Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Harvest Now, Decrypt Later Ancam Data Indonesia, Pemerintah Dorong Kriptografi Tahan Kuantum

Harvest Now, Decrypt Later Ancam Data Indonesia, Pemerintah Dorong Kriptografi Tahan Kuantum

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Harvest now, decrypt later menjadi ancaman baru bagi keamanan data Indonesia seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum. Pelaku siber dapat mencuri data yang sudah terenkripsi, menyimpannya, lalu membukanya di masa depan ketika teknologi mampu memecahkan sistem enkripsi yang digunakan saat ini.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengatakan pola tersebut membuat Indonesia perlu mulai menyiapkan sistem keamanan yang mampu menghadapi perkembangan komputasi kuantum.

Menurut Nezar, pelaku tidak harus langsung bisa membaca data yang mereka curi. Data yang sudah dienkripsi dapat disimpan terlebih dahulu dan baru didekripsi ketika kemampuan teknologi sudah memungkinkan.

“Ada data-data yang sudah mereka curi, mereka enggak bisa buka, karena sudah ada enkripsinya. Cuma data itu dia simpan, diambil,” ujar Nezar dalam ITSEC Cyber & AI Academy Grand Launching di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).

Nezar mengatakan kondisi itu mengubah cara pandang terhadap keamanan data. Perlindungan informasi tidak cukup hanya menggunakan sistem kriptografi yang dirancang untuk menghadapi kemampuan komputasi saat ini.

Indonesia, kata dia, perlu mulai mempersiapkan post-quantum cryptography atau kriptografi pascakuantum untuk mengantisipasi kemampuan komputer kuantum di masa mendatang.

“Kita juga harus bersiap-siap, terutama untuk keamanan data kita, untuk sistem kriptografi kita, itu adalah post-quantum cryptography,” tegasnya.

Persiapan tersebut dinilai perlu dilakukan sejak sekarang karena data yang dicuri hari ini masih dapat memiliki nilai di masa depan.

Infrastruktur digital dibangun saat ini juga dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga aspek keamanan perlu memperhitungkan perkembangan teknologi yang belum sepenuhnya tersedia.

Perubahan pendekatan keamanan siber juga menjadi perhatian pemerintah setelah serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 pada Juni 2024.

Menurut Nezar, pengalaman tersebut menjadi salah satu pelajaran dalam membangun sistem digital pemerintah. Keamanan tidak seharusnya baru diperhatikan setelah sistem selesai dibangun, tetapi sudah dimasukkan sejak tahap perencanaan melalui pendekatan security by design.

“Security harus sudah masuk dalam perencanaan,” kata Nezar.

Di sisi lain, perkembangan kecerdasan artifisial (AI) turut mengubah peta ancaman siber. Menurut Nezar, AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pertahanan sekaligus digunakan untuk melakukan serangan.

Perkembangan agentic AI, lanjut dia, bahkan memungkinkan sejumlah aktivitas serangan dilakukan secara lebih otomatis dan tidak sepenuhnya bergantung pada peretas manusia.

“Yang bekerja bukan lagi hacker, tapi agentic AI yang melakukan serangan-serangan siber itu,” ungkapnya.

Menghadapi perkembangan tersebut, pemerintah juga menyoroti kebutuhan sumber daya manusia di bidang digital. Kebutuhan talenta digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar sembilan juta orang pada 2030, sedangkan kemampuan menghasilkan talenta saat ini baru sekitar tiga juta lebih.

Nezar menilai kehadiran ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi salah satu jembatan antara kebutuhan industri dan kompetensi yang diperoleh mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi perkembangan keamanan siber dan teknologi baru.

“Tanpa talent yang kuat, saya kira kekayaan data kita pada akhirnya akan berserak ke mana-mana dan akan dicuri, akan dibaca, akan di-capture oleh mereka yang lebih powerful,” tandasnya.

Ancaman harvest now, decrypt later membuktikankeamanan data tidak hanya menyangkut serangan yang terjadi hari ini. Data yang dicuri dan disimpan dapat tetap menjadi target hingga teknologi yang mampu membukanya tersedia, sehingga persiapan menghadapi era komputasi kuantum perlu dilakukan sebelum ancaman tersebut benar-benar datang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    Demi Tugas Pertaruhkan Nyawa, Ridho-pun Kena “Tujah”, Ibu Pelaku Bilang Anaknya Alami Gangguan Jiwa, Kapolrestabes Palembang : Kita akan Cek, Apa Betul ?, Viral Di Medsos, Gubernur Ikut Besuk, Apa yang Dijanjikan ?

