Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Beasiswa dari Yordania, Jalan Ninja Baru Mahasiswa Indonesia Tembus Padang Pasir Ilmu

Beasiswa dari Yordania, Jalan Ninja Baru Mahasiswa Indonesia Tembus Padang Pasir Ilmu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 568
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA memang kaya, kaya budaya, kaya bahasa, dan kaya anak muda yang cita-citanya besar tapi dompetnya pas-pasan.

Untungnya, kali ini datang kabar cerah dari arah Yordania, bukan cuma matahari yang bersinar di sana, tapi juga peluang beasiswa dan pelatihan untuk anak bangsa yang haus ilmu.

Ya, itulah impian besar yang bisa jadi kenyataan setelah Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, berjabat tangan penuh semangat dengan Duta Besar Kerajaan Yordania, Sudqi Atallah Abdel Qader Al Omoush.

Mereka bukan sedang jual beli kurma, kawan, tapi membahas hal mulia pendidikan, beasiswa, dan kursus singkat lintas negara.

Kalau dulu kita tahunya belajar di luar negeri itu cuma ke London, Tokyo, atau kota-kota yang sering jadi background drama Korea, sekarang Yordania muncul sebagai pilihan.

Bukan sembarang pilihan, karena negara ini menawarkan perlakuan setara bagi mahasiswa lokal maupun internasional. Tidak ada sistem kasta ala sinetron, semua disambut bak saudara jauh yang datang bawa rendang.

“Tidak ada perbedaan fasilitas antara mahasiswa Yordania dan mahasiswa asing,” kata Pak Dubes.

Coba kalau diwarnai musik, pasti pas banget sama nada-nada ala sinetron religi “duuuuh, adem bener ni negara!”

Menag Umar tak cuma melirik soal beasiswa, ia juga mengusulkan peluang magang dan kursus singkat bagi mahasiswa, guru, dan imam.

Bayangkan Pak Guru dari Sragen ikut short course di Yordania tentang budaya Arab. Pulang-pulang bukan cuma bisa salam pakai bahasa Arab, tapi juga bisa bikin teh ala Badui dan ngomong, “Bapak kini lebih terbuka dalam toleransi antar umat, dan sedikit jago nari dabke”

Pendidikan memang bukan soal ijazah doang, kata Ki Hadjar Dewantara, “Pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak”.

Artinya, bukan cuma soal hafalan dan ulangan harian, tapi bagaimana anak-anak tumbuh jadi manusia utuh, ngerti arah kiblat dan juga arah masa depan, atau kalau kita kutip Ban Ki-moon, mantan Sekjen PBB yang juga anak desa

“Education promotes equality and lifts people out of poverty. It teaches children how to become good citizens.”

Singkatnya sekolah bisa bikin anak sopan, pinter, dan gak asal nyelonong di zebra cross.

Beasiswa itu bukan cuma sekadar biaya gratisan. Ia adalah bentuk kepercayaan. Bahwa si penerima beasiswa dianggap punya potensi besar, cukup besar untuk diinvestasikan negara lain.

Buat kamu yang masih mikir, “Ah, aku kan bukan anak orang kaya, mana mungkin kuliah di luar negeri?”
Dengar baik-baik ya, beasiswa itu tidak melihat saldo ATM-mu, tapi potensi dan semangatmu.

Bahkan sebagian program mengutamakan anak daerah, anak pesantren, anak muda yang sudah terbiasa melawan keterbatasan dengan semangat belajar yang membara macam kompor gas.

Seperti kata Najwa Shihab “Sekolah adalah tempat menempa semangat, bukan tempat menaklukkan nilai-nilai ujian”

Kadang kita terlalu terpaku pada gelar dan durasi. Padahal short course atau kursus singkat itu seperti mie instan isi dua bumbu: cepat, padat, dan menggugah selera intelektual. Kursus bahasa, budaya, atau keagamaan bisa jadi jembatan besar menuju pemahaman lintas bangsa.

Misalnya ada seorang imam muda dari Jambi, ikut kursus pemahaman lintas mazhab di Yordania. Pulang-pulang ia bukan cuma paham fiqih lintas madzhab, tapi juga bisa menjelaskan perbedaan dengan damai, tanpa emosi kayak netizen Twitter.

Kerja sama Yordania- Indonesia ini bukan cuma hubungan diplomatik biasa. Ini adalah undangan terbuka untuk anak-anak muda Indonesia agar berani bermimpi besar dan menjemput ilmu ke mana pun. Tak peduli jalanan berpasir atau berliku, selama ada tekad, ilmu bisa kita bawa pulang dan jadi bekal pembangunan negeri.

