Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Jangan Pernah Menjadikan Kesehatan Sebagai Komoditas Politik

Jangan Pernah Menjadikan Kesehatan Sebagai Komoditas Politik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
  • visibility 824
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H.Herman Deru mendampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M (K) membuka langsung Raker Kesda Provinsi Sumsel 2019 mulai 11-13 April, di Hotel Santika Premiere, Jumat (11/4) sore. Di hadapan seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se Sumsel yang hadir, Herman Deru dengan tegas meminta  jangan pernah sekali-kali menjadikan kesehatan sebagai komoditas politik.

“Jangan pernah menjadikan kesehatan sebagai komoditas politik. Kesehatan adalah hak masyarakat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk melayani,” tegasnya.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat menurutnya banyak cara yang bisa dilakukan. Bahkan meski dengan dana yang terbatas. Hal itu telah dibuktikannya saat menyiasati penyediaan monil ambulance bagi warga yang membutuhkan di desa-desa di OKU Timur yang jumlahnya ratusan.

“Kalau satu desa mau dikasih satu ambulance dari mana duitnya. APBD gak cukup karena satu mobil saja bisa mencapai Rp200 juta,” ujarnya.

Karena itu bersama instansi terkait iapun berusaha memutar otak dan beeinisiatif memanfaatkan kendaraan warga. Dimana tiap warga di tiap desa yang punya kendaraan dikumpulkan untuk MoU, kendaraan mereka disiapkan jadi ambulance dengan biaya operasional disubsidi oleh pemerintah daerah.

” Jadi kami MoU meminta kesediaan mereka kalau sewaktu-waktu mobilnya dipakai untuk ambulance dan kita yang biayai perawatannya. Atas inisiatif itu saya dapat penghargaan bantuan dari Menkes uang senilai Rp1 miliar untuk kas daerah,” jelasnya.

Atas pengalaman itulah ia yakin betul bahwa mencegah penyakit bisa dilakukan dengan biaya murah asalkan ada kemauan yang kuat. Pada Rakerkesda tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Menkes RI Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M (K) dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy berkesempatan melaunching Ambulance Motor 119 yang merupakannbagian Unit Reaksi Cepat (URC) dari program layanan kesehatan Tanggap Sumsel.

” Ide ini bukan untyk membalik fungsi ambulance tapi lebih pada percepatan pelayanan yang datang ke pasien. Adanya ambulance motor ini ini merupakan perwujudan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Perhatian ini tentu membuat maayarakat nyaman,”jelasnya seraya mengatakan untuk tahap awal ini, ambukance motor teraebut diberikan pada 2 daerah yang capaian UHC nya 100% yakni Kabupaten Lahat dan Muara Enim.

Tak hanya membahas pentingnya armada untuk petugas melakukan jemput bola ke pasien, kesempatan bertemu dengan menkes juga dimanfaatkan oleh HD untuk curhat soal lambannya penyebaran dokter spesialis di daerah.

” Dokter spesialis menumpuk di kota kadang daerah-dareah sudah beri insentif tapi masih gak mau juga. Ini bukan domain kami, makannya kepada ibu Menteri saya minta ini  dibuatkan payung hukumnya,” jelasnya.

Selain penyebaran dokter spesialis, HD mengaku bermimpi suatu saat seluruh warga Sumsel memiliko data medical record. Ada rekam medisnya agar pengobatan benar-benar tepat.

“Jadi datanya cuma satu,  mengobatinya lebih mudah. Saya ingin ini terlaksana sebelum pergantian tahun, ” jelasnya.

Sementara Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M (K) mengaku sangat mengaparesiasi ketegasan Gubernur Sumsel soal pelayanam kesehatan. Mengingat kesehatan adalah poin penting dalam kehidupan.

“Apapun kebutuhan layanan kesehatan masyarakat bagaimanapun kondisinya harus jalan. Karena bagaimana mau berpendidikan baik dan sejahtera jika kesehatan masah terabaikan” tambahnya.

Demikian pula soal inovasi Gubernur Sumsel menyediakan ambulance motor langsung mdapat apresiasi khusus dari Menurut Menkes. Inovasi ini  patut dicontoh daerah lainnya.

Sementara itu Kadinkes Provinsi Sumsel Lesty Nurainy menjelaskan Rakerkesda kali ini akan membahas 5 isu penting. Diantaranya peningkatan pencegahan penyakit tidak menular, masalah stunting, dan eliminasina TBC. Isunoenting tersebut dituangkan dalam penyampaian paparan Rencana Aksi Daerah perwakilan dari 5 kabupaten dna kota yang ditunjuk.

