Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Pasar Murah di Halaman Gubernur, Harga Pangan di Pasar Masih Naik Turun

Pasar Murah di Halaman Gubernur, Harga Pangan di Pasar Masih Naik Turun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GERAKAN Pangan Murah kembali digelar di Palembang, kali ini, masyarakat bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau melalui bazar yang digelar di Lapangan TVRI Sumsel. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap ketersediaan bahan pangan.

Pesan itu tentunya patut diapresiasi, apalagi Sumatera Selatan (Sumsel), merupakan salah satu daerah penghasil pangan. Secara logika, daerah penghasil semestinya memiliki modal yang kuat untuk menjaga ketersediaan pangan serta menekan gejolak harga.

Namun, ada pertanyaan yang tidak kalah penting, apakah harga murah di bazar pemerintah sudah benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari?

Sebab, persoalan pangan tidak hanya terjadi di lokasi bazar. Masyarakat setiap hari membeli beras, minyak goreng, telur, cabai, bawang, daging dan kebutuhan lainnya di pasar tradisional maupun warung sekitar rumah.

Di tempat-tempat itulah masyarakat merasakan langsung apakah harga pangan benar-benar stabil atau masih naik turun.

Pasar murah memang bisa menjadi solusi jangka pendek. Ketika harga sejumlah komoditas meningkat, bazar pemerintah dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pangan dengan harga yang lebih ringan.

Kehadiran pemerintah secara langsung juga memberikan rasa aman, bahwa negara tidak tinggal diam menghadapi persoalan pangan.

Tetapi, pasar murah jangan sampai hanya menjadi solusi sesaat di tengah harga pangan yang belum stabil.

Masyarakat tentu lebih membutuhkan kepastian harga daripada hanya kesempatan membeli murah pada hari tertentu. Mereka ingin ketika kembali ke pasar esok hari, harga tidak berubah terlalu jauh.

Pedagang warung pun demikian, sama, membutuhkan kepastian pasokan dan harga kulakan, agar tidak selalu berada dalam posisi sulit antara menaikkan harga atau mengurangi keuntungan.

Di sinilah pekerjaan rumah pemerintah yang harus dilakukan, Jika Sumsel memang memiliki produksi pangan yang cukup, maka yang perlu diperkuat bukan hanya kegiatan pasar murah, tetapi juga rantai distribusi dari petani, produsen, pedagang, hingga konsumen.

Jangan sampai produksi tersedia di daerah, tetapi harga di tingkat konsumen tetap bergejolak, karena persoalan distribusi, biaya angkut, rantai perdagangan, atau pasokan yang tidak merata.

Pemerintah juga perlu terbuka kepada masyarakat mengenai komoditas mana yang sebenarnya mengalami tekanan harga, apa penyebabnya, dan langkah apa yang dilakukan untuk mengatasinya.

Pasalnya permintaan masyarakat itu sangat sederhana, yaitu keberhasilan kebijakan pangan bukan hanya ramai di bazar murah saja atau banyaknya komoditas pangan yang dijual dengan harga subsidi.

Bagi mereka (masyarakat) ukurannya, yang paling nyata adalah ketika ibu rumah tangga berbelanja di pasar, pedagang warung membeli stok, dan konsumen tidak lagi dibuat kaget oleh perubahan harga yang terlalu cepat, sehingga berdampak pada saku celana menjadi kering.

Sementara barang dibeli tak sesuai harapan ketika pulang dari pasar, karena seharusnya mendapat lima jenis komoditas pangan, malah yang dibawah hanya tiga jenis.

Oleh sebab itu, pasar murah tetap penting, bahkan kegiatan semacam ini perlu dipertahankan ketika harga komoditas tertentu sedang melonjak. Tetapi pemerintah jangan berhenti pada pasar murah.

Apalagi pasar murah yang digelar itu  hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini. Sementara stabilitas harga menyelesaikan persoalan masyarakat dalam jangka panjang.

Oleh sebab itu, di tengah optimisme Sumsel memiliki ketersediaan pangan yang cukup, pemerintah perlu memastikan optimisme tersebut benar-benar terasa sampai ke pasar tradisional dan warung-warung kecil.

Jangan sampai pangan murah hanya ada di halaman pemerintah, sementara masyarakat masih harus menghadapi harga yang naik turun ketika berbelanja di pasar.

