Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Rakor terkait peningkatan penyerapan harga gabah tingkat petani, Pj Gub Sumsel sampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto

Rakor terkait peningkatan penyerapan harga gabah tingkat petani, Pj Gub Sumsel sampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 1.494
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Dalam rangka upaya peningkatan penyerapan harga gabah pada tingkat petani di Sumsel, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi memimpin rapat koordinasi lanjutan penyerapan dan pengendalian harga gabah di Provinsi Sumsel. Griya Agung Palembang. Selasa, (11/02/2025).

Seperti diketahui bahwa Lima provinsi dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari – Maret 2024 adalah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur,, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan, Produksi beras terus meningkat dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2024 dan selanjutnya Pada tahun 2024 surplus beras mencapai 828,03 ribu ton tertinggi sepanjang 4 tahun terakhir.

Dalam arahannya Elen Setiadi mengatakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyerap hasil gabah para petani sehingga harga dipetani dapat dikendalikan dengan baik dan tidak menimbulkan gejolak pada masyarakat.

“Kita perlu mengambil antisipasi dalam penyerapan harga gabah di tingkat petani, Pada musim panen ini target penyerapan sesuai dengan potensi produksi padi yang ada dapat semua terserap, Tujuannya ialah ingin menyerap dengan harga 6,500 serta Kita akan mendukung Buloq untuk menyerap dari potensi produksi padi yang di hasilkan”ungkapnya

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian TPH Sumsel, Dr. Ir. H.R. Bambang Pramono, M.Si menyampaikan berdasarkan survei harga gabah ditingkat petani pada bulan januari- februari 2025 di kisaran harga Rp 5.100,- – 6.500,-. Sedangkan jumlah perusahaan penggilingan padi di Sumsel sebanyak 274 penggilingan.

“Sedangkan pak Potensi produksi padi (GKG) di Sumsel di bulan februari – maret  2025 sebesar 784.206 ton atau setara dengan 450.370 ton beras lalu Target  penyerapan beras BULOG Wilayah Sumatera Selatan bulan   Januari-April 2025 adalah sebesar 161.000 ton”ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama pimpinan wilyah Perum Buloq Sumsel Babel Elis Nurhayati menyampaikan buloq melakukan pembelian dalam bentuk GKP diolah menjadi beras di SPP/mitra Maklon sesuai SPP serta mengaharapkan pada para petani untuk lebih meningkatkan kualitas hasil beras sehingga tidak ada lagi hama jerami dan kotoran.

“yang tak kala penting kami berharap Petani perlu diberi edukasi terkait hasil panen untuk produksi kualitas yang baik, karna beras yang ada masih banyak jerami, kotoran hitam sehingga menurunkan kualitas beras”ungkapnya.[***]/ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politisi Gerindra, Desmond Junaedi Mahesa

    Desmond J Mahesa Nilai Undang-Undang Kejaksaan Harus Direvisi

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menilai Undang-undang kejaksaan harus direvisi dan manusia-manusianya harus direformasi, hal itu ia kemukakan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 5 orang tersangka terkait pengamanan perkara penyimpangan dana desa yang tengah diselidiki oleh Kejari Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

  • Diduga Tergerus Arus Sungai Yang Deras, Jembatan Penghubung di 2 Desa di OKI Ini Amblas

    Diduga Tergerus Arus Sungai Yang Deras, Jembatan Penghubung di 2 Desa di OKI Ini Amblas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.533
    • 0Komentar

    Jembatan penghubung di dua desa, antara Kelurahan Sukadana dan Desa Arisan Buntal, Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) amblas.   Lalu lintas antara dua desa di Kelurahan Sukadana – Desa Arisan Buntal, Kecamatan Kayuagung. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sedikit terganggu, akibat  amblasnya jembatan.   PERISTIWA amblasnya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, […]

  • Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

    Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau industri kreatif adalah kebun sayur negara, maka film horor adalah cabai rawitnya kecil-kecil tapi pedasnya bikin merem melek. Sekali mekar, bisa bikin satu negeri keringetan bareng. Dan seperti petani yang tahu musim tanam paling subur, para sineas Indonesia paham betul  tak ada musim panen paling gurih selain libur Lebaran, di mana orang-orang […]

  • Tenggelamnya KRI Nanggala,   Menag Turut Berduka

    Tenggelamnya KRI Nanggala, Menag Turut Berduka

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

      MENTERI Agama (Menag) Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas menyatakan duka mendalam atas tenggelamnya kapal selam TNI Angkatan Laut (AL) KRI Nanggala 402. “Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sore tadi menyatakan kapal selam TNI Angkatan Laut (AL) KRI Nanggala 402 tenggelam. Ini tentu menjadi kabar duka, tidak hanya bagi keluarga awak KRI 402 dan TNI, […]

  • FGD Luas Baku Lahan Sawah Sumsel 

    FGD Luas Baku Lahan Sawah Sumsel 

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    LAHAN merupakan sumberdaya pokok dalam usaha apapun termasuk dalam bidang pertanian, Lahan baku sawah secara teknis yaitu lahan sawah exiting dinamis yang secara periodik ditanami padi atau diselingi tanaman lain. Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan salah satu daerah yang menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar di Indonesia. Dimana Pada tahun 2020 ini, Provinsi Sumsel […]

  • Upaya Atasi Perekonomian, UU HPP Bekal Pemerintah Atasi Disrupsi Akibat Covid-19

    Upaya Atasi Perekonomian, UU HPP Bekal Pemerintah Atasi Disrupsi Akibat Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) memberikan suatu bekal untuk pemerintah dalam mengatasi disrupsi atau syok yang luar biasa akibat Covid-19. “Pajak merupakan instrumen yang utama dan penting di dalam mengelola sebuah negara dan sebuah perekonomian. Oleh karena itu, sehingga pajak ini menjadi sebuah instrumen yang harus betul-betul dirancang […]

expand_less
WordPress Archive Themify Builder Content Restriction Themify Builder Countdown Themify Builder Counter Themify Builder FitText Themify Builder Image Pro Themify Builder Infinite Posts Themify Builder Mosaic Themify Builder Pointers Themify Builder Pricing Table Themify Builder Pro