Pemerintahan

Alex Noerdin : APBD Kami Kecil, Tapi Kami Punya Semangat dan Cita-cita Sukseskan Asian Games

maskot-asian-games-2018

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dinobatkan menjadi Provinsi Terbaik dalam ajang Penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017 dari Tempo Inti Media bekerjasama dengan Frontier Consulting Group, Jumat malam.

SUMSELTERKINI.ID PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dinobatkan menjadi Provinsi Terbaik dalam ajang Penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017 dari Tempo Inti Media bekerjasama dengan Frontier Consulting Group, Jumat malam.

Dalam rilisnya semalam, Alex mengungkapkan penghargaan ini bukan sepenuhnya untuk dia, namun untuk rakyat Sumsel, dan OPD dan SKPD yang bekerja keras dengan ikhlas untuk bersama-sama membangun daerah meski banyak sekali tantangan yang harus dihadapi. Tak terkecuali misalnya soal minimnya anggaran yang dimiliki.

“Kalau ditanya tantangan jelas banyak sekali. Bayangkan APBD Sumsel itu cuma Rp8,1 triliun. Itu kecil sekali dan kami tidak punya APBD yang banyak, tapi kami semangat karena kami punya cita-cita. ” tegasnya.

APBD senilai Rp8,1 triliun itu kata Alex jelas tidak dapat digunakan sepenuhnya untuk Asian Games, karena Sumsel juga punya beberapa program tak kalah penting lainnya yakni di bidang pendidikan dan kesehatan.
Bahkan saking minimnya, ungkap dia anggaran itu belum cukup untuk digunakan memperbaiki sejumlah ruas jalan di wilayahnya.“Makanya kami perlu dibantu pemerintah pusat dan pihak ketiga,” jelasnya.

Disinggung mengenai kemajuan investasi di Sumsel yang cukup mencuri perhatian, dikatakan Alex harus bermodalkan keamanan dan kondusifitas daerah itu sendiri. Karena tanpa jaminan keamanan dari pemerintah daerah, investor tidak akan mau menjajaki bahkan menanamkan investasinya di suatu daerah.

“Kalau mau minta bantuan kemana-mana (pihak ketiga) kita harus kenal dulu. Harus penuhi persyaratan dulu kan begitu. Tak kenal maka tak saying. Nah, syarat agar mereka mau investasi itu, ya aman dulu. Makanya saya selalu tekankan Sumsel harus zero konflik karena itu syarat utama agar investasi bisa masuk. Kalau ada konflik mana ada orang mau masuk,” jelasnya.

Sementara itu CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan mengatakan penilaian terhadap daerah terbaik ini mereka lakukan dengan menggunakan empat komponen utama yakni tingkat investasi, jumlah insfrastruktur, pelayanan public dan pariwisata. Dari empat komponen itulah dihasailkan Indonesia Attractiveness Awards Index yang digunakan untuk pemeringkatan daerah terbaik.

Empat kriteria penilaian itu dipertahankan setiap tahun agar terdapat kontinuitas penilaian. Sehingga para pemimpin daerah mampu melihat rekam jejak mereka.

Comments

Terpopuler

To Top