Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Laporan Bermasalah, Pemerintah Rapikan Data Kematian, Tingkatkan Akurasi Asesmen Level PPKM

Laporan Bermasalah, Pemerintah Rapikan Data Kematian, Tingkatkan Akurasi Asesmen Level PPKM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
  • visibility 662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURU Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jodi Mahardi, menjelaskan perihal tak dimasukkannya angka kematian dalam asesmen level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Bukan dihapus, hanya tidak dipakai sementara waktu karena ditemukan adanya input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang, sehingga menimbulkan distorsi atau bias dalam penilaian,” tuturnya di Jakarta, Rabu (11/8/2021).

Pemerintah, lanjut Jodi, menemukan bahwa banyak angka kematian yang ditumpuk-tumpuk, atau dicicil pelaporannya, sehingga dilaporkan terlambat.

“Jadi terjadi distorsi atau bias pada analisis, sehingga sulit menilai perkembangan situasi satu daerah,” tambahnya.

Data yang bias ini menurutnya menyebabkan penilaian yang kurang akurat terhadap level PPKM di suatu daerah.

Namun demikian, Jodi menambahkan bahwa data yang kurang update tersebut juga terjadi karena banyak kasus aktif yang tidak ter-update >21 hari. “Banyak kasus sembuh dan angka kematian akhirnya yang belum ter-update,” urainya.

Untuk mengatasi hal ini, Jodi menegaskan bahwa pemerintah terus mengambil langkah-langkah perbaikan untuk memastikan data yang akurat. “Sedang dilakukan clean up (perapian) data, diturunkan tim khusus untuk ini. Nanti akan diinclude (dimasukkan) indikator kematian ini jika data sudah rapi,” bebernya.

Sembari menunggu proses itu, Jodi menuturkan bahwa untuk sementara pemerintah masih menggunakan lima indikator lain untuk asesmen, yakni seperti BOR (tingkat pemanfaatan tempat tidur), kasus konfirmasi, perawatan di RS, pelacakan (tracing), pengetesan (testing), dan kondisi sosio ekonomi. InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Rugi Jutaan Dollar, Grab Komit Perang dengan ‘Opik’

    Ngaku Rugi Jutaan Dollar, Grab Komit Perang dengan ‘Opik’

    • calendar_month Sabtu, 9 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Tiga tahun belakangan fenomena order fiktif (opik) yang sengaja dilakukan pengemudi ojek online makin bertambah. Bahkan, nilai kerugian industri ride hailing bisa mencapai jutaan dolar AS, dihitung dari sisi pengemudi, investor, dan ekonomi digital Indonesia. Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno, mengaku pihaknya terus berperang melawan pengemudi abal-abal tersebut. Grab juga tengah fokus terhadap penyelidikan […]

  • Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1   

    Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1  

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Oleh : As SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dampak kenaikan dollar AS terhadap rupiah belum berpengaruh besar terhadap pemasaran dan penjualan produk minyak pelumas/Oli /Pelumas mesin sintetis mesin mobil 1 menyusul meningkatnya penjualan kendaraan masih sangat tinggi di Indonesia. “Apalagi pihak pemasaran selalu melaksanakan program-program yang disampaikan melalui program mobil royalti club dan promosi langsung ke customer […]

  • Alasan Mudik Dilarang karena Kondisi Keuangan Perbankan Mengkhawatirkan, Itu Bohong

    Alasan Mudik Dilarang karena Kondisi Keuangan Perbankan Mengkhawatirkan, Itu Bohong

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah unggahan pada media sosial Facebook dengan narasi “layak diviralkan !! Kata temanku yg kerja di perbankan… Kalau rakyat tetap pada mudik niscaya mereka lebih banyak menarik uang tabungan, padahal kondisi keuangan di BANK dalam keadaan mengkhawatirkan. Jadi sebisa mungkin untuk menekan penarikan tabungan, salah satunya dengan melarang MUDIK”. Dikutip dari cek fakta medcom.id, […]

  • Sungai Lilin Zona Hijau, Bupati: Alhamdulillah sampai saat ini masih masuk dalam zona hijau, dan zero kasus COVID-19

    Sungai Lilin Zona Hijau, Bupati: Alhamdulillah sampai saat ini masih masuk dalam zona hijau, dan zero kasus COVID-19

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.372
    • 0Komentar

    PEMERINTAH  Kabupaten Musi Banyuasin bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat terus memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 di dalam wilayah Muba. Terpantau, walaupun Kecamatan di Sungai Lilin saat ini sudah dinyatakan zero kasus dan sudah masuk zona hijau, sosialisasi dan pengawasan di fasilitas umum seperti di pasar dan di tempat pelayanan terus dilakukan. Sesuai dengan Instruksi […]

  • Wah!! HD Bakal Paling Depan Dorong UMKM, Alasannya ?

    Wah!! HD Bakal Paling Depan Dorong UMKM, Alasannya ?

    • calendar_month Minggu, 4 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.472
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – “Jangan salah, yang paling tidak goyah itu justru usaha kecil seperti ini. Mereka tahan banting. Kita, gak perlu bicara high level, ini kenyataannya. Makanya kalau bicara UMKM saya paling depan ingin dorong UMKM,” kata Herman Deru, Gubernur Sumsel saat menerima rombongan Sampoerna Retail Community (SRC) Expo, dalam rangka silaturahmi sekaligus mendiskusikan potensi […]

  • Ada Program Pemutihan Pajak Dilakukan Pemprov Sumsel, Resmi Dibuka Kemarin,Ditutup Akhir Desember Tahun Ini,

    Ada Program Pemutihan Pajak Dilakukan Pemprov Sumsel, Resmi Dibuka Kemarin,Ditutup Akhir Desember Tahun Ini,

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    PROGRAM Pemberian Keringanan Pajak [Pemutihan Pajak] Pemerintah Provinsi Sumsel dimulai kemarin per1 Oktober 2021. Kepala UPTB Samsat Palembang IV Derga Karenza melalui Kasi Penetapan, Pembukuan dan Pelaporan Mgs Komar Saleh membenarkan hari ini dimulai pemutihan pajak. “Ya, dimulai  per 1 Oktober 2021 kemarin pemutihan pajak untuk di Provinsi Sumatera Selatan, akan berakhir pada akhir tahun […]

expand_less
WordPress Archive E2Pdf Export To Pdf Tool for WordPress Eagle – Logistics & Transportation WordPress Theme EagleElite – Sports Club WordPress Theme Earls – Restaurant WordPress Theme Earna – Business Consulting WordPress Eastend – Immigration Visa Consulting WordPress Theme Easto – Single Property Theme Easy 360° Product Viewer WordPress & WooCommerce Plugin Easy Custom JS and CSS – Extra Custmization for WordPress Easy Digital Downloads 2Checkout Payment Gateway