Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Pendapat Akhir Fraksi DPRD Sumsel Terhadap 7 Raperda Pemprov Sumsel

Pendapat Akhir Fraksi DPRD Sumsel Terhadap 7 Raperda Pemprov Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
  • visibility 3.626
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAPAT Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda mendengarkan Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap tujuh Raperda Provinsi Sumsel, mayoritas disetujui, namun dengan catatan- catatan.

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Giri Ramanda N Kiemas dan Kartikas Sandra Desi.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Kartika Sandra Desi mengatakan, pendapat akhir fraksi ini merupakan rangkaian yang harus dilalui untuk menyelesaikan Raperda.

 

“Hari ini kepada fraksi-fraksi DPRD diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat akhirnya,” ujarnya, Senin [16/3/2020].

Adapun dari penyampaian pendapat akhir itu diketahui sejumlah fraksi menyatakan memahami dan menyetujui tujuh Raperda usulan Pemprov Sumsel tersebut.

Seperti dikatakan Juru Bicara Fraksi Golkar H Thamrin. Dikatakannya khusus untuk mitigasi kebakaran hutan dan lahan upaya pencegahan dinilai sangat penting dikarenakan dampak Karhutla yang sangat luas. Salah satu upaya yang akan dilakukan Pemprov adalah dengan sosialisasi agar tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran.

Fraksi Partai Golkar dikatakannya berpendapat hendaknya upaya ini disertai dengan pemberian  solusi berupa tekonolgi peralatan usaha pertanian dan perkebunan sehingga masyarakat dapat melakukan usaha pertanian dan perkebunan tanpa membakar lahan. Upaya tersebut tentu dapat dilakukan dengan melibatkan stakeholder instansi terkait serta sektor pertanian dan perkebunan.

Sementara itu menanggapi jawaban atas pandangan umum fraksi -fraksi bahwa Pemrov Sumsel akan mengembangkan energi alternatif seperti panas bumi biofuel dan energi alternatif lainnya. Salah satu langkah konkrit yang akan dilakukan yaitu mengggunakan energi listrik tenaga surya di beberapa tempat di Gedung Lingkunagn Pemprov Sumsel.

“Tentunya ini gagasan yang baik dan harus terus  dikembangkan di semua gedung Pemprov sumsel. Bahkan melibatkan pihak swasta agar sedikit demi sedikit penggunaan energi beralih padaenergi fosil terbarukan. Dan ini juga sebagai upaya memnimimlisir kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu mengenai Raperda tentang perubahan susunan perangkat daerah khususnya Kesbangpol Fraksi Golkar kata Thamrin sangat mendukung agar Kesbangpol sebagai badan semakin kuat.

Begitupun soal Raperda retribusi jasa umum dan jasa usaha diharapkan pihaknya dalam pelaksanaan nanti harus benar-benar dilaksanakan pengawasan Pemprov Sumsel agar tidak terjadi kebocoran dan dapat berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

“Dari ke 7 Raperda yang disampaikan pada prinsipnya Partai Golkat dapat memahami ke 7 Raperda Pemprov Sumsel tahun 2020,” tegasnya.

Senada dijelaskan Juru Bicara Fraksi Partai PDI Perjuangan Tina Melinda. Menurutnya terkait laporan hasil Pansus Raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana fraksi kami sepakat dengan keinginan dan pendapat pansus yang membahas hal tersebut akan tetapi fraksi kami mengharapkan juga agar proses sebwkum terjadinya bencana menjadi hal y harus diperhatikan dengan baik mengingat. Anggaran program yang disusun tentunya telah dipertimbangkan dengan baik  dari awal pembahasan

Kemudian terkait hasil laporan Pansus Raperda pengelolana hutan produksi dan hutan lindung di provinsi Sumsel fraksi PDI Perjuangan menambahkan catatan agar kiranya agar data peta kawasan hutan konservasi yang dimiliki pihak eksekutif dapat menjadi satu bahan acuan untuk mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang nantinya kedapatan melakukan ataupun terjadi kebakaran lahan dapat diambil satu tindakan hukum yang tegas.

Selanjutnya dari Fraksi Partai Demokrat, Lia Anggraini menjelaskan bahwa saat ini teknologi masnusia masih belum bisa memprediksi bencana alam dengan tepat dan akurat 100 persen. Karena itu manusia harus selalu bersiap-siap menanggulangi bencana yang akan datang.

Caranya dengan melakukan mitigasi melihat kondisi alam sekitar dn memperkuat segala fondasi sesuai UU bahwa setiap daerah harus siap dalam penanggulangan bencana sebelum dan sesudah bencana

“Karena itu Fraksi Demokrat ada beberapa saran di antaranya pemetaan wilayah rawan bencana yang diiringi dengan mitigasi dan kita juga harus meneliti, mengantisipasi dan inventarisasi lokasi atau daerah. Bangunan rawan bencana serta didukung sarana dan prasarana. Dengan melakukan hal tersebut kita lebih siap melakukan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Sementara Fraksi PKB yang disampaikan Hj Nilawati mengatakan, pihaknya berpendapat agar Raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana segera diagendakan menjadi Perda.

