Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Beasiswa dari Yordania, Jalan Ninja Baru Mahasiswa Indonesia Tembus Padang Pasir Ilmu

Beasiswa dari Yordania, Jalan Ninja Baru Mahasiswa Indonesia Tembus Padang Pasir Ilmu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 577
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA memang kaya, kaya budaya, kaya bahasa, dan kaya anak muda yang cita-citanya besar tapi dompetnya pas-pasan.

Untungnya, kali ini datang kabar cerah dari arah Yordania, bukan cuma matahari yang bersinar di sana, tapi juga peluang beasiswa dan pelatihan untuk anak bangsa yang haus ilmu.

Ya, itulah impian besar yang bisa jadi kenyataan setelah Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, berjabat tangan penuh semangat dengan Duta Besar Kerajaan Yordania, Sudqi Atallah Abdel Qader Al Omoush.

Mereka bukan sedang jual beli kurma, kawan, tapi membahas hal mulia pendidikan, beasiswa, dan kursus singkat lintas negara.

Kalau dulu kita tahunya belajar di luar negeri itu cuma ke London, Tokyo, atau kota-kota yang sering jadi background drama Korea, sekarang Yordania muncul sebagai pilihan.

Bukan sembarang pilihan, karena negara ini menawarkan perlakuan setara bagi mahasiswa lokal maupun internasional. Tidak ada sistem kasta ala sinetron, semua disambut bak saudara jauh yang datang bawa rendang.

“Tidak ada perbedaan fasilitas antara mahasiswa Yordania dan mahasiswa asing,” kata Pak Dubes.

Coba kalau diwarnai musik, pasti pas banget sama nada-nada ala sinetron religi “duuuuh, adem bener ni negara!”

Menag Umar tak cuma melirik soal beasiswa, ia juga mengusulkan peluang magang dan kursus singkat bagi mahasiswa, guru, dan imam.

Bayangkan Pak Guru dari Sragen ikut short course di Yordania tentang budaya Arab. Pulang-pulang bukan cuma bisa salam pakai bahasa Arab, tapi juga bisa bikin teh ala Badui dan ngomong, “Bapak kini lebih terbuka dalam toleransi antar umat, dan sedikit jago nari dabke”

Pendidikan memang bukan soal ijazah doang, kata Ki Hadjar Dewantara, “Pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak”.

Artinya, bukan cuma soal hafalan dan ulangan harian, tapi bagaimana anak-anak tumbuh jadi manusia utuh, ngerti arah kiblat dan juga arah masa depan, atau kalau kita kutip Ban Ki-moon, mantan Sekjen PBB yang juga anak desa

“Education promotes equality and lifts people out of poverty. It teaches children how to become good citizens.”

Singkatnya sekolah bisa bikin anak sopan, pinter, dan gak asal nyelonong di zebra cross.

Beasiswa itu bukan cuma sekadar biaya gratisan. Ia adalah bentuk kepercayaan. Bahwa si penerima beasiswa dianggap punya potensi besar, cukup besar untuk diinvestasikan negara lain.

Buat kamu yang masih mikir, “Ah, aku kan bukan anak orang kaya, mana mungkin kuliah di luar negeri?”
Dengar baik-baik ya, beasiswa itu tidak melihat saldo ATM-mu, tapi potensi dan semangatmu.

Bahkan sebagian program mengutamakan anak daerah, anak pesantren, anak muda yang sudah terbiasa melawan keterbatasan dengan semangat belajar yang membara macam kompor gas.

Seperti kata Najwa Shihab “Sekolah adalah tempat menempa semangat, bukan tempat menaklukkan nilai-nilai ujian”

Kadang kita terlalu terpaku pada gelar dan durasi. Padahal short course atau kursus singkat itu seperti mie instan isi dua bumbu: cepat, padat, dan menggugah selera intelektual. Kursus bahasa, budaya, atau keagamaan bisa jadi jembatan besar menuju pemahaman lintas bangsa.

Misalnya ada seorang imam muda dari Jambi, ikut kursus pemahaman lintas mazhab di Yordania. Pulang-pulang ia bukan cuma paham fiqih lintas madzhab, tapi juga bisa menjelaskan perbedaan dengan damai, tanpa emosi kayak netizen Twitter.

Kerja sama Yordania- Indonesia ini bukan cuma hubungan diplomatik biasa. Ini adalah undangan terbuka untuk anak-anak muda Indonesia agar berani bermimpi besar dan menjemput ilmu ke mana pun. Tak peduli jalanan berpasir atau berliku, selama ada tekad, ilmu bisa kita bawa pulang dan jadi bekal pembangunan negeri.

Kata Ridwan Kamil (yang arsitek sekaligus motivator sosial media) “Jangan takut bermimpi tinggi, karena Tuhan tak pernah pelit memberi rezeki kepada yang niat belajar”.

