Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » “Musyawarah Digital dari Negeri Serba Diskon”

“Musyawarah Digital dari Negeri Serba Diskon”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 928
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, “Kalau harga ayam murah terus, jangan-jangan nanti ayamnya juga ikut mogok bertelur karena stress!”
Begitulah  celetuk seorang emak-emak di pasar sabtu akhir pekan lalu, saat ditanya kenapa tersenyum senang meski sedang antre beli telur. Tapi siapa sangka, senyuman warga kadang menyimpan derita di sisi lain di kandang peternak.

Kata orang tua zaman dulu, “harga boleh naik, asal jangan harga diri.” Tapi ternyata, di zaman sekarang, harga ayam pun bisa bikin harga diri para peternak turun drastis, apalagi kalau jualannya lebih murah dari gorengan depan masjid.

Di Sumsel Command Center yang katanya canggih seperti ruang kendali NASA, Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Pak Edward Candra, duduk mantap di depan layar. Beliau tidak sedang menonton sinetron atau vlog masak rendang, tapi ikut Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah secara daring.

Acara di Senin pagi ini dipimpin langsung Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, yang gayanya tegas dan suara bass-nya bikin merinding para kepala daerah se-Indonesia yang ikut rapat dari Sabang sampai Merauke dan juga dari tempat karaoke hingga ruang tunggu Bandara.

Topik pembahasan? Inflasi, tentu saja. Si biang kerok yang sering datang tanpa permisi, tapi pulangnya bawa keresek penuh tagihan. Nah, Pak Tomsi menekankan  daerah-daerah dengan inflasi dan IPH (Indeks Perkembangan Harga, bukan Indeks Patah Hati) tinggi harus angkat bicara. Bukan cuma curhat, tapi juga lapor apa yang sudah dilakukan dan apa yang bikin mereka megap-megap.

Inflasi ini memang licik. Ia bisa muncul dari mana saja, harga emas dunia naik karena krisis Timur Tengah, tarif listrik pascabayar nongol kayak hantu di akhir bulan, sampai diskon paket internet yang ternyata bukan diskon beneran, tapi jebakan betmen kuota habis.

Kata Ibu Pudji dari BPS, secara nasional, inflasi April 2025 tercatat 1,71% dibanding bulan sebelumnya. Masih lebih ramah dibanding bulan lalu, tapi tetap lebih tinggi dari April 2024. Artinya, walau sudah minum teh jahe tiap pagi, ekonomi kita tetap masuk angin ringan.

Yang menarik adalah andil terbesar inflasi datang dari kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan BBRT alias Bahan Bakar Rumah Tangga dengan sumbangan 0,98%. Singkat kata, hidup makin mahal, bahkan sebelum kita sempat keluar rumah.

Tapi yang bikin heboh adalah kabar dari Palembang harga daging ayam ras di sana terendah se-Indonesia. Ya, ..murahnya bukan main, sampai-sampai netizen curiga ayamnya lulusan diskon besar-besaran. Namun, di balik kabar baik ini, terselip air mata para peternak. Harga ayam yang terlalu murah bisa bikin mereka megap-megap beli pakan, apalagi kalau harus beli cicilan kandang pakai PayLater.

Maka dari itu, Pak Edward dan tim daerah diingatkan untuk tidak hanya bangga jadi “kota ayam termurah”, tapi juga mesti kasih perhatian pada peternak ayam. Soalnya, kalau peternaknya bangkrut, jangan salahkan kalau nanti ayam kita cuma bisa kita lihat di TikTok, bukan di piring makan.

Di sisi lain, Deputi NFA, Pak Andriko, mengingatkan soal diversifikasi pangan berbasis potensi lokal. Ini penting. Karena Indonesia itu kaya tanah subur, pohon pepaya tumbuh sendiri, dan ubi bisa nyempil di pekarangan rumah. Tapi kalau semua masih ngotot makan nasi dan ayam goreng, ya gimana pangan lokal mau naik daun?

Makanya, perlu ada Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk mengangkat potensi lokal. Entah itu membuat festival pepaya, lomba masak singkong, atau talkshow berjudul “Temulawak  Superfood dari Dapur Nenek.”

Yang penting, jangan semua diserahkan ke ibu PKK dan karang taruna perlu koordinasi lintas sektor, biar jalan bareng, bukan jalan di tempat sambil nyanyi Mars Inflasi.

Inflasi itu, seperti tamu tak diundang yang doyan ngambil camilan di toples orang. Ia tak bisa diusir pakai sapu lidi, tapi bisa dikendalikan kalau semua kompak.

Pemerintah pusat, daerah, peternak, pedagang, dan ibu-ibu pasar semua harus gotong royong. Ayam murah memang menggoda, tapi jangan sampai menggoda para peternak bangkrut. Dan jangan lupa, kekayaan lokal seperti ubi, talas, dan pepaya juga bisa jadi pahlawan ekonomi  asal mau dikelola dan dipromosikan, bukan cuma dijadikan konten lucu di Instagram.

Sumsel boleh bangga dengan stabilnya inflasi, tapi kebanggaan itu tak boleh meninabobokan. Harga murah memang menyejukkan telinga konsumen, tapi juga bisa mencekik produsen.

Saatnya Pemda bukan hanya mencatat angka, tapi juga mendengar suara peternak, petani, dan pelaku pangan lokal. Jangan sampai harga murah jadi kabar gembira palsu. Jangan bangga pula  unggul dalam harga, tapi abai pada hulu produksi.

Dan yang paling penting pepaya, ubi, jagung, dan talas bukan bahan pangan kelas dua, mereka hanya butuh panggung yang setara di perencanaan, anggaran, dan kebijakan. Jangan terus membanggakan ‘pangan lokal’ di banner kegiatan, tapi masih mengimpor bawang dan jagung dengan alasan “sudah terlanjur.”

Seperti kata pepatah dagelan dari sawah sebelah. “Ayam boleh murah, tapi jangan sampai peternak mati suri, pepaya boleh lokal, asal tak cuma jadi warna-warni di pagar balai desa.”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov. Sumsel Perpanjang WFH Pegawai Pemprov Sampai 21 April

    Pemprov. Sumsel Perpanjang WFH Pegawai Pemprov Sampai 21 April

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sumsel, Gubernur Sumsel H.Herman Deru menetapkan memperpanjang work from home (WFH) kalangan ASN dilingkungan Pemprov Sumsel hingga 21 April mendatang.   KEBIJAKAN tersebut dikeluarkannya dalam bentuk Surat Edaran Nomor 1192/BKD.I/2020 Tentang Perubahan atas Surat Edaran Gubernur Sumsel Nomor 1061/BKD.I/2020 Tentang Pelaksanaan Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran […]

  • Harga Naik Pelan, Pemkab Muba Diminta Jangan Ikut Panik

    Harga Naik Pelan, Pemkab Muba Diminta Jangan Ikut Panik

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    SEANDAINYA harga cabai bisa ngomel, mungkin kalimat pertamanya begini “Saya naik bukan karena mau, tapi karena keadaan.”Pasalnya, ketika cabai naik, sering kali yang ikut-ikutan naik bukan cuma harganya, tapi juga emosi, bahkan nyampe dapur hingga grup media sosial emak-emak satu RT. Di tengah situasi itulah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin ikut rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi […]

  • Kumpulkan 95 Medali, Dodi Reza Ingatkan Atlet Muba untuk Tetap Semangat

    Kumpulkan 95 Medali, Dodi Reza Ingatkan Atlet Muba untuk Tetap Semangat

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    ATLET-atlet kontingen Musi Banyasin (Muba) terus mengumpulkan peraihan medali yang fantastis di ajang Porprov XII di Prabumulih. Tercatat, hingga pukul 20.30 WIB Rabu (20/11/2019) sudah mengumpulkan sebanyak 95 medali dan 52 diantaranya merupakan medali emas. “Peraihan medali emas terus bertambah, semangat atlet ini hari ini kian membara karena mendapatkan semangat langsung dari Pak Bupati Dodi […]

  • Microban International Bakal Tampilkan Teknologi Terobosan untuk Plastik di PLASTINDIA 2023

    Microban International Bakal Tampilkan Teknologi Terobosan untuk Plastik di PLASTINDIA 2023

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HUNTERSVILLE, AS –  Microban International sangat senang menghadiri PLASTINDIA 2023, salah satu pameran internasional terbesar untuk plastik. Pertunjukan – yang memasuki tahun ke-11 – akan berlangsung di Pragati Maidan di New Delhi dari tanggal 1 hingga 5 Februari. Ini tetap menjadi tanggal penting dalam kalender perusahaan di seluruh dunia, dengan yayasan PlastIndia mengundang produsen, […]

  • Jalan Amanah KPK, Ratu Dewa Cek Aset Kendaraan Dinas

    Jalan Amanah KPK, Ratu Dewa Cek Aset Kendaraan Dinas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah [Sekda] Pemkot Palembang mengecek sejumlah kendaraan dinas yang merupakan aset Pemkot Palembang. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi koordinasi dan supervisi pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasi Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI). “Sudah dari awal saya menjabat Sekda, saya tidak mau soal aset ini hanya diatas kertas. Apalagi ini juga bagian dari progres dari Korsupgah […]

  • Pencegahan Stunting Terbaik, Pemkot Palembang Dapat Penghargaan

    Pencegahan Stunting Terbaik, Pemkot Palembang Dapat Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Palembang sebagai terbaik 1 se-Sumsel pencegahan Stunting terinovatif tahun 2020. Pemberian penghargaan dari Gubernur Sumsel diserahkan melalui  Plt Sekda Provinsi Sumsel  Supriono ke Sekda Kota Palembang Drs, Ratu Dewa M.Si. “Kita berharap dengan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi pemerintah kabupaten atau kota untuk melaksanakan percepatan pencegahan […]

expand_less
WordPress Archive RateMash – Responsive WordPress Voting Contest Plugin Ratency – Review & Magazine WordPress Theme Rating Stars Messages for WooCommerce Ratings for AMP Ratings & Reviews plugin for WordPress Ratio – Material Design WordPress Theme Ravaio – Modern Responsive phpBB Forum Theme Rawal – Ionic & Laravel Ecommerce Solution with POS for Single & Multiple Location Business Brand Razzi - Multipurpose WooCommerce WordPress Theme R.Cole | Life & Business Coach Theme