Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Di Tengah Pandemi, Aktivitas Pers Harus Terus Berjalan

Di Tengah Pandemi, Aktivitas Pers Harus Terus Berjalan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
  • visibility 574
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERS memegang peranan krusial sebagai salah satu pilar demokrasi bangsa. Peran tersebut kian nyata di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) untuk menghadirkan beragam fakta dan informasi tepercaya seputar Covid-19, mulai dari edukasi pentingnya protokol kesehatan, sosialisasi berbagai kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19, pelaksanaan vaksinasi, dan juga soal penyajian data terkait lainnya secara akurat. Untuk itu, aktivitas pers harus terus berjalan.

“Pekerjaan pers harus terus berjalan agar akses masyarakat terhadap informasi yang aktual, faktual, dan kredibel dapat terus terbuka,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri secara virtual acara yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan tajuk PWI Bermunajat “Mengetuk Pintu Langit” dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, belum lama ini.

Oleh karena itulah, pemerintah senantiasa mendorong insan pers untuk terus meningkatkan partisipasinya dalam program vaksinasi.

“Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, hingga 16 Juli 2021, terdapat 22.700 insan pers juga media yang telah mendapatkan dosis vaksin yang pertama dan 14.385 orang telah menerima dosis yang kedua,” papar Wapres.

Lebih jauh, Wapres menggarisbawahi pemberitaan oleh insan pers harus senantiasa didasari kode etik jurnalistik dalam kerangka menjaga persatuan bangsa.

“Saya sangat mengapresiasi rekan-rekan media yang selalu menerapkan kode etik jurnalistik dalam melakukan pemberitaan dengan baik, objektif, berimbang, benar, dan bertanggung jawab,” ucap Wapres.

“Saya juga berharap agar cara-cara pemberitaan yang demikian dapat terus dipertahankan dan dikembangkan demi persatuan bangsa, kecerdasan masyarakat, dan kemajuan bersama,” tambahnya.

Wapres pun tak lupa mengingatkan, peran krusial pers tersebut bukan hanya dalam memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah, melainkan sekaligus mengkroscek setiap hoaks dan disinformasi.

“Namun, patut kita sayangkan masih adanya media yang mengabaikan kode etik jurnalistik, bahkan mengamplifikasi informasi yang tidak benar demi meraih clickbait atau umpan klik, misalnya dengan judul berita yang membuat orang tertarik, padahal kontennya berbeda, sehingga ramai beredar tanpa didukung verifikasi dan fakta yang mumpuni,” ujar Wapres.

Berdasarkan laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga 16 Juli lalu, ditemukan sebanyak 2.027 isu hoaks mengenai COVID-19, vaksin COVID-19, dan PPKM darurat dengan total keseluruhan persebaran berjumlah 5.835 konten hoaks dan disinformasi.

“Situasi demikian tidak hanya akan memancing kesalahpahaman, menciptakan keresahan, namun juga dapat memicu perpecahan dan melemahkan eksistensi pers Indonesia sebagai pers pemersatu,” imbuhnya.

Terlebih lagi dalam situasi pandemi saat ini, Wapres meminta pers untuk terus mengedepankan empati, baik terhadap tenaga kesehatan, aparat pelaksana, penderita Covid-19, maupun masyarakat terdampak Covid-19.

“Kini merupakan waktu bagi kita semua untuk menyatukan langkah dan bahu-membahu mendukung satu sama lain,” pesan Wapres.

Mengakhiri sambutannya, Wapres sangat mengapresiasi diselenggarakannya acara PWI Bermunajat bertajuk “Mengetuk Pintu Langit”, sebagai salah satu bentuk ikhtiar batiniah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Melalui munajat ini kita ketuk pintu langit untuk memohon inayah dan himayah-Nya, pertolongan dan perlindungan-Nya. Inayah robbaniyah, pertolongan Tuhan agar kita diberi kemampuan untuk menemukan cara yang tepat mengatasi pandemi Covid-19 serta berbagai masalah yang kita hadapi. Dan himayah robbaniyah, perlindungan Allah SWT dari berbagai kesalahan dalam bertindak dan mengambil keputusan,” harapnya.

Wapres tetap optimistis, pandemi COVID-19 dapat diatasi dengan upaya bersama, baik upaya lahiriah berupa disiplin menerapkan protokol kesehatan, mematuhi kebijakan PPKM, dan melakukan vaksinasi ataupun upaya batiniah melalui munajat/doa.

“Semoga dengan segala ikhtiar lahiriah dan batiniah, kita diberikan kekuatan fisik, mental, dan keimanan, serta pertolongan oleh Allah SWT, Tuhan YME, agar kita dapat segera keluar dari wabah COVID-19 ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini diinisiasi PWI dan diikuti segenap asosiasi jurnalis dan insan pers sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi negeri yang tengah menghadapi pandemi Covid-19. PWI pun menyadari, penanganan persoalan ini harus melibatkan semua komponen bangsa.

