Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 619
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI ZAMAN serba daring, ketika sinyal lebih dicari daripada sandal hilang di masjid, kabar angin dari Jakarta Selatan bikin gaduh grup WhatsApp warga Palembang. Kementerian Kominfo dan Chevening bikin gebrakan kirim anak-anak muda terpilih ke Inggris buat belajar jadi pemimpin digital masa depan. Di antara nama-nama keren dan kampus kelas dunia, tampak satu sosok sederhana tapi penuh tekad  Dola Belut, warga asli pinggiran Musi, berangkat dari Palembang dengan semangat lebih besar dari koper pakaian.

“Orang lain datang bawa CV, aku bawa niat,” ujar Dola Belut sambil menyeka keringat di bawah topi usangnya. “Katanya ini acara buat masa depan, ya aku datang bawa kampung dalam pikiranku.” Ia memang tak terdaftar resmi, tapi seperti pepatah, di mana ada kemauan, di situ bisa numpang duduk.

Acara Chevening Connect 2025 yang digelar di Soehanna Hall, Jakarta, memang dirancang untuk mempertemukan alumni Chevening, peserta baru, serta komunitas digital muda dari berbagai daerah. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kedutaan Besar Inggris, yang memilih empat pemuda Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di kampus-kampus seperti UCL, King’s College London, hingga University of Warwick.

Sementara para peserta resmi berdiskusi soal ekonomi digital dan kebijakan teknologi, Dola Belut cuma duduk di pojok, nyatet tiap kata Wakil Menteri Nezar Patria yang bicara soal visi global dan komitmen lokal. “Nah, ini yang kusebut nasi dengan kuah cuko,” gumam Dola Belut. “Global di lidah, lokal di hati.”

Empat peserta program Chevening-Komdigi siap diberangkatkan ke Inggris. Dola Belut? Ia ikut bangga, walau bukan dirinya yang terpilih. “Kalau kita tak bisa ikut naik kapal, setidaknya kita bantu dorong dari pelabuhan,” katanya sambil nyorat-nyoret ide buat pelatihan digital di balai RW.

Nezar Patria, alumni Chevening yang sempat kuliah di London School of Economics, menyebut beasiswa ini sebagai investasi jangka panjang. Dola Belut langsung nyambung, “Ilmu itu ibarat benih. Kalau ditanam di tanah subur dalam hati yang mau belajar pasti tumbuh. Tapi kalau tanahnya keras, ya cuma numpang lewat, kayak tamu kondangan yang cuma ambil puding.”

Meski tak punya gelar luar negeri, Dolah tetap merasa bertanggung jawab. Ia pulang ke Palembang bukan bawa piagam, tapi bawa rencana. “Aku mau ajar warga cara bikin email, daftar BPJS online, dan lapor pajak dari hape. Jangan sampai warga kalah digital sama anak SD.”

Di kampungnya, Dola Belut dikenal sebagai ‘Google berjalan’. Bukan karena dia tahu segalanya, tapi karena dia gak malu bertanya. “Katanya malu bertanya sesat di jalan. Tapi kalau zaman sekarang, malu nanya malah nyasar di aplikasi.”

Setiap malam, Dola Belut  buka kelas kecil di pos ronda. Ada yang bawa bangku, ada yang bawa sinyal. “Kita bukan kurang pintar,” katanya, “Kita cuma kurang akses. Tapi kalau warga saling bantu, bukan mustahil dari Palembang bisa lahir pemimpin digital yang tahan buffering.”

Nezar juga bilang, belajar ke luar negeri bukan buat gaya-gayaan, tapi buat bangun negeri sepulangnya. Dolah setuju. “Pepatah bilang, hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan cuko di negeri sendiri. Tapi kalau bisa bawa pulang cuko rasa cheddar dari Inggris, siapa nolak?”

Beberapa hari setelah pulang ke Palembang, Dola Belut duduk di gerbong LRT, melintasi Sungai Musi. Di tangannya, brosur Chevening yang sudah dilipat-lipat seperti peta harta karun. “Aku memang tak dapat beasiswa. Tapi aku dapat semangat. Dan semangat itu harus menular, seperti kupon diskon waktu lebaran.”

Malamnya, ia menulis status di grup kampung “Pemimpin masa depan bukan yang banyak gelar, tapi yang mau belajar, biar lambat asal nyambung, biar tak ke Inggris, asal tak kudet!”

