Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ngopi Bareng Bupati, Curhat Buruh Sampai Tumpah Kopinya

Ngopi Bareng Bupati, Curhat Buruh Sampai Tumpah Kopinya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 2.546
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA orang ngopi sambil debat harga sawit di warung, kali ini kopi diseduh di tempat yang agak beda Guest House Griya Bumi Serasan Sekate.
Di sinilah Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha Tohet, duduk santai bareng para buruh perkebunan dari Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (FSBPI). Suasananya? campur antara serius, haru, dan lucu kayak sinetron tapi versi nyata, tanpa iklan sabun.

Para buruh datang dengan daftar panjang, mirip surat cinta tapi isinya keluhan semua. “Pak Bupati,” kata Efendi dari PT KMP, membuka suara, “kami ini bukan minta bonus mobil, cuma pengen upah sesuai standar, lembur dibayar, sama anak-anak bisa sekolah naik mobil, bukan naik harapan”.

Semua yang hadir ketawa kecil.
Bupati Toha ikut senyum, lalu nyeletuk, “Wah, naik harapan itu bahaya, Ndik, soalnya kalau harapannya gak nyampe, bisa -bisa jatuh sakit”.

Tawa pecah…. “Lho tapi serius, Pak,” sambung Efendi, “kami juga pengen ada ambulans di lokasi, kadang kalau ada yang pingsan, harus nunggu mobil tetangga lewat dulu”.

Bupati ngangguk, lalu menjawab ringan, “Kalau gitu nanti kita usahakan, jangan sampai buruh sakit malah tambah sakit karena nunggu ambulans datang dari kabupaten sebelah”.

Setelah suasana cair, Bupati Toha meletakkan cangkir kopinya pelan. “Saya paham betul apa yang kalian rasakan, dulu saya juga pernah kerja di kebun, tangan saya pernah kapalan, kulit gosong, tapi gaji gak ikut naik”.

Salah satu buruh di belakang langsung nyeletuk, “Berarti Bupati dulu juga pernah ngumpet kalau mandor datang, ya Pak?” .

Semua meledak ketawa ngakak…
Bupati ikut ngakak, “Iya, itu kebiasaan Nasional!, kalau udah dengar suara motor mandor, langsung pura-pura sibuk ngikat tali sepatu!”. Ruangan yang tadinya agak tegang mendadak jadi seperti pos ronda malam Jumat, penuh canda, tapi tetap ada arah pembicaraan.

Bupati kemudian melanjutkan dengan nada lebih serius tapi tetap hangat. “Yang penting, kita sampaikan aspirasi dengan kepala dingin. Kalau marah, kopi bisa tumpah, kalau tumpah, rugi  belum tentu ada refill,” katanya disambut tawa lagi.

Ia meminta semua aspirasi ditulis resmi agar bisa ditindaklanjuti. “Selama gak bertentangan aturan, saya dan Forkopimda siap bantu. Tapi kalau semua pakai emosi, nanti kita malah salah paham”.

Seorang buruh lain berbisik ke sebelahnya, tapi cukup keras untuk didengar, “Kalau gaji naik, Pak, kopi saya nanti Arabica semua, gak campur jagung lagi”.

Bupati nyengir, Alhamdullilah…Amin, tapi ingat, kopi enak itu bukan karena mahal, tapi karena diminum bareng rasa syukur”.

Lagi-lagi ruangan meledak tawa, antara kagum dan geli mendengar gaya bicara Bupati yang blak-blakan tapi hangat.

Gak mau kalah, Ketua DPRD Muba, Afitni Junaidi Gumay, ikut buka suara sambil ikut nyeruput kopi.
“Buruh dan perusahaan itu ibarat kopi dan gula, jika kopi sendirian, pahit, tapi gula kebanyakan, bisa-bisa cepat  kena diabetes, jadi harus pas takarannya,” ujarnya dengan gaya stand-up comedy.

Salah satu perwakilan buruh nyeletuk, “Kalau yang aduk siapa, Pak?”
Afitni jawab cepat, “ya pemerintah lah!, kalau nggak diaduk, diam di dasar, manisnya gak nyebar”.

Semuanya dalan suasana akrab sembari tertawa lagi, tapi dari banyolan itu, semua paham maknanya, yaitu keseimbangan itu penting. Oleh karena itu, buruh dan perusahaan gak boleh saling curiga, dua-duanya harus jalan bareng.

Afitni juga janji bakal gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), biar buruh dan perusahaan bisa curhat bareng tanpa harus debat kusir.
“Kalau ada pelanggaran, kasih bukti valid, jangan cuma katanya, kita siap bantu sampai tuntas”.

Seorang buruh nyeletuk lagi, “Kalau gak ada solusi juga, kami ngopi lagi ya Pak?”
Ketua DPRD ngakak abis, “boleh, asal kopinya bawa sendiri, kantor DPRD gak buka warung”.

Lalu, Bupati juga  menutup dengan pesan bernas. “Investasi penting buat daerah, tapi kesejahteraan buruh juga harus jadi prioritas. Keduanya bukan musuh, tapi pasangan serasi, kayak kopi susu, kalau dicampur pas, enak, kalau kebanyakan salah satunya, ya mual”

Semua yang hadir manggut, yang tadinya datang bawa keluhan, pulang bawa harapan   dan mungkin sedikit tawa.

Jadi, sebenarnya dalam hidup ini, kadang kita butuh ruang buat ngomong jujur tanpa takut dihakimi,  audiensi hari itu membuktikan, kalau pemimpin mau mendengar dengan hati, buruh pun mau bicara dengan sopan.

