Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Sekda Nasrun Umar Buka Sosialisasi Perpes Baru Pengadaan Barang Jasa

Sekda Nasrun Umar Buka Sosialisasi Perpes Baru Pengadaan Barang Jasa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Sep 2018
  • visibility 941
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar mewakili Gubernur Alex Noerdin membuka acara Sosialisasi Perpres No 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Peningkatan Kapasitas LPSE Regional V Sumatera Bagian 2 Tahun 2018 di Hotel Horison Ultima, Rabu (5/9/2018).

Menurut Nasrun Umar, pengadaan barang/jasa pemerintah mempunyai peran penting dalam pelaksaan pembangunan nasional untuk peningkatan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah.

“Banyak perubahan secara fundamental dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah, pengadaan barang/jasa pemerintah tidak sekedar mencari harga termurah dari penyedia, namun tujuannya berubah menjadi menghasilkan barang/jasa yang tepat dari setiap uang yang dibelanjakan, diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, dan penyedia,” tuturnya.

Berkenaan dengan penyelenggaraan sosialisasi yang akan dilaksanakan itulah Nasrun Umar menghimbau dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah harus mengacu pada Peraturan Perundang- Undangan, yang saat ini telah terbit, yaitu peraturan presiden nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah sebagai pengganti dari perpres terdahulu yaitu perpres No 54 tahun 2010 sampai dengan Perpres No 4 tahun 2015.

Nasrun menjelaskan, dengan telah diterbitkannya regulasi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah untuk mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa sesuai prinsip-prinsip pengadaan yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel sehingga akan menghasilkan barang/jasa yang tepat dari setiap anggaran yang dibelanjakan.

“Kita menyadari, bahwa pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab yang berat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program/kegiatan yang ada pada setiap organisasi perangkat daerah. Dalam melaksanakan program tersebut tentu saja harus melalui tahapan-tahapan mulai dari penganggaran pengadaan barang/jasa, dan pelaksanaan kegiatan itu sendiri dengan selalu berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga akan didapatkan hasil pembangunan yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Nasrun, berbicara pengadaan barang/jasa bukan saja hanya suatu proses untuk mendapatkan penyedia barang/jasa, tetapi harus dimaknai secara luas ahwa pengadaan barang/jasa pemerintah mempunyai peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan nasional untuk pelayanan publik dan pengembangarn perekonomian nasional dan daerah. Dan memberikan kontribusi dalam peningkatan penggunaan produksi dalam negeri, peningkatan peran usaha mikro, usaha kecil, dan menengah serta pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Bidang Monitoring/Evaluasi dan Pengembangan Sistem informasi LKPP RI Sarah Sadika menjelaskan, dengan dikeluarkannya Perpres baru ini diharapkan dapat membuat pengadaan tersebut menjadi “tools” yang cepat, mudah, tidak menakutkan, karena itulah didesain Perpres yang bahkan banyak membicarakan norma.

“Hal ini semata-mata karena sekarang kita bicara bahwa teman-teman pengelolaan pengadaan memiliki kapasitas dan kemampuan yang tidak lagi disetir oleh sesuatu yang sifatnya banyak aturan teknis. Di Perpres yang baru ini hampir semua proses bisnis diarahkan berbasis elekteronik karena dapat dibilang sebagai “tren” atau pakem yang digunakan di dunia internasional,” pungkasnya.[one]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta PGC Fokus Orientasi Prestasi

    Minta PGC Fokus Orientasi Prestasi

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melantik dengan resmi Dewan Pengurus Palembang Golf Club Masa Bakti 2020-2023 dan Friendly Golf Tournament PGC tahun 2020, bertempat di Practise Green Kenten Course Palembang, Sabtu kemarin. Untuk diketahui, Dewan perwakilan anggota masa bakti 2020-2023 diketuai oleh H Syahrial Oesman, Dalam kata sambutannya Gubernur Provinsi Sumatera Selatan […]

  • calon-secaba

    Orang Tua Sambut Kelulusan Secaba dengan Rasa Haru

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.950
    • 0Komentar

    Tangis harus dan sedih mewarnai sidang penetapan kelulusan penerimaan Secaba Polri tahun anggaran 2017 di Gedung Warsito Pakri, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/8/2017).

  • Perbincaangan di Acara Yeosu-UEA Summit 2021, Energi Fosil Kian Menipis, Hilirisasi Kelapa Sawit  Jadi Biofuel Salah Satu Solusinya

    Perbincaangan di Acara Yeosu-UEA Summit 2021, Energi Fosil Kian Menipis, Hilirisasi Kelapa Sawit  Jadi Biofuel Salah Satu Solusinya

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    INOVASI pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan bakar yang diinisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Kabupaten Musi Banyuasin diyakini banyak pihak menjadi masa depan yang sangat baik dalam upaya mensejaterahkan petani sawit lokal dan menekan emisi di bumi. Bahkan, atas inovasi tersebut Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA […]

  • Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Model koperasi sawit Musi Banyuasin (Muba) disiapkan menjadi percontohan hilirisasi perkebunan, yang menghubungkan petani, koperasi hingga industri. Gagasan ini mengemuka dalam Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi di Gedung Opproom Kabupaten Muba, Selasa (11/8/2026). Sekitar 800 peserta dari 16 provinsi mengikuti seminar yang mempertemukan koperasi sawit, petani, pelaku perkebunan, BUMN serta kementerian […]

  • Sekayu Ramai! Belajar Jepang, Bukan Cuma ‘Konnichiwa’

    Sekayu Ramai! Belajar Jepang, Bukan Cuma ‘Konnichiwa’

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.056
    • 0Komentar

    PEMKAB Muba menggelar pelatihan bahasa Jepang gratis untuk calon peserta magang ke Jepang. Tak cuma belajar “konnichiwa”, mereka disiapkan untuk jadi SDM unggul yang disiapkan mendunia/global. Bahkan, kalau biasanya belajar bahasa itu buat nembak gebetan beda kota, di Musi Banyuasin (Muba) lain cerita, bro….Kali ini Pemkab Muba lewat Disnakertrans ngajarin bahasa Jepang bukan buat gaya-gayaan […]

  • Grab Undang Orang Terkasih dalam The 90’ Festival

    Grab Undang Orang Terkasih dalam The 90’ Festival

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Grab akan menyediakan titik penjemputan khusus yang didukung dengan suplai armada GrabCar akan disediakan di lokasi acara The 90’s Festival.

expand_less
WordPress Archive Social Page Feed Box WordPress Plugin Social Photos Feed Box WordPress Plugin Social Proof Notifications Add-on for Easy Social Share Buttons Social Share – Addons for WPBakery Page Builder WordPress Plugin Social Share for Elementor WordPress Plugin Social Share & Locker Pro Pack (W&B) Social Share & Locker Pro WordPress Plugin Social Share Page Views AddOn – WordPress Social Share top Bar AddOn – WordPress Social Store Locator – Reviews & Ratings Add-on