Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Pemkot Palembang Larang Warga Beri Uang Anjal di Jalanan

Pemkot Palembang Larang Warga Beri Uang Anjal di Jalanan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
  • visibility 1.323
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DINAS Sosial (Dinsos) Kota Palembang mengimbau warga agar tidak memberikan uang ke anak jalanan (anjal), gelandangan dan dan pengemis (gepeng) di jalanan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Palembang H Elvis Rusdy, ST., SE., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (25/5/2022).

Elvis mengatakan, berdasarkan Perda No 12/2013 menyatakan melarang anjal, pengemis, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak punk berada di jalanan.

Namun karena dampak dari pandemi Covid-19, keberadaan pengemis berkedok manusia silver, badut, manusia kemoceng, manusia gerobak, manusia pembawa karung dan lainnya makin marak.

Sebelum otonomi tahun 2017, Pemkot Palembang memiliki panti penampung pengemis dan anjal. Tapi setelah tahun 2018, panti tersebut dikelola Dinsos Provinsi Sumsel.

“Ya itu kendalanya, setelah ditangkap tidak bisa dibina karena tidak ada lagi panti penampungan. Setelah ditangkap, kita hanya minta mereka buat surat pernyataan dan dipanggil orang tuanya. Tapi setelah beberapa hari, mereka muncul lagi di jalanan,” akunya.

Elvis menerangkan, tidak semua panti dikelola Dinsos Provinsi Sumsel. Itu hanya beberapa panti saja, karena panti anak, ODGJ tidak ada lagi.

Selain itu, Dinsos Sumsel tidak memiliki anggarannya.

“Sebagai contoh untuk ODGJ, dulu ditangkap dan ditampung ditempat kita. Tapi sekarang tidak ada penampungannya lagi. Kalau mau dibawa ke RS Ernaldi Bahar harus ada Kartu Indonesia Sehat (KIS). Padahal ODGJ itu ada yang tidak memiliki identitas,” paparnya.

Saat Asian Games tahun 2018, lanjut dia, Gubernur Sumsel saat itu memerintahkan agar zero anjal dan pengemis. Hal itu bisa berjalan karena ada Tim Terpadu terdiri dari Polri, TNI, Dinsos, Pol PP, dan Tagana.

“Tapi sekarang tim itu tidak ada lagi, karena tidak ada anggarannya. Jadi sejak tahun 2020 hanya mengandalkan tim dari Dinsos Palembang yang hanya berjumlah 16 orang dengan menggunakan 2 mobil patroli,” bebernya.

Dia menilai pengemis itu sudah jadi mata pencaharian. Bahkan, untuk anak kecil ada yang mengkoordinir.

Dia berharap warga tak memberi uang ke pengemis dan anjal. Alangkah baiknya jika uang tersebut diberikan ke masjid atau lembaga resmi. Apalagi sudah ada Perda pemberi dan penerima bisa didenda Rp50 juta atau hukuman 3 bulan kurungan.

“Untuk memberi efek jera kepada pengemis dan anjal ialah dengan ditangkap dan ditampung di panti penampungan. Tapi kendalanya kita tidak miliki panti penampungan.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara KAI Ukur Tingkat Kesiapan Perusahaan

    Cara KAI Ukur Tingkat Kesiapan Perusahaan

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.171
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah melaksanakan Asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) dalam rangka mengukur tingkat kesiapan perusahaan guna bertrasformasi menuju era industri 4.0. Asesmen tersebut dilakukan menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian tentang Pelaksanaan Asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN. Asesmen INDI 4.0 dilaksanakan […]

  • Jurus Jitu untuk Pelaku Ekraf Bali Gaet Investor Ala Sandiaga

    Jurus Jitu untuk Pelaku Ekraf Bali Gaet Investor Ala Sandiaga

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.891
    • 0Komentar

    MENPAREKRAF Sandiaga saat Pra Pitching WIDURI (Wirausaha Digital Mandiri) ekonomi kreatif, di The Trans Resort Bali, mengatakan bahwa agar investor tertarik menanamkan modal pada pertemuan pertama, disarankan untuk menyampaikan pitching secara singkat namun berisi untuk meyakinkan investor. “Waktu yang singkat, bukan berarti Anda tidak mempunyai kesempatan untuk meyakinkan investor,” ujar Menparekraf Sandiaga, Kamis (26/5/2022). WIDURI […]

  • Kibarkan Bendera Waspada, Muba Bicara Pesta Tanpa Candu

    Kibarkan Bendera Waspada, Muba Bicara Pesta Tanpa Candu

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan sikap tegasnya, di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Toha dan Wakil Bupati Rohman, aturan soal pesta rakyat kini diperketat. Bukan tanpa sebab, kekhawatiran akan merosotnya nilai moral dan makin liarnya hiburan malam membuat pemerintah daerah ini mengibarkan bendera waspada. Pesta rakyat tetap boleh digelar, tapi tidak […]

  • Muba Dukung Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK & WBBM BPS Muba

    Muba Dukung Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK & WBBM BPS Muba

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.315
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi hadiri kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muba, Kamis (18/06/2020). Dalam sambutannya,Kepala BPS Muba Sunita SE Kabupaten Muba berupaya untuk […]

  • 6 Program Jadi Prioritas Pembangunan Palembang Tahun 2023, Begini Asa Walikota..

    6 Program Jadi Prioritas Pembangunan Palembang Tahun 2023, Begini Asa Walikota..

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.444
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang tahun 2023 di Santika Premier Hotel. Musrenbang dengan mengusung tema Konsolidasi capaian pembangunan Kota Palembang yang Paripurna melalui akselerasi kapasitas dan kinerja seluruh Sektor pembangunan, dihadiri langsung Walikota Palembang H.Harnojoyo didampingi Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Horee, Rusun 24 Ilir Mulai Kinclong

    Horee, Rusun 24 Ilir Mulai Kinclong

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar memantau langsung proses pengecatan fasad bangunan rumah susun (Rusun) 24 Ilir di Jalan Brigjen HM.Dhani Efendi (Radial). Dikatakan Nasrun Umar, keberadaan rusun di tengah kota dengan kondisi cat yang sudah tidak layak menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur Sumsel Herman Deru. Karena itu atas inisiasinya pula pengecatan […]

expand_less
WordPress Archive Rex – Minimal WordPress Portfolio Theme Rexbiz – Corporate Agency Elementor Template Kit Rey – Fashion & Clothing, Furniture Rezolve - Business Consulting Elementor Template Kit Rezort - Hotel & Resort Booking Elementor Template Kit RH – Real Estate WordPress Theme Rhent – Motorcycle Rental Services Elementor Template Kit Rhodos – Business Portfolio Elementor Blocks & Template Kit Rhoomy – Real Estate WordPress Listing Theme Rib-Eye — Steakhouse WordPress Theme