Edward Candra Ungkap Kunci Masa Depan Pemuda Sumsel
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 23 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Masa depan generasi muda tidak cukup ditentukan oleh tingginya pendidikan atau kemajuan teknologi. Karakter, kepedulian terhadap sesama, dan kemauan untuk terus berjuang juga menjadi bekal penting. Pesan inilah yang mengemuka dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Sumatera Selatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra menyampaikan pesan tersebut saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga pada upacara di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (28/10/2026).
Dalam sambutan itu, ia menilai pentingnya membangun generasi muda yang bukan hanya mampu bersaing, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Menurut Edward, perjuangan para pendiri bangsa tidak seharusnya berhenti sebagai catatan sejarah. Nilai-nilai yang mereka wariskan perlu tercermin dalam sikap dan tindakan generasi penerus, termasuk ketika menghadapi tantangan zaman.
“Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Namun kemajuan sejati dimulai dari manusianya, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak mudah menyerah, serta dari kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Ia menekankan tiga karakter yang perlu tumbuh dalam diri anak muda, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati.
Kecintaan terhadap tanah air, misalnya, harus terlihat melalui kontribusi nyata. Sementara kegigihan diperlukan agar generasi muda tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan. Adapun empati menjadi pengingat bahwa keberhasilan pribadi tetap perlu diiringi kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Pesan tersebut menempatkan kemajuan manusia sebagai bagian penting dari pembangunan. Sebab, kemampuan dan prestasi saja tidak cukup apabila tidak dibarengi tanggung jawab serta kepedulian terhadap sesama.
Edward juga mengajak pemuda untuk berani menetapkan cita-cita tinggi, bekerja keras, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang bersedia melayani masyarakat.
“Jadikan setiap ilmu, karya, dan pengorbanan sebagai bukti cinta kepada Indonesia. Masa depan bangsa bukan sesuatu yang kita tunggu, tetapi sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” tegasnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Sumsel turut diisi dengan pemberian penghargaan kepada pemuda berprestasi. Pemprov Sumsel juga menyalurkan bantuan usaha untuk mendorong tumbuhnya wirausahawan muda yang dapat mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap potensi generasi muda, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga pengembangan usaha.
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel, kepala perangkat daerah, organisasi kepemudaan, dan tamu undangan lainnya.
Peringatan tahun ini kembali mengingatkan bahwa masa depan pemuda Sumsel tidak hanya berkaitan dengan peluang yang tersedia, tetapi juga bagaimana mereka mengembangkan kemampuan, menjaga karakter, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
