Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Pemkot Palembang Larang Warga Beri Uang Anjal di Jalanan

Pemkot Palembang Larang Warga Beri Uang Anjal di Jalanan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
  • visibility 1.315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DINAS Sosial (Dinsos) Kota Palembang mengimbau warga agar tidak memberikan uang ke anak jalanan (anjal), gelandangan dan dan pengemis (gepeng) di jalanan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Palembang H Elvis Rusdy, ST., SE., M.Si., saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (25/5/2022).

Elvis mengatakan, berdasarkan Perda No 12/2013 menyatakan melarang anjal, pengemis, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak punk berada di jalanan.

Namun karena dampak dari pandemi Covid-19, keberadaan pengemis berkedok manusia silver, badut, manusia kemoceng, manusia gerobak, manusia pembawa karung dan lainnya makin marak.

Sebelum otonomi tahun 2017, Pemkot Palembang memiliki panti penampung pengemis dan anjal. Tapi setelah tahun 2018, panti tersebut dikelola Dinsos Provinsi Sumsel.

“Ya itu kendalanya, setelah ditangkap tidak bisa dibina karena tidak ada lagi panti penampungan. Setelah ditangkap, kita hanya minta mereka buat surat pernyataan dan dipanggil orang tuanya. Tapi setelah beberapa hari, mereka muncul lagi di jalanan,” akunya.

Elvis menerangkan, tidak semua panti dikelola Dinsos Provinsi Sumsel. Itu hanya beberapa panti saja, karena panti anak, ODGJ tidak ada lagi.

Selain itu, Dinsos Sumsel tidak memiliki anggarannya.

“Sebagai contoh untuk ODGJ, dulu ditangkap dan ditampung ditempat kita. Tapi sekarang tidak ada penampungannya lagi. Kalau mau dibawa ke RS Ernaldi Bahar harus ada Kartu Indonesia Sehat (KIS). Padahal ODGJ itu ada yang tidak memiliki identitas,” paparnya.

Saat Asian Games tahun 2018, lanjut dia, Gubernur Sumsel saat itu memerintahkan agar zero anjal dan pengemis. Hal itu bisa berjalan karena ada Tim Terpadu terdiri dari Polri, TNI, Dinsos, Pol PP, dan Tagana.

“Tapi sekarang tim itu tidak ada lagi, karena tidak ada anggarannya. Jadi sejak tahun 2020 hanya mengandalkan tim dari Dinsos Palembang yang hanya berjumlah 16 orang dengan menggunakan 2 mobil patroli,” bebernya.

Dia menilai pengemis itu sudah jadi mata pencaharian. Bahkan, untuk anak kecil ada yang mengkoordinir.

Dia berharap warga tak memberi uang ke pengemis dan anjal. Alangkah baiknya jika uang tersebut diberikan ke masjid atau lembaga resmi. Apalagi sudah ada Perda pemberi dan penerima bisa didenda Rp50 juta atau hukuman 3 bulan kurungan.

“Untuk memberi efek jera kepada pengemis dan anjal ialah dengan ditangkap dan ditampung di panti penampungan. Tapi kendalanya kita tidak miliki panti penampungan.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diserahkan Hari Ini, Sumsel Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari KIP

    Diserahkan Hari Ini, Sumsel Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari KIP

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 753
    • 0Komentar

    TAK henti-henti Pemprov Sumsel menerima penghargaan tingkat nasional. Hari ini, 1 (satu) penghargaan kembali di dapat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Yaitu Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 dari Komisi Informasi Pusat yang diberikan Wakil Presiden RI, H. Ma’ruf Amin secara virtual dan diterima Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Mawardi Yahya bertempat di Sumsel Command […]

  • Jelang Idul Fitri, DWP Muba bingkisan untuk ibu-ibu majelis taqlim

    Jelang Idul Fitri, DWP Muba bingkisan untuk ibu-ibu majelis taqlim

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, senyum Ibu-ibu pengajian di Bumi Serasan Sekate terpancar saat menerima bingkisan dari Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Hj. Asna Aini Apriyadi memberikan bingkisan kepada ibu-ibu majelis taqlim. “Alhamdulillah hampir 1 bulan penuh kita menjalani ibadah puasa, tidak lama lagi kita akan menyambut hari raya […]

  • Jelajahi Pesona Lucu dari Jajaran Casing Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5

    Jelajahi Pesona Lucu dari Jajaran Casing Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.612
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bagi pengguna yang ingin menjaga perangkatnya tetap dalam kondisi terbaik, case ponsel wajib dimiliki. Terlebih lagi, casing meningkatkan pengalaman seluler dengan fungsionalitas tambahan dan gaya yang dapat dipilih tanpa batas. Untuk membantu pengguna mempersonalisasi perangkat mereka dan menjaganya tetap terlindungi, Samsung Electronics telah meluncurkan jajaran casing baru yang dapat disesuaikan untuk Galaxy Z […]

  • Ketika Palembang Dilamar China, Ada Tiga Paket “mahar” Ditawarkan, Apa Tuh!

    Ketika Palembang Dilamar China, Ada Tiga Paket “mahar” Ditawarkan, Apa Tuh!

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau Palembang ini manusia, mungkin sekarang lagi kayak gadis manis yang sering dikejar-kejar jodoh. Sudah cantik, punya sejarah panjang, tapi masih suka kena banjir kalau nangisnya deras. Eh,.. datanglah segerombolan “calon mertua” dari China, lengkap dengan lamaran tiga jurus teknologi canggih, janji manis, dan harapan hidup bahagia tanpa takut kebanjiran lagi. Di bawah […]

  • Ingat !! Tak Kuat Alasan, ASN Tak Bisa Pindah

    Ingat !! Tak Kuat Alasan, ASN Tak Bisa Pindah

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Regional VII BKN  Provinsi Sumsel, Ir Agus Sutadi MSi meminta kepada Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex untuk tidak menyetujui perpindahan PNS dengan alasan yang tidak kuat. ”Ini bukan hanya berlaku bagi yang baru dilantik tapi yang sudah lama dilantik juga. Jadi, Pak Bupati, kami tidak akan menyetujui perpindahan PNS […]

  • Bayi Usia 4 Bulan Asal Muaraenim Sembuh dari COVID-19

    Bayi Usia 4 Bulan Asal Muaraenim Sembuh dari COVID-19

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    BAYI  berusia 4 bulan asal Kab Muaraenim yang di isolasi akhirnya dinyatakan sembuh. “Bayi usia 4 bulan asal Muara Enim yang dirawat beberapa bulan lalu sembuh dari positif COVID-19,” ujar Yusri, Senin [4/5/2020]. Sementara itu untuk ODP lanjut Yusri jumlahnya mencapai 4.210 orang, jumlah ODP yang selesai dalam pemantauan sebanyak 3.236, dan jumlah ODP yang […]

expand_less
WordPress Archive Rex – Minimal WordPress Portfolio Theme Rexbiz – Corporate Agency Elementor Template Kit Rey – Fashion & Clothing, Furniture Rezolve - Business Consulting Elementor Template Kit Rezort - Hotel & Resort Booking Elementor Template Kit RH – Real Estate WordPress Theme Rhent – Motorcycle Rental Services Elementor Template Kit Rhodos – Business Portfolio Elementor Blocks & Template Kit Rhoomy – Real Estate WordPress Listing Theme Rib-Eye — Steakhouse WordPress Theme