Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ngopi Bareng Bupati, Curhat Buruh Sampai Tumpah Kopinya

Ngopi Bareng Bupati, Curhat Buruh Sampai Tumpah Kopinya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 2.561
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA orang ngopi sambil debat harga sawit di warung, kali ini kopi diseduh di tempat yang agak beda Guest House Griya Bumi Serasan Sekate.
Di sinilah Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha Tohet, duduk santai bareng para buruh perkebunan dari Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (FSBPI). Suasananya? campur antara serius, haru, dan lucu kayak sinetron tapi versi nyata, tanpa iklan sabun.

Para buruh datang dengan daftar panjang, mirip surat cinta tapi isinya keluhan semua. “Pak Bupati,” kata Efendi dari PT KMP, membuka suara, “kami ini bukan minta bonus mobil, cuma pengen upah sesuai standar, lembur dibayar, sama anak-anak bisa sekolah naik mobil, bukan naik harapan”.

Semua yang hadir ketawa kecil.
Bupati Toha ikut senyum, lalu nyeletuk, “Wah, naik harapan itu bahaya, Ndik, soalnya kalau harapannya gak nyampe, bisa -bisa jatuh sakit”.

Tawa pecah…. “Lho tapi serius, Pak,” sambung Efendi, “kami juga pengen ada ambulans di lokasi, kadang kalau ada yang pingsan, harus nunggu mobil tetangga lewat dulu”.

Bupati ngangguk, lalu menjawab ringan, “Kalau gitu nanti kita usahakan, jangan sampai buruh sakit malah tambah sakit karena nunggu ambulans datang dari kabupaten sebelah”.

Setelah suasana cair, Bupati Toha meletakkan cangkir kopinya pelan. “Saya paham betul apa yang kalian rasakan, dulu saya juga pernah kerja di kebun, tangan saya pernah kapalan, kulit gosong, tapi gaji gak ikut naik”.

Salah satu buruh di belakang langsung nyeletuk, “Berarti Bupati dulu juga pernah ngumpet kalau mandor datang, ya Pak?” .

Semua meledak ketawa ngakak…
Bupati ikut ngakak, “Iya, itu kebiasaan Nasional!, kalau udah dengar suara motor mandor, langsung pura-pura sibuk ngikat tali sepatu!”. Ruangan yang tadinya agak tegang mendadak jadi seperti pos ronda malam Jumat, penuh canda, tapi tetap ada arah pembicaraan.

Bupati kemudian melanjutkan dengan nada lebih serius tapi tetap hangat. “Yang penting, kita sampaikan aspirasi dengan kepala dingin. Kalau marah, kopi bisa tumpah, kalau tumpah, rugi  belum tentu ada refill,” katanya disambut tawa lagi.

Ia meminta semua aspirasi ditulis resmi agar bisa ditindaklanjuti. “Selama gak bertentangan aturan, saya dan Forkopimda siap bantu. Tapi kalau semua pakai emosi, nanti kita malah salah paham”.

Seorang buruh lain berbisik ke sebelahnya, tapi cukup keras untuk didengar, “Kalau gaji naik, Pak, kopi saya nanti Arabica semua, gak campur jagung lagi”.

Bupati nyengir, Alhamdullilah…Amin, tapi ingat, kopi enak itu bukan karena mahal, tapi karena diminum bareng rasa syukur”.

Lagi-lagi ruangan meledak tawa, antara kagum dan geli mendengar gaya bicara Bupati yang blak-blakan tapi hangat.

Gak mau kalah, Ketua DPRD Muba, Afitni Junaidi Gumay, ikut buka suara sambil ikut nyeruput kopi.
“Buruh dan perusahaan itu ibarat kopi dan gula, jika kopi sendirian, pahit, tapi gula kebanyakan, bisa-bisa cepat  kena diabetes, jadi harus pas takarannya,” ujarnya dengan gaya stand-up comedy.

Salah satu perwakilan buruh nyeletuk, “Kalau yang aduk siapa, Pak?”
Afitni jawab cepat, “ya pemerintah lah!, kalau nggak diaduk, diam di dasar, manisnya gak nyebar”.

Semuanya dalan suasana akrab sembari tertawa lagi, tapi dari banyolan itu, semua paham maknanya, yaitu keseimbangan itu penting. Oleh karena itu, buruh dan perusahaan gak boleh saling curiga, dua-duanya harus jalan bareng.

Afitni juga janji bakal gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), biar buruh dan perusahaan bisa curhat bareng tanpa harus debat kusir.
“Kalau ada pelanggaran, kasih bukti valid, jangan cuma katanya, kita siap bantu sampai tuntas”.

Seorang buruh nyeletuk lagi, “Kalau gak ada solusi juga, kami ngopi lagi ya Pak?”
Ketua DPRD ngakak abis, “boleh, asal kopinya bawa sendiri, kantor DPRD gak buka warung”.

Lalu, Bupati juga  menutup dengan pesan bernas. “Investasi penting buat daerah, tapi kesejahteraan buruh juga harus jadi prioritas. Keduanya bukan musuh, tapi pasangan serasi, kayak kopi susu, kalau dicampur pas, enak, kalau kebanyakan salah satunya, ya mual”

Semua yang hadir manggut, yang tadinya datang bawa keluhan, pulang bawa harapan   dan mungkin sedikit tawa.