Kata Ridwan Kamil (yang arsitek sekaligus motivator sosial media) “Jangan takut bermimpi tinggi, karena Tuhan tak pernah pelit memberi rezeki kepada yang niat belajar”.

Mulai cari tahu tentang beasiswa ke Yordania. Siapa tahu, dari desa kecilmu, kamu bisa jadi sarjana besar di tanah gurun sana. Kalau perlu, latih dulu bahasa Arabmu dari sekarang “Ana min Indonesia. Ana uhibbu ta’allum fi Yordania”. (Aku dari Indonesia. Aku ingin belajar di Yordania).

Dan kalau nanti lolos, jangan lupa kirim oleh-oleh cerita, jangan cuma magnet kulkas!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tokopedia-tiktok-shop

    Akhir Era Si Burung Hijau? Aplikasi Tokopedia Isunya Bakal Ditutup, Diganti Aplikasi Baru TikTok

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Industri teknologi Indonesia diguncang kabar mengejutkan. Aplikasi Tokopedia, yang selama lebih dari satu dekade menjadi ikon belanja online nasional, dikabarkan akan segera ditutup dan digantikan oleh aplikasi khusus e-commerce baru dari ekosistem TikTok. Langkah radikal ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi ByteDance (induk usaha TikTok) untuk memisahkan fungsi media sosial dan belanja secara total, sekaligus […]

  • Berbagi Ilmu Penanggulangan Bencana Bersama BNPB

    Berbagi Ilmu Penanggulangan Bencana Bersama BNPB

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar diskusi virtual dengan judul “Dari Sentul Kita Sharing Jilid 3”, diskusi yang digagas oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) kali ini mengangkat tema Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana. Ir. Dody Ruswandi, MSCE Plt. Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB yang menjadi salah satu pemateri menyatakan, pada saat […]

  • Pendapat Akhir Fraksi DPRD Sumsel Terhadap 7 Raperda Pemprov Sumsel

    Pendapat Akhir Fraksi DPRD Sumsel Terhadap 7 Raperda Pemprov Sumsel

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.630
    • 0Komentar

    RAPAT Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda mendengarkan Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap tujuh Raperda Provinsi Sumsel, mayoritas disetujui, namun dengan catatan- catatan. Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Giri Ramanda N Kiemas dan Kartikas Sandra Desi. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi mengatakan, pendapat […]

  • Pilkada OKI 2024 : Berkas lengkap, pasangan JADI Daftar ke KPU, Dja’far Shodiq : Alhamdulillah

    Pilkada OKI 2024 : Berkas lengkap, pasangan JADI Daftar ke KPU, Dja’far Shodiq : Alhamdulillah

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Usai menerima pendaftaran dari pasangan HM. Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri (JADI), Ketua KPU Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) didampingi para komisioner menyatakan bahwa berkas persyaratan yang diajukan oleh pasangan tersebut telah lengkap. “Tadi kita sudah menerima pendaftaran dari pasangan Dja’far Shodiq-Abdiyanto Fikri atau JADI, yang akan maju di Pilkada 2024. Dan terkait berkas yang […]

  • Pintu Tak Pernah Sepi, Warga Silih Berganti ke Rumah Wawako

    Pintu Tak Pernah Sepi, Warga Silih Berganti ke Rumah Wawako

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BUKAN soal ramai atau tidak, yang terasa justru alirannya orang datang, pergi, lalu datang lagi, seolah tak ada jeda. Di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, akhir pekan lalu rumah dinas Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, berubah jadi tempat singgah yang hidup, bukan juga karena dekorasi atau seremoni, tapi karena orang-orang yang terus berdatangan […]

  • Muba Pamer Konsep Sport Tourism di Bali, Alasannya ?

    Muba Pamer Konsep Sport Tourism di Bali, Alasannya ?

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.949
    • 0Komentar

    “Konsep seperti ini selain menyisir tempat wisata alam yang berpotensi, juga dapat lebih memajukan olahraga dan meningkatkan potensi olahragawan yang tidak hanya di level Kabupaten Muba tapi di tingkat nasional hingga internasional,”

expand_less
WordPress Archive Let’s Play | Hockey School & Winter Sports WordPress Theme Let’s Review WordPress Plugin With Affiliate Options Lettuce | Organic Food & Eco Online Store Products WordPress Theme LEVELUP – Responsive Creative Multipurpose WordPress Theme Leven - Best CV Resume WordPress Theme Leverage – Creative Agency & Portfolio WordPress Theme Levita – Photography WordPress Theme Levre — Beauty Cosmetics Shop WordPress Lexal – Personal / Portfolio / Resume WordPress Theme Lezar Beauty Salon & Spa Elementor Template Kit