Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Harvest Now, Decrypt Later Ancam Data Indonesia, Pemerintah Dorong Kriptografi Tahan Kuantum

Harvest Now, Decrypt Later Ancam Data Indonesia, Pemerintah Dorong Kriptografi Tahan Kuantum

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 16 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Harvest now, decrypt later menjadi ancaman baru bagi keamanan data Indonesia seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum. Pelaku siber dapat mencuri data yang sudah terenkripsi, menyimpannya, lalu membukanya di masa depan ketika teknologi mampu memecahkan sistem enkripsi yang digunakan saat ini.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengatakan pola tersebut membuat Indonesia perlu mulai menyiapkan sistem keamanan yang mampu menghadapi perkembangan komputasi kuantum.

Menurut Nezar, pelaku tidak harus langsung bisa membaca data yang mereka curi. Data yang sudah dienkripsi dapat disimpan terlebih dahulu dan baru didekripsi ketika kemampuan teknologi sudah memungkinkan.

“Ada data-data yang sudah mereka curi, mereka enggak bisa buka, karena sudah ada enkripsinya. Cuma data itu dia simpan, diambil,” ujar Nezar dalam ITSEC Cyber & AI Academy Grand Launching di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).

Nezar mengatakan kondisi itu mengubah cara pandang terhadap keamanan data. Perlindungan informasi tidak cukup hanya menggunakan sistem kriptografi yang dirancang untuk menghadapi kemampuan komputasi saat ini.

Indonesia, kata dia, perlu mulai mempersiapkan post-quantum cryptography atau kriptografi pascakuantum untuk mengantisipasi kemampuan komputer kuantum di masa mendatang.

“Kita juga harus bersiap-siap, terutama untuk keamanan data kita, untuk sistem kriptografi kita, itu adalah post-quantum cryptography,” tegasnya.

Persiapan tersebut dinilai perlu dilakukan sejak sekarang karena data yang dicuri hari ini masih dapat memiliki nilai di masa depan.

Infrastruktur digital dibangun saat ini juga dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga aspek keamanan perlu memperhitungkan perkembangan teknologi yang belum sepenuhnya tersedia.

Perubahan pendekatan keamanan siber juga menjadi perhatian pemerintah setelah serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 pada Juni 2024.

Menurut Nezar, pengalaman tersebut menjadi salah satu pelajaran dalam membangun sistem digital pemerintah. Keamanan tidak seharusnya baru diperhatikan setelah sistem selesai dibangun, tetapi sudah dimasukkan sejak tahap perencanaan melalui pendekatan security by design.

“Security harus sudah masuk dalam perencanaan,” kata Nezar.

Di sisi lain, perkembangan kecerdasan artifisial (AI) turut mengubah peta ancaman siber. Menurut Nezar, AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sistem pertahanan sekaligus digunakan untuk melakukan serangan.

Perkembangan agentic AI, lanjut dia, bahkan memungkinkan sejumlah aktivitas serangan dilakukan secara lebih otomatis dan tidak sepenuhnya bergantung pada peretas manusia.

“Yang bekerja bukan lagi hacker, tapi agentic AI yang melakukan serangan-serangan siber itu,” ungkapnya.

Menghadapi perkembangan tersebut, pemerintah juga menyoroti kebutuhan sumber daya manusia di bidang digital. Kebutuhan talenta digital Indonesia diperkirakan mencapai sekitar sembilan juta orang pada 2030, sedangkan kemampuan menghasilkan talenta saat ini baru sekitar tiga juta lebih.

Nezar menilai kehadiran ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi salah satu jembatan antara kebutuhan industri dan kompetensi yang diperoleh mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi perkembangan keamanan siber dan teknologi baru.

“Tanpa talent yang kuat, saya kira kekayaan data kita pada akhirnya akan berserak ke mana-mana dan akan dicuri, akan dibaca, akan di-capture oleh mereka yang lebih powerful,” tandasnya.