Jadi, sebenarnya dalam hidup ini, kadang kita butuh ruang buat ngomong jujur tanpa takut dihakimi,  audiensi hari itu membuktikan, kalau pemimpin mau mendengar dengan hati, buruh pun mau bicara dengan sopan.

Masalah memang gak langsung selesai, tapi setidaknya pintu komunikasi sudah terbuka, kata orang bijak Muba, “Kalau pintu udah terbuka, jangan malah sandaran masuk, duduk, dan ngobrol”.

Oleh sebab itu, audiensi antara buruh dan Bupati Muba ini bisa jadi contoh kecil tapi sangat berharga sebab, kadang, solusi gak lahir dari seminar, tapi dari secangkir kopi dan hati yang terbuka.

Pepatah lama bilang “Masalah itu kayak ampas kopi, jangan ditelan, disaring aja, biar tinggal rasa manisnya”.

Hari itu, di Griya Bumi Serasan Sekate, ampas masalah buruh mulai disaring,  dengan tawa, harapan, dan tentu saja… aroma kopi yang tumpah karena kebanyakan ngakak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdakwa Rudapaksa Bebas, JPU Kasasi ke MA

    Terdakwa Rudapaksa Bebas, JPU Kasasi ke MA

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    BERDASARKAN hasil sidang di Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim yang memutuskan terdakwa kasus rudapaksa yang merupakan seorang guru divonis bebas, Jaksa Penuntut melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Dalam persidang putusan pada 9 Maret 2020, yang dipimpin oleh Hakim Ketua Haryanto Das’at SH MH, Hakim Anggota Otnel Yuristo Yudha Prawira SH, dan Dewi Yanti SH dan Panitera […]

  • Sistem Merit  Siap Jadikan ASN Pemkot Palembang Lebik Baik

    Sistem Merit  Siap Jadikan ASN Pemkot Palembang Lebik Baik

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.292
    • 0Komentar

    SISTEM Merit diharapkan  kompetensi masing-masing Aparatur Sipil Negara [ASN] di Lingkungan Pemkot Palembang kedepannya diharapkan lebih baik. “Jadi kompetensi masing-masing ASN nantinya tidak ada unsur ras, ataupun unsur politis. Jadi bergeraknya ASN ini akan secara Profesional,” kata Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, Riza Pahlevi melalui Audiensi Nasional Video Conference […]

  • Thia Yufada Raih Penghargaan Inspiring Figure Moeslim Nasional

    Thia Yufada Raih Penghargaan Inspiring Figure Moeslim Nasional

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.158
    • 0Komentar

    KETUA TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza kembali meraih penghargaan di tingkat nasional, kali ini istri dari Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tersebut meraih award dari Moeslim Choice Award 2020 kategori Inspiring Figure Nasional. Moeslim Choice Award 2020 memberikan award kepada sejumlah Tokoh Nasional di Republik ini, diantaranya Presiden […]

  • ASN OKI Ikut Deklarasi Netralitas Pemilu 2024 Serentak se -Sumsel 

    ASN OKI Ikut Deklarasi Netralitas Pemilu 2024 Serentak se -Sumsel 

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.035
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengikuti  Deklarasi Netralitas pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 serentak se Sumsel. Deklarasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Ir. S. A. Supriyono dan diikuti oleh Sekda OKI, Ir Asmar Wijaya MSi, bersama Forkopimda Kabupaten OKI, di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) II Pemkab […]

  • Apel Pengamanan & Latihan Siaga 

    Apel Pengamanan & Latihan Siaga 

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Selasa (22/4/2025) pagi, di Lapangan Jasdam II Sriwijaya, ratusan aparat gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait berbaris rapi, siap menghadapi “misi terbesar” mereka: mengamankan kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Bukan cuma angin pagi yang terasa segar, tapi juga semangat tinggi para personel yang udah siap siaga. Kalau ada yang ngira ini cuma apel biasa, […]

  • Serahkan Sertifikat SDG Varlok Kepada Muba, BPTP Sumsel 4 Varietas ini  Bisa Kembangkan  Secara Massal

    Serahkan Sertifikat SDG Varlok Kepada Muba, BPTP Sumsel 4 Varietas ini  Bisa Kembangkan  Secara Massal

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.644
    • 0Komentar

    EMPAT Varietas tanaman  bisa dikembangkan secara massal di Kabupaten Muba setelah diserahkannya Sertifikat Sumber Daya Genetik (SDG) Varietas Lokal (Varlok) oleh BALAI Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumatera Selatan. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumatera Selatan Bapak Dr Atekan SP MSi mengatakan dari hasil riset pihaknya berkeinginan untuk segera melepas Varlok Kabupaten Muba, […]

expand_less
WordPress Archive Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme WPCLOUD – Creative One-Page Theme WPCode Pro – WordPress Code Snippets Plugin Wpcomomatic WordPress.com To WordPress Automatic Cross-Poster Plugin for WordPress WPCool – Notifications from CF7, WooCommerce to WhatsApp, Telegram, Discord WPCS – WordPress Currency Switcher Professional – Multi Currency wpDataTables – Tables and Charts Manager for WordPress wpDiscuz – Ads Manager wpDiscuz – Advanced Likers