Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Musik & Film » Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

Setan Indonesia Siap Keliling Dunia & Siap Bawa Cuan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 933
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau industri kreatif adalah kebun sayur negara, maka film horor adalah cabai rawitnya kecil-kecil tapi pedasnya bikin merem melek. Sekali mekar, bisa bikin satu negeri keringetan bareng. Dan seperti petani yang tahu musim tanam paling subur, para sineas Indonesia paham betul  tak ada musim panen paling gurih selain libur Lebaran, di mana orang-orang sudah kehabisan topik obrolan dengan sanak saudara dan butuh pelarian berupa tontonan yang bisa bikin jantung deg-degan tapi dompet tetap aman.

Nah, di tengah lebaran 2025 yang penuh ketupat dan sambal ati, datanglah Qodrat 2 bukan cuma sebagai film, tapi sebagai kejadian nasional. Film yang digarap Magma Entertainment dan Rapi Film ini bukan main-main. Dalam 10 hari saja, lebih dari 1,7 juta penonton menyerahkan waktu dan nyali mereka demi menyaksikan aksi Ustaz Qodrat memberantas kesurupan sambil dikejar suara angin yang entah dari sound system atau dari lubang kehidupan masa lalu.

Capaian itu tentu bukan kabar sepele. Saking hebohnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, langsung turun tangan mengapresiasi pencapaian Qodrat 2. Dalam suasana yang bisa dibilang lebih khidmat daripada buka puasa bersama, beliau hadir di Plaza Senayan XXI, Jumat (11/04/2025), untuk menyampaikan bahwa ini bukan sekadar film rame-rame, tapi sinyal positif bagi pertumbuhan industri kreatif kita.

Dan memang bukan cuma Qodrat 2 yang merajai layar perak. Libur Lebaran 2025 jadi momen istimewa bagi film-film nasional. Total penonton film Indonesia saat itu menembus angka lebih dari 5 juta. Lima juta! Itu kalau dikumpulin di satu lapangan bisa bikin konser Coldplay kalah gegap gempita. Artinya, rakyat kita ternyata tidak cuma doyan sambal goreng kentang, tapi juga lapar akan cerita lokal yang ngeri-ngeri sedap.

Sebenarnya, kesuksesan Qodrat 2 tidak datang dari ruang hampa. Ia berdiri di atas fondasi horor Nusantara yang sudah lama membuktikan diri punya massa loyal. Ingat Pengabdi Setan (2017)? Film itu sukses menanam rasa takut dalam benak penonton cukup dalam hingga mereka mulai menutup kaca kamar pakai sarung tiap malam. Lalu ada KKN di Desa Penari (2022), yang mencatatkan rekor fantastis dan membuat orang-orang berpikir ulang sebelum menerima undangan KKN ke desa terpencil.

Belum lagi Sewu Dino, yang bikin kita sadar bahwa angka 1000 ternyata terlalu sedikit untuk horor, dan Jailangkung yang berkali-kali bangkit dari kubur dalam berbagai versi. Semua film ini membuktikan bahwa Indonesia tidak kekurangan stok hantu berkualitas ekspor. Bahkan, kalau mau diseriusin, kita bisa bikin “Marvel Cinematic Universe”-nya sendiri, tapi isinya dedemit dari berbagai daerah mulai dari Wewe Gombel sampai Leak Bali.

Di tengah gempuran film asing yang kadang lebih banyak ledakannya daripada logikanya, film horor lokal tetap bertahan dengan kekuatan cerita, kearifan lokal, dan tentu saja, efek suara “kreekk” yang bikin dada sesak. Ini jadi bukti bahwa film horor bukan cuma hiburan musiman, tapi komoditas budaya yang bisa diolah, dikemas, dan dijual ke pasar global.

Menteri Riefky menyebut ini sebagai sinyal positif, dan memang betul. Industri film nasional sudah bukan bayi merah yang baru belajar jalan. Ia sedang bertumbuh, berlari, dan mulai menendang pintu ekspor. Bayangkan, kalau 1 film bisa meraup 1,7 juta penonton dalam 10 hari, bagaimana kalau dalam setahun kita punya 10 film horor berkualitas tinggi? Potensi devisa bisa meningkat, lapangan kerja terbuka, dan para kru film tidak perlu lagi ngedit pakai laptop pinjaman.

Kalau dulu kita ekspor barang tambang dan sawit, sekarang sudah waktunya ekspor hantu. Tapi jangan sembarang hantu, harus yang punya cerita, produksi niat, dan kualitas yang bisa bikin penonton luar negeri menjerit bukan cuma karena takut, tapi karena takjub.

