Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan-Kaki Bukit » Pasar Murah di Halaman Gubernur, Harga Pangan di Pasar Masih Naik Turun

Pasar Murah di Halaman Gubernur, Harga Pangan di Pasar Masih Naik Turun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GERAKAN Pangan Murah kembali digelar di Palembang, kali ini, masyarakat bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau melalui bazar yang digelar di Lapangan TVRI Sumsel. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap ketersediaan bahan pangan.

Pesan itu tentunya patut diapresiasi, apalagi Sumatera Selatan (Sumsel), merupakan salah satu daerah penghasil pangan. Secara logika, daerah penghasil semestinya memiliki modal yang kuat untuk menjaga ketersediaan pangan serta menekan gejolak harga.

Namun, ada pertanyaan yang tidak kalah penting, apakah harga murah di bazar pemerintah sudah benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari?

Sebab, persoalan pangan tidak hanya terjadi di lokasi bazar. Masyarakat setiap hari membeli beras, minyak goreng, telur, cabai, bawang, daging dan kebutuhan lainnya di pasar tradisional maupun warung sekitar rumah.

Di tempat-tempat itulah masyarakat merasakan langsung apakah harga pangan benar-benar stabil atau masih naik turun.

Pasar murah memang bisa menjadi solusi jangka pendek. Ketika harga sejumlah komoditas meningkat, bazar pemerintah dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pangan dengan harga yang lebih ringan.

Kehadiran pemerintah secara langsung juga memberikan rasa aman, bahwa negara tidak tinggal diam menghadapi persoalan pangan.

Tetapi, pasar murah jangan sampai hanya menjadi solusi sesaat di tengah harga pangan yang belum stabil.

Masyarakat tentu lebih membutuhkan kepastian harga daripada hanya kesempatan membeli murah pada hari tertentu. Mereka ingin ketika kembali ke pasar esok hari, harga tidak berubah terlalu jauh.

Pedagang warung pun demikian, sama, membutuhkan kepastian pasokan dan harga kulakan, agar tidak selalu berada dalam posisi sulit antara menaikkan harga atau mengurangi keuntungan.

Di sinilah pekerjaan rumah pemerintah yang harus dilakukan, Jika Sumsel memang memiliki produksi pangan yang cukup, maka yang perlu diperkuat bukan hanya kegiatan pasar murah, tetapi juga rantai distribusi dari petani, produsen, pedagang, hingga konsumen.

Jangan sampai produksi tersedia di daerah, tetapi harga di tingkat konsumen tetap bergejolak, karena persoalan distribusi, biaya angkut, rantai perdagangan, atau pasokan yang tidak merata.

Pemerintah juga perlu terbuka kepada masyarakat mengenai komoditas mana yang sebenarnya mengalami tekanan harga, apa penyebabnya, dan langkah apa yang dilakukan untuk mengatasinya.

Pasalnya permintaan masyarakat itu sangat sederhana, yaitu keberhasilan kebijakan pangan bukan hanya ramai di bazar murah saja atau banyaknya komoditas pangan yang dijual dengan harga subsidi.

Bagi mereka (masyarakat) ukurannya, yang paling nyata adalah ketika ibu rumah tangga berbelanja di pasar, pedagang warung membeli stok, dan konsumen tidak lagi dibuat kaget oleh perubahan harga yang terlalu cepat, sehingga berdampak pada saku celana menjadi kering.

Sementara barang dibeli tak sesuai harapan ketika pulang dari pasar, karena seharusnya mendapat lima jenis komoditas pangan, malah yang dibawah hanya tiga jenis.

Oleh sebab itu, pasar murah tetap penting, bahkan kegiatan semacam ini perlu dipertahankan ketika harga komoditas tertentu sedang melonjak. Tetapi pemerintah jangan berhenti pada pasar murah.

Apalagi pasar murah yang digelar itu  hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini. Sementara stabilitas harga menyelesaikan persoalan masyarakat dalam jangka panjang.

Oleh sebab itu, di tengah optimisme Sumsel memiliki ketersediaan pangan yang cukup, pemerintah perlu memastikan optimisme tersebut benar-benar terasa sampai ke pasar tradisional dan warung-warung kecil.

Jangan sampai pangan murah hanya ada di halaman pemerintah, sementara masyarakat masih harus menghadapi harga yang naik turun ketika berbelanja di pasar.

Sebenarnya, harapan masyarakat itu tidaklah neko-neko, bukan hanya pangan yang tersedia, tetapi juga harga yang murah dan relatif stabil.

