Pemerintahan

Alex Minta SMAN Sumsel Tetap Dipertahankan

“Kita mencoba memperlihatkan kepada dunia, karena sekolah ini salah satu yang terbaik di dunia. Jadi kita akan pertahankan sekolah ini tetap seperti ini, karena dana APBD yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, terlebih sekolah ini sangat penting,”

foto : Humas Pemprov. Sumsel

SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Gubernur Sumsel, Alex Noerdin meminta agar SMAN Sumsel terus dipertahankan karena ide gagasan SMAN Sumsel itu didirikan untuk memberi kesempatan kepada anak -anak pintar dari kalangan keluarga yang tidak mampu.

Hal tersebut tegasnya saat menerima audiensi Senior Director Putera Sampoerna Foundation (PSF), Elan Merdy, di Griya Agung Palembang, Jum’at (27/10/2017). Dalam rangka pemaparan tentang kelanjutan program pendidikan pada SMAN Sumsel.

“Kita mencoba memperlihatkan kepada dunia, karena sekolah ini salah satu yang terbaik di dunia. Jadi kita akan pertahankan sekolah ini tetap seperti ini, karena dana APBD yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, terlebih sekolah ini sangat penting,” tegasnya.

Lanjut Alex, SMAN Sumsel akan terus dikembangkan agar tidak harus di dukung melalui dana APBD Sumsel secara keseluruhan dengan mencari dukungan dari pihak luar. “Ini kan tidak mesti dari APBD semuanya, kita bisa mencari sponsor nanti. Jadi pertahankan tetap seperti ini dan hanya untuk orang miskin,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Widodo mengatakan, pada bulan Juli tahun 2018 kerjasama pengelolaan pengembang sekolah SMAN Sumsel antara PSF dengan pemerintah Provinsi Sumsel akan berakhir, sehingga pihak PSF melakukan sebuah study untuk memberikan alternatif tentang kelanjutan program pendidikan pada SMAN Sumsel.

“Sebenarnya kita lebih mempersiapkan jika kondisi APBD Sumsel mengalami masa yang sangat sulit. Jadi kita berikan alternatif kepada pak Gubernur untuk memutuskan bagaimana kedepan apakah tetap seperti sekarang atau dengan modifikasi jika memburuknya kondisi APBD benar terjadi,” terangnya.

Sementara itu, Senior Director PSF, Elan Merdy mengatakan, saat ini SMA Sumsel memiliki 303 orang murid dari keluarga pra sejahtera dan memiliki 65 orang tenaga pendidik. Pihaknya telah melakukan survei untuk melihat minat bersekolah di SMA Sumsel jika kedepan diberlakukan sistem berbayar.

“Sudah melakukan survei untuk melihat minat masyarakat jika kedepan dilakukan dengan berbayar. Namun ini hanya alternatif saja, yang terpenting adalah mempertahankan kualitasnya dan bagaimana menjaganya untuk dipertahankan selamanya bahkan lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Comments

Terpopuler

To Top