Qodrat 2 dan kawan-kawan telah membuktikan bahwa setan-setan Indonesia, selain sukses bikin orang merem sambil nonton, ternyata juga bisa menyumbang pundi-pundi rupiah. Dan siapa tahu, di masa depan, devisa negara ikut naik gara-gara film hantu. Jadi, siap-siap ya, masa depan ekonomi kreatif kita bisa jadi dibantu oleh kuntilanak bersuara sopran dan ustaz-ustaz ruqyah yang ngalahin superhero Marvel.

Setan-setan lokal sudah saatnya naik pangkat. Tak hanya sekadar menakut-nakuti penonton lokal, mereka kini punya potensi jadi pahlawan devisa. Dengan kualitas produksi yang terus meningkat, cerita yang makin kreatif, dan dukungan pemerintah yang makin serius, film horor Indonesia bisa jadi andalan baru di kancah internasional.

Jadi mulai sekarang, kalau dengar suara ketukan di jendela malam-malam, jangan langsung takut. Siapa tahu, itu bukan hantu tapi sinyal bahwa ekonomi kreatif kita sedang mengetuk pintu masa depan. Dan kali ini, yang mengetuk bukan cuma ustaz Qodrat, tapi seluruh pasukan setan Indonesia yang siap sumbang devisa!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub  Optimis TP PKK  Sumsel  Mampu  Turunkan Angka Stunting  

    Wagub  Optimis TP PKK  Sumsel  Mampu  Turunkan Angka Stunting  

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 706
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya dan di dampingi oleh Wakil Ketua TP. PKK Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya menghadiri secara virtual Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  yang dilaksanakan di Kabupaten Subang Jawa Barat, kemaren. Sebagai salah satu Program Strategis Nasiona (PSN), […]

  • Proses Seleksi Transparan, Rekrutmen Anggota Komisioner KIP

    Proses Seleksi Transparan, Rekrutmen Anggota Komisioner KIP

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.456
    • 0Komentar

    SELURUH proses seleksi Anggota Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) dipastikan dilakukan secara terbuka agar didapat SDM yang berkualitas. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, menegaskan keterbukaan juga dilaksanakan untuk pemilihan tim seleksinya dari Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). “Tidak ada (informasi tertutup), semuanya kan prosesnya […]

  • Cegah Pandemi, Bantu Penanganan Pandemi, Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun Anggaran 2021

    Cegah Pandemi, Bantu Penanganan Pandemi, Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun Anggaran 2021

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    INDONESIA terus berjuang mengatasi pandemi Covid-19. Seluruh upaya dikerahkan, termasuk dengan merealokasi sejumlah program dan anggaran. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya telah merealokasi anggaran hingga hampir Rp2 triliun pada tahun 2021 untuk berkontribusi dalam menangani pandemi. “Pemerintah sangat serius dalam penanganan pandemi. Anggaran kementerian, termasuk di Kemenag, direalokasi untuk itu. Kita bahkan […]

  • Bea Cukai Musnakan Barang Penindakan Senilai Rp2,5 Miliar

    Bea Cukai Musnakan Barang Penindakan Senilai Rp2,5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    Pengawasan dan peredaran  barang kena cukai  (BKC) berupa hasil  tembakau serta minuman  mengandung etil alcohol (MMEA)

  • Tutup Lomba Vocal Group Lagu Daerah Tingkat (OPD) Provinsi Sumsel 

    Tutup Lomba Vocal Group Lagu Daerah Tingkat (OPD) Provinsi Sumsel 

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.981
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel menggelar lomba vocal group lagu daerah. Lomba yang melibatkan utusan OPD dilingkungan Pemprov. Sumsel ini mendapatkan apresiasi Gubernur H. Herman Deru. “Kegiatan ini  sangat positif  sebagai bentuk kecintaan kita pada daerah ini yang tersusun dalam bait-bait nada lagu,” ungkap Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun […]

  • Hari Masyarakat Adat Sedunia!

    Hari Masyarakat Adat Sedunia!

    • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    SELAIN potensi terpapar COVID-19 dengan minimnya fasilitas kesehatan di sekitar mereka, konflik agraria terus menimpa masyarakat adat. Pandemi ini seperti menambah derita masyarakat adat karena laju perampasan tanah, penggusuran, dan sejumlah aksi brutal di wilayah konflik agraria tidak serta merta berhenti. Catatan Akhir Tahun 2020 Konsorsium Pembaruan Agraria merekam telah terjadi 241 konflik agraria yang tersebar pada […]

expand_less
WordPress Archive Deasil – Travel and Tour WordPress Theme Deaxautt – Digital Marketing & Agency WordPress Theme Debaco – Kitchen appliances for WooCommerce WordPress DeBlocker – Anti AdBlock for WordPress Debutant – Elementor Landing Page WP theme Decades – App Showcase & App Store WordPress Theme Deccal – Video Blogging WordPress Theme Decibel - Professional Music WordPress Theme Decor – Furniture & Interior Design Elementor Template Kit Decorazzio - Interior Design and Furniture Store WordPress Theme