Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

DOLA BELUT dari Palembang, Digital Sendirian, Tapi Sinyalnya Full Bar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 599
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI ZAMAN serba daring, ketika sinyal lebih dicari daripada sandal hilang di masjid, kabar angin dari Jakarta Selatan bikin gaduh grup WhatsApp warga Palembang. Kementerian Kominfo dan Chevening bikin gebrakan kirim anak-anak muda terpilih ke Inggris buat belajar jadi pemimpin digital masa depan. Di antara nama-nama keren dan kampus kelas dunia, tampak satu sosok sederhana tapi penuh tekad  Dola Belut, warga asli pinggiran Musi, berangkat dari Palembang dengan semangat lebih besar dari koper pakaian.

“Orang lain datang bawa CV, aku bawa niat,” ujar Dola Belut sambil menyeka keringat di bawah topi usangnya. “Katanya ini acara buat masa depan, ya aku datang bawa kampung dalam pikiranku.” Ia memang tak terdaftar resmi, tapi seperti pepatah, di mana ada kemauan, di situ bisa numpang duduk.

Acara Chevening Connect 2025 yang digelar di Soehanna Hall, Jakarta, memang dirancang untuk mempertemukan alumni Chevening, peserta baru, serta komunitas digital muda dari berbagai daerah. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kedutaan Besar Inggris, yang memilih empat pemuda Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di kampus-kampus seperti UCL, King’s College London, hingga University of Warwick.

Sementara para peserta resmi berdiskusi soal ekonomi digital dan kebijakan teknologi, Dola Belut cuma duduk di pojok, nyatet tiap kata Wakil Menteri Nezar Patria yang bicara soal visi global dan komitmen lokal. “Nah, ini yang kusebut nasi dengan kuah cuko,” gumam Dola Belut. “Global di lidah, lokal di hati.”

Empat peserta program Chevening-Komdigi siap diberangkatkan ke Inggris. Dola Belut? Ia ikut bangga, walau bukan dirinya yang terpilih. “Kalau kita tak bisa ikut naik kapal, setidaknya kita bantu dorong dari pelabuhan,” katanya sambil nyorat-nyoret ide buat pelatihan digital di balai RW.

Nezar Patria, alumni Chevening yang sempat kuliah di London School of Economics, menyebut beasiswa ini sebagai investasi jangka panjang. Dola Belut langsung nyambung, “Ilmu itu ibarat benih. Kalau ditanam di tanah subur dalam hati yang mau belajar pasti tumbuh. Tapi kalau tanahnya keras, ya cuma numpang lewat, kayak tamu kondangan yang cuma ambil puding.”

Meski tak punya gelar luar negeri, Dolah tetap merasa bertanggung jawab. Ia pulang ke Palembang bukan bawa piagam, tapi bawa rencana. “Aku mau ajar warga cara bikin email, daftar BPJS online, dan lapor pajak dari hape. Jangan sampai warga kalah digital sama anak SD.”

Di kampungnya, Dola Belut dikenal sebagai ‘Google berjalan’. Bukan karena dia tahu segalanya, tapi karena dia gak malu bertanya. “Katanya malu bertanya sesat di jalan. Tapi kalau zaman sekarang, malu nanya malah nyasar di aplikasi.”

Setiap malam, Dola Belut  buka kelas kecil di pos ronda. Ada yang bawa bangku, ada yang bawa sinyal. “Kita bukan kurang pintar,” katanya, “Kita cuma kurang akses. Tapi kalau warga saling bantu, bukan mustahil dari Palembang bisa lahir pemimpin digital yang tahan buffering.”

Nezar juga bilang, belajar ke luar negeri bukan buat gaya-gayaan, tapi buat bangun negeri sepulangnya. Dolah setuju. “Pepatah bilang, hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan cuko di negeri sendiri. Tapi kalau bisa bawa pulang cuko rasa cheddar dari Inggris, siapa nolak?”

Beberapa hari setelah pulang ke Palembang, Dola Belut duduk di gerbong LRT, melintasi Sungai Musi. Di tangannya, brosur Chevening yang sudah dilipat-lipat seperti peta harta karun. “Aku memang tak dapat beasiswa. Tapi aku dapat semangat. Dan semangat itu harus menular, seperti kupon diskon waktu lebaran.”

Malamnya, ia menulis status di grup kampung “Pemimpin masa depan bukan yang banyak gelar, tapi yang mau belajar, biar lambat asal nyambung, biar tak ke Inggris, asal tak kudet!”

