Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Deteksi COVID-19, Muba Datangkan 1.000 Alat Rapid Test

Deteksi COVID-19, Muba Datangkan 1.000 Alat Rapid Test

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
  • visibility 762
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MESKI upaya sosialisasi dan edukasi serta penyemprotan disinfektan hingga ke daerah pelosok terus digencarkan di Kabupaten Musi Banyuasin, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin tidak berhenti disitu saja dalam upaya pencegahan ancaman virus Covid-19 atau virus Corona, Jumat (27/3/2020) malam Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel ini mendatangkan sebanyak satu ribu alat rapid test untuk mendeteksi Covid-19 kepada warga dan paramedis di Kabupaten Muba.

Dalam upaya pencegahan dan antisipasi ancaman masuknya virus Covid-19 tersebut ke wilayah Muba, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menggelontorkan anggaran sebesar Rp6.1 Miliar yang juga digunakan untuk pembelian alat rapid test sebanyak 1 ribu unit yang langsung dilakukan pada Jumat (27/3/2020) malam kepada 5 ODP di RSUD Sekayu dan 10 tim paramedis di RSUD Sekayu.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengaku meski Pemerintah pusat akan memberikan alat rapid tes kepada setiap daerah, namun dirinya akan memaksimalkan lagi kesigapan antisipasi agar virus berbahaya tersebut tidak masuk ke wilayah Muba.

“Karena sampai saat ini bantuan alat rapid test dari pemerintah pusat masih menunggu, alhasil alat rapid test yang kita siapkan secara mandiri oleh Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan Muba telah datang sebanyak seribu unit, upaya ini kita lakukan supaya pencegahan virus covid-19 ini tidak terpapar kepada warga Muba dan bisa kita deteksi sedini mungkin,” tegasnya.

Dikatakan Dodi, Rapid tes dilakukan oleh tim paramedis Dinkes Muba dan RSUD Sekayu. “Untuk sementara ini rapid tes hanya diperuntukkan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) serta paramedis yang menangani  virus Covid-19 di Muba,”terangnya.

Dijelaskan, hasil rapid tes nantinya akan diteliti oleh tim paramedis di Muba. “Kita berharap hasil rapid tes nantinya dan memudahkan Tim medis Kita Menganalisa Perkembangan keadaan Pasien dan kita berharap Muba  zero virus Copid-19,” tuturnya.

Dodi mengaku, langkah rapid tes mandiri tersebut merupakan tindakan yang harus dilakukan dan saat ini dibutuhkan warga Muba khususnya. “Rapid tes ini langkah konkrit, kita tidak hanya pemantauan saja. Secara medis rapid tes bisa memberikan kepastian kepedulian kita kepada warga Muba dan disaat seperti ini Pemerintah wajib hadir secara maksimal untuk mengurus warganya ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, setelah didatangkan alat rapid tes pihaknya langsung melakukan tes kepada ODP, PDP dan paramedis di Muba.

“Jadi prioritas utama yang dilaksanakan  rapid tes yakni mereka yang masuk kategori ODP, PDP  dan paramedis yang menangani ODP dan PDP yang ada di Muba,” ungkapnya.

Lanjutnya, rapid tes akan dilakukan secara masif dan random di wilayah Muba. “Upaya ini juga dapat meredam keresahan warga akibat ancaman virus covid-19 yang dikhawatirkan dapat terpapar bagi warga Muba,” ulasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Muba Dr Povi Pada Indarta Sp P, menjelaskan pelaksanaan rapid tes tersebut.

fungsinya lebih untuk mengetahui munculnya anti-bodi. Antibodi yang dihasilkan akibat paparan virus tersebut.

“Rapid tes ini awal pemeriksaan, biasanya setelah 7 hari terpapar muncul antibodi tersebut dan apabila rapid test positif kita akan lanjutan pemeriksaan untuk diagnosa swab pastinya,” terangnya.

Ditambahkan, sistem imun menurutnya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu untuk memproduksi antibodi. Prinsip antibodi itulah yang menurut Povi bisa dideteksi oleh rapid test.

“Jadi kalau hasilnya positif kita akan lanjutkan dengan tes swab . Tapi kalau negatif belum tentu negatif maka akan dilakukan tes yang kedua, Karena itu perlu waktu,” ujarnya.

Lanjutnya, metode rapid test hanya bisa mendeteksi penderita yang sudah terinfeksi 7-10 hari. Jika masa infeksi di bawah angka tersebut, penderita masih bisa lolos dari pemeriksaan. “Dan apabila negatif rapid test itu akan kita ulang 7 hari lagi,” pungkasnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Gak? ‘Gaji Gede, Nama Ngetop, Cuma Modal Nendang Bola!’

