Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » “ASN Jangan Cuma Gagah di Pundak, Tapi Kaku Saat Diminta Layani Warga”

“ASN Jangan Cuma Gagah di Pundak, Tapi Kaku Saat Diminta Layani Warga”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 714
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di satu pagi yang cerah dan tidak terlalu panas kira-kira suhu semangat masih 36 derajat normal Pak Sekda Palembang, Aprizal Hasyim, kembali blusukan. Tapi bukan blusukan ke pasar cari cabe rawit, melainkan blusukan ke Kecamatan bawa semangat apel. Bukan apel Washington yang manis, tapi apel pagi yang (semoga) bikin manis pelayanan publik.

Minggu ketiga ini giliran Kecamatan Kemuning yang jadi panggung. ASN di sana berdiri rapi, sebagian mungkin masih kaget karena semalam nonton sinetron sampai jam dua, eh pagi-pagi harus denger wejangan. Tapi ya beginilah hidup ASN zaman now, nggak cukup cuma bisa pake seragam dinas dan update story di TikTok dengan caption “Menuju pelayanan terbaik”. Kata Pak Sekda, ASN itu bukan soal gelar, tapi soal “geliat”, geliat kerja dan niat melayani.

“Banyak yang pengen jadi pejabat, lebih dari 600 orang. Tapi yang dikasih kesempatan ini ya harus kerja, jangan malah leha-leha,” ujar Pak Aprizal. Kalimat itu mungkin sederhana, tapi menampar halus seperti angin kipas angin merek lama pelan tapi bikin merinding.

Bener juga, kalau jabatan cuma dipakai buat gaya, mending sekalian buka butik aja sekalian. ASN itu bukan soal prestise, tapi prestasi. Kalau cuma jadi pejabat tapi bingung harus ngapain, itu kayak naik motor gede tapi gak bisa belok ngesot juga akhirnya.

Perumpamaannya begini  ASN itu seperti sambal di nasi padang. Mungkin kecil porsinya, tapi kalau sambalnya enak, seluruh hidangan terasa sempurna. Tapi kalau sambalnya basi walah, nasi, rendang, dan dendengnya jadi sia-sia. Jadi ASN itu nggak harus viral, tapi harus vital.

Camat Kemuning, Pak Amiruddin, juga nggak kalah semangat. Beliau bilang ASN wajib hafal visi misi pemimpin, bukan malah sibuk hafalin jadwal cuti. Semua program unggulan Palembang—dari Palembang Sehat sampai Palembang Belagak—disosialisasikan. Masyarakat pun katanya antusias, mungkin karena program “Palembang Belagak” bikin warga bertanya-tanya, “Ini belagak yang positif atau belagak yang suka sok?” Tapi ya sudahlah, yang penting pelayanannya nyata, bukan hanya gaya.

Di sisi lain, program penurunan PBB juga lagi disiapkan. Katanya sih mau diturunkan Rp500 ribu. Tapi sabar dulu, ini bukan sulap. Butuh regulasi, dan regulasi itu kadang lebih rumit dari hubungan yang belum direstui mertua. Jadi kata Pak Sekda, pelan-pelan asal selamat, kayak nyebrang rel kereta api.

Mengutip kata Mahatma Gandhi, “Pelayanan tanpa kerendahan hati hanyalah kesombongan yang disamarkan.” Maka ASN jangan cuma sopan waktu ada atasan lewat, tapi galak waktu warga datang minta tolong.

“Good governance is perhaps the single most important factor in eradicating poverty and promoting development,” artinya “Tata kelola pemerintahan yang baik mungkin adalah faktor paling penting dalam menghapus kemiskinan dan mendorong pembangunan.” Kalimat ini disampaikan Kofi Annan, mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menekankan,  jika pemerintahan dikelola dengan baik jujur, transparan, akuntabel, dan efisien, maka kemiskinan bisa diberantas dan pembangunan bisa berlangsung dengan lancar.

Dengan kata lain, kalau pemerintah serius, tidak korup, dan benar-benar melayani rakyat, maka rakyat bisa hidup lebih baik, miskin berkurang, dan pembangunan jalan.

ASN itu bukan cuma profesi, tapi profesi+aksi. Jangan cuma keren pas apel, tapi lunglai pas diminta cetak KTP atau bantu urus bantuan. Kata pepatah, “Kalau tak sanggup jadi lilin yang menerangi, jangan malah jadi angin yang memadamkan.” Dalam konteks ASN, kalau belum bisa jadi solusi, ya jangan malah nambah birokrasi.

