Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 610
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI ZAMAN serba daring, ketika sinyal lebih dicari daripada sandal hilang di masjid, kabar angin dari Jakarta Selatan bikin gaduh grup WhatsApp warga Palembang. Kementerian Kominfo dan Chevening bikin gebrakan kirim anak-anak muda terpilih ke Inggris buat belajar jadi pemimpin digital masa depan. Di antara nama-nama keren dan kampus kelas dunia, tampak satu sosok sederhana tapi penuh tekad  Dola Belut, warga asli pinggiran Musi, berangkat dari Palembang dengan semangat lebih besar dari koper pakaian.

“Orang lain datang bawa CV, aku bawa niat,” ujar Dola Belut sambil menyeka keringat di bawah topi usangnya. “Katanya ini acara buat masa depan, ya aku datang bawa kampung dalam pikiranku.” Ia memang tak terdaftar resmi, tapi seperti pepatah, di mana ada kemauan, di situ bisa numpang duduk.

Acara Chevening Connect 2025 yang digelar di Soehanna Hall, Jakarta, memang dirancang untuk mempertemukan alumni Chevening, peserta baru, serta komunitas digital muda dari berbagai daerah. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kedutaan Besar Inggris, yang memilih empat pemuda Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di kampus-kampus seperti UCL, King’s College London, hingga University of Warwick.

Sementara para peserta resmi berdiskusi soal ekonomi digital dan kebijakan teknologi, Dola Belut cuma duduk di pojok, nyatet tiap kata Wakil Menteri Nezar Patria yang bicara soal visi global dan komitmen lokal. “Nah, ini yang kusebut nasi dengan kuah cuko,” gumam Dola Belut. “Global di lidah, lokal di hati.”

Empat peserta program Chevening-Komdigi siap diberangkatkan ke Inggris. Dola Belut? Ia ikut bangga, walau bukan dirinya yang terpilih. “Kalau kita tak bisa ikut naik kapal, setidaknya kita bantu dorong dari pelabuhan,” katanya sambil nyorat-nyoret ide buat pelatihan digital di balai RW.

Nezar Patria, alumni Chevening yang sempat kuliah di London School of Economics, menyebut beasiswa ini sebagai investasi jangka panjang. Dola Belut langsung nyambung, “Ilmu itu ibarat benih. Kalau ditanam di tanah subur dalam hati yang mau belajar pasti tumbuh. Tapi kalau tanahnya keras, ya cuma numpang lewat, kayak tamu kondangan yang cuma ambil puding.”

Meski tak punya gelar luar negeri, Dolah tetap merasa bertanggung jawab. Ia pulang ke Palembang bukan bawa piagam, tapi bawa rencana. “Aku mau ajar warga cara bikin email, daftar BPJS online, dan lapor pajak dari hape. Jangan sampai warga kalah digital sama anak SD.”

Di kampungnya, Dola Belut dikenal sebagai ‘Google berjalan’. Bukan karena dia tahu segalanya, tapi karena dia gak malu bertanya. “Katanya malu bertanya sesat di jalan. Tapi kalau zaman sekarang, malu nanya malah nyasar di aplikasi.”

Setiap malam, Dola Belut  buka kelas kecil di pos ronda. Ada yang bawa bangku, ada yang bawa sinyal. “Kita bukan kurang pintar,” katanya, “Kita cuma kurang akses. Tapi kalau warga saling bantu, bukan mustahil dari Palembang bisa lahir pemimpin digital yang tahan buffering.”

Nezar juga bilang, belajar ke luar negeri bukan buat gaya-gayaan, tapi buat bangun negeri sepulangnya. Dolah setuju. “Pepatah bilang, hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan cuko di negeri sendiri. Tapi kalau bisa bawa pulang cuko rasa cheddar dari Inggris, siapa nolak?”

Beberapa hari setelah pulang ke Palembang, Dola Belut duduk di gerbong LRT, melintasi Sungai Musi. Di tangannya, brosur Chevening yang sudah dilipat-lipat seperti peta harta karun. “Aku memang tak dapat beasiswa. Tapi aku dapat semangat. Dan semangat itu harus menular, seperti kupon diskon waktu lebaran.”

Malamnya, ia menulis status di grup kampung “Pemimpin masa depan bukan yang banyak gelar, tapi yang mau belajar, biar lambat asal nyambung, biar tak ke Inggris, asal tak kudet!”