Dola Belut datang ke Jakarta sendirian, tanpa blazer, tanpa beasiswa. Tapi ia pulang dengan tekad sebesar bandwidth kementerian. Program Chevening-Kominfo membuktikan bahwa masa depan digital bukan cuma soal siapa yang ke luar negeri, tapi siapa yang pulang dengan niat membangun negeri. Seperti pepatah Ilmu itu pelita, jangan disimpan dalam lemari, sebarkan, walau cuma pakai sinyal 3G.[***]

Catatan:

Tokoh Dola Belut adalah tokoh fiktif yang diciptakan untuk menyampaikan semangat program Chevening-Kominfo secara naratif dan humoris. Program dan nama pejabat dalam tulisan ini merujuk pada fakta dan dokumentasi resmi dari Kominfo dan Kedubes Inggris.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laksanakan Sidak, Wawako Nyatakan Makanan Dan Minuman Di Pasar Tradisi Mayor Bebas Zat Berbahaya

    Laksanakan Sidak, Wawako Nyatakan Makanan Dan Minuman Di Pasar Tradisi Mayor Bebas Zat Berbahaya

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.339
    • 0Komentar

    WAKIL Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda kembali melakukan inspeksi mendadak atau sidak bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk mengetahui kondisi makanan dan minuman yang dijual. Sidak kali ini dipusatkan di Pasar Sekip Ujung, belum lama ini. Seperti biasa, Wawako Fitrianti dan Kepala BBPOM Achmad Zulkifli, berkeliling pasar guna mengecek apakah masih ada […]

  • Pernyataan MHKI Terkait Situasi Terkini Pandemi COVID-19 di Indonesia.

    Pernyataan MHKI Terkait Situasi Terkini Pandemi COVID-19 di Indonesia.

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    MENYIKAPI perkembangan wabah COVID-19 saat ini, MHKI selaku organisasi yang memilik peran dalam mengadvokasi pemangku kebijakan dan masyarakat, didasarkan pada Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945, Undang-Undang No.4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Undang-Undang No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dan Undang-Undang No.6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan ini kami meminta kepada seluruh jajaran […]

  • Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    SETELAH melaksanakan pembinaan program kerja PKK dan penilaian lomba 10 pokok program PKK di desa Sidomulyo, Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya melanjutkan agenda kerja dengan melaunching kalangan UP2K ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) di Taman Adipura – Muara Enim , Senin (28/10) sore. Dalam tersebut Fauziah didampingi Plt Bupati Muara Enim Juarsah, […]

  • “Mengapa Mudik Dilarang? Pengaruh Pergerakan Penduduk Terhadap Pengendalian Covid-19”

    “Mengapa Mudik Dilarang? Pengaruh Pergerakan Penduduk Terhadap Pengendalian Covid-19”

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    BERDASARKAN hasil Survei Potensi Pergerakan Selama Lebaran 2021 yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan Tahun 2021, diprediksi masih akan ada pergerakan orang ke luar kota (mudik/liburan) meskipun ada larangan mudik, yaitu sebesar 11% atau sebanyak 27,6 juta orang. Pada 2020, Pergerakan penduduk di kota-kota besar, menjadi penyumbang tertinggi penambahan kasus harian nasional, […]

  • Berada Di Kepulauan Seribu, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Bumi Baru

    Berada Di Kepulauan Seribu, Pertamina Temukan Cadangan Minyak Bumi Baru

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.758
    • 0Komentar

    PERTAMINA Hulu Energi melalui anak usahanya Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) belum lama ini menemukan cadangan baru minyak bumi di Lapangan Krisna, Kepulauan Seribu, Jakarta. Hal itu disampaikan Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021). Budiman mengatakan penemuan cadangan baru itu hasil dari kegiatan eksplorasi permukaan yang […]

  • Telkom asian games

    Asian Games, Telkom Tingkatkan Kemampuan Internet di Palembang

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    Komisaris Utama PT. Telkom, Hendri Saparini menjelaskan seluruh Kota Palembang akan ditingkatkan kemampuan internetnya dan coverrate – nya, sehingga dimanapun tamu itu berada akan terlayani akses internet.

expand_less
WordPress Archive CouponHut – Coupons & Deals WordPress Theme CouponXL - Coupons, Deals & Discounts WP Theme Coursaty – Courses | Education WordPress Theme Course Builder – Online Course WordPress Theme CourseKit – Online e-Learning Elementor Template Kit Courso – Online University & Courses Elementor Template Kit COVID-19 Coronavirus | Live Map & Widgets for WordPress COVID-19 Coronavirus – Viral Pandemic Prediction Tools + Live Maps, Stats & Widgets Covid-19 – Seat Reservation Management for WordPress and WooCommerce Covina – Business Consulting and Professional Services WordPress Theme