Dengan haraoan melalui Rakerkesda 2019 ini  kolaborasi pusar, provinsi dan kabupaten/kota dalam penguatan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta dapat terwujud.

“Kita terima kasih sekali Ibu Menteri di tengah jadwalnya yang padat bisa datang ke acara ini. Seperti kita ketahui di 10 provinsi diadakan juga rakerdasda secara serentak dan Rakerkesda ini menindaklanjuti Rakerkesnas Februari lalu,” jelasnya.

Selain dihadiri Kepala Dinas Kesehatan se Sumsel, Rakerkesda tersebut juga tampak dihadiri Duta Narkoba Millenial Sumsel Ratu Tenny Leriva Herman Deru.

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hingga 20 September, Penerapan Ganjil Genap Terus Berlanjut

    Hingga 20 September, Penerapan Ganjil Genap Terus Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.405
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memperpanjang kebijakan pembatasan mobilitas warga dengan sistem ganjil-genap alias gage bagi kendaraan roda empat. Kebijakan ini diperpanjang mengikuti masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 September 2021. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan kebijakan ganjil-genap ini masih berlaku di tiga titik kawasan sejak […]

  • Muba Inovasi Sistem Pelayanan OSS, 25 Perizinan Bisa Dilakukan Secara Online

    Muba Inovasi Sistem Pelayanan OSS, 25 Perizinan Bisa Dilakukan Secara Online

    • calendar_month Rabu, 9 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.437
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Dinas Penanaman Modal  Pelayanan Terpadu Satu Pintu  ( DPM PTSP) Muba melakukan inovasi layanan perijinan dan non perijinan via online system submision ( OSS), invonasi tersebut dilakukan terhitung pada Januari 2018. Dari 67 jenis perijinan dan non perijinan sudah ada 22 ijin+3 non ijin atau (25 ) ijin non ijin yang sudah […]

  • Cegah PMK Berkembang, Presiden Minta Maksimalkan Vaksin

    Cegah PMK Berkembang, Presiden Minta Maksimalkan Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 585
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak cepat untuk mengatasi masalah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sejumlah hewan ternak di Tanah Air. Salah satunya, pemerintah telah mendatangkan 800 ribu vaksin untuk segera disuntikkan kepada hewan ternak di seluruh Indonesia sehingga penyakit tersebut tidak menular lagi. “Suntikkan cepat-cepat, cepat, sehingga bisa […]

  • OP dimasifkan untuk pengendalian inflasi di Muba

    OP dimasifkan untuk pengendalian inflasi di Muba

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin masifkan upaya pengendalian inflasi. Salah satunya Operasi Pasar Beras Medium yang bekerjasama dengan Perum Bulog Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel. Kali ini program yang dijalankan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba tersebut dilaksanakan di Kecamatan Plakat Tinggi yang dibuka secara langsung oleh Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi […]

  • Gandeng KPPI, Pemprov Dongkrak Partisipasi Perempuan Sumsel di Bidang Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi 

    Gandeng KPPI, Pemprov Dongkrak Partisipasi Perempuan Sumsel di Bidang Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi 

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.794
    • 0Komentar

    BERBAGAI upaya dilakukan Pemprov Sumsel untuk meningkatkan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial maupun ekonomi. Selain gencar melakukan sosialisasi, Pemprov juga mendorong pembentukan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Wilayah Sumsel. Menurut Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, lahirnya Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPRD, dan DPD khususnya Pasal 53 […]

  • TERBARU Syarat dan Ketentuan Perjalanan Domestik dengan Moda Transportasi Udara, Laut, Darat Berlaku sejak 27 Oktober 2021

    TERBARU Syarat dan Ketentuan Perjalanan Domestik dengan Moda Transportasi Udara, Laut, Darat Berlaku sejak 27 Oktober 2021

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    SYARAT dan ketentuan untuk pelaku perjalanan domestik kembali disesuaikan. Penyesuaian terbaru ini memuat tentang pelaku perjalanan ke seluruh Indonesia dengan pesawat untuk wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil H-3 sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk pelaku perjalanan laut dan darat ke seluruh Indonesia wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR (H-3) atau tes rapid antigen […]

expand_less
WordPress Archive Sanubari – Travel & Tour Agency Elementor Template Kit Sanzo | Responsive WooCommerce WordPress Theme Saonara – Ajax Powered Multi-Concept WordPress Theme Sara – WooCommerce WordPress Market Theme Saras – Wine Template Kit Saras – Wine WordPress Theme Saratov – Day Care & Kindergarten School WordPress Theme Sasby – App Landing & Saas WordPress Theme Sasco – SaaS Technology WordPress Theme Sash – Bootstrap 5 Admin & Dashboard Template