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru membesuk langsung, Bripa Ridho Oktonardo, anggota Polantas Polresta Palembang, yang menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal (OTD) saat bertugas di Pos Polisi Angkatan 66, pada Jumat (4/6/2021) siang. Gubernur terlihat datang ke RS Bhayangkara tempat korban Ridho dirawat pada Sabtu, (5/6/2021) sekitar pukul 11.50 wib siang. Selain menyampaikan keprihatinannya kepada korban […]

  • Lantik Pengurus KTNA & KPAD, KTNA, Pesan Bupati Muba untuk 2 Lembaga Ini

    Lantik Pengurus KTNA & KPAD, KTNA, Pesan Bupati Muba untuk 2 Lembaga Ini

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    PENGURUS Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) harus bisa menyuarakan kepentingan para petani dan pekebun termasuk nelayan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Terlebih di masa pandemi COVID -19 salah satu sektor yang membuat pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat tetap berjalan, leading sektor nya adalah  pertanian dan perkebunan yang tidak terkena dampak. “KTNA harus bisa menjadi mitra […]

  • PDP 51 Muba Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

    PDP 51 Muba Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengkonfirmasikan satu orang PDP 51 Covid-19 jenis kelamin laki-laki berusia 75 tahun asal Kecamatan Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin meninggal dunia, pada pukul 17.30 WIB dan langsung dilakukan pemakaman, senin [25/5/2020]. Meski PDP 51 ini belum mendapatkan hasil swab apakah positif Covid-19, namun proses pemakaman PDP 51 tetap […]

  • Rektor UIN Raden Fatah Submit Borang UI Green Metric 2021

    Rektor UIN Raden Fatah Submit Borang UI Green Metric 2021

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.584
    • 0Komentar

    SETELAH melakukan serangkaian persiapan, baik teknis maupun non teknis, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Nyayu Khodijah, M.Si, secara resmi menekan tombol submit borang UI Green Metric Campus 2021, Minggu (31/10/01). Acara yang berlangsung di kampus A UIN Raden Fatah ini dihadiri oleh segenap tim Green Metric UIN Raden Fatah serta perwakilan unsur pimpinan fakultas. […]

  • 9 Atletik Terbaik Taekwondo Banyuasin Kembali Berlaga Di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Nasional 

    9 Atletik Terbaik Taekwondo Banyuasin Kembali Berlaga Di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae Nasional 

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    SEMBILAN atletik terbaik Taekwondo Kabupaten Banyuasin kembali berlaga di kanca nasional, kali ini sembilan kesatria Banyuasin Bangkit tersebut akan bertarung di Kejuaraan 2nd Indonesia Taekwondo E-Poomsae pada tanggal 18-20 September 2020 mendatang yang di gelar oleh kementrian Pemuda dan Olaraga Republik Indonesia gedung Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Jakarta, STC Senayan, Jl. Asia Afrika, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, […]

  • GSMP Ciptakan Wanita Kreatif Melalui Perkarangan Rumah

    GSMP Ciptakan Wanita Kreatif Melalui Perkarangan Rumah

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 769
    • 0Komentar

    SALAH satu upaya memenuhi pangan keluarga dimulai Agustina  dari pekarangan rumah. Tanaman-tanaman yang tumbuh subur seperti cabai, tomat, belimbing buluh, daun bawang, sayuran dan rempah-rempah  ditanam secara alami, tanpa bahan-bahan kimia baik pestisida maupun pupuknya. Oleh sebab itu Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berdomisili di Plaju ini, menyambut baik Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Hotel Reservation Plugin WooCommerce Image Review for Discount – WordPress Plugin WooCommerce Image Zoom WooCommerce Image Zoom Plugin – Product Hover & Magnifier WooCommerce Infusionsoft Pro WooCommerce Instagram WooCommerce Intuit Payments/QBMS Gateway WooCommerce Invoice Payment Gateway WooCommerce iPay88 Gateway WooCommerce Kissmetrics