Mulai cari tahu tentang beasiswa ke Yordania. Siapa tahu, dari desa kecilmu, kamu bisa jadi sarjana besar di tanah gurun sana. Kalau perlu, latih dulu bahasa Arabmu dari sekarang “Ana min Indonesia. Ana uhibbu ta’allum fi Yordania”. (Aku dari Indonesia. Aku ingin belajar di Yordania).

Dan kalau nanti lolos, jangan lupa kirim oleh-oleh cerita, jangan cuma magnet kulkas!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muslimat NU Sumsel Harus Jadi Teladan

    Muslimat NU Sumsel Harus Jadi Teladan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    SUMATERA Selatan adalah provinsi yang zero conflict dan terjaga toleransinya dalam kehidupan beragama serta keberagaman, untuk itu peran serta dan kiprah Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) Sumsel pun dituntut melakukan hal yang sama. Seperti disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Najib saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Muslimat Nahdhatul Ulama Sumsel, di Aula Asrama Haji, Sabtu […]

  • “Surat-Surat Kartini &  PR Panjang Kesetaraan Gender Indonesia”

    “Surat-Surat Kartini &  PR Panjang Kesetaraan Gender Indonesia”

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    ADA pepatah Jawa bilang, “urip iku sawang-sinawang” – hidup itu tergantung cara kita memandang, namun kalau bicara tentang perjuangan perempuan, jangan-jangan sampai sekarang kita masih memandang dengan kacamata buram. Padahal sudah lebih dari seratus tahun lalu, seorang perempuan muda dari Jepara bernama Raden Ajeng Kartini menulis surat-surat yang isinya bisa bikin kita meringis, tertawa getir, […]

  • Gotong -Royong di Pulau Kemaro Terus di Kebut

    Gotong -Royong di Pulau Kemaro Terus di Kebut

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

    DUA tagboat berukuran sedang dan belasan getek (transportasi sungai) mengangkut ratusan petugas dengan perlengkapan alat kebersihan melaju membalah arus Sungai Musi yang tengah mengalami arus pasang. Mereka menuju Pulau Kemaro melalui dermaga eks Pabrik Ban Intirub dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang di Kelurahan Sei-Selayur,Kalidoni, Palembang. Diketahui sejumlah orang tersebut merupakan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. […]

  • Santri Digital & Rumah Singgah, Pemkab Muba Bikin Warganya Happy!

    Santri Digital & Rumah Singgah, Pemkab Muba Bikin Warganya Happy!

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.820
    • 0Komentar

    BABAT Toman, MUBA – Dari pesantren sampai rumah singgah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sedang sibuk jadi superhero bagi warganya. Senin (27/10/2025), Bupati H M Toha hadir di peringatan Hari Santri Nasional 2025, sementara Wabup Abdur Rohman menyambut hangat aksi kemanusiaan Komunitas Lalan Berbagi. Dua momen ini jadi bukti nyata bahwa di Muba, santri bisa […]

  • Bawaslu Sumsel Sampaikan Rekomendasi Untuk Penyelenggara Pilkada Serempak di Sumsel

    Bawaslu Sumsel Sampaikan Rekomendasi Untuk Penyelenggara Pilkada Serempak di Sumsel

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.418
    • 0Komentar

    HASIL penelitian Bawaslu Sumsel menyebutkan, rata-rata penyelenggaraan pilkada di kabupaten/kota berada dalam kategori rawan sedang dan penyelenggaraan pilkada provinsi masuk dalam kategori rawan tinggi. Hal itu disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel saat meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 7 Kabupaten se Sumsel. Oleh karena itu dibutuhkan pencegahan pelanggaran dan pengawasan penyelenggaraan […]

  • Update Covid-19, Hari Ini Tidak Ada Penambahan Kasus di Sumsel

    Update Covid-19, Hari Ini Tidak Ada Penambahan Kasus di Sumsel

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    KABAR baik kembali disampaikan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Sumatera Selatan. Dimana berdasarkan update  saat Pemprov Sumsel menggelar video conference dengan awak media, Senin (6/4) sore, tercatat tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 baru di Sumsel. “Pada hari ini tidak ada warga sumsel yang terkena covid19 atau dapat disebut kasus covid 19 pada […]

expand_less
WordPress Archive Let’s Play | Hockey School & Winter Sports WordPress Theme Let’s Review WordPress Plugin With Affiliate Options Lettuce | Organic Food & Eco Online Store Products WordPress Theme LEVELUP – Responsive Creative Multipurpose WordPress Theme Leven - Best CV Resume WordPress Theme Leverage – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Levita – Photography WordPress Theme Levre — Beauty Cosmetics Shop WordPress Lexal – Personal / Portfolio / Resume WordPress Theme Lezar Beauty Salon & Spa Elementor Template Kit