Masalah memang gak langsung selesai, tapi setidaknya pintu komunikasi sudah terbuka, kata orang bijak Muba, “Kalau pintu udah terbuka, jangan malah sandaran masuk, duduk, dan ngobrol”.

Oleh sebab itu, audiensi antara buruh dan Bupati Muba ini bisa jadi contoh kecil tapi sangat berharga sebab, kadang, solusi gak lahir dari seminar, tapi dari secangkir kopi dan hati yang terbuka.

Pepatah lama bilang “Masalah itu kayak ampas kopi, jangan ditelan, disaring aja, biar tinggal rasa manisnya”.

Hari itu, di Griya Bumi Serasan Sekate, ampas masalah buruh mulai disaring,  dengan tawa, harapan, dan tentu saja… aroma kopi yang tumpah karena kebanyakan ngakak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPUD Lahat Prioritaskan Pemilih Disabilitas Mental

    KPUD Lahat Prioritaskan Pemilih Disabilitas Mental

    • calendar_month Selasa, 19 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Pada Pemilihan Legistatif [Pileg] dan Pemilihan Presiden [Pilpres] 2019, akan berbeda, pasalnya penyandang disabilitas mental /gangguan jiwa akan ikut memilih. Komisi Pemilihan Umum [KPU] memasukan daftar pemilih tetap [DPT] untuk mereka.   Sumselterkini.co.id, Lahat – KPU memasukan disabilitas mental itu, dianggap bukan yang aneh, karena dinilai disabilitas memiliki hak. Kebijakan tersebut sebenarnya pernah menjadi pertentangan […]

  • Benarkah Adanya Informasi, Silahkan Ambil Bantuan Kompensasi Rp 1 Juta Bagi Pemegang Kartu Vaksinasi

    Benarkah Adanya Informasi, Silahkan Ambil Bantuan Kompensasi Rp 1 Juta Bagi Pemegang Kartu Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 667
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah pesan berantai di Whatsapp berisi informasi bantuan sebesar Rp 1 juta dari pemerintah. Dalam informasi tersebut, bantuan diberikan kepada pemegang kartu vaksinasi dengan isi lengkap pesan sebagai berikut, “Informasi : Bagi yang sudah memiliki KARTU VAKSINASI sudah bisa mengambil kompensasi PPKM Per Tgl 1 AGUSTUS 2021 sebesar Rp. 1.000.000 untuk biaya #PPKM. Silakan […]

  • Kepala BBLK : Ruangan Terbatas Salah Satu Kendala Pemeriksaan Spesimen Kasus COVID-19

    Kepala BBLK : Ruangan Terbatas Salah Satu Kendala Pemeriksaan Spesimen Kasus COVID-19

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 909
    • 0Komentar

    KEPALA BBLK, dr Andi Yussianto, Mepid, mengatakan sejauh ini mereka  per hari dapat melakukan 500 pemeriksaan spesimen kasus COVID-19. Namun diakuinya mereka cukup terkendala ruangan yang sangat terbatas. Dengan demikian, cukup menyulitkan untuk pihaknya saat akan menambah SDM. Padahal menurutnya semakin banyak spesimen yang diperiksa akan semakin baik. “Kita juga bersyukur sekarang RSMH bisa periksa […]

  • Persatuan Kimiawan Rusia Rayakan Tonggak Sejarah dalam Produksi Karet Sintetis Global

    Persatuan Kimiawan Rusia Rayakan Tonggak Sejarah dalam Produksi Karet Sintetis Global

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.023
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, MOSCOW, RUSSIA –  Persatuan Kimiawan Rusia memperingati 95 tahun kontribusi penting Rusia terhadap kebangkitan global karet sintetis – bahan utama dalam kehidupan modern.   Meskipun sering tidak diperhatikan, karet adalah salah satu bahan yang paling penting dan banyak digunakan saat ini. Produk yang terbuat dari karet ada di mana-mana di industri mulai dari transportasi […]

  • 20 UMKM Binaan BI Pameran Produk Unggulan UMKM BaliNusra

    20 UMKM Binaan BI Pameran Produk Unggulan UMKM BaliNusra

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.672
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) menggelar Pameran Produk Unggulan UMKM BaliNusra (Bali, Nusa Tenggara) di Mal Grand Indonesia, Jakarta, pada 24-28 Maret 2021. Sebanyak 20 UMKM binaan BI terlibat mulai dari UMKM penghasil kain, kopi dan teh, serta produk kriya khas Nusa Tenggara dan Bali. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri 1 dengan […]

  • Kapolda Sumsel Apresiasi Gerakan BINTARA Kec Bayung Lencir

    Kapolda Sumsel Apresiasi Gerakan BINTARA Kec Bayung Lencir

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumatera Selatan Irjen Pol Prof Dr. Eko Indra Heri S., MM mengapresiasi terobosan program kegiatan kemasyarakatan “BINTARA” yang mempunyai arti Bincang Cerita Rakyat yang dilakukan oleh Polsek Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (7/8/ 2020). “Di Bayung Lencir Muba ada BINTARA Mang Pedeka, kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, […]

expand_less
WordPress Archive Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme WPCLOUD – Creative One-Page Theme WPCode Pro – WordPress Code Snippets Plugin Wpcomomatic WordPress.com To WordPress Automatic Cross-Poster Plugin for WordPress WPCool – Notifications from CF7, WooCommerce to WhatsApp, Telegram, Discord WPCS – WordPress Currency Switcher Professional – Multi Currency wpDataTables – Tables and Charts Manager for WordPress wpDiscuz – Ads Manager wpDiscuz – Advanced Likers