Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Pemprov Sumsel Terus Turunkan Angka Stunting, Bentuk Satgas dan Rekrut Tenaga Pendamping 

Pemprov Sumsel Terus Turunkan Angka Stunting, Bentuk Satgas dan Rekrut Tenaga Pendamping 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
  • visibility 691
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya mengaku optimis Pemprov Sumsel mampu menurunkan angka prevalensi stunting di Sumsel menjadi 14% sesuai target nasional. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Kerjasama Kemitraan dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2022, Rabu (25/5) di Hotel Beston.

Menurut Mawardi Yahya berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov Sumsel dan BKKBN Provinsi Sumsel di antaranya dengan membentuk satgas dan merekrut tenaga pendamping pendamping keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK dan kader KB.

“Tahun lalu kita berhasil turunkan angka stunting menjadi 24,8%. Dengan adanya satgas dan tim percepatan penurunan kita optimis bisa mencapai target penurunan yang ditetapkan secara nasional pada tahun 2024,” jelasnya.

Dijelaskan Mawardi sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting serta 42 indikator dalam kegiatan prioritas dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI) ada yang harus dilaksanakan oleh berbagai pihak di seluruh tingkatan daerah untuk mencapai target yang sudah ditetapkan.

Oleh sebab itu diperlukan koordinasi di semua K/L terkait, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa/kelurahan untuk dapat melakukan pemaduan, sinkronisasi, dan sinergitas program dan kegiatan dalam upaya percepatan penurunan stunting secara utuh, menyeluruh dan terpadu.

Lebih jauh dikatakannya, bahwa target dan sasaran percepatan penurunan stunting dicapai melalui pelaksanaan 5 (lima) pilar dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting sebagaimana tercantum dalam lampiran b Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting :Pertama yakni peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintahan desa. Kedua peningkatan komunikasiperubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat. Ketiga peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah desa. Keempat peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat. Kelima yakni penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

“Intinya koordinasi. Karena untuk mewujudkan ini kita semua harus bersinergi. Kita optimis bisa menurunkan angka Prevalansi sesuai target nasional. Apalagi kita juga sudah membentuk Satgas dan tenaga pendamping,” jelas Mawardi.

Dalam sambutannya itu Mawardi juga mengungkapkan semua menjadi sangat penting untuk dapat menurunkan prevalensi stunting menjadi sebesar 14% (empat belas persen) pada tahun 2024. Apabila seluruh rangkaian kegiatan percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara holistik, integratif, tematik dan spasial, serta mengedepankan kualitas pelaksanaan melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah desa, dan seluruh mitra kerja dan pemangku kepentingan, maka secara optimis dapat dipastikan target yang ditetapkan akan dapat dicapai.

Diapun berharap semoga tim percepatan penurunan stunting yang telah terbentuk baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Sumatera Selatan khususnya.

Melalui rakornis ini Wagub Mawardi juga berharap akan dapat menghasilkan berbagai kesepakatan yang dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Sumatera Selatan khususnya.
Sementara itu Kepala BKKBN Sumsel Mediheryanto mengatakan untuk mensinergikan percepatan stunting itu saat ini pihaknya sudah membentuk tim stunting berjenjang dr Provinsi Sumsel dengan SK Gubernur, kemuskan di masing-masing Kab/Kota dengan SK Bupati/walikota serta kecamatan, desa dan kelurahan.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kenapa Hanya 10% Wanita Ikut Skrining Kanker?”

    “Kenapa Hanya 10% Wanita Ikut Skrining Kanker?”

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    HANYA sekitar 4 juta wanita dari target 40 juta mengikuti program skrining kanker di Indonesia, menimbulkan kekhawatiran terkait tingginya angka kematian akibat keterlambatan diagnosis. Data ini diungkapkan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin saat membuka puncak peringatan Hari Kanker Sedunia di SQuare One Function Cilandak, Jakarta Selatan. Menurut Menkes, ketakutan untuk memeriksakan diri justru menjadi […]

  • Hadiri Entrepreneurship Day, Ini Harapan HD kepada Al Furqon

    Hadiri Entrepreneurship Day, Ini Harapan HD kepada Al Furqon

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sebelum membuka Entrepreneurship Day di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon secara resmi HD dalam sambutannya mengatakan sangat takjub dengan perkembangan SDIT Al Furqon. Menurutnya sekolah ini semakin maju dan membanggakan. HD pun berharap Al Furqon dapat memberikan sumbangsih lebih besar lagi bagi dunia pendidikan di Sumsel. “Saya tahu betul perkembangan […]

  • Bangun Integritas Sejak Dini dengan Upaya Kuatkan Budaya Anti Korupsi,Inspektur Kabupaten OKI : Ingat ! Ini Fokus Kita

    Bangun Integritas Sejak Dini dengan Upaya Kuatkan Budaya Anti Korupsi,Inspektur Kabupaten OKI : Ingat ! Ini Fokus Kita

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir terus berupaya menguatkan budaya anti korupsi dilingkungan pemerintah daerah dan sekolah di Bumi Bende Seguguk. Upaya tersebut salah satunya dengan mensosialisasikan peningkatan pengendalian gratifikasi dan peningkatan kepatuhan terhadap pelaporan gratifikasi di Lingkungan Pemkab OKI . “Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari perhatian dan fokus kita terhadap yang namanya gratifikasi di […]

  • Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    Cegah Karhutla, Polda Sumsel Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    UNTUK mencegah Karhutla, Polda Sumsel menurunkan ratusan personel Brimob di sejumlah kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel Brimob tersebut membantu pencegahan dan penanganan kebakaran di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S mengatakan, pada setiap musim kemarau, berdasarkan pengalaman dalam penanganan karhutla beberapa tahun terakhir, […]

  • Permudah Masyarakat Bayar Pajak, Korlantas Polri Luncurkan Aplikasi SIGNAL

    Permudah Masyarakat Bayar Pajak, Korlantas Polri Luncurkan Aplikasi SIGNAL

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang merupakan aplikasi membayar pajak kendaraan secara online. Aplikasi yang kembali diluncurkan oleh Korlantas Polri ini berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus bayar pajak kendaraan. Tidak hanya itu dengan aplikasi tersebut memudahkan masyarakat dapat melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran pajak kendaraan bermotor dan Sumbangan […]

  • 1 Pelaku Begal Diringkus, 1 -nya Masih Kabur

    1 Pelaku Begal Diringkus, 1 -nya Masih Kabur

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.458
    • 0Komentar

    PERITIWA pembegalan yang disertai pembunuhan cukup menggemparkan masyarakat di Kecamatan Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir. Bagaimana tidak, dalam kejadian tersebut menyebabkan seorang korbannya bernama Arif meninggal dunia saat mengejar pelaku. Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Muara Burnai 2 (R3), Epriyadi membenarkan jika salah satu warga nya menjadi korban jiwa atas kejadian pembegalan yang terjadi tadi malam […]

expand_less
WordPress Archive Dexfolio – Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Dexico – Apartment Rent Elementor Template Kit Dexnie – Personal Portfolio Elementor Template Kit Deyliv – Food Delivery App Elementor Template Kit Dezert EasyCart & WooCommerce Shopping Theme Dezily – Cardiology Medical WordPress Theme Dezuvo – NFT Portfolio Elementor Template Kit DezVu – Creative Agency Elementor Template Kit dFlip PDF FlipBook WordPress Plugin DGWork – Business Theme For Easy Digital Downloads