    Mau Gak? ‘Gaji Gede, Nama Ngetop, Cuma Modal Nendang Bola!’

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    KENAPA Jadi Atlet Sepak Bola Itu Nggak Cuma Keren, Tapi Juga Cuan dan Bikin Emak Bangga Dulu, anak-anak kalau ditanya,“Cita-cita kamu apa, Nak?”Jawabannya template “Dokter!”Yang jawab “Petani digital” belum lahir, yang jawab “Striker andalan Timnas” biasanya malah disuruh nyapu. Tapi sekarang zaman berubah, sobat rumput hijau!Cita-cita jadi pemain bola bukan lagi angin lalu yang cuma […]

  • Tempoyak, Tanjak Bawa Palembang Terima Penghargaan Warisan Budaya

    Tempoyak, Tanjak Bawa Palembang Terima Penghargaan Warisan Budaya

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.336
    • 0Komentar

    SAMBAL Tempoyak dan Tanjak memperoleh penghargaan sebagai warisan budaya. Penghargaan itu diberikan Kota Palembang dalam kegiatan Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda diwakili Pemprov Sumatera Selatan di Istora Senayan Jakarta, kemarin. Selain itu juga sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, tentunya Palembang masih banyak potensi warisan budaya yang akan membawa kota empek-empek tersebut dikenal se Indonesia dan […]

  • Asa Bupati Muba Saat Gelaran Dzikir Akbar & Doa Sambut 2020

    Asa Bupati Muba Saat Gelaran Dzikir Akbar & Doa Sambut 2020

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 862
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Bagian Kesejahteraan Setda Muba menggelar Dzikir Akbar dan Do’a bersama menyambut Tahun Baru 2020 Masehi bertempat di Masjid Raya Baitul Makmur, Selasa (31/12/2019). Turut dihadiri Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Kajari Muba Suyanto SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH, Ketua Pengadilan Agama […]

  • Meski Tersingkir di Beregu, Tim Panahan Indonesia Masih Ada Peluang di Perorangan

    Meski Tersingkir di Beregu, Tim Panahan Indonesia Masih Ada Peluang di Perorangan

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID , Tokyo – Hasil kurang memuaskan harus dialami tim panahan beregu putra Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Riau Ega dkk belum mampu melangkah lebih jauh di kompetisi panahan beregu putra setelah kalah 6-0 dari Inggris Raya di babak eliminasi 1/8 di Yumenoshima Final Field, Senin (26/7/2021). Hasil kurang memuaskan harus dialami tim panahan beregu […]

  • Senyum ASN Saat Gaji Turun Tak Kalah Bahagia dari Saat Smash-nya Masuk

    Senyum ASN Saat Gaji Turun Tak Kalah Bahagia dari Saat Smash-nya Masuk

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    KALAU ASN Palembang dulu dikenal karena absensi yang penuh keteguhan dan kopi pagi yang selalu tersedia, maka bersiaplah untuk melihat mereka sekarang dengan raket di tangan, keringat di dahi, dan semangat bertanding di dada. Iya, ASN kita sekarang bukan cuma lihai ngisi e-Kinerja, tapi juga makin jago menyabet kok, kok bulutangkis maksudnya. Pelantikan PB Korpri […]

  • Gubernur Sosialisasi Asian Games Kepada Keluarga Besar Yayasan Islam Siti Khadijah

    Gubernur Sosialisasi Asian Games Kepada Keluarga Besar Yayasan Islam Siti Khadijah

    • calendar_month Sabtu, 9 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menggelar silaturahmi dan mensosialisasikan Asian Games XVIII tahun 2018 kepada keluarga besar Yayasan Islam Siti Khadijah, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan RSI Siti Khadijah, pegawai RSI Siti Khadijah dan pegawai KBIH Siti Khadijah di Griya Agung Palembang, kemarin. “Kita ini bertetangga, Griya Agung dengan Siti Khadijah berdekatan tapi […]

expand_less
WordPress Archive Appdev – Mobile App Showcase WordPress Theme Appeal – Fully Functional Petition Theme Apper – App Landing Page WordPress Theme Appiah – App Landing Page Elementor Template Kit AppKit Mobile AppLanding – Mobile App Template Kit Applied – Essential Blog theme for Modern Content Creators AppLounge – Multipurpose SaaS WordPress Theme Apply – WordPress Admin Appointly – WooCommerce Appointment Booking & Scheduler Plugin