Pendidikan

Alhamdulillah, UKM di Pagar Alam Peroleh Bantuan dari AMIK Lembah Dempo

Foto : istimewa

USAHA kecil menengah (UKM) di Kota Pagar Alam memperoleh bantuan dari AMIK Lembah Dempo berupa Teknologi Tepat Guna.

Penyerahan dilakukan secara langsung Direktur AMIK Lembah Dempo, Lendy Rahmadi, M.Kom.

Mitra program PPTTG yang memperoleh bantuan itu, yaitu UKM Depati Kopi dan UKM Kawah Dempo, UKM Depati Kopi dan UKM Kawah Dempo, merupakan UKM pengolahan kopi di Pagar Alam yang dipilih menjadi mitra PPTTG 2019.

“Penyerahan dilakukan pada, Senin (18 /11/2019) lalu. dilokasi mitra PPTTG, yaitu Rumah Kopi Depati Kopi, Terminal Nendagung dan Rumah Produksi Kopi Kawah Dempo di Perumnas Nendagung,” kata Lendy, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, bantuan itu sebagai salah satu Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat AMIK Lembah Dempo.

AMIK Lembah Dempo ungkapnya, melalui tim yang diketuai Dr. Nisma Aprini, S.P., M.Si dengan anggota Heriansyah, M.Kom dan Putri Maharani, M.Kom. satu satunya perguruan tinggi di lingkungan swasta di Sumsel yang mendapatkan hibah PPTTG,  merupakan output dari program penerapan teknologi tepat guna (PPTG) dari Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2019.

Ia mengatakan AMIK Lembah Dempo sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Kota Pagar Alam terus berupaya berkontribusi kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung bagi Kota Pagar Alam.

Salah satunya tambah Landy melalui kegiatan pada hari ini, dimana AMIK Lembah Dempo berkontribusi dengan menyerahkan beberapa produk teknologi tepat guna bagi pelaku usaha di Kota Pagaralam.

“Harapan kami dengan produk-produk hasil ide dan pemikiran para dosen AMIK Lembah Dempo dapat membantu dan meningkatkan baik dari sisi produktifitas, efisiensi mapun peningkatan ekonomi bagi mitra kami.”tegasnya.

Hendy Romiko selaku Ketua UKM Depati Kopi menyatakan ungkapan terima kasih -nya atas usaha dan perhatian yang diberikan dari AMIK Lembah Dempo khususnya tim PPTTG kepada pelaku usaha kecil di Kota Pagar Alam.

“Kami berterima kasuh sebab telah dibantu menyelesaikan beberapa kendala yang kami hadapi dalam kegiatan usaha kami saat ini, terutama mengatasi masalah dalam hal penyortiran ukuran biji kopi sebelum diroasting.” ungkapnya.

Hendi juga berharap kedepan akan ada kolaborasi lebih lanjut antara pelaku usaha dengan dunia pendidikan khususnya Perguruan Tinggi untuk mengembangkan teknologi-teknologi bagi pelaku usaha, serta pelatihan-pelatihan kewirausahaan bagi para mahasiswa dengan menggandeng para pelaku usaha secara langsung, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi dikelas saja tetapi juga mendapatkan pengalaman dan materi yang bersifat teknis dari pelaku usaha.” imbuhnya

Miladi Susanto, Ketua UKM Kopi Kawah Dempo mengatakan hal yang sama, bantuan teknologi-teknologi untuk mengembangkan Rumah Produksi Kopi Kawah Dempo, khususnya teknologi dalam bidang IT sangat berkanfaat. “Selama ini saya ini gaptek pak, pengen sebenarnya punya website atau aplikasi untuk mengembangkan usaha ini, tapi ya, karena gaptek jadi sampai sekarang gak bisa,”paparnya.

Sementara itu Dr. Nisma Aprini, S.P., M.Si, Ketua Tim PPTTG menjelaskan program PPTTG merupakan program hibah dari Kemenristekdikti bagi dosen untuk melaksanakan pengabdian masyarakat khususnya dalam bidang penerapan teknologi tepat guna. Adapun teknologi tepat guna yang dihasilkan oleh tim PPTTG AMIK Lembah Dempo bagi UKM Pengolahan kopi di Pagar Alam adalah :
1. Teknologi Mesin Sortir Biji Kopi,
2. Aplikasi Data Logger untuk Mesin Roasting Kopi,
3. Website E-Commerce,
4. Video Promosi, dan
5. Aplikasi Penjualan (Point of Sales) bagi Kedai Kopi.” jelasnya.(**)
Penulis : Rozi
Comments

Terpopuler

To Top