Dan ingat, pelayanan publik itu bukan tontonan drama, tapi aksi nyata. Kalau ASN-nya serius melayani, rakyatnya bisa tertawa lega. Kalau ASN-nya cuma sibuk pencitraan, rakyatnya malah pusing tujuh keliling.

Minggu depan apel lagi? Semoga yang hadir bukan cuma fisik, tapi juga nurani dan kopi di termos. Mau angle satir yang lebih liar atau mau dijadiin cerpen jenaka juga bisa, mau dilanjutkan ke versi kartun dialog pun boleh. Mau coba?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

    Apa Arti Banting Tulang? Kisah Lucu Menjelaskan Makna Ungkapan Populer

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Banyak orang sering mendengar ungkapan “banting tulang”, tetapi tidak semua mengetahui arti sebenarnya. Apa arti banting tulang? Mengapa ungkapan ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bekerja keras? Simak penjelasan lengkap mengenai makna ungkapan tersebut, asal-usulnya, serta kisah lucu yang membuat istilah ini kembali ramai diperbincangkan. Ucapan ini  terlontar secara spontan dari mulut seorang […]

  • Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel Menerima Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraks

    Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel Menerima Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraks

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    FRAKSI-fraksi DPRD Prov. Sumsel dapat menerima Jawaban Gubernur terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi atas Penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang PertangungJawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran (TA) 2021, Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi- fraksi DPRD Prov. Sumsel; Mgs. H. Syaiful Padli, ST. MM setelah mendengar […]

  • Mantap, Start Up Asli Indonesia Tak Kalah dengan Uni Eropa

    Mantap, Start Up Asli Indonesia Tak Kalah dengan Uni Eropa

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim saat ini perusahaan rintisan (startup) made in Indonesia seperti Tokopedia, Go-Jek, Traveloka, dan Bukalapak, memiliki posisi yang sejajar dengan startup di Uni Eropa. Keempat startup tersebut merupakan startupUnicorn yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar. “Di Uni Eropa juga ada empat Unicorn. Jadi, di Indonesia kita punya jumlah Unicorn yang sama seperti dimiliki oleh […]

  • Palembang Bakal Terbitkan Perda Pengurangan BPHTB

    Palembang Bakal Terbitkan Perda Pengurangan BPHTB

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.025
    • 0Komentar

    Penerapan batas minimal pengenaan BPHTB, jika sebelumnya diangka Rp 60 juta, mulai tahun depan dinaikan menjadi Rp 100 juta.

  • Indisipliner Pengelolaan Tata Ruang Pemkot Palembang Mengatasi Banjir

    Indisipliner Pengelolaan Tata Ruang Pemkot Palembang Mengatasi Banjir

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 2.396
    • 0Komentar

    KOTA Palembang yang dikategorikan sebagai metropolitan, karena secara geografis jumlah masyaakatnya sudah melebihi satu juta jiwa (1,6 juta), roda perputaran ekonomi yang gencar berupa bisnis properti, penyediaan jasa, pusat perbelanjaan, restoran hingga hiburan bertebaran di kota ini, tentu fasilitas pelayanan publik dan jaminan penataan ruang musti dilaksanakan secara efektif bagi pihak pemerintah kota, agar mampu […]

  • Nakes RSUD Kayuagung Disuntik Vaksin

    Nakes RSUD Kayuagung Disuntik Vaksin

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    TENAGA kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung (RSUD) mulai disuntik vaksinasi virus Corona jenis sinovac. Sebanyak 600 orang pegawai di rumah sakit tersebut baik yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) maupun non kesehatan (non nakes) disuntik secara bertahap. Penyuntikan vaksin dilangsungkan, Senin  (25/1/2021) yang mana tahap pertama direncanakan digelar selama 7 hari dengan batas 90 […]

expand_less
WordPress Archive Woncep – Fashion WooCommerce WordPress Theme Woo Advanced Product Shipping Woo Cart – Slide Cart / Floating Cart For WooCommerce Woo Coming Soon Woo Extra Slider – WooCommerce WordPress Slider Plugin Woo Gift : Advanced Woocommerce Gift Plugin Woo Grid For WPBakery Page Builder Woo Import Export WOO Product Grid/List Design- Responsive Products Showcase Extension for WooCommerce Woo Product Table Pro - WooCommerce Product Table view solution