Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Asap Makin Parah, ISPA Mengintai, Rabu Ini Siswa Palembang Belajar dari Rumah

Asap Makin Parah, ISPA Mengintai, Rabu Ini Siswa Palembang Belajar dari Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Asap makin parah, ISPA mengintai siswa Palembang sehingga Rabu, 9 September 2026, terpaksa Pemerintah Kota Palembang menerapkan kebijakan belajar dari rumah bagi peserta didik PAUD, TK, SD hingga SMP.

Kebijakan itu bukan berarti sekolah diliburkan. Kegiatan pendidikan tetap berjalan, tetapi untuk sementara siswa mengikuti pembelajaran dari rumah melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pemkot Palembang mengambil langkah ini setelah kondisi kabut asap dalam beberapa hari terakhir mengganggu kualitas udara. Meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kalangan siswa turut menjadi pertimbangan dalam penyesuaian kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan itu dituangkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa melalui Surat Edaran Nomor 33 Tahun 2026 tentang penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar.

Ratu Dewa mengatakan penyesuaian dilakukan sebagai langkah antisipasi agar proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengorbankan kesehatan siswa.

“Penyesuaian jadwal ini merupakan langkah antisipasi, agar kegiatan belajar tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan siswa,” kata Ratu Dewa, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, peningkatan kasus ISPA di kalangan siswa menjadi salah satu pertimbangan utama. Dalam kondisi seperti ini, pembelajaran dari rumah dinilai sebagai solusi terbaik untuk sementara waktu.

MBG Tetap Jalan Meski Siswa Belajar dari Rumah

Perubahan pola belajar tidak membuat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ikut dihentikan.

Pemkot Palembang meminta sekolah berkoordinasi dengan orang tua siswa serta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyesuaikan mekanisme distribusi MBG dengan kondisi masing-masing sekolah.

Jika pembagian MBG masih memungkinkan dilakukan melalui sekolah, pengambilan paket harus diatur secara terjadwal agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sekolah juga diminta mencegah penumpukan orang tua siswa, terutama di ruang terbuka yang masih terpapar asap.

Pihak sekolah selanjutnya menyampaikan jadwal pengambilan MBG kepada orang tua secara teratur agar distribusi tetap berjalan tanpa menambah risiko paparan asap.

Sumsel Tertinggi dari Enam Provinsi Prioritas

Kebijakan belajar dari rumah di Palembang berlangsung ketika kondisi karhutla di Sumatera Selatan masih menjadi perhatian.

Sebelumnya, berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan pada Senin, 7 September 2026 pukul 21.20 WIB, Sumsel mencatat 88 hotspot high confidence. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara enam provinsi prioritas penanganan karhutla.

Lima provinsi lainnya, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan dan Jambi.

Namun, jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah titik kebakaran. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit sehingga tetap membutuhkan verifikasi atau groundcheck di lapangan.

Meski demikian, tingginya hotspot high confidence di Sumsel membuat kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap diperlukan, terutama ketika kondisi udara di sejumlah wilayah masih berasap.

Palembang Masih Berasap

Kondisi udara Palembang juga masih menunjukkan adanya pengaruh asap. Berdasarkan pemantauan meteorologi penerbangan BMKG pada Selasa pagi, 8 September 2026, jarak pandang di Palembang tercatat sekitar 3,3 kilometer dengan kondisi berasap.

Kondisi ini dapat berubah mengikuti konsentrasi asap, aktivitas kebakaran, arah dan kecepatan angin, kelembapan, curah hujan serta dinamika atmosfer.

Oleh karena itu, perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi kebijakan pembelajaran dari rumah.

Sampai Kapan Siswa Belajar dari Rumah?

Pemkot Palembang belum menetapkan batas akhir penerapan pembelajaran dari rumah.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat. Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemantauan sebelum menentukan kapan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan.

Untuk sementara, Rabu, 9 September 2026, siswa PAUD, TK, SD hingga SMP di Palembang mengikuti pembelajaran dari rumah.

Sekolah tidak dipenuhi siswa seperti biasanya, tetapi proses pendidikan tetap berjalan sembari pemerintah memantau perkembangan kondisi udara dan kesehatan siswa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Nataru, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

    Jelang Nataru, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Pandemi mengubah gaya hidup masyarakat, di antaranya aktivitas digital yang kian menjadi kebutuhan. Terlebih pada momen hari raya atau libur nasional, di mana masyarakat masih harus membatasi mobilitas. Akibatnya, komunikasi dan interaksi lebih banyak menggunakan fasilitas daring atau dalam jaringan. Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akses internet pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, pemerintah bekerja […]

  • PON Harus Sukses, Ribuan personel Gabungan