Dola Belut datang ke Jakarta sendirian, tanpa blazer, tanpa beasiswa. Tapi ia pulang dengan tekad sebesar bandwidth kementerian. Program Chevening-Kominfo membuktikan bahwa masa depan digital bukan cuma soal siapa yang ke luar negeri, tapi siapa yang pulang dengan niat membangun negeri. Seperti pepatah Ilmu itu pelita, jangan disimpan dalam lemari, sebarkan, walau cuma pakai sinyal 3G.[***]

Catatan:

Tokoh Dola Belut adalah tokoh fiktif yang diciptakan untuk menyampaikan semangat program Chevening-Kominfo secara naratif dan humoris. Program dan nama pejabat dalam tulisan ini merujuk pada fakta dan dokumentasi resmi dari Kominfo dan Kedubes Inggris.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nggak Bikin Kesel Lagi Urus Adminitrasi, Urusan Beres Sebelum Kopi Dingin!

    Nggak Bikin Kesel Lagi Urus Adminitrasi, Urusan Beres Sebelum Kopi Dingin!

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pernah nggak sih merasa ngurus administrasi itu kayak naik gunung? Capek, lama, dan bikin ngos-ngosan dan kesel !Tapi tenang, Palembang punya solusi buat itu. Pemerintah Kota Palembang nggak mau warganya kesusahan. Mereka paham, layanan publik yang lancar itu ibarat jalan tol tanpa hambatan, bisa ngebut tanpa macet!. Itulah kenapa lahir program Palembang Gerak […]

  • Akselerasi Transformasi Digital, Pemkab OKI Terapkan Tanda Tangan Elektronik

    Akselerasi Transformasi Digital, Pemkab OKI Terapkan Tanda Tangan Elektronik

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai menerapkan penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) untuk meningkatkan mutu pelayanan umum melalui electronic-Government (e-Gov). Penggunaan TTE dalam sistem administrasi ini akan membuat proses birokrasi lebih efektif dan mengakselerasi transformasi digital disektor pemerintahan. Pemkab OKI menjadi bagian dari 15 Kabupaten/ Kota yang melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja […]

  • Ini Tugas Bersama, Kapolda Sumsel Minta Masyarakat Cegah Radikalisme

    Ini Tugas Bersama, Kapolda Sumsel Minta Masyarakat Cegah Radikalisme

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.272
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H., melalui Kasubdit IV Intelkam Ditintelkam Polda Sumsel, AKBP Iralinsah, S.H., sebagai narasumber kegiatan FGD dengan tema Pentingnya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Bagi Generasi 5.0 yang diselenggarakan oleh DPD Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) Sumsel, Minggu (27/2/22) di Gedung Grand Atiyasa Convention Center Palembang karena pencegahan radikalisme merupakan […]

  • Pj Bupati OKI serahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan

    Pj Bupati OKI serahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Masih dalam rangkaian Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir, Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si bersama Forkopimda OKI menyambangi Lapas Kelas IIB Kayuagung untuk menyerahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan. Penyerahan Remisi ini dilakukan usai acara Ziarah Nasional di TMP Kesuma Negara […]

  • Tujuh Poin Penting Cegah Karhutbunlah Versi Pemkab Muba

    Tujuh Poin Penting Cegah Karhutbunlah Versi Pemkab Muba

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP memimpin Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penganggulangan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (KARHUTBUNLAH) dan Peringatan Hari Kesiapsiagaan BencanaTahun 2022, di Lapangan Sirkuit Skyland Sekayu, Selasa (26/4/2022). Apel siaga tersebut melibatkan semua unsur terkait termasuk TNI, Polri, dan OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam arahannya Beni mengatakan, berdasarkan […]

  • Terus Tebarkan Kiprah Positif, NU Harus Terus Berikan Kontribusi Bagi Negara

    Terus Tebarkan Kiprah Positif, NU Harus Terus Berikan Kontribusi Bagi Negara

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas turut menghadiri pengukuhan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027 di Balikpapan. Pada pengukuhan yang bertepatan dengan usia NU ke-96 tahun itu, Menag Yaqut menaruh harapan besar agar organisasi kemasyarakatan Islam terbesar ini terus menebarkan kiprah positif kepada bangsa Indonesia. “Tidak diragukan lagi NU selama ini banyak berkontribusi […]

expand_less
WordPress Archive CouponHut – Coupons & Deals WordPress Theme CouponXL - Coupons, Deals & Discounts WP Theme Coursaty – Courses | Education WordPress Theme Course Builder – Online Course WordPress Theme CourseKit – Online e-Learning Elementor Template Kit Courso – Online University & Courses Elementor Template Kit COVID-19 Coronavirus | Live Map & Widgets for WordPress COVID-19 Coronavirus – Viral Pandemic Prediction Tools + Live Maps, Stats & Widgets Covid-19 – Seat Reservation Management for WordPress and WooCommerce Covina – Business Consulting and Professional Services WordPress Theme