Ancaman harvest now, decrypt later membuktikankeamanan data tidak hanya menyangkut serangan yang terjadi hari ini. Data yang dicuri dan disimpan dapat tetap menjadi target hingga teknologi yang mampu membukanya tersedia, sehingga persiapan menghadapi era komputasi kuantum perlu dilakukan sebelum ancaman tersebut benar-benar datang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palembang Tenang, Tuntutan Buruh Belum Usai

    Palembang Tenang, Tuntutan Buruh Belum Usai

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    HARI Buruh di Palembang berjalan tertib. Meski cuaca menyengat, ribuan buruh tetap turun ke jalan, mereka bergerak dari Benteng Kuto Besak (BKB) menuju DPRD Sumatera Selatan (Sumsel). Tidak ada benturan, dan tidak ada eskalasi. Meski demikian ketenangan dalam aksi itu tidak menghapus terkait kata yaitu,tuntutan buruh masih panjang. Ada tujuh tuntutan disampaikan secara terbuka, buruh […]

  • Mode Hemat, Sinyal Halus Pemprov Sumsel?

    Mode Hemat, Sinyal Halus Pemprov Sumsel?

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUASANA Lebaran biasanya identik dengan satu hal, longgar. Longgar waktu, longgar maaf, kadang juga longgar pengeluaran. Tapi di tengah hangatnya silaturahmi Open House di Griya Agung, akhir pekan lalu, ada pesan yang justru terasa sebaliknya rapat, terukur, bahkan cenderung menahan diri. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan seperti sedang memberi aba-aba saatnya masuk “mode hemat”. Momentum itu […]

  • BRIN Dorong Riset Baterai, Ini Alasannya..

    BRIN Dorong Riset Baterai, Ini Alasannya..

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co..id,Tangerang Selatan – Pertumbuhan kendaraan listrik baik roda dua maupun empat terus meningkat,  seiring dengan isu menipisnya cadangan sumber bahan bakar dari fosil. Berbicara soal kendaraan listrik tidak dapat dilepaskan dari baterai sebagai komponen utamanya.   Baterai merupakan teknologi kunci dalam kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) maupun sebagai media penyimpan energi pada sistem energi baru […]

  • Pengelolaan zakat dan infaq, BAZNAS Muba didorong tetap solid

    Pengelolaan zakat dan infaq, BAZNAS Muba didorong tetap solid

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Bupati Muba H Sandi Fahlepi sangat apresiasi dengan adanya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Banyuasin. Kehadiran BAZNAS ini dapat mengkoordinir zakat-zakat dari para pegawai dan infaq. Hal tersebut diungkapkan oleh Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi saat audiensi bersama dengan Jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Banyuasin, […]

  • FFPK 2018 Segara Tentukan Pemenang Film Pelajar

    FFPK 2018 Segara Tentukan Pemenang Film Pelajar

    • calendar_month Minggu, 29 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    FFPK diikuti 67 karya film berasal dari berbagai daerah. Terdiri 43 film dari Prov Lampung dan 24 film dari luar prov .

  • Pengamat: Posisi Ganjar-Mahfud jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024

    Pengamat: Posisi Ganjar-Mahfud jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai posisi pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD kini jadi yang paling menguntungkan di Pilpres 2024. Menurut dia, narasi keberlanjutan tetapi tak naif yang diusung pasangan itu diapresiasi publik. “Ini merupakan starategi yang objektif. Ganjar-Mahfud muncul sebagai pemimpin yang tidak naif […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Hotel Reservation Plugin WooCommerce Image Review for Discount – WordPress Plugin WooCommerce Image Zoom WooCommerce Image Zoom Plugin – Product Hover & Magnifier WooCommerce Infusionsoft Pro WooCommerce Instagram WooCommerce Intuit Payments/QBMS Gateway WooCommerce Invoice Payment Gateway WooCommerce iPay88 Gateway WooCommerce Kissmetrics