Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » “Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

“Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 1.128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICIK Mona itu kalau masak, bukan sekadar urusan isi perut, beliau selalu bilang, “Dapur itu panggung sandiwara, bumbunya pemain utama, dan panci adalah penonton setia”, jadi, kalau beliau bikin sayur asem Jawa, bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cerita. Kadang yang bikin kenyang bukan cuma kuahnya, tapi gelak tawa dan petuahnya.

Suatu siang, saat matahari terik kayak lampu sorot hajatan, Bicik Mona masuk dapur. Beliau ngelirik jagung manis yang ditaruh di meja, terus nyeletuk “Hidup itu kayak jagung, manis kalau dipetik di saat yang tepat. Kalau kelamaan, keras kayak hati mantanmu”

Semua yang dengar ketawa, tapi dalam hati mikir, “Iya juga, ya.” Nah, kali ini kita ikutin gaya beliau bikin sayur asem Jawa. Resep klasik yang kalau masuk mulut bisa bikin kening adem, lidah girang, dan perut manggut-manggut.

Bahan-Bahan Segar Ala Bicik Mona

Katanya Bicik Mona, bahan sayur asem itu ibarat teman arisan. Harus lengkap biar rame, jangan ada yang absen.

  • Jagung manis – 1 buah, dipotong jadi beberapa bagian, kayak hidup, harus dipotong biar bisa dibagi sama orang lain.

  • Labu siam – 1 buah, dipotong dadu, jangan kayak labu, luar mulus dalam hampa.

  • Kacang panjang – segenggam, dipotong 5 cm, pepatah Jawa bilang panjang umur itu bonus, tapi panjang sabar itu wajib.

  • Melinjo – secukupnya, walau pahit, justru di situ letak pelajaran “Manis itu biasa, pahit itu guru kehidupan”

  • Daun melinjo – segenggam, buat penyeimbang.

  • Asem Jawa – 1 kepal kecil, dilarutkan dalam air hangat.

  • Gula merah dan garam – secukupnya, kayak pasangan hidup: jangan kebanyakan biar nggak eneg.


Bumbu Halusnya

Nah, bumbu ini kayak grup lawak, masing-masing punya peran.

  • Bawang merah – 6 siung.

  • Bawang putih – 3 siung.

  • Cabe merah – 3 buah, biar ada pedes-pedesnya.

  • Kemiri – 2 butir, biar gurih kayak cerita orang kampung.

  • Terasi bakar – secuil aja, cukup buat bikin tetangga nyari sumber bau.


Cara Memasak

  1. Tumis Bumbu Halus
    Kata Bicik Mona, menumis itu kayak ngegodain gebetan. Api jangan terlalu besar, nanti gosong. Cukup sedang aja, biar bumbu harum dan nggak kabur dari kuali.

  2. Masukkan Air dan Asem Jawa
    Setelah bumbu harum, tuang air plus larutan asem Jawa. Bicik Mona nyeletuk “Air asem itu kayak hidup. Kalau terlalu asam, kasih gula. Kalau terlalu manis, tambahin asem. Intinya seimbang”

  3. Masukkan Sayuran
    Urutannya katanya nggak boleh ngawur. Jagung dulu, karena dia keras kepala kayak bapak-bapak nonton bola. Baru labu siam, kacang panjang, melinjo, terakhir daun melinjo.

  4. Beri Gula dan Garam
    Ini tahap paling sakral. Bicik Mona suka bilang “Hidup itu jangan hambar. Tapi jangan juga terlalu asin, nanti orang pada kabur.”

  5. Cicipi dan Sajikan
    Setelah mendidih dan sayuran matang, angkat. Sajikan panas-panas, ditemani sambel terasi dan tempe goreng. Rasanya? Bikin lidah bilang “alhamdulillah” tanpa disuruh.

Setiap masakan ada hikmahnya, Bicik Mona selalu sisipkan petuah sambil ngaduk kuah.

  • Jagung manis ngajarin kita kalau kebahagiaan itu sederhana.

  • Kacang panjang ngajarin kalau hidup harus punya visi jauh ke depan.

  • Melinjo yang pahit ngajarin kalau masalah itu bikin kita kuat.

  • Asem Jawa ngajarin kalau sesekali asam itu wajar, asal jangan kebanyakan.

Beliau suka bilang “Masak itu bukan cuma soal kenyang, tapi soal kebersamaan. Kalau masakanmu kurang bumbu, kasih senyum. Kalau kurang enak, kasih doa. InsyaAllah beres”.

Sayur asem Jawa ala Bicik Mona bukan sekadar resep. Ini kombinasi segar antara rasa, canda, dan nasihat. Dari dapur sederhana, beliau ngajarin bahwa hidup itu kayak kuah asem harus seimbang antara asam, manis, pahit, dan gurih. Kalau salah satunya hilang, rasanya jadi hambar.

