Kemenhaj Tekankan Integritas ASN dan Layanan Jemaah
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 26 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : haji.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Profesionalisme, integritas, dan orientasi pada pelayanan jemaah menjadi penekanan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia dalam mempersiapkan aparatur yang baru bergabung. Pesan tersebut disampaikan dalam Entry Program Batch 2 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berpindah tugas dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah ke Kemenhaj.
Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM), Muhammad Arif, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji dan umrah harus dipahami sebagai layanan publik strategis yang membutuhkan tata kelola profesional, modern, dan terintegrasi.
“Pengelolaan haji dan umrah tidak lagi bersifat administratif semata, tetapi merupakan layanan publik strategis yang menuntut profesionalisme, akuntabilitas, dan orientasi pada pelayanan jemaah,” ujar Arif saat memaparkan kelembagaan Kemenhaj di Asrama Haji Kelas I Jakarta, Senin (26/10/2026).
Penekanan tersebut menjadi bagian dari pengenalan lingkungan kerja sekaligus pembekalan bagi pegawai mutasi agar memahami peran dan tanggung jawabnya di lingkungan kementerian.
Selain struktur dan fungsi organisasi, peserta diperkenalkan dengan visi dan misi Kemenhaj serta konsep Tri Sukses Haji. Konsep ini mencakup pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat, pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berdampak pada kesejahteraan umat, serta pembentukan jemaah dan tata kelola haji yang mencerminkan akhlak, etika, dan citra bangsa Indonesia.
Aspek integritas aparatur juga mendapat perhatian dalam program tersebut. Materi pembekalan mencakup kepatuhan terhadap jam kerja, pencegahan penyalahgunaan wewenang, tanggung jawab dalam penggunaan ruang digital, serta upaya menjaga citra aparatur sipil negara (ASN) dan institusi pemerintah di tengah masyarakat.
Melalui Entry Program Batch 2, pegawai yang berpindah tugas diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami kedudukan, tugas, serta tanggung jawabnya. Bekal tersebut diharapkan mendukung pola kerja yang profesional, berintegritas, akuntabel, dan kolaboratif.
Penguatan kapasitas kelembagaan dan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya Kemenhaj dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang profesional, transparan, aman, nyaman, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan jemaah.(***)/diolah dari sumber haji
- Penulis: Irwan Wahyudi
