Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemprov Sumsel » Antara Kebut di Jakabaring & “Kebodoran” di Jalanan

Antara Kebut di Jakabaring & “Kebodoran” di Jalanan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
  • visibility 897
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Kalau anak muda di kota besar di luar negeri disediakan skatepark, lapangan grafiti, atau studio band gratis, maka di Palembang kita punya solusi khas lahan Grass Track 5 hektare!. Bukan untuk bertani, tapi buat kebut-kebutan yang legal. Iya, legal. Karena ini atas restu Pak Gubernur sendiri, yang bukan cuma menengok lahan, tapi juga menantang Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel. Jangan cuma ban gosong, tapi otak juga ngebul ngerancang event keren, kemarin.

Sudah terlalu lama anak-anak muda kita hanya punya dua pilihan untuk menyalurkan hasrat balapnya di lintasan liar atau di reels Instagram. Dua-duanya membahayakan yang satu rawan kecelakaan, yang satu rawan di bully netizen.

Maka, gagasan bikin arena Grass Track di Jakabaring ini layak kita beri standing ovation. Atau minimal, tepuk tangan satu tangan, karena satu tangan lagi pegang helm. Di zaman yang semuanya serba digital, ada juga pemimpin daerah yang paham tak semua mimpi bisa dikejar lewat layar. Kadang, anak muda perlu tanah lapang, bukan sekadar sinyal kuat.

Namun begitu, ide cemerlang ini jangan sampai mentok di level ‘peninjauan lahan’ saja. Kita sudah sering lihat rumput yang hijau di awal, tapi akhirnya cuma jadi semak belukar karena proyeknya mogok kayak motor kehabisan bensin. Jangan sampai 5 hektare itu nanti jadi taman ilalang dan tempat selfie anak SMA, bukan arena adu skill.

Perumpamaannya begini kalau kambing lapar, jangan disuruh puasa. Kasih dia rumput. Tapi rumputnya jangan di halaman tetangga. Sama dengan anak muda penggila motor daripada mereka slonong boy di jalan protokol sambil boncengan tiga, mending disediakan tempat resmi dengan pagar, wasit, dan ambulans.

Biar kalau jatuh, masih ada pertolongan. Kalau menang, bisa jadi bibit atlet. Kalau kalah, ya tetap keren karena jatuhnya legal dan didukung Pemprov.

Lihat bagaimana kota seperti Sepang di Malaysia menjadikan sirkuit bukan cuma tempat balap, tapi destinasi wisata dan ekonomi lokal. Bahkan Thailand, yang dulunya hanya dianggap surganya belanja dan durian, sekarang punya MotoGP.

Di sana, balap bukan cuma suara knalpot tapi suara pemasukan buat UMKM. Bisa bayangin nggak, nasi uduk dan pempek dijual di tribun penonton? Bisa, kalau dirancang dengan matang.

Niat baik ini perlu diberi bensin yang cukup anggaran, regulasi, dan sinergi. Jangan sampai IMI disuruh lari, tapi sepatunya nggak dikasih. Jangan juga nanti saat sudah dibangun, izinnya ribet, sponsor susah, dan anak-anak muda tetap ngeluh “Mending balik kebut liar aja, bro.”

Karena sejatinya, membangun arena motor bukan sekadar proyek fisik. Ini adalah bentuk rekayasa sosial agar energi muda yang meledak-ledak bisa diarahkan ke tempat yang bermanfaat.

Ini juga soal keadilan yang suka main basket ada lapangan, yang suka musik ada panggung, yang suka kebut-kebutan ya mestinya ada arena. Masa semua disuruh jadi penonton sinetron saja?

Harapan kita, semoga proyek Grass Track Jakabaring ini bukan cuma jadi lahan proyek dan foto-foto peninjauan. Tapi jadi tonggak pembinaan olahraga otomotif Sumsel yang selama ini ‘ngempos’ kayak ban bocor di siang bolong.

Kalau ini berhasil, bukan tak mungkin Sumsel punya pembalap nasional, bahkan jadi tuan rumah event otomotif tingkat Asia. Ingat pepatah lama“Lebih baik ngebut di sirkuit, daripada diseruduk truk di simpang empat.” Jadi, gaspol terus Pemprov Sumsel!, tapi ingat, jangan cuma ngidupin mesin, tapi juga hidupkan semangat anak muda, karena di balik suara knalpot itu, ada suara mimpi yang butuh jalan.

Kalau tak kita beri ruang, hasrat anak muda ini bisa meledak di tempat yang salah. Dan kalau pemerintah hanya bisa menertibkan, tanpa pernah memberi solusi, maka sama saja seperti polisi lalu lintas yang marah karena jalanan macet padahal dia sendiri parkir di tikungan.

Sudah saatnya Sumsel tak hanya dikenal sebagai provinsi penghasil karet dan sawit, tapi juga provinsi penghasil atlet motor dan inovasi anak muda. Daripada anak-anak muda ngabisin bensin buat kabur dari kejaran petugas, mending mereka ngebut sambil ngejar medali.

