Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Beasiswa Hafizpreneur Muba, Hafiz Siap Jadi Wirausaha

Beasiswa Hafizpreneur Muba, Hafiz Siap Jadi Wirausaha

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 1.186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Musi Banyuasin (Muba), jalan menuju sukses kadang selebar jalan kampung, tapi lubangnya bisa bikin motor oleng. Nah, Pemkab Muba sadar bahwa menambal jalan fisik saja tidak cukup, harus menambal jalan ekonomi anak muda juga, makanya muncul program Beasiswa Hafizpreneur baru saja mengirim 10 hafiz muda ke Universitas Tazkia Bogor.

Keren kan? bukan cuma hafal Qur’an, mereka juga dibekali jiwa wirausaha, jadi kalau nanti ada yang jualan gorengan, jangan heran kalau sambil hafalan Qur’an, dia bisa bikin laporan keuangan dan strategi pemasaran.

Biasanya orang pikir hafiz Qur’an itu hanya cocok jadi imam atau guru ngaji, salah besar! Muba paham, dunia sekarang butuh SDM yang punya iman, ilmu, dan keberanian bikin usaha, oleh karena itu, lahirlah istilah Hafizpreneur-hafiz sekaligus entrepreneur.

Kalau kata pepatah lama, “tak kenal maka tak sayang”,  anak muda harus kenal dunia usaha sejak dini, dengan begitu, hafalan Qur’an tidak hanya menjadi prestasi spiritual, tapi juga modal ekonomi. Jadi, mereka bukan cuma pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja. Bayangkan nanti 10 Hafizpreneur ini buka usaha halal, warung kopi syariah, bakery Sunnah, startup edukasi Qur’an online… Muba bisa jadi mini Silicon Valley versi Islami!.

Misalnya di warung kopi pinggir jalan di Sekayu:

Pak A: “Eh, anak kau dapet beasiswa Hafizpreneur?”

Pak B: “Iya, alhamdulillah. Hafal 30 juz, tapi katanya mau jualan donat syariah.”

Pak A: “Wuih, kalau aku hafal harga cabe di pasar aja udah syukur.”

Lucu, kan? tapi ada pesan seriusnya. Anak muda Muba bisa hafal Qur’an dan paham ekonomi, jadi kalau buka usaha, InsyaAllah tidak bangkrut karena kurang manajemen, bukan karena doa kurang lancar.

Kalau dilihat dari sisi kebijakan publik, Pemkab Muba sedang main cerdas, biasanya pemerintah cuma fokus fisik jalan, gedung, pasar. Sekarang fokus ke infrastruktur manusia, kenapa penting? Karena jalan bisa rusak, gedung bisa roboh, tapi SDM unggul bisa membangun masa depan lebih awet daripada beton K-500.

Dengan menanam karakter hafiz plus jiwa entrepreneur sejak dini, Muba menyiapkan generasi mandiri dan produktif, ini juga strategi politik publik yang cerdas investasi SDM lebih murah tapi dampaknya jangka panjang. Kalau dibandingkan dengan bangun pasar yang tiap tahun harus direnovasi, investasi di manusia jelas lebih return on investment-nya tinggi.

Kalau beasiswa ini diibaratkan sebagai benih, maka anak muda ini adalah pohon yang kelak akan berbuah manis. Pepatah bilang “Berikan ilmu pada pemuda, ia akan membangun negeri. Berikan harta saja, ia bisa habis tanpa bekal.”

Hafizpreneur adalah gabungan unik, adalah ilmu, iman, kemandirian ekonomi, jadi buahnya bukan hanya sukses pribadi, tapi bisa memberi manfaat untuk masyarakat luas. Misal, mereka bisa membuka lapangan kerja, menginspirasi teman sebaya, atau jadi mentor bisnis syariah.

Kalau politik biasanya identik dengan janji kampanye, Hafizpreneur ini mirip janji yang bisa dibuktikan, bisa dibayangkan kalau tiap kampung punya satu Hafizpreneur, anak-anak muda tidak hanya sibuk main HP, tapi juga belajar hafalan Qur’an sambil praktek bisnis.

Seandainya Hafizpreneur buka toko online kurma, kalau kurma habis, mereka hafal doa untuk rejeki lancar. Kalau laporan keuangan keliru, mereka hafal strategi marketing ala Qur’an. Lucu tapi serius.

Oleh karena itu, program ini mengajarkan kita satu hal penting, pendidikan tidak hanya soal nilai di rapor, tapi juga kemandirian ekonomi dan karakter. Pepatah lama bilang “Guru terbaik adalah pengalaman, dan murid terbaik adalah yang mandiri”.

Pemkab Muba memberi contoh nyata bahwa investasi di anak muda adalah investasi jangka panjang, dengan program Hafizpreneur, mereka menyiapkan generasi emas yang hafal Qur’an, paham bisnis, dan siap menciptakan lapangan kerja.

