Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sumsel Masih Butuh Dokter untuk di Desa, Ini Kesempatan

Sumsel Masih Butuh Dokter untuk di Desa, Ini Kesempatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
  • visibility 840
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru meminta dokter yang ditugaskan di Bumi Sriwijaya tidak pilah pilih lokasi penempatan. Mengingat tugas seorang medis sangat dibutuhkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan terutama yang ada didaerah pelosok.

Harapan tersebut diungkapkannya saat membuka Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah Nasional  Ke XXIV Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Indonesia (PEGI)  dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Palembang 2019 di Hotel Novotel (13/8/2019).

“Berbagai upaya yang telah kita lakukan  terutama dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Herman Deru meminta apa yang telah dilakukan pemerintah Provinsi Sumsel dibidang kesehatan tersebut mendapatkan dukungandari Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Indonesia (PEGI)  dan Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) terutama dalam menentukan kebijakan program pelayanan masyarakat yang saat ini terfokus dalam program JKN KIS.

“Pemerintah Provinsi Sumsel telah mendorong bupati/walikota untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC), Terlebih di Provinsi Sumsel  ada 17 kab/kota yang butuh dokter dan butuh pelayanan kesehatan yang merata,” papar Herman Deru.

Herman Deru menegaskan, Sumsel merupakan provinsi  dengan wilayah yang paling luas di pulau Sumatera, karena itu dia juga meminta agar dokter senior atau guru besar untuk dapat  memberikan pemahaman kepada dokter junior  dapat dan bersedia  memberikan darma bhaktinya  kepada masyarakat di pelosok daerah.

Sementara Ketua Gabungan Pengurus  Besar PPHI-PEGI- PGI Prof. Dr.dr. Dadang Makmun, mengatakan Perkembangan ilmu kedokteran saat ini sudah semakin berkembang ditambahlagi dengan inovasi-inovasi baru setiap tahunnya.

“Dibidang saluran cerna penyakit  5 terbesar dan perawatan pasien 10 terbesar pasien rawat jalan, kongres ini juga sebagai bentuk antisipasi dari kita semua dipelayanan saluran cerna. Oleh sebab itu ketiga perhimpunan ini mengupgrade dan meningkat,” jelasnya.[**]

 

Penulis : ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Gedung & Masjid Yayasan Mifhatul Falah, Plt Bupati Muba : Cetak Generasi Cerdas & Imtaq

    Resmikan Gedung & Masjid Yayasan Mifhatul Falah, Plt Bupati Muba : Cetak Generasi Cerdas & Imtaq

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    MENCETAK generasi yang cerdas dan memiliki iman dan taqwa (imtaq), upaya inilah yang terus digencarkan Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP. Hal tersebut juga diiringi eksistensi Pendidikan Yayasan Mifhatul Falah yang telah berdiri sejak enam tahun lalu ikut berpartisipasi membantu Pemerintah Kabupaten Muba dalam dunia pendidikan mencerdaskan penerus bangsa sejak […]

  • OJK Pacu Adopsi Keuangan Syariah Lewat Tiga Strategi

    OJK Pacu Adopsi Keuangan Syariah Lewat Tiga Strategi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Mengenal keuangan syariah belum tentu membuat masyarakat langsung menggunakannya. Kesenjangan antara tingkat pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah masih menjadi tantangan yang dihadapi industri. Melihat kondisi itu membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menggeser fokus kebijakannya dengan mendorong peningkatan adopsi layanan keuangan syariah melalui tiga strategi yang dirancang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Bahkan […]

  • Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak henti-hentinya melakukan penertiban guna menjaga kenyamanan dan ketenteraman masyarakat khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Salah satunya yakni razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Sat Pol PP Sumsel bersama tim terpadu Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin, TNI dan Polri,” Kamis (19/12/2019) […]

  • Ini Bukan Tugas Pemerintah Saja, Indonesia Butuh Sembilan Juta Talenta Digital

    Ini Bukan Tugas Pemerintah Saja, Indonesia Butuh Sembilan Juta Talenta Digital

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.435
    • 0Komentar

    DALAM 15 tahun ke depan, Indonesia membutuhkan sedikitnya sembilan juta talenta digital. Pemerintah harus merespon secara cepat kebutuhan akan sumber daya manusia ini melalui berbagai program pembentukan talenta digital secara nasional. “Penyiapan ahli digital adalah keniscayaan. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, peran kampus sangat penting untuk menciptkan tenaga digital guna memenuhi jenis-jenis pekerjaan baru sebagai […]

  • Pandemi Tak Menghentikan Penyair ini Berkreativitas

    Pandemi Tak Menghentikan Penyair ini Berkreativitas

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.401
    • 0Komentar

    Jiwa seniman senantiasa dirasuki improvisasi dan modifikasi. Makanya, di mana pun dan kapan pun, seniman itu selalu bergerak aktif dan “nakal”. Kenakalan dan keaktifan itulah membuat seniman selalu eksis dan bisa bertahan. Meskipun kenyatannya, ada saja yang tumbang dan silih berganti. Itulah kehidupan, akan menggilas semuanya. Termasuk seniman. Kehadiran pandemi covid 19, memang membatasi semua […]

  • Thia Yufadha : Hasil Penjualan Masker Gambo Muba Disalurkan untuk Warga Terdampak Covid-19

    Thia Yufadha : Hasil Penjualan Masker Gambo Muba Disalurkan untuk Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.348
    • 0Komentar

    TIDAK hanya disalurkan untuk tenaga medis dan tim penanganan Covid-19 saja, namun keuntungan dari penjualan masker Gambo Muba yang di inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza juga disalurkan untuk warga Muba yang terdampak Covid-19. “Jadi, selain masker ini dibagikan untuk inspirasi  dalam perjuangan melawan covid-19, dari keuntungan hasil penjualan masker Gambo Muba […]

expand_less
WordPress Archive Glorious WP – Multi-purpose Elementor WooCommerce Responsive Theme Glossier – Newspaper & Viral Magazine WordPress Theme Glower – Beauty and Skincare WordPress Theme Glowify – Beauty and Cosmetics Shop WordPress Theme Glowix – Plastic Surgery & Beauty Clinic WordPress Theme Glownis – Beauty and Cosmetics Shop WordPress WooCommerce Theme Gloy – Logistic & Transportation Delivery Elementor Template Kit Gluson – Digital Theme for WooCommerce WordPress Gmaakeup – Makeup Artist WordPress Theme Gnome – Lawn & Garden Care Services Elementor Template Kit