Jadi, lain kali kalau kamu masak sayur asem, jangan cuma mikirin perut. Ingat juga pesan moralnya, jangan keras kepala kayak jagung, jangan hambar kayak air putih tanpa garam, dan jangan kebanyakan drama kayak cabe merah yang kepedesan.

Akhirnya, Bicik Mona nutup ceritanya sambil senyum “Hidup itu kayak sayur asem, Nak. Kalau kamu bisa nikmati pahit, asam, manis, dan asin sekaligus, berarti kamu sudah matang”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKK 17 Kabupaten/kota Dilatih Kembangkan Kearifan Lokal

    PKK 17 Kabupaten/kota Dilatih Kembangkan Kearifan Lokal

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    Harus menggali potensi daerah dan tidak berbenturan dengan budaya mereka

  • Resmi Hari  Ini, UNESCO MAB-ICC Digelar di Palembang

    Resmi Hari Ini, UNESCO MAB-ICC Digelar di Palembang

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Palembang–Provinsi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah sidang ke-30 dari “The Man and Biosphere International Co-ordinating Council (MAB-ICC) UNESCO” berlangsung di Hotel Novotel Palembang 23-28 Juli 2018. Sidang MAB-ICC ini merupakan pertemuan tahunan dari negara-negara anggota UNESCO yang tergabung dalam program MAB, berkat kerjasama Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), […]

  • Dari Ferrari Langka hingga Bugatti Legendaris, 1000 Miglia 2025 Siap Jadi Sorotan Dunia

    Dari Ferrari Langka hingga Bugatti Legendaris, 1000 Miglia 2025 Siap Jadi Sorotan Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.676
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – BRESCIA, Italia – 4 April 2025 (GLOBE NEWSWIRE) — Penantian panjang akhirnya berakhir, Komite Seleksi resmi merilis daftar mobil yang akan ambil bagian dalam 1000 Miglia 2025, ajang legendaris yang dijuluki Enzo Ferrari sebagai “museum berjalan paling unik di dunia”. Sebanyak lebih dari 400 kru dari 29 negara akan meramaikan edisi ke-43 dari […]

  • Bupati OKU Kuryana Meninggal Karena Covid-19, Gubernur Sumsel Tunggu Post Mortem

    Bupati OKU Kuryana Meninggal Karena Covid-19, Gubernur Sumsel Tunggu Post Mortem

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    PAGI tadi masyarakat Sumsel dikejutkan dengan kabar duka yang didapat dari pesan berantai di grup whatsapp atas berpulangnya Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz. Baru 11 hari dilantik Kuryana menghebuskan nafas terakhir di Rumah Sakit RK Charitas sekitar pukuk 08. 00 WIB. Meninggalnya Bupati OKU yang baru saja terpilih ini mengejutkan banyak pihak lantaran […]

  • Tinjau Lampu Jalan

    Tinjau Lampu Jalan

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.585
    • 0Komentar

    Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda setelah berbuka puasa intens melakukan peninjauan lampu jalan di Kota Palembang. Wawako melakukan peninjauan dari pukul 20.30 sampai pukul 21.30 hal itu dilakukannya semalam. Dia melakukan peninjauan di tiga tempat. Yakni, lampu jalan di kawasan Al Falah belakang TVRI, di jalan Bening Sari depan SMP 9 dan terakhir […]

  • Ini Harapan dari Gelaran Kegiatan Pelatihan Penulisan Skenario “SCENE 2021”

    Ini Harapan dari Gelaran Kegiatan Pelatihan Penulisan Skenario “SCENE 2021”

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.766
    • 0Komentar

    DIREKTUR Industri Kreatif Film, Televisi dan Animasi, Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah, menjelaskan, kegiatan ini memasuki tahun kedua penyelenggaraan dimana pada tahun 2020 digelar di beberapa kota, yakni Kota Denpasar, Jogja dan Medan dengan menghasilkan 57 cerita pilihan. “Dari beberapa cerita pilihan tersebut di antaranya telah dipinang oleh berbagai production house dan akan diproduksi pada tahun 2021. Seperti “Mauli […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop SteadyIncome WordPress Theme MyThemeShop Style WordPress Theme MyThemeShop Textured WordPress Theme MyThemeShop Thunderstruck WordPress Theme MyThemeShop Top WordPress Theme MyThemeShop Urban WordPress Theme MyThemeShop Video WordPress Theme MyThemeShop Viral WordPress Theme MyThemeShop Vogue WordPress Theme MyThemeShop Wildfire WordPress Theme