“PWI menyadari perang melawan Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua elemen bangsa. Tidak bisa pemerintah semata, tenaga kesehatan atau aparat penegak hukum saja. Semua komponen bangsa harus hadir saling mendukung dan saling mengingatkan agar perang melawan Covid-19 bisa segera kita menangkan,” ucap Ketua PWI Pusat Atal S Depari.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh pun menggarisbawahi lintas komponen bangsa sebagai kunci dalam penanganan pandemi Covid-19 karena pandemi ini adalah persoalan kompleks.

“Persoalan kompleks, approach-nya harus approach kompleks. Salah satu approach kompleks itu adalah lintas, lintas komponen bangsa, lintas sektor industri. Intinya adalah kebersamaan, partisipasi dari masyarakat secara keseluruhan menjadi kata kunci. Jika kompleks, tidak ada saya, yang ada adalah kita. The power of we,” ucap Nuh.Kominfo (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seberapa Pentingkah Vaksin Booster ?

    Seberapa Pentingkah Vaksin Booster ?

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    PUTUSAN cepat itu dikeluarkan Pesiden Joko Widodo dimana mulai 12 Januari mendatang, Indonesia akan melaksanakan vaksinasi booster sehingga masyarakat harus siap. Vaksin booster adalah dosis vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit. Hal ini karena efek beberapa vaksin dapat hilang seiring berjalannya waktu. Vaksin booster memungkinkan sistem tubuh untuk mengenali dan merespons virus […]

  • Libur Nataru, PPKM Livel Tiga Dibatalkan

    Libur Nataru, PPKM Livel Tiga Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    PEMERINTAH membatalkan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 untuk semua daerah pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2022. Alasan pembatalan didasarkan pada pertimbangan penanganan COVID-19 di Indonesia sudah menunjukkan hasil yang signifikan. Kebijakan PPKM Level 3 untuk semua daerah ini awalnya akan diberlakukan mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 namun […]

  • Dukung Kedaulatan Pangan Nasional, Sumsel Bakal Sepakati Hibah Pengelolaan Sistem Irigasi

    Dukung Kedaulatan Pangan Nasional, Sumsel Bakal Sepakati Hibah Pengelolaan Sistem Irigasi

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Melibatkan Balai Besar/Balai Wilayah Sungai dan Pemerintah Daerah melalui badan dan dinas-dinas yang terkait.

  • Tidak Boleh Anarkis, Unjuk Rasa Bagian Demokrasi

    Tidak Boleh Anarkis, Unjuk Rasa Bagian Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.282
    • 0Komentar

    PEMERINTAH menilai adanya rencana unjuk rasa oleh beberapa komponen masyarakat pada Senin (11/4/2022), adalah bagian dari demokrasi di Indonesia yang merupakan negara hukum dan pelaksanaannya harus tertib. “Pemerintah mengimbau agar di dalam menyampaikan aspirasi hendaknya dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis, serta tidak melanggar hukum, yang penting aspirasinya bisa didengar oleh pemerintah dan masyarakat,” ujar […]

  • Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 867
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengharapkan warga penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dijemput di rumahnya masing-masing saat pencairan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal itu disampaikan Mensos Risma melalui keterangan tertulisnya, usai membagikan PKH di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, kemaren. “Ayo Pak Camat, Bu Lurah ini dibagi per kelurahan dijemput satu […]

  • Hidupkan Pariwisata Era New Normal, Muba Jalankan Program Jelajah Muba On TV

    Hidupkan Pariwisata Era New Normal, Muba Jalankan Program Jelajah Muba On TV

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.266
    • 0Komentar

    DINAS Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Muba pada 2020 ini meluncurkan program Jelajah Muba On TV dengan memberdayakan anak-anak muda yang kreatif dan bertalenta dalam rangka lebih mengenalkan dan menarik minat kunjungan para wisatawan. Plt. Kadispopar Muba, Muhammad Fariz, SSTP, MM mengatakan, jelajah Muba on TV ini hadir untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata setelah vakum […]

expand_less
WordPress Archive Noxious – Esport & Gaming Elementor Template kit Nubi – Digital Marketing & SEO WordPress Theme Nufti – NFT Collections Elementor Template Kit Numbat – Pet Shop WooCommerce WordPress Theme Numérique – SEO Digital Marketing WordPress Theme Nunis – Kindergarten Elementor Template Kit Nuovo – Social Media, Digital Marketing Agency, SEO WordPress Theme Nur – Alternative & Renewable Energy WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing FSE WordPress Theme Nursera – Home Care & Private Nursing Services Elementor Template Kit