembang Ngebut Bawa Istri ASN Kompak

    Menuju Indonesia Emas 2045, DWP Palembang Ngebut Bawa Istri ASN Kompak

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Gak cuma bapak-bapak ASN yang sibuk urusin pemerintahan, para istri mereka juga gak mau kalah nih! Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang barusan ngadain Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 dengan tema kece Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi Dharma Wanita Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045. Ketua DWP Palembang, Ida Royani, bilang kalau Musda kali ini spesial banget. […]

expand_less
WordPress Archive Peruma – Real Estate & Property Listing Elementor Template Kit Pesce – Seafood Restaurant WordPress Theme Pesi Questionnaire – Multiresult Survey and Quiz WordPress Plugin Pesta | Event Planner & Organizer WordPress Theme Pestco – Pest Control Elementor Template Kit Petca – Pet Care Elementor Template Kit PetCare – Pet Boarding and Care Centre Template Kit Petcio – Pet Store WooCommerce WordPress Theme Petio – Pet Store WooCommerce WordPress Theme Petiva – Pet Care and Pet Shop WordPress Theme