Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sepakat Rekrut Honorer PPL di 2021

Sepakat Rekrut Honorer PPL di 2021

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
  • visibility 1.189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAHUN 2021 direncanakan akan dibuka pendaftaran tenaga honor Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk tamatan Sarjana Pertanian dan lulusan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Jumlahnya lumayan banyak mencapai ribuan PPL yang nantinya akan di tempatkan di Kabupaten Banyuasin dan sejumlah daerah di Sumsel yang potensial tanaman pangan.

Rencana penerimaan tenaga honorer PPL ini,   atas inisiasi Bupati Banyuasin H Askolani  dan mendapat dukungan positif dari Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam kunjungan kerja, Rabu (24/6) kemarin. Bahkan Gubenur Herman Deru siap memfasilitasi dan membiayai penerimaan PPL tersebut ditahun anggaran 2021.

Didampingi Sekda HM Senen Har, Kadis Pertanian Zainudin dan Direktur PDAM Tirta Betuah Sri Hartati, Bupati Askolani melaporkan kepada Gubernur bahwa Kabupaten Banyuasin ditetapkan Kementerian Pertanian sebagai daerah penghasil beras terbesar ke 4 nasional.

Dimana dengan program SERASI ini berhasil mengoptimalkan lahan rawa menjadi lahan persawahan padi yang produktif. Banyuasin memiliki luas panen padi 208,598 hektar, sehingga produksi padi sebesar 905.846 ton GKG dan produksi beras sebesar 519.684 ton.

Menurut Bupati Askolani, potensi pertanian Banyuasin masih bisa di tingkatkan lagi, areal rawa di Banyuasin masih banyak yang belum digarap maksimal dan ini bisa menjadi lahan sawah baru dan areal sawah lebak masih bisa di optimalkan lagi seperti di Rantau Bayur, Rambutan dan Kecamatan lainnya. Begitu juga dengan panen masih bisa di tingkatkan menjadi tiga kali setahun, dimana saat ini baru sebagian yang tiga kali panen, namun sebagian besar sudah dua kali panen terutama di kawasan Jalur.

Persoalannya terang Askolani, saluran Primer dan Sekunder banyak yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan. Pemkab Banyuasin sendiri tidak bisa menormalisasi karena ini menjadi kewenangan Kementerian PUPR, begitu juga alat Exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Kemudian,  pupuk juga menjadi persoalan karena sering terlambat datang bahkan tidak ada sehingga menyulitkan para petani. Padahal pupuk ini sangat penting sekali. Disamping itu, yang sangat penting juga Banyuasin kekurangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dimana saat ini jumlahnya sekitar 100 orang PPL, dan ini perlu ditambah untuk mengedukasi para petani dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Banyuasin.

“Kalau persoalan ini bisa diatasi pak Gubernur, kami berkenyakinan Kabupaten Banyuasin bisa memproduksi beras lebih banyak lagi, bahkan bisa di nomor urut 1 atau 2 Nasional. Karena lahan kita masih luas, dan waktu panen bisa sampai tiga kali, “katanya optimis.

Gubernur Herman Deru menyatakan rasa bangga dengan Kabupaten Banyuasin yang menjadi daerah penghasil beras terbesar no 4 secara nasional.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi kerja Pak Bupati dan jajaran. Para penyuluh pertanian Dan kepada petani. Sehingga Banyuasin bisa menjadi daerah di Sumsel sebagai daerah penghasil beras no 4 nasional, “katanya.

“Kalau belum maksimal, jangan kecewa tapi jadi cemeti kita untuk terus melakukan yang terbaik, “kata Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini.

Untuk normalisasi saluran Primer dan Sekunder jelas Gubernur akan segera di koordinasikan dengan Kementerian PUPR termasuk dalam pemakaian alat berat yang sudah tersedia. “Saya minta pak Kadis Pertanian Sumsel pelajari regulasinya, begitu juga dalam pengoperasian alat berat, kalau tidak melanggar saya kira beri mandat saja ke Pemkab Banyuasin. Untuk normalisasi saluran memang tidak bisa apalagi menggunakan anggaran APBD itu ngak bisa karena ini menjadi kewenangan Pusat. Namun solusi dari saya para Gapoktan bisa melakukan dengan catatan mereka swadaya   karena pembiayaan dari APBD tidak diperbolehkan, “katanya.

“Contoh seperti jalan lintas Palembang-Betung, Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin tidak bisa bisa memperbaikinya karena kewenangan pusat, tapi kalau pak oga yang benari bisakan. Ini artinya kekuatan masyarakat bisa. Kesimpulannya, Gapoktan bisa memperbaiki saluran primer dan sekunder tinggal kita pinjamkan alat dan biaya operator dan minyak bisa swadaya mereka, “jelas Gubernur Deru.

