Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Harga Naik Pelan, Pemkab Muba Diminta Jangan Ikut Panik

Harga Naik Pelan, Pemkab Muba Diminta Jangan Ikut Panik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEANDAINYA harga cabai bisa ngomel, mungkin kalimat pertamanya begini “Saya naik bukan karena mau, tapi karena keadaan.”
Pasalnya, ketika cabai naik, sering kali yang ikut-ikutan naik bukan cuma harganya, tapi juga emosi, bahkan nyampe dapur hingga grup media sosial emak-emak satu RT.

Di tengah situasi itulah, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin ikut rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi tahun 2026. Rapatnya virtual, lewat Zoom.

Tempatnya di Ruang Rapat Randik Setda Muba. Isunya serius, tapi isinya menyentuh hidup sehari-hari, yaitu harga-harga mulai merangkak naik, tapi pemerintah diminta jangan ikut panik, apalagi ikut menaikkan yang bisa ditahan.

Rakor ini dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Data dibuka apa adanya.

Inflasi nasional per Desember 2025 tercatat 2,92 persen secara tahunan. Bulanannya 0,64 persen. Angkanya belum bikin rakyat kehabisan napas, tapi cukup bikin dahi berkerut.

Penyumbang inflasi pun bukan barang mewah. Isinya akrab semua, cabai merah, cabai rawit, beras, ikan segar, daging ayam. Bahkan emas perhiasan ikut nimbrung meski yang satu ini lebih sering naik karena dunia lagi gelisah.

Nah, di sinilah bagian menariknya. Tito mengingatkan daerah dengan nada yang kalau diterjemahkan bebas bunyinya kira-kira begini
“Harga lagi naik, pemerintah jangan malah ikut-ikutan nambah beban.”

Komoditas yang diatur negara seperti BBM, air, listrik, angkutan, sampai makanan dan minuman, diminta ditahan dulu. Jangan dinaikkan hanya karena alasan menyesuaikan. Kalau ikut naik, kata Tito, itu tanda gagal paham soal pengendalian inflasi.

Di Musi Banyuasin, pesan ini diterima dengan sikap siaga. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba melalui Bidang Bahan Pokok dan Penting memastikan satu hal penting pasar jangan sampai lengah.

Harga dipantau, stok dicek, distribusi dijaga.

Pasar tradisional itu seperti dapur besar satu kabupaten. Kalau satu bahan habis, masakan se-Muba bisa berubah rasa. Cabai kurang, emak-emak gelisah. Beras naik, semua ikut pusing.

Maka Disdagperin rutin turun ke pasar, memastikan rak tidak kosong dan harga tidak meloncat tanpa sebab.

Di sinilah letak pencerahannya. Inflasi bukan cuma urusan angka di tabel. Ia hidup di piring makan.

Karena itu, pengendaliannya tidak bisa cuma lewat rapat dan grafik, tapi juga lewat kecepatan membaca situasi lapangan.

Tito juga menekankan satu hal yang sering terlupakan distribusi.

Barang ada, tapi macet di jalan, hasilnya sama saja seperti barang tidak ada. Maka daerah diminta sigap. Kalau suplai kurang, segera dorong. Jangan tunggu harga terlanjur bikin kaget.

‘Makhluk bandel’

Lucunya, inflasi sering disalahkan seolah-olah ia ‘makhluk bandel’ yang muncul tiba-tiba.

Padahal kadang, ia hanya efek dari kebiasaan lama, koordinasi lambat, stok terlambat, dan keputusan yang datang setelah harga sudah telanjur naik.

Kita semua perlu bercermin, pemerintah diminta tidak panik dan tidak ikut menaikkan harga. Masyarakat juga ditantang untuk tidak reaktif berlebihan. Pedagang diharapkan jujur, distributor diminta lancar, dan kebijakan harus hadir tepat waktu.

Karena sejatinya, inflasi kecil yang dikelola dengan baik lebih sehat daripada inflasi yang dibiarkan liar lalu ditangani dengan panik.

Dari rakor ini, satu pesan moral menguat, menjaga daya beli rakyat bukan soal siapa paling cepat menaikkan harga, tapi siapa paling kuat menahan diri.

Pemerintah daerah punya peran strategis menjadi rem, bukan gas saat harga mulai berlari kecil.

Maka, ketika harga cabai mulai merangkak, Pemkab Muba memilih berjaga. Ketika inflasi mendekati angka tiga persen, pemerintah daerah diminta tetap tenang.

