Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Deteksi COVID-19, Muba Datangkan 1.000 Alat Rapid Test

Deteksi COVID-19, Muba Datangkan 1.000 Alat Rapid Test

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MESKI upaya sosialisasi dan edukasi serta penyemprotan disinfektan hingga ke daerah pelosok terus digencarkan di Kabupaten Musi Banyuasin, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin tidak berhenti disitu saja dalam upaya pencegahan ancaman virus Covid-19 atau virus Corona, Jumat (27/3/2020) malam Ketua Kamar Dagang Industri (KADIN) Sumsel ini mendatangkan sebanyak satu ribu alat rapid test untuk mendeteksi Covid-19 kepada warga dan paramedis di Kabupaten Muba.

Dalam upaya pencegahan dan antisipasi ancaman masuknya virus Covid-19 tersebut ke wilayah Muba, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menggelontorkan anggaran sebesar Rp6.1 Miliar yang juga digunakan untuk pembelian alat rapid test sebanyak 1 ribu unit yang langsung dilakukan pada Jumat (27/3/2020) malam kepada 5 ODP di RSUD Sekayu dan 10 tim paramedis di RSUD Sekayu.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengaku meski Pemerintah pusat akan memberikan alat rapid tes kepada setiap daerah, namun dirinya akan memaksimalkan lagi kesigapan antisipasi agar virus berbahaya tersebut tidak masuk ke wilayah Muba.

“Karena sampai saat ini bantuan alat rapid test dari pemerintah pusat masih menunggu, alhasil alat rapid test yang kita siapkan secara mandiri oleh Pemkab Muba melalui Dinas Kesehatan Muba telah datang sebanyak seribu unit, upaya ini kita lakukan supaya pencegahan virus covid-19 ini tidak terpapar kepada warga Muba dan bisa kita deteksi sedini mungkin,” tegasnya.

Dikatakan Dodi, Rapid tes dilakukan oleh tim paramedis Dinkes Muba dan RSUD Sekayu. “Untuk sementara ini rapid tes hanya diperuntukkan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) serta paramedis yang menangani  virus Covid-19 di Muba,”terangnya.

Dijelaskan, hasil rapid tes nantinya akan diteliti oleh tim paramedis di Muba. “Kita berharap hasil rapid tes nantinya dan memudahkan Tim medis Kita Menganalisa Perkembangan keadaan Pasien dan kita berharap Muba  zero virus Copid-19,” tuturnya.

Dodi mengaku, langkah rapid tes mandiri tersebut merupakan tindakan yang harus dilakukan dan saat ini dibutuhkan warga Muba khususnya. “Rapid tes ini langkah konkrit, kita tidak hanya pemantauan saja. Secara medis rapid tes bisa memberikan kepastian kepedulian kita kepada warga Muba dan disaat seperti ini Pemerintah wajib hadir secara maksimal untuk mengurus warganya ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menyebutkan, setelah didatangkan alat rapid tes pihaknya langsung melakukan tes kepada ODP, PDP dan paramedis di Muba.

“Jadi prioritas utama yang dilaksanakan  rapid tes yakni mereka yang masuk kategori ODP, PDP  dan paramedis yang menangani ODP dan PDP yang ada di Muba,” ungkapnya.

Lanjutnya, rapid tes akan dilakukan secara masif dan random di wilayah Muba. “Upaya ini juga dapat meredam keresahan warga akibat ancaman virus covid-19 yang dikhawatirkan dapat terpapar bagi warga Muba,” ulasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Muba Dr Povi Pada Indarta Sp P, menjelaskan pelaksanaan rapid tes tersebut.

fungsinya lebih untuk mengetahui munculnya anti-bodi. Antibodi yang dihasilkan akibat paparan virus tersebut.

“Rapid tes ini awal pemeriksaan, biasanya setelah 7 hari terpapar muncul antibodi tersebut dan apabila rapid test positif kita akan lanjutan pemeriksaan untuk diagnosa swab pastinya,” terangnya.

Ditambahkan, sistem imun menurutnya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu untuk memproduksi antibodi. Prinsip antibodi itulah yang menurut Povi bisa dideteksi oleh rapid test.

“Jadi kalau hasilnya positif kita akan lanjutkan dengan tes swab . Tapi kalau negatif belum tentu negatif maka akan dilakukan tes yang kedua, Karena itu perlu waktu,” ujarnya.