Sebab, masyarakat tidak bisa belanja tanpa harus terus-menerus mengeluh dengan perubahan harga. Itulah yang harus jadi perhatian kepala daerahnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenperin Dorong IKM Logam Karawang-Bekasi Tembus Pasar Industri Besar

    Kemenperin Dorong IKM Logam Karawang-Bekasi Tembus Pasar Industri Besar

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong IKM logam Karawang-Bekasi menembus pasar industri besar melalui perluasan akses kemitraan dan peluang bisnis. Sebanyak 30 IKM dari dua wilayah tersebut dipertemukan dengan sejumlah perusahaan besar untuk membuka peluang kerja sama komersial. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, IKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian serta menyerap tenaga kerja. Oleh […]

  • Agar Selalu Diingat, Pemkab Muba Tetapkan Nama Jalan & Bandara

    Agar Selalu Diingat, Pemkab Muba Tetapkan Nama Jalan & Bandara

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    SEBANYAK 11 nama Jalan dan 1 nama Bandara akhirnya resmi ditetapkan oleh Bupati Muba Dodi Reza berdasarkan Keputusan Bupati Muba Nomor: 621/KPTS-Dishub/2019 tentang Penetapan Nama Jalan dan Bandar Udara Sekayu. Sebanyak 11 nama jalan dan 1 nama bandar udara Sekayu ini digunakan Bupati Muba Dodi Reza memakai nama-nama Pejuang asal Muba serta mantan Bupati Muba terdahulu. […]

  • Temu Bisnis BI, Catat Komitmen Rp207 Miliar, Deputi Gubernur Senior BI : Bukti Nyata UMKM Jadi Penggerak Kebangkitan Ekonomi

    Temu Bisnis BI, Catat Komitmen Rp207 Miliar, Deputi Gubernur Senior BI : Bukti Nyata UMKM Jadi Penggerak Kebangkitan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    PENYELENGGARAAN Puncak Karya Kreatif Indonesia (KKI) tahun 2021 ditutup pada 26 September 2021 secara virtual dan mencatat komitmen temu bisnis (business matching) sebesar Rp207 miliar. Kegiatan temu bisnis melibatkan 34 UMKM, 7 bank, dan 2 lembaga keuangan Non-Bank untuk temu bisnis pembiayaan, dan 155 UMKM, 4 aggregator[1], serta 10 pembeli potensial dari 6 negara untuk temu bisnis […]

  • Vietnam Boleh Unggul di Permainan, Tapi Mental Anak Asuhnya Sebut Shin Tae-Yong Lebih Kuat  

    Vietnam Boleh Unggul di Permainan, Tapi Mental Anak Asuhnya Sebut Shin Tae-Yong Lebih Kuat  

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.193
    • 0Komentar

    PELATIH timnas Indonesia, Shin Tae-yong puas dengan hasil imbang 0-0 yang diperoleh anak asuhnya dalam laga ketiga Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12). Baginya hasil imbang sudah cukup melawan tim sekuat Vietnam. Indonesia terus-menerus mendapat tekanan dari Vietnam, yang memang tampil mendominasi sejak awal. Total penguasaan bola dimiliki Vietnam dengan […]

  • Bangun Inovasi Sosial Jadi Kunci Subholding Upstream Pertamina Raih Proper

    Bangun Inovasi Sosial Jadi Kunci Subholding Upstream Pertamina Raih Proper

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    PRESTASI membanggakan terus diperoleh Subholding Upstream Pertamina, kali ini dari kegiatan CSR yang dilakukan sepanjang tahun 2021 dengan meraih 9 Proper Emas dengan 24 Proper Hijau, 5 Penghargaan Subroto Award, 9 Penghargaan Internasional, 22 Desa Predikat Proklim secara akumulatif dari KLHK, dan puluhan desa potensial Proklim. “Mengimplementasikan kompetensi inti dalam program inovasi sosial menjadi kunci […]

  • On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam memutus rantai penularan dan menangani Covid-19 mendapatkan sorotan banyak pihak. Saat On Air Bersama 102.6 Radio Sonora dan 101.8 Smart FM di Studio  Sonora FM Palembang, ia pun membocorkan trik jitunya dalam penanganan covid -19 tersebut, Rabu (17/6/2020). “Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi […]

expand_less
WordPress Archive Taleem – Online Education Elementor Template Kit Talents – Model Agency WordPress CMS Theme Talk & Action – Colorful Digital Agency Elementor Template Kit Talker – Page to Speech Plugin for WordPress Talking Minds – Psychotherapist WordPress Theme Tallinn – Business and Consultancy WordPress Theme Tamarind Restaurant Theme for WordPress Tami – Landscape & Gardening Elementor Template Kit Tamun – Fundraising WordPress Theme Tanago – Green Renewable Energy Elementor Template Kit