Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ciptakan Perdamaian, Presiden Berkunjung ke Ukraina dan Rusia

Ciptakan Perdamaian, Presiden Berkunjung ke Ukraina dan Rusia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
  • visibility 3.599
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNJUNGAN kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia setelah menghadiri forum G7, dinilai akan memberi dampak strategis secara signifikan. Lawatan Kepala Negara dianggap mampu meredam dampak rambatan dari konflik dua negara di Eropa Timur itu.Hal ini karena menjalin silaturahmi antar negara.

“Kunjungan itu sangat strategis. Tapi itu hanya awal. Setelah pertemuan tersebut berhasil dan menghasilkan pernyataan bersama, harus ditindaklanjuti dengan langkah-langkah diplomatik lewat G20 sebagai saluran utamanya,” ujar pakar ekonomi politik internasional dari Universitas Gadjah, Mada Riza Noer Arfani, Minggu (26/6/2022).

Presiden Jokowi dinilai tidak hanya berkunjung sebagai Kepala Negara, melainkan juga selaku tuan rumah dari G20 2022. Karenanya, hal-hal yang menyangkut kepentingan perekonomian dan pemulihan dari dampak pandemi COVID-19 akan menjadi agenda utama.

Riza mengatakan, upaya untuk pemulihan ekonomi yang merata di tiap negara sedianya tercermin dari tema Kepresidenan Indonesia di G20, yakni Recover Togehter, Recover Stronger. Untuk itu, kunjungan Presiden Jokowi dinilai akan meredam dampak dari konflik yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina.

Berdasarkan historinya, G20 dibentuk pada saat krisis melanda dunia. Lebih dari dua dekade berdiri, forum ekonomi utama dunia itu telah berhasil mencari jalan keluar bagi dunia dari kondisi keterpurukan. “Forum itu menjadi semacam katalis untuk negara-negara bisa keluar dari situasi guncangan,” kata Riza.

Indonesia, selaku Presidensi G20 tahun ini diharapkan mampu mencari jalan keluar dari guncangan krisis beruntun yang saat ini dihadapi dunia. Penanganan pandemi dan dampak perang Rusia-Ukraina mesti diredam guna menghindari efek negatif yang berkepanjangan.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia juga dirasa amat signifikan untuk meyakinkan rakyat internasional mengenai kesungguhan Indonesia ingin meredakan ketegangan. Riza berpendapat hal itu menjadi sinyal positif dan mendorong optimisme bagi pemulihan ekonomi dunia.

Meski peluang yang dimiliki untuk mendamaikan kedua negara amat kecil, lawatan Presiden Jokowi diharapkan mampu mengikis ego dua negara untuk kepentingan yang lebih besar. “Perlu ditekankan kepada Presiden Ukraina maupun Rusia, perlu ada upaya untuk meminimalisir dampak perang terhadap pemulihan ekonomi global,” ujar Riza.

Sebab, akibat perang itu, sektor kesehatan, pangan, dan energi menjadi terganggu. Itu berdampak langsung pada upaya pemulihan ekonomi dari pandemi, sekaligus menambah beban untuk mengembalikan stabilitas dunia.

Terlebih beberapa ahli dan lembaga internasional memprediksi terjadinya resesi hingga stagflasi akibat perang berkepanjangan. Untuk itu, bila kunjungan Presiden Joko Widodo berbuah manis, diharapkan akan ada tindak lanjut dengan memanfaatkan Presidensi G20 Indonesia.

Riza menyarankan agar dibentuk gugus tugas yang khusus menengahi dan membahas isu teknis dari konflik geopolitik Rusia-Ukraina. Dengan begitu, solusi untuk meredam dampak perang dapat terlahir dan berkontribusi pada upaya pemulihan global.

“Ketika nanti misalnya disepakati kedua Kepala Negara (Rusia-Ukraina) hadir di pertemuan puncak pada November (summit G20). Maka yang paling penting adalah menyusun agenda sampai ke November 2022, apa yang harus dilakukan. Itu yang menjadi kunci dari peluang suksesnya mitigasi,” kata Riza.

“Kalau itu tidak dilakukan, itu hanya menjadi simbolis saja dan mesti dihindari. Dari pembentukkan gugus tugas, dapat dirumuskan komunike bersama, meredakan ketegangan atau bahkan juga membahas mitigasi dampak perang terhadap kesehatan, pangan, dan energi,” lanjutnya.