Untuk Pupuk tegas Herman Deru,  Kuota pupuk itu menjadi tanggungjawab Gubernur namun untuk pendistribusian itu sepenuhnya tanggungjawab Distributor. Nanti dibuat kebijakan saja kouta pupuk yang tidak maksimal di daerah lain dialihkan saja ke Kabupaten Banyuasin.

Selanjutnya, untuk mengatasi kekurangan PPL lanjut Herman Deru, dirinya setujuh untuk dibuka pendaftaran PPL Sarjana Pertanian dan SPMA. Keberadaan PPL ini sangat penting dalam mendampingi para petani. “Jadi penerimaan PPL ini inisiasi pak Bupati Banyuasin, dan saya sebagai Gubernur sangat mendukung. Nanti tahun 2021 Pemprov yang akan anggarkan. Kita utamakan putra daerah yang berdomisili di wilayah Banyuasin dan daerah lain yang membutuhkan, “tandasnya.[***]

Des

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Karhutla Paparkan 3 Juta Warga, Kasus ISPA Melonjak di Sejumlah Daerah

    Kabut Asap Karhutla Paparkan 3 Juta Warga, Kasus ISPA Melonjak di Sejumlah Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kabut asap karhutla kini berdampak langsung terhadap sekitar 3 juta warga di 37 kabupaten/kota yang tersebar di tujuh provinsi. Di tengah kualitas udara yang memburuk, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ikut melonjak di sejumlah wilayah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat karhutla hingga 21 Agustus 2026 telah meluas ke 87 kabupaten/kota di Jambi, Riau, Sumatera […]

  • Wujud Komitmen Wujudkan SDM Unggul Berbasis Imtaq

    Wujud Komitmen Wujudkan SDM Unggul Berbasis Imtaq

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke 27  tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir 9-15 Maret 2023. Seleksi dibuka di Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur pada Kamis, (9/3/23). Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE mengatakan gelaran STQH ini merupakan bentuk komitmen Pemkab OKI mewujudkan pembangunan Sumber […]

  • Fokus pada Masa Depan AI & Otomasi,Workato Automate Asia 2023 Bentuk Pola Pikir Otomasi Baru melalui Kolaborasi dengan Akademisi di Singapura

    Fokus pada Masa Depan AI & Otomasi,Workato Automate Asia 2023 Bentuk Pola Pikir Otomasi Baru melalui Kolaborasi dengan Akademisi di Singapura

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    Acara ini akan menampilkan peluncuran buku terbaru CEO Workato, yang diintegrasikan secara sempurna ke dalam kurikulum lokal untuk memberdayakan tenaga kerja dengan keterampilan otomatisasi yang siap menghadapi masa depan. Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach  – Workato, platform otomatisasi perusahaan terkemuka yang didukung AI, mengumumkan buku baru yang inovatif, “The New Automation Mindset: The Leadership Blueprint […]

  • Bahas  RUU Keuangan, Komisi XI DPR RI Berkunjung Ke Sumsel

    Bahas RUU Keuangan, Komisi XI DPR RI Berkunjung Ke Sumsel

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    MELALUI kunjungan Spesifik Komisi XI DPR RI Masa Sidang II/Tahun Sidang 2021-2022 ke Provinsi Sumatera Selatan terkait Fungsi Legislasi Masukan terhadap RUU tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, keberadilan serta keberimbangan terkait penganggaran dana sangatlah diharapkan oleh setiap Kabupaten Kota di Sumatera Selatan, tak terkecuali juga untuk kota Palembang. “Kita saling memberikan […]

  • Karhutla Masih Jadi Bahasan Utama, Gubernur Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran

    Karhutla Masih Jadi Bahasan Utama, Gubernur Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara langsung hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021, yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin 22 Februari 2021. Dalam Rakornas kali ini Presiden Jokowi, meminta penegakan hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan, dilakukan tanpa kompromi. Penegakan hukum harus diterapkan […]

  • Prihatin, Wabup Muratara Kunjungi Kediaman Warga Dipasung

    Prihatin, Wabup Muratara Kunjungi Kediaman Warga Dipasung

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni atau sering di sapa HDS saat melakukan kunjungan kerja Kecamatan Nibung. Kamis (05/12/19) menemukan adanya warga yang terpasung selama sembilan bulan akibat ganguan mental. Melihat adanya warga yang bernama Darmawan bin Suwadi warga blok D SP 9 HDS perihatin dan akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk […]

expand_less
WordPress Archive CSV User Importer CTL Arcade – WordPress Plugin CTL Woocommerce Search by SKU Ctx Feed Pro - woocommerce product feed manager Cuber | Responsive Multipurpose WordPress Theme Cubez – Creative WordPress Showcase Portfolio Theme Cuinare – Multivendor Restaurant WordPress Theme Cuisine – WordPress Blog & Recipe Theme CulturePress – Art & Culture WordPress Theme Cupid- Creative Portfolio Elementor Template Kit