Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Karhutla Masih Jadi Bahasan Utama, Gubernur Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran

Karhutla Masih Jadi Bahasan Utama, Gubernur Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
  • visibility 915
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara langsung hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021, yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin 22 Februari 2021.

Dalam Rakornas kali ini Presiden Jokowi, meminta penegakan hukum terhadap pembakaran hutan dan lahan, dilakukan tanpa kompromi. Penegakan hukum harus diterapkan kepada siapapun yang melakukan pembakaran hutan, baik di konsesi atau masyarakat, dengan sanksi tegas baik administrasi perdata maupun pidana.

“Saya minta langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi. Kapolri tahu apa yang harus dilakukan. Jangan sampai kita ini malu di pertemuan negara-negara ASEAN. Saya titip itu, malu kita, dipikir kita tidak bisa menyelesaikan masalah ini,” tegas Presiden.

Presiden juga menekankan kesepakatan bagi Pangdam, Kapolda, Kapolres, Dandim masih sama, apabila di wilayahnya terdapat kebakaran hutan dan lahan yang membesar dan tidak tertangani dengan baik, maka akan dilakukan pencopotan.

Presiden Jokowi menyebut, sejak tahun 2015 terjadi kebakaran lahan yang sangat besar, sehingga rutin diadakan pertemuan seperti ini. Tujuannya tak lain untuk mengingatkan kepada para Gubernur, Bupati, Walikota, Pangdam dan Kapolda serta Kapolres tentang hal ini. Terutama pada pejabat-pejabat baru yang ada di daerah-daerah yang rawan bencana kebakaran.

“Untuk mengingatkan agar tidak terulang lagi seperti pada 2016 bahwa kita ada kesepakatan. Kesepakatannya adalah agar Pangdam, Kapolda Kapolres dan pejabat baru agar tahu aturan mainnya. Aturan main ini masih tetap sama jadi kalau di wilayah ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik aturan mainnya adalah dicopot,” tegas Jokowi.

Lebih lanjut dia bahwa meskipun saat ini di beberapa daerah tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor namun kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak boleh lengah dan kendor.

Agar tidak terulang Presiden mengharapkan adanya rencana pencegahan yang matang mulai dari hal terkecil. Bila perlu menurutnya jika melihat ada potensi api yang kecil semua pihak harus segera melakukan pemadaman agar pencegahan lebih efektif.

Berdasarkan laporan BMKG kata Jokowi pada tahun 2021 sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan masih mendapatkan intensitas hujan menengah tinggi hingga bulan April.

” Untuk itu kita harus tetap waspada jangan lengah,” ujarnya.

Iapun menginstruksikan agar pihak terkait dapat berupaya melakukan pencegahan diprioritaskan agar tidak sampai terlambat. Kemudian melakukan deteksi dini monitoring area yang rawan hotspot.

“Ini harus diwaspadai dan update informasi setiap hari sehingga kondisi harian di lapangan terpantau,” jelasnya.

Menurutnya kebakaran hutan dan lahan ini harus dicegah karena dapat menimbulkan kerugian yang besar bisa mencapai triliunan juga kerusakan ekologi dak ekosistem.
Untuk pencegahan yang maksimal itu Jokowi juga meminta agar Babinsa Babinkamtibmas dan kepala desa ikut dilibatkan. Termasuk tokoh agama agar bersama masyarakat ikut mengedukasi tentang bahaya kebakaran dan dampaknya bagi kesehatan dan ekonomi.

Sementara itu dalam laporannya Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD menjelaskan bahwa rakornas ini digelar dalam rangka persiapan dan antisipiasi terhadap Karhutla tahun 2021.

Dikatakan Mahfud dalam rangka evaluasi pengendalian Karhutla 2020 pihaknya telah melakukan evaluasi bersama seluruh Kementerian lembaga yang mendapatkan amanah untuk mengendalikan Karhutla berdasarkan Inpres Nomor 3 Thn 2020 bersama bersama Gubernur dan Bupati yang rawan Karhutla pada 9 Februari 2021 di Gedung Manggala Wanabakti KLHK.“

Adapun Rakornas ini diikuti peserta berjumlah 300 orang terdiri dari Menteri dan Kepala Lembaga Gubernur Walikota dan Bupati di wilayah rawan Karhutla. Beserta Pangdam, Danrem dan Dandim serta Kapolda dan kapolres.Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Bukti Kasus Kerangkeng Rumah Bupati, Dua Kuburan Dibongkar