Dan terakhir, kalau arena ini jadi, jangan lupa bumbunya libatkan komunitas, UMKM, konten kreator, dan tukang bakso. Karena yang bikin acara hidup itu bukan cuma suara knalpot, tapi juga suara dagang, suara tawa, dan suara tepuk tangan dari tribun penonton.

Masa depan itu bukan di gas atau rem. Tapi di tangan mereka yang tahu kapan harus ngebut, kapan harus belok, dan kapan harus parkir buat evaluasi.

Jadi, mari kita buat arena ini bukan cuma tempat balapan, tapi juga tempat harapan. Tempat di mana anak muda bisa ngebut dengan arah dan prestasi, bukan sekadar melaju tanpa tujuan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPK RI Puji Upaya Pemprov Sumsel Dalam Pencegahan Korupsi

    Ketua KPK RI Puji Upaya Pemprov Sumsel Dalam Pencegahan Korupsi

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menilai, upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Pemprov Sumsel dikomandoi Gubernur Sumsel Herman Deru  cukup baik. Hal itu terlihat dari rekam jejak yang dipantau KPK RI melalui sistem Monitoring Centre for Prevention (MCP). Ketua KPK RI Komjen Pol Firli Bahuri memuji langkah serius yang dilakukan Pemprov Sumsel dalam melakukan pencegahan tindak […]

  • Bahas program kerja PIM

    Bahas program kerja PIM

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

     – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hj Asna Aini Apriyadi selaku pengurus DPD Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sumatera Selatan (Sumsel), menghadiri Rapat Koordinasi pengurus DPD PIM Sumsel periode 2023-2028, berlangsung di Room Serbaguna Citra Land Palembang, Rabu (10/1/2024). Ketua DPD PIM Sumsel Hj Helen Ganefo menyampaikan terima kasih atas kehadiran […]

  • Jangan Pernah Menjadikan Kesehatan Sebagai Komoditas Politik

    Jangan Pernah Menjadikan Kesehatan Sebagai Komoditas Politik

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H.Herman Deru mendampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M (K) membuka langsung Raker Kesda Provinsi Sumsel 2019 mulai 11-13 April, di Hotel Santika Premiere, Jumat (11/4) sore. Di hadapan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se Sumsel yang hadir, Herman Deru dengan tegas meminta  jangan […]

  • FISIP UIN Raden Fatah Dorong Literasi Lingkungan Hidup

    FISIP UIN Raden Fatah Dorong Literasi Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.419
    • 0Komentar

    BERBICARA tentang masalah lingkungan hidup (LH) akan berhubungan dengan bagaimana manusia memaknai kondisi lingkungan setempat. Salah dalam pemaknaan akan bermuara pada salahnya dalam tindakan. Untuk itu lah literasi terhadap persoalan LH menjadi penting, baik pada level masyarakat maupun pada level kebijakan. Demikian salah satu hal penting yang mengemuka kegiatan Forum Diskusi Dosen yang diadakan  FISIP […]

  • Badai Pasti Akan Berlalu, Tapi Krisis Iklim Membuatnya Lebih Merusak

    Badai Pasti Akan Berlalu, Tapi Krisis Iklim Membuatnya Lebih Merusak

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    NEW YORK dilanda banjir bandang kemarin akibat hujan ekstrem yang dibawa Badai Ida hingga dikeluarkan status darurat banjir bandang untuk pertama kalinya. Badai Ida sebelumnya melanda kawasan selatan Amerika Serikat, lalu bergerak ke arah utara Walikota New York City Bill de Blasio menggambarkan banjir dan cuaca ini sebagai “peristiwa cuaca bersejarah“. Berbagai rekor terpecahkan, seperti terjadi […]

  • Wisata Danau Teluk Gelam Dipastikan Tahun Ini Bisa Dinikmati Masyarakat

    Wisata Danau Teluk Gelam Dipastikan Tahun Ini Bisa Dinikmati Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 10.195
    • 0Komentar

    DISTINASI Wisata Danau Teluk Gelam, akhir tahun ini sudah siap dinikmati Oleh seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Pasalnya, saat ini sudah ada beberapa spot dan veneu baru di Danau Teluk Gelam. Kepala Dinas Pariwisata OKI, IIfnah, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019), mengatakan akhir tahun ini masyarakat OKI tidak perlu jauh-jauh lagi untuk […]

expand_less
WordPress Archive Hotel Booking Notifier – Event-Driven Emails Hotel Booking - Resort Elementor Pro Template Kit Hotel Booking System for WordPress Hotel Booking – WooCommerce WordPress Plugin Hotel Booking WordPress Theme – Luviana Hotel Booking WordPress Theme – Vierra Hotel Leisure WordPress Theme Hotel Listing Hotel Master Booking WordPress Hotel WordPress Theme | Hotel Leisure