Kalau kabupaten lain mau ikut model ini, jangan cuma bikin program standar. Jadikan Hafizpreneur sebagai simbol generasi mandiri dan berakhlak mulia, dengan begitu, masa depan bukan hanya cerah, tapi juga halal dan berkah.

Dan siapa tahu, 10 Hafizpreneur Muba ini nanti jadi bos startup syariah mendunia, sambil tetap hafal Qur’an membuktikan bahwa iman dan ekonomi bisa jalan bareng, seperti dua roda sepeda yang harus seimbang supaya tidak terjatuh.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Tahfidz Ditargetkan Tumbuh Merata di Seluruh Desa

    Rumah Tahfidz Ditargetkan Tumbuh Merata di Seluruh Desa

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Banyuasin – Diharapkan para santri yang telah diwisuda dapat menularkan ilmu yang telah mereka dapatkan selama menempuh pendidikan di Ponpes.Hal ini penting sebagai bentuk dukungan akan program kerja  Provinsi Sumsel, yakni satu desa satu rumah tahfidz dapat terealisasi sesuai harapan, sehingga akan terjadi pemerataan rumah tahfidz di seluruh desa dan kelurahan di Sumsel. Setidaknya ke depan generasi muda Sumsel […]

  • PT Emtek Beri Apresiasi ke Pemain U-16

    PT Emtek Beri Apresiasi ke Pemain U-16

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.348
    • 0Komentar

    Setelah diundang Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka dalam rangka HUT ke-77 Republik Indonesia, malam ini semua pemain U-16 diundang ke stasiun televisi Indosiar. Masih dalam rangka HUT ke-77 Republik Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) merupakan mitra PSSI dan PT LIB dalam menggelar kompetisi Liga 1 dan 2 juga mengundang pemain dan ofisial […]

  • Pentingkah Vaksin Ketiga, Ini Penjelasannya

    Pentingkah Vaksin Ketiga, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 590
    • 0Komentar

      PENULARAN COVID-19 varian Omicron di Indonesia bertambah 140. Dengan penambahan ini total kasus mencapai 1.766 per Rabu (26/01/2022). Untuk penyebaran kasus sendiri mayoritas masih berasal dari pelaku perjalanan luar negeri, kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Rabu (26/01/2022). Dari 1.766 itu, mereka yang usai melakukan perjalanan luar […]

  • Palembang Galang Dana Lampung Selatan,  Harobin : Tak Ada Kata Terlambat Bantu Korban Bencana

    Palembang Galang Dana Lampung Selatan,  Harobin : Tak Ada Kata Terlambat Bantu Korban Bencana

    • calendar_month Selasa, 15 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang  – Musibah yang terjadi beberapa waktu lalu di Lampung selatan menjadikan Pemerintah kota Palembang bersama unsur tim bantuan sosial, secara langsung menggalang donasi untuk meringankan beban saudara yang ada disana. Sekertaris Daerah Pemkot Palembang sekaligus Ketua Jeep Palembang Nian Harobin Mustofa, mengatakan semua elemen harus peduli terhadap bencana tsunami di Lampung Selatan. “Ya […]

  • Penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M sudah sampai fase akhir, Kemenag segera bersiap songsong penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M

    Penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M sudah sampai fase akhir, Kemenag segera bersiap songsong penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jeddah- Penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M sudah sampai fase akhir, yakni pemulangan jemaah haji ke Tanah Air. Kementerian Agama segera bersiap untuk menyongsong penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi sudah menetapkan kuota haji Indonesia tahun depan sebesar 221.000 jemaah. Bersamaan itu, telah diumumkan tahapan persiapan, mulai 16 September 2023. Sementara […]

  • Sita Dump Truk Sebagai Barang Bukti, Jatanras Polda Sumsel Amankan 22 Pelaku Pencurian Buah Sawit di Bayung Lencir

    Sita Dump Truk Sebagai Barang Bukti, Jatanras Polda Sumsel Amankan 22 Pelaku Pencurian Buah Sawit di Bayung Lencir

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    SUBDIT 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel ringkus 22 orang pelaku pencurian buah sawit di lahan milik PT Lonsum Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, belum lama ini. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa satu mobil dump truk, tujuh sepeda motor, dua unit angkong/sorong, satu buah keranjang timbangan, dan enam buah jorok, satu perangkat […]

expand_less
WordPress Archive Social Wall Addon for UserPro Social Warfare – Pro SocialChef – Social Recipe WordPress Theme Socialsider – Universal Social Sidebar SocialV 5.0 – Social Network & Community Admin Template (Vue 3, React JS, HTML, Bootstrap 5) SocialV – Social Network and Community BuddyPress Theme Socialy Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socialzy – Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socience Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socify – Marketplace & Community WordPress Theme