    Usut Bukti Kasus Kerangkeng Rumah Bupati, Dua Kuburan Dibongkar

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    TIM Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus berupaya mengusut bukti mengenai kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin supaya didapat permasalahan yang sebenarnya. Dalam penggalian bukti tersebut, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara, melakukan penggalian dua kuburan penghuni kerangkeng manusia, pada Sabtu (12/2/220. Dua kuburan yang dibongkar berada di tempat pemakaman umum (TPU) […]

  • UEA Bantu Beri Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Indonesia

    UEA Bantu Beri Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Indonesia

    • calendar_month Senin, 14 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    UNI Emirat Arab (UEA) menjadi salah satu negara terdepan dalam hal vaksinasi COVID-19. Sejak Oktober 2020, UEA telah mulai melakukan vaksinasi COVID-19, tidak hanya bagi warga negaranya, pemerintah UEA juga memberikan vaksinasi kepada warga negara lain yang tinggal dan beraktivitas di UEA. Jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk UEA menjadi salah satu pihak yang […]

  • Pembenahan Terus Dilaksanakan, Pemkot Palembang Terus Evaluasi Program Pembangunan, Masih Banyak Yang Harus Diselesaikan Diantaranya ?

    Pembenahan Terus Dilaksanakan, Pemkot Palembang Terus Evaluasi Program Pembangunan, Masih Banyak Yang Harus Diselesaikan Diantaranya ?

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    MENGINJAK usia ke-1338 pada 17 Juni lalu, Kota Palembang terus berbenah. Dari 9 program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota , baik sisi sosial ekonomi hingga pembangunan infrastruktur, masih harus diselesaikan. Hal ini dikemukakan Wali Kota Palembang H Harnojoyo, beberapa waktu lalu. Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, evaluasi pembangunan Kota Palembang dari sisi sosial […]

  • “Beyond Help” : Pandemi Covid -19 Di Tanah Air

    “Beyond Help” : Pandemi Covid -19 Di Tanah Air

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.644
    • 0Komentar

    KITA kini sudah merasakan pengalaman sama dan merata. Setiap pagi buka Grup Whats Apps (WA) — komunitas  apapun–hanya berita duka yang dominan. Tentang tokoh publik,  kawan, tetangga, sahabat, bahkan keluarga terdekat yang wafat. Sekurangnya,  pemberitahuan terpapar virus Covid19 sekeluarga, atau satu rumah. Dan, tidak bisa ditampung di RS, dan tidak bisa mendapatkan obat-obatan. Vaksin saja […]

  • Bawa Sajam & Simpan Sabu, Pemuda Desa Ini di Cokok Aparat Pangkalan Lampam

    Bawa Sajam & Simpan Sabu, Pemuda Desa Ini di Cokok Aparat Pangkalan Lampam

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.609
    • 0Komentar

    GENERASI muda seharusnya mengisi hidup itu dengan yang baik-baik, kan harus jadi penerus bangsa, kasihani juga orang tua, kok kamu gitu, ulah yang salah yang kamu bikin sendiri pasti ada akibatnya dan ganjarannya. Apalagi kesalahan itu sampe-sempe berurusan dengan hukum, pasti capek dech urusannya, gak bakal beres dalam hitungan jam, terlebih lagi sampe berurusan dengan pasal […]

  • Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

    Sumsel Bikin Lansia Tersenyum Asli : “Yang Tua Jangan Ditinggal, Mereka Dulu yang Ngajar Kita Jalan”

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang tua itu kutukan, berarti dia belum pernah lihat bagaimana lansia di Sumatera Selatan diajak tertawa bareng sambil fisioterapi dan perekaman KTP. Ya, tanggal 12 Juni 2025 lalu, ada acara Kampanye dan Bakti Sosial Lanjut Usia Nasional ke-29  digelar meriah di Sentra Budi Perkasa, Jl. Sosial KM 5 Palembang. Tapi […]

expand_less
WordPress Archive Simple Events Calendar JS Simple Forum – Responsive Bulletin Board Simple Invoice Manager – Invoicing Made Easy Simple Landing Page for WordPress Simple POS – Point of Sale Made Easy Simple Video Player svPlayer Plugin For WpBakery and Elementor Builder Simple Virtual Tour Simple Weather Plugin Simple Woo-Commerce Gift Wrap SimpleKey | One Page Portfolio WordPress Theme