Diketahui, Presiden Jokowi pada hari ini berangkat ke Jerman memenuhi undangan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Dalam forum itu, Kepala Negara akan menyerukan upaya perdamaian. Presiden Jokowi diagendakan melawat ke Ukraina dan berdialog dengan Volodymyr Zelenskiy selepas G7 dan berkunjung ke Rusia menemui Vladimir Putin setelahnya.InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “5 Veteran Terakhir di Muba, Tugu Perjuangan Mulai Rapuh: Cerita Para Veteran Muba Tak Pernah Lelah Mengabdi”

    “5 Veteran Terakhir di Muba, Tugu Perjuangan Mulai Rapuh: Cerita Para Veteran Muba Tak Pernah Lelah Mengabdi”

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 582
    • 0Komentar

    KALAU zaman dulu mereka menembakkan peluru, sekarang mereka menembakkan pesan moral, kalau dulu pakai senapan, sekarang cukup pakai tongkat dan tekad yang masih kokoh macam tiang bendera di tengah badai. Hari Selasa, 5 Agustus 2025, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate kedatangan tamu istimewa, yakni para veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten […]

  • Peduli  Antar Sesama Gubernur Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat Tingkatkan Solidaritas  Antar Sesama

    Peduli  Antar Sesama Gubernur Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat Tingkatkan Solidaritas  Antar Sesama

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    KEPEDULIAN dan solidaritas itu penting dalam membantu antar sesama, maka itu Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak semua elemen masyarakat serta lembaga lainnya untuk saling peduli. Hal itu dikatakan Herman Deru saat Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2021 di Provinsi Sumsel bertempat di Panti Sosial Rehabilitasi Gelandangan, Pengemis, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa Jalan […]

  • Perdayakan Tenaga Kerja Lokal dengan Perda Khusus

    Perdayakan Tenaga Kerja Lokal dengan Perda Khusus

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru didampingi sang istri Hj Febrita Lustia menghadiri wisuda program Diploma / Strata I  ke-65 / Strata II ke-26 periode I Tahun Akademik 2018-2019 Universitas Muhamadiyah Palembang di OPI Convention Center, Kamis (25/10/2018). Dalam kesempatan itu HD berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal dengan perda khusus. Menurut HD para […]

  • Bambu Jadi Asa Baru RI, Sampai Jadi “Master”

    Bambu Jadi Asa Baru RI, Sampai Jadi “Master”

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    BIASANYA bambu itu identik dengan tiang jemuran, kandang ayam, atau alat musik angklung, kursi nyantai,  yang bikin nostalgia pelajaran seni budaya, sekarang jangan remehkan dia lagi ya.. Soalnya, pemerintah lagi serius banget, bambu mau dinaikkan kelas jadi anak industri yang bisa bersaing di pasar global. Bahkan bukan hanya jadi pelengkap halaman belakang rumah, tapi juga […]

  • Apakah Benar ?, Direktur Pengendalian Penyakit AS Menyatakan Vaksin Corona Gagal

    Apakah Benar ?, Direktur Pengendalian Penyakit AS Menyatakan Vaksin Corona Gagal

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    BEREDAR sebuah unggahan yang memuat klaim bahwa Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) Rochelle Walensky mengatakan vaksin Covid-19 gagal dalam mengendalikan pandemi. Faktanya, dilansir dari reuters.com, tidak ada pernyataan baik dari CDC maupun Rochelle Walensky yang menyebut vaksin gagal dalam menangani pandemi Covid-19. Dalam rilisnya tanggal 29 Juli 2021, CDC mengimbau warga […]

  • Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

    Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tengah arus deras perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang makin canggih, Indonesia nggak mau hanya jadi penonton. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan dengan penuh keyakinan, negara kita sudah siap untuk bukan cuma jadi konsumen, tapi juga jadi pemain utama dalam arena global AI. Jadi, jangan bayangin kita bakal cuma nyaksin […]

expand_less
WordPress Archive Effigy – A Clean and Professional Music WordPress Theme eFlorist – Flower Boutique & Decoration Elementor Template Kit eForm easySubmission – Direct Form Edit & Extended Format String eForm – WordPress Form Builder Efpose – Multipurpose Blog and Newspaper Theme Efuel – Electric Car Rental & EV Charging WordPress Theme Eginary – Online Education Elementor Template Kit eGovenz – City Government WordPress Theme eGrocer – Online Multi Vendor Grocery Store, eCommerce Flutter Full App | Admin Panel | Web Version Ehauzon – Property Listing for WordPress Theme