Dola Belut datang ke Jakarta sendirian, tanpa blazer, tanpa beasiswa. Tapi ia pulang dengan tekad sebesar bandwidth kementerian. Program Chevening-Kominfo membuktikan bahwa masa depan digital bukan cuma soal siapa yang ke luar negeri, tapi siapa yang pulang dengan niat membangun negeri. Seperti pepatah Ilmu itu pelita, jangan disimpan dalam lemari, sebarkan, walau cuma pakai sinyal 3G.[***]

Catatan:

Tokoh Dola Belut adalah tokoh fiktif yang diciptakan untuk menyampaikan semangat program Chevening-Kominfo secara naratif dan humoris. Program dan nama pejabat dalam tulisan ini merujuk pada fakta dan dokumentasi resmi dari Kominfo dan Kedubes Inggris.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Besar, Pemerintah Bahas Peningkatan Ekonomi Haji

    Dana Besar, Pemerintah Bahas Peningkatan Ekonomi Haji

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) tengah mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Rencana ini sedang dibahas bersama antara Ditjen PHU dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Indonesia. “Ini menjadi visi dan perhatian bersama, bagaimana kita bisa terus berkontribusi dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan haji dan […]

  • Persiapan Pemilu Serentak 2024, Pemkot Palembang – Bawaslu Siap Patroli Siber, Bakal Jaring Pelanggran Hoaks Medsos

    Persiapan Pemilu Serentak 2024, Pemkot Palembang – Bawaslu Siap Patroli Siber, Bakal Jaring Pelanggran Hoaks Medsos

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengadakan rapat bersama guna mensukseskan pemilu serentak 2024. Wali Kota Palembang, H Harnojoyo menyampaikan terkait persiapan di Kota Palembang, Bawaslu perlu adanya koordinasi dengan Pemkot Palembang.“Kesbangpol sebagai teknisnya Bawaslu untuk kordinasi dengan Pemkot untuk mensukseskan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang,” kata Harno usai melakukan rapat […]

  • BKO Satgas Karhutla Berhasil Padamkan 250 Hektare Lahan Gambut Terbakar

    BKO Satgas Karhutla Berhasil Padamkan 250 Hektare Lahan Gambut Terbakar

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SETELAH berjibaku selama 10 hari sejak 25 Oktober hingga 3 November akhirnya 880 BKO selesai melakukan operasi. Mereka berhasil memadamkan 71 titik api di 12 kecamatan. Kapolda Sumsel,  Irjen Pol Drs Firli Bahuri, MSi mengatakan, dari  12 kecamatan yang paling banyak terdapat di Kecamatan Cengal dan Pangkalan Lampam karena banyak lahan gambut yang terbakar. “Kita tidak […]

  • Ini 54 Calon KPI Yang Lulus Seleksi Tertulis

    Ini 54 Calon KPI Yang Lulus Seleksi Tertulis

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.823
    • 0Komentar

    SEBANYAK 54 orang dinyatakan lulus seleksi tertulis sebagai calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2022 hingga 2025 dan selanjutnya mereka akan mengikuti seleksi tahap berikutnya. Selanjutnya ke-54 calon tersebut diwajibkan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu assessment yang akan digelar dua tahap, yaitu 13 Mei 2022 dan 18-20 Mei 2022. Jadwal lengkap tahapan tersebut akan […]

  • Waspada! Penipuan Terkait BPJS-TK Melalui Medsos dan Email Mulai Marak

    Waspada! Penipuan Terkait BPJS-TK Melalui Medsos dan Email Mulai Marak

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA -BPJS Ketenagakerjaan mengimbau masyarakat, khususnya pekerja dan pengelola perusahaan untuk mewaspadai maraknya aplikasi, media sosial dan email palsu yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan menipu dan memperdayai masyarakat. “Kami mengembangkan banyak kanal untuk memudahkan pelayanan dan penyampaian informasi, tetapi dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk hal-hal negatif dengan membuat yang […]

  • Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji, Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat

    Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji, Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

    KERAJAAN Arab Saudi hari ini, Sabtu (9/4/2022), resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jamaah mencapai 1 juta orang. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. Pemerintah Indonesia menyambut positif atas pengumuman terbaru dari otoritas Saudi ini. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan […]

expand_less
WordPress Archive CouponHut – Coupons & Deals WordPress Theme CouponXL - Coupons, Deals & Discounts WP Theme Coursaty – Courses | Education WordPress Theme Course Builder – Online Course WordPress Theme CourseKit – Online e-Learning Elementor Template Kit Courso – Online University & Courses Elementor Template Kit COVID-19 Coronavirus | Live Map & Widgets for WordPress COVID-19 Coronavirus – Viral Pandemic Prediction Tools + Live Maps, Stats & Widgets Covid-19 – Seat Reservation Management for WordPress and WooCommerce Covina – Business Consulting and Professional Services WordPress Theme