Karena ketenangan dalam kebijakan sering kali lebih menenangkan rakyat daripada seribu slogan.

Dan pada akhirnya, cerita inflasi ini bukan cuma tentang ekonomi, tapi tentang empati. Tentang bagaimana kebijakan menyentuh meja makan, bukan sekadar meja rapat.

Seperti pepatah lama yang relevan sampai hari ini
“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.”
Harga boleh naik pelan, tapi beban jangan ditambah ramai-ramai. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • COVID-19, Muba Mulai Program JPS Hari Ini Untuk Sektor Ekonomi, Libatkan Jurnalis

    COVID-19, Muba Mulai Program JPS Hari Ini Untuk Sektor Ekonomi, Libatkan Jurnalis

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dimulai hari ini. Program JPS merupakan bantuan sektor ekonomi akibat pandemi virus Corona (COVID-19).   Bupati Muba Dodi Reza Alex Salurkan Bantuan  JPS kepada Warga Muba Untuk Penanggulangan COVID-19 KICK off (dimulainya) program ini ditandai  penyerahan bantuan 1100 paket sembako  dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan […]

  • “ Nyuruh Uwong Dio Dewek Idak “

    “ Nyuruh Uwong Dio Dewek Idak “

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    PEMIMPIN adalah cerminan masyarakatnya apabila pemimpin itu disiplin maka masyarakatnya pun bisa disiplin apabila pemimpinya itu sembrono maka jangan harap masyarakatnya patuh dan apabila pemimpin itu mengeluarkan kebijakan maka semua itu harus tunduk dan patuh termasuk juga pemimpinya. Opa Man : “ Kacibob sudah baco berita hari ini belum ??? “ Kacibob : “ Berita […]

  • mobil-listrik

    Luar Biasa, Mitsubishi Motors Siapkan Mobil Bermotor Listrik

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Mitsubishi Motors Corporation (MMC) sudah menyusun rencana bisnis ke depan di Indonesia. Peluncuran small MPV Xpander hanya sebagai langkah awal. Hal lain yang tengah disiapkan Mitsubishi Motors adalah mobil bermotor listrik.

  • Digiliran Pondok Dapat Vaksinasi, TNI AL Gelar Serbuan Vaksinasi di Ponpes An Nawawi Tanara Banten

    Digiliran Pondok Dapat Vaksinasi, TNI AL Gelar Serbuan Vaksinasi di Ponpes An Nawawi Tanara Banten

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    SETELAH melaksanakan serbuan vaksinasi masyarakat maritim, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mulai menyasar pemberian vaksinasi ke Pondok Pesantren (Ponpes) terutama para santri, pengurus dan karyawan Ponpes. Serbuan vaksinasi Ponpes ini digelar di Pesantren An Nawawi Tanara, Kampung Kemuludan Desa Tanara, Serang Banten. Kamis, (19/8/2021). Pelaksanaan Vaksinasi di Ponpes ini merupakan bentuk sinergitas dan […]

  • Pemkab Muba Kembali Raih Penghargaan

    Pemkab Muba Kembali Raih Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bertempat di Kebon  Gede Venue kelurahan 35 Ilir Palembang pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang digelar pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Dalam laporannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan Herdi Apriansyah, S.STP., M.M  menyampaikan, bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan ini menggunakan dana anggaran pemerintah provinsi sumatera selatan. Dia juga melaporkan bahwa […]

  • Yenny dekatkan Gusdurian dan Ganjar-Mahfud

    Yenny dekatkan Gusdurian dan Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati memandang pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) berpeluang besar mendapatkan limpahan dukungan dari simpatisan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.   Kaum Gusdurian, kata Wasisto, bisa ramai-ramai merapat ke Ganjar-Mahfud setelah kelompok Barisan Kader (Barikade) Gus Dur […]

expand_less
WordPress Archive Versaille – Personal Blog WordPress Theme Versatile – Responsive Multi-Purpose WordPress Versilo - VPN Service & Proxy Security Elementor Template Kit Verta – Multi-Concept WordPress Theme for Modern Publishers Vertical Royal 3D Coverflow WordPress & WooCommerce Plugin Vertical Simple 3D Coverflow WordPress Plugin Vertical Slideshow – Addon For Elementor Vertical Ultimate 3D Carousel WordPress & WooCommerce Plugin Verve – Creative Agency, Studio, Personal & Portfolio WordPress Theme Vespia – Creative Coming Soon WordPress Plugin