Hal ini mengingat bencana alam dan sejenisnya merupakan hal yang bersifat dinamis dan provinsi Sumsel juga rawan bencana seperti longsor, banjir, kebakaran dan lainnya.Oleh karena itu diperlukan penanganan yang baik dan cepat mulai pencegahan hingga merenovasi setelah bencana. [***]

ADV

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Benar, Foto Kemacetan di Sawah Ini Diambil saat Mudik Lebaran, Ini Yang Sebenarnya

    Tidak Benar, Foto Kemacetan di Sawah Ini Diambil saat Mudik Lebaran, Ini Yang Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 673
    • 0Komentar

      BEREDAR foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan kemacetan di sebuah jalan yang berada di tengah persawahan. Dalam foto tersebut, terlihat puluhan mobil yang terjebak di pertigaan jalan tanah yang sempit di tengah persawahan tersebut. Foto itu diklaim menunjukkan suasana mudik lebaran pada 2021. Dilansir dari Cekfakta Tempo, klaim bahwa foto kemacetan di sebuah […]

  • Penembakan Festival Lembah Baliem, Kementerian Pariwisata Buka Suara soal Keamanan Wamena

    Penembakan Festival Lembah Baliem, Kementerian Pariwisata Buka Suara soal Keamanan Wamena

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penembakan Festival Lembah Baliem melukai dua warga sipil membuat aspek keamanan menjadi perhatian Kementerian Pariwisata. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyampaikan kondisi di lapangan telah kondusif, sementara pengamanan diperkuat oleh personel TNI dan Polri. Kondisi tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem pada hari kedua dihentikan akibat insiden penembakan. Kementerian Pariwisata terus […]

  • Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

    Asosiasi UPPB Provinsi, Apresiasi Pemkab Muba kelola UPPB Muba menjadi besar dan aktif.

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 713
    • 0Komentar

    INOVASI hilirisasi karet di Musi Banyuasin (Muba), salah satunya untuk pembangunan jalan aspal karet dan pendirian pabrik aspal karet menjadi sorotan berbagai pihak dan diyakini menjadi jalan keluar penguatan ekonomi daerah di tengah kelesuan harga karet. Inisiasi yang dilakukan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut tidak hanya menjadi perbincangan hingga di […]

  • Pemerintah Terus Mendorong Sektor Pertanian, Papua Barat Akan Menjadi Produsen Utama Pangan

    Pemerintah Terus Mendorong Sektor Pertanian, Papua Barat Akan Menjadi Produsen Utama Pangan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mendorong seluruh wilayah di Provinsi Papua Barat menjadi produsen utama komoditas pertanian di wilayah timur Indonesia dalam beberapa waktu mendatang karena lahan pertaniannya cukup luas. Wilayah tersebut memiliki kapasitas lahan tanaman jagung yang bisa mencapai 11 ribu hektar dan 7 hektar lahan tanaman pangan dan holtikultura lainnya. “Papua Barat memiliki potensi yang besar untuk […]

  • KBRI Hanoi Pulangkan 13 ABK  Ex MV Chung Cing yang Ditahan Sejak Maret

    KBRI Hanoi Pulangkan 13 ABK  Ex MV Chung Cing yang Ditahan Sejak Maret

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    HANOI- Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Hanoi telah memfasilitasi pemulangan 13 ABK Indonesia ex MV Chung Ching yang ditahan Otoritas Vietnam sejak bulan Maret 2020. MV Chung Ching ditangkap patroli Bea Cukai Vietnam atas tuduhan melakukan perdagangan rokok illegal di perairan Vietnam. MV Chung Ching adalah kapal milik perusahaan Taiwan, terdaftar dengan bendera Palau […]

  • Ini ‘Petuah’ Alex kepada Direktur RS Boom Baru

    Ini ‘Petuah’ Alex kepada Direktur RS Boom Baru

    • calendar_month Senin, 4 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.243
    • 0Komentar

    “Kalau kita mau kita bisa, silakan bersaing rumah sakit yang lebih bagus,”

expand_less
WordPress Archive Frintem – Printing Company WordPress Theme + RTL Frizty – Pet Shop WooCommerce Theme + RTL Froday – Coupons and Deals WordPress Theme Front - Multipurpose Business WordPress Theme Frontend Publishing Pro FrontFour – Creative Photography Template Kit Frontline – Attorney & Lawyer WordPress Theme FrontOne – Creative Photography Template Kit FrontSix – Creative Photography Template Kit FrontThree – Creative Studio Template Kit