Lanjutnya, metode rapid test hanya bisa mendeteksi penderita yang sudah terinfeksi 7-10 hari. Jika masa infeksi di bawah angka tersebut, penderita masih bisa lolos dari pemeriksaan. “Dan apabila negatif rapid test itu akan kita ulang 7 hari lagi,” pungkasnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Ada Cerita

    Masih Ada Cerita

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    KUNTUM  bunga mekar menyambut pagi Mencoba mengawali hari ceria kembali Dia kan bertanya pada dirinya sendiri Sanggupkah ia melewati hari ini Siang berganti mengubah pagi Mentari telah meninggi saatnya menyinari duniawi Tetesan keringat bercampur pekat aroma-aroma khas pejalan kaki Melewati sepanjang jalan kenangan yang berarti Tak kan terganti Sore ini ia pun kembali Lagi-lagi melewati […]

  • Ada Penambahan 2 Kasus COVID-19, Warga Muba Diingatkan Jangan Panik, Ikutin Aturan Kesehatan

    Ada Penambahan 2 Kasus COVID-19, Warga Muba Diingatkan Jangan Panik, Ikutin Aturan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 991
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin mengkonfirmasi ada penambahan dua kasus PDP Positif Covid-19 di Muba, Kamis (14/5/2020). Ini diketahui setelah keluarnya hasil Swab BBLK di Palembang. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Muba, dr Povi, Ia menyebutkan, dengan adanya penambahan dua kasus ini total PDP Positif Covid-19 […]

  • Jangan Khawatir BBM Langka, Sawit Bisa di Jadi Pengganti

    Jangan Khawatir BBM Langka, Sawit Bisa di Jadi Pengganti

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.433
    • 0Komentar

    BENSIN sawit alias bensa. Varian baru bensin yang berbahan minyak sawit industri ini mulai diuji coba pada Selasa (25/01/2022). Uji coba ini merupakan kerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) sehingga keberadaan bensin ada pengganti. “Hari ini saya berkesempatan melihat langsung proses dari crude palm oil (CPO) ke […]

  • Kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap ke-86: Indonesia Terima Dukungan Vaksin Kedua dari Pemerintah Inggris

    Kedatangan Vaksin COVID-19 Tahap ke-86: Indonesia Terima Dukungan Vaksin Kedua dari Pemerintah Inggris

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    PADA 8 Oktober 2021 kemarin, Indonesia menerima kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-86 yakni sebanyak 245.440 dosis vaksin AstraZeneca. Ini merupakan kiriman kedua vaksin COVID-19 dari Pemerintah Inggris dan menambah total dosis vaksin dukungan dari Pemerintah Inggris menjadi 865.440 dosis. Dengan kedatangan vaksin ini, jumlah vaksin COVID-19 yang sudah diterima Indonesia menjadi 278.527.220 dosis, baik dalam […]

  • Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah Bangun Pipanisasi Air Minum

    Cegah Jakarta Tenggelam, Pemerintah Bangun Pipanisasi Air Minum

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.474
    • 0Komentar

      ISU Jakarta tenggelam, mendapat perhatian serius pemerintah. Oleh karena itu berbagai langkah ditempuh, baik oleh Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu upaya yang diambil adalah melalui penyediaan air minum perpipaan untuk mengurangi ekstraksi air tanah. Langkah awal upaya pencegahan agar Jakarta tidak tenggelam itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Sinergi […]

  • Kambang Iwak Naik Kelas, Dari Kolam Santuy Jadi Catwalk Olahraga Warga

    Kambang Iwak Naik Kelas, Dari Kolam Santuy Jadi Catwalk Olahraga Warga

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ada yang bilang Palembang itu panas, kita semua sepakat. Tapi kalau ada yang bilang Palembang nggak punya ruang publik kece, sekarang… mending dipikir ulang. Soalnya, Minggu (7/4/2025) kemarin, Kambang Iwak resmi naik level! Bukan cuma jadi tempat pacaran, duduk galau, atau feeding time buat angsa, sekarang dia udah sah jadi arena olahraga […]

expand_less
WordPress Archive Appdev – Mobile App Showcase WordPress Theme Appeal – Fully Functional Petition Theme Apper – App Landing Page WordPress Theme Appiah – App Landing Page Elementor Template Kit AppKit Mobile AppLanding – Mobile App Template Kit Applied – Essential Blog theme for Modern Content Creators AppLounge – Multipurpose SaaS WordPress Theme Apply – WordPress Admin Appointly – WooCommerce Appointment Booking & Scheduler Plugin