Sebenarnya, harapan masyarakat itu tidaklah neko-neko, bukan hanya pangan yang tersedia, tetapi juga harga yang murah dan relatif stabil.

Sebab, masyarakat tidak bisa belanja tanpa harus terus-menerus mengeluh dengan perubahan harga. Itulah yang harus jadi perhatian kepala daerahnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UN Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Sekolah Diminta Tetap Hasilkan Nilai Yang Berkualitas

    UN Bukan Penentu Kelulusan, Tapi Sekolah Diminta Tetap Hasilkan Nilai Yang Berkualitas

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    MESKI ujian nasional [UN] bukan sebagai penentu kelulusan setidaknya sekolah tetap mempersiapkan peserta didiknya agar menghasilkan siswa yang berkualitas dengan nilai ujian tinggi. Plt Kepala Disdik Provinsi Sumsel, Drs Riza Fahlevi MM, menyebutkan, nilai UN yang baik atau tinggi akan memudahkan siswa khususnya siswa SMA-SMK tersebut masuk ke perguruan tinggi. “UN bukan penentu kelulusan tetapi […]

  • Muba Bakal Lepas Status Desa yang Berada di Kawasan Hutan

    Muba Bakal Lepas Status Desa yang Berada di Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.278
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,SEKAYU, – Kabar gembira untuk daerah pemukiman atau lahan garapan yang masuk dalam kawasan hutan di Kabupaten Musi Banyuasin yang selama ini tidak terjangkau pembangunan seutuhnya diarenakan banyaknya kendala. Permukiman penduduk yang masuk kawasan hutan tersebut akan segera diusulkan untuk dilepaskan statusnya dari kawasan hutan. Hal tersebut terungkap pada Rapat Penelaahan Hasil Validasi Permohonan Investarisasi […]

  • infrastruktur bali

    Kata Infid, Bali Sangat Tepat Perbaiki Infrastruktur

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.415
    • 0Komentar

    Direktur International NGO Forum on Indonesia (Infid) Sugeng Bahagijo menilai sangat tepat untuk Bali untu memperbaiki infrastruktur karena masalah utama di Bali traffic, dan ke dua sampah.

  • Komitmen Sumsel Terhadap Lingkungan Hingga ke Benua Afrika

    Komitmen Sumsel Terhadap Lingkungan Hingga ke Benua Afrika

    • calendar_month Rabu, 16 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    Jalur Sutra yang membentang disepanjang Selat Malaka. Sejak saat itu, Sumsel menjadi tujuan bagi banyak pedagang karena telah menjadi wilayah jalur perdagangan.

  • Ukuran Tempe Jadi Judul Blusukan Sandiaga Uno

    Ukuran Tempe Jadi Judul Blusukan Sandiaga Uno

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – Tempe dibikin apapun tetap enak, makanan khas Indonesia ini ternyata semakin populer lagi, tempe pun sudah di kenal oleh masyarakat di Negara Jepang, di ajang kampanye -pun Pemilihan Presiden [Pilpres] RI tempe selalu menjadi judul utama yang dibahas. Sepertinya tempe saat semakin ngetren karena tempe selalu disebut –sebut oleh ke dua belah […]

  • Palangkaraya Miliki Forum Pengurangan Risiko Bencana

    Palangkaraya Miliki Forum Pengurangan Risiko Bencana

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    DANDIM 1016 Palangka Raya Kolonel Infanteri Rofiq Yusuf, S.Sos menghadiri pelatikan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Senin (15/11/2021). “Kami apresiasi adanya tim relawan yang tergabung dalam forum ini. Sebagai bentuk dukungan kami terhadap penanganan bencana dalam hal ini juga TNI akan berperan bersama para relawan,” katanya. Forum tersebut […]

expand_less
WordPress Archive Taleem – Online Education Elementor Template Kit Talents – Model Agency WordPress CMS Theme Talk & Action – Colorful Digital Agency Elementor Template Kit Talker – Page to Speech Plugin for WordPress Talking Minds – Psychotherapist WordPress Theme Tallinn – Business and Consultancy WordPress Theme Tamarind Restaurant Theme for WordPress Tami – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Tamun – Fundraising WordPress Theme Tanago – Green Renewable Energy Elementor Template Kit