Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Ngaji Fasolatan, Dari Wudu ke Surga, Tak Perlu ke Pesantren, Cukup ke Teras Masjid!”

“Ngaji Fasolatan, Dari Wudu ke Surga, Tak Perlu ke Pesantren, Cukup ke Teras Masjid!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 772
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Pak Ustaz, wudu itu yang gosok telinga dulu atau kumur-kumur dulu ya?”
“Salat tahajud bisa pakai sarung bola nggak?”
“Kalau jadi makmum tapi lebih hafal dari imam, boleh koreksi pakai nada pentatonik?”

ITULAH pertanyaan-pertanyaan rakyat jelata yang sering beredar di grup WhatsApp keluarga, disisipkan di antara foto anak pakai seragam sekolah dan broadcast diskon minyak goreng. Dan ternyata, pertanyaan-pertanyaan itu bukan cuma bercanda. Itu realita, banyak di antara kita yang sudah dewasa, dompet sudah dompet digital, tapi salat masih pakai ilmu kira-kira.

Tenang, kementerian Agama RI tidak tinggal diam. Melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, mereka turun gunung, bukan bawa jurus silat, tapi bawa Fasolatan program ngaji salat dari A sampai Z, dari wudu sampai salam, dari niat sampai jadi imam.

Bertempat di Jakarta, 7–9 Agustus 2025, disusunlah kurikulum, silabus, dan modul Ngaji Fasolatan melalui acara yang namanya FGD. Jangan salah, FGD bukan singkatan dari “Forum Guyon Dikit”, meskipun suasananya katanya hangat dan banyak tawa. Tapi ini Focus Group Discussion, isinya para akademisi, ustaz, praktisi pendidikan, dan wakil PBNU. Serius, tapi santai. Ibarat diskusi salat sambil ngopi.

“Fasolatan ini bukan modul biasa,” kata Pak Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, dengan wajah penuh semangat dan napas yang tak putus meski baru naik tangga.

Menurut beliau, modul ini hadir karena banyak orang tua yang ingin belajar salat, tapi bingung harus mulai dari mana. Madrasah jauh, pesantren sibuk, dan YouTube isinya malah debat hukumnya pakai kaus kaki. Nah, Fasolatan akan menjadi GPS spiritual menunjukkan arah, tanpa buffering.

Modul ini tidak hanya ngajarin gerakan yang biasanya bikin orang grogi kalau salat di masjid pakai imam senior. Tapi juga diajarkan hikmah, makna, dan etika salat. Jadi, bukan hanya paham cara rukuk, tapi juga paham kenapa jangan sikut orang di sajadah sebelah.

“Salat itu harusnya membentuk akhlak. Kalau rajin salat tapi masih nyinyir dan suka parkir sembarangan, itu salatnya mungkin baru sampai lutut,” ujar Pak Arsad dengan gaya analogi khas bapak-bapak pengisi kultum.

Bukunya akan dibuat sederhana, kontekstual, dan bersahabat dengan generasi rebahan, jadi bisa dipahami baik oleh Pak RT, emak-emak senam, sampai anak SMA yang salatnya masih tergantung sinyal iman.

Setelah modul jadi, 100 fasilitator Fasolatan akan dibekali melalui coaching nasional bulan September nanti. Ini bukan pelatihan biasa. Ini pelatihan orang yang kelak akan jadi penunjuk arah kayak Google Maps, tapi khusus urusan salat.

Pelaksanaannya akan dikawal bersama BKM dan LTM (bukan singkatan boyband, tapi Badan Kesejahteraan Masjid dan Lembaga Takmir Masjid). Tujuannya satu modul ini jangan cuma disimpan di folder laptop, tapi hidup dan menyapa masyarakat.

Kita hidup di zaman yang serba cepat. Tapi jangan sampai cepat-cepat juga dalam urusan ibadah. Salat itu ibarat charger rohani, tapi banyak orang pakai kabelnya bolong, akhirnya lowbat akhlak.

Ngaji Fasolatan ini seperti mie instan rohani cepat diseduh, tapi gizinya cukup. Tentu kalau dijalani dengan hati. Kita diajak kembali ke dasar, bukan karena kita bodoh, tapi karena kita sadar yang kuat itu bukan yang tahu banyak, tapi yang tahu dasar dan menjalankannya.

Salat itu bukan ritual basa-basi. Tapi pengingat arah hidup. Kalau dunia ini panggung sandiwara, salat itu gladi bersih sebelum pulang. Jangan sampai hidup heboh, tapi salatmu cuma hembusan.

Program Fasolatan ini layaknya juru selamat dari generasi “salat modal hafalan TK.” Sekarang, tak ada alasan lagi. Mau belajar salat? Tak perlu antre pondok. Cukup buka Fasolatan, bismillah, dan praktik di teras rumah.

Dan ingat, kata pepatah “Yang tidak salat, bukan hanya kehilangan pahala, tapi juga kehilangan arah saat semesta makin banyak jebakan batmannya.”

Jadi, siap belajar salat dengan gaya Fasolatan?.Yang penting niat, gerakan bisa ikut modul, jangan dibalik.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelangi di Mars Bawa Anak Menjelajah Sains dan Robot

    Pelangi di Mars Bawa Anak Menjelajah Sains dan Robot

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    PELANGI di Mars mengajak anak-anak dan keluarga Indonesia menembus planet merah. Film ini menyajikan petualangan seru, sains, dan robot canggih, tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026. Cerita inspiratif dan teknologi mutakhir menjadikan film ini tontonan keluarga yang paling dinanti menjelang Ramadan dan Lebaran. Pelangi, gadis berusia 12 tahun yang lahir di Mars […]

  • Teka -teki pengantar istirahat siang

    Teka -teki pengantar istirahat siang

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Sebelum ente istirahat ada baik main tebak-tebak, maaf bukannya untuk mikir serius, tapi hanya hiburan, gak ada sanksinya jika tak menjawabnya dengan benar, yang jelas setiap teka -teki dibawah ini ada kuncinya, simak : Apa yang bisa berlari tetapi tidak bisa berjalan, yang bisa tertawa tetapi tidak bisa berbicara, dan memiliki tidur yang lelap […]

  • Ratu Dewa puji tenaga PHL saat serahkan THR & paket sembako    

    Ratu Dewa puji tenaga PHL saat serahkan THR & paket sembako    

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.352
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Pj. Walikota Palembang, Drs Ratu Dewa memuji para tenaga PHL (Pegawai Harian Lepas) di 3 Dinas yang berada di lingkungan Pemerintah kota Palembang saat menyerahkan paket sembako sebanyak lebih dari 1.600 paket   Menurutnya para PHL yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan garda terdepan untuk mensukseskan program-program Pemerintah kota, khususnya yang kaitan dengan wajah kota Palembang, mulai […]

  • Lepas Karnaval, Gubernur Terus Motivasi Pelajar SMK  Kembangkan Kreatifitas dan Inovasi

    Lepas Karnaval, Gubernur Terus Motivasi Pelajar SMK  Kembangkan Kreatifitas dan Inovasi

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru tak pernah berhenti mendorong lulusan SMK di Sumsel lebih kreatif dan inovatif. Upaya ini dilakukan HD tak lain untuk meningkatkan daya saing para lulusan SMK yang siap terjun ke dunia kerja. Pernyataan itu diungkapkan Herman Deru saat melepas Karnaval Festival Seni Budaya Pelajar SMK se Sumsel 2021 yang dipusatkan di […]

  • Targetkan Penurunan Emisi GRK, Percepat Pemanfaatan EBT

    Targetkan Penurunan Emisi GRK, Percepat Pemanfaatan EBT

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.940
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Indonesia memiliki target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 32% dengan kemampuan sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Kesungguhan dan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) ditempuh melalui transisi energi yang berkeadilan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Staf […]

  • Wadah Silaturahim Umat Muslim, Islamic Center Akan Bangun Masjid di London

    Wadah Silaturahim Umat Muslim, Islamic Center Akan Bangun Masjid di London

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 800
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendukung gagasan pembangunan masjid Indonesia pertama di London, Inggris karena itu dapat mengakrabkan umat muslim. Pembangunan masjid tersebut digagas oleh Islamic Center London. Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno lewat media sosial Instagramnya. Dia mengatakan, pembangunan masjid tersebut sebagai wujud persaudaraan dan kebangkitan ekonomi umat. “Kami mendukung penuh […]

expand_less
WordPress Archive Loginstyle – WordPress Login Page Styler Logiscargo – Logistics and Cargo WordPress Theme Logisco – Logistics & Transportation WordPress LogisFare – Transport & Logistics WordPress Theme Logistic Business – Transport & Trucking Logistics WordPress Theme Logistic - WP Theme For Transportation Business LogisticsHub – Logistics and Transportation WordPress Theme Logistify – Transportation & Logistics WordPress Theme Logo Showcase for Cornerstone Logo Showcase for Elementor WordPress Plugin