Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » “Kenapa Hanya 10% Wanita Ikut Skrining Kanker?”

“Kenapa Hanya 10% Wanita Ikut Skrining Kanker?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HANYA sekitar 4 juta wanita dari target 40 juta mengikuti program skrining kanker di Indonesia, menimbulkan kekhawatiran terkait tingginya angka kematian akibat keterlambatan diagnosis. Data ini diungkapkan Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin saat membuka puncak peringatan Hari Kanker Sedunia di SQuare One Function Cilandak, Jakarta Selatan. Menurut Menkes, ketakutan untuk memeriksakan diri justru menjadi penghalang utama dalam penanganan kanker yang efektif.

“Kanker bisa disembuhkan, sama seperti penyakit lainnya. Jika ditemukan di stadium awal, peluang kesembuhan sangat tinggi. Jangan takut memeriksakan diri,” ujar Menkes.

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Murti Utami menambahkan bahwa keterlambatan diagnosis menyebabkan sekitar 70 persen kematian akibat kanker di Indonesia. Setiap tahun tercatat 400 ribu kasus baru, dengan kanker payudara dan serviks menjadi yang paling tinggi.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi masa depan keluarga yang terdampak,” kata Ami, sapaan akrab Murti Utami.

Program Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara menargetkan skrining terhadap 40 juta perempuan berusia di atas 30 tahun melalui program Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Alat skrining tersedia hingga ke pelosok, namun partisipasi masih rendah karena rasa takut dan penyangkalan di masyarakat. Dari 4 juta wanita yang telah skrining, ditemukan sekitar 1.700 kasus kanker yang masih berpotensi disembuhkan jika segera ditangani.

Menkes menekankan langkah sederhana dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Perempuan dianjurkan rutin memeriksa diri sendiri di rumah, segera datang ke puskesmas jika ada gejala mencurigakan, dan mengikuti program skrining gratis yang tersedia di wilayah masing-masing.

Selain itu, gaya hidup sehat juga berperan penting, termasuk menjaga pola makan bergizi, rutin berolahraga, mengurangi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok. “Mayoritas kasus yang ditemukan berpotensi selamat jika mendapat penanganan cepat. Mari dorong seluruh sasaran untuk datang ke puskesmas, jangan menunggu sakit,” tegas Menkes.

Linda Agum Gumelar, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan penyintas kanker, menjadi bukti hidup pentingnya deteksi dini.

“Saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk datang ke puskesmas. Jika kanker ditemukan pada tahap awal dan diobati secara medis, Anda pasti bisa sembuh. Saya adalah buktinya,” ujar Linda.

Kanker termasuk penyakit katastropik dengan biaya tinggi. Setiap tahun, negara mengeluarkan Rp5,9 triliun untuk perawatan kanker, yang berdampak pada ekonomi masyarakat dan produktivitas keluarga.

Kesenjangan antara target skrining dan partisipasi nyata menjadi peringatan bagi semua pihak: kesadaran dan keberanian memeriksakan diri adalah langkah konkret menyelamatkan nyawa.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

    CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 526
    • 0Komentar

    PALEMBANG krisis cabe rawit? Harga sayur naik? Santai… Jangan buru-buru nuduh emak-emak nyetok lima kilo! Di balik layar dapur itu, ada program serius bernama Kerja Sama Antar Daerah (KAD), kalau dijalankan dengan benar bisa jadi pahlawan pangan. Asal, ya itu tadi… jangan cuma jadi bahan rapat dan selfie pemimpin daerah. Kalau harga cabe naik, biasanya […]

  • Art Toys Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan, Potensi Transaksi Naik 2 Kali Lipat

    Art Toys Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan, Potensi Transaksi Naik 2 Kali Lipat

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Art toys Indonesia menembus pasar Korea Selatan (Korsel), dengan potensi transaksi naik dua kali lipat menjadi USD1 juta atau sekitar Rp17 miliar, kenaikan itu menyusul keikutsertaan 21 kreator Indonesia dalam URBAN BREAK & TOY CON SEOUL 2026 di Coex, Seoul, pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Potensi transaksi itu meningkat dibanding keikutsertaan […]

  • Eksistensi Oposisi untuk Demokrasi yang Konstruktif

    Eksistensi Oposisi untuk Demokrasi yang Konstruktif

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.385
    • 0Komentar

    DALAM perspektif etika demokrasi, oposisi politik bisa disebut suatu aktivitas parlementarian yang sangat terhormat, dalam tingkatan demokrasi ia dapat menduduki posisi tertinggi karena sanggup mengendalikan adanya bahaya mayoritarianisme. Oposisi, bukan hanya perlawanan sikap yang menentang kebijakan saja. Lebih dari itu merupakan sekelompok masyarakat diluar pemerintah yang dapat bertindak mengontrol secara tegas terhadap kebijakan penguasa yang bertentangan […]

  • pabrik-rokok-hs

    Lawan Arus! Pabrik Rokok di Magelang Izinkan Karyawan Live TikTok Sambil Kerja, Kok Bisa?

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Di saat mayoritas pabrik di Indonesia melabeli ponsel sebagai “musuh” produktivitas dan melarang penggunaannya di jam kerja, sebuah pabrik rokok di Magelang justru mengambil langkah revolusioner. Pabrik Rokok HS Magelang memilih jalan yang tidak biasa: membebaskan karyawannya melakukan live streaming TikTok saat sedang melinting rokok. Fenomena ini bukan sekadar pembiaran, melainkan sebuah strategi baru dalam […]

  • Terkait New Normal, Begini Kata Gubernur

    Terkait New Normal, Begini Kata Gubernur

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    RENCANA pemerintah pusat menerapkan new normal di beberapa daerah di Indonesia agar tetap produktif dalam aktivitas ditanggapi bijak Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Herman Deru mengapresiasi terobosan yang sudah didengungkan Presiden Jokowi sejak beberapa waktu terakhir. Gubernur Sumsel H.Herman Deru bahkan mengatakan, upaya penerapan kebijakan oleh pemerintah tersebut menjadi berita gembira baginya sebagai kepala daerah. Pasalnya […]

  • Diplomasi Budaya Ala Thailand & Indonesia yang Bikin Dunia Mupeng

    Diplomasi Budaya Ala Thailand & Indonesia yang Bikin Dunia Mupeng

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    ADA yang bilang politik itu licin kayak belut kena baby oil, maka budaya adalah sebaliknya lembut kayak tangan ibu, tapi bisa nempel ke hati siapa saja. Itulah yang dipraktikkan oleh Thailand dan Indonesia dalam merayakan ulang tahun ke-75 hubungan diplomatiknya. Bukannya bikin seminar ngantuk atau pidato berlembar-lembar, kedua negara ini malah bikin pesta seni lintas […]

expand_less
WordPress Archive Profile Card for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Profile Card V2 – Addon for WPBakery Page Builder Progress Ads – WordPress Skippable Ads Plugin Progress Bar addon for Elementor Progress Loader — WordPress Site Preloader Progress Map, Draw a Search – WordPress Plugin Progress Map, List & Filter – WordPress Plugin Progress Map WordPress Plugin Progresser – Progress Bar and Progress Circle for Elementor ProGuards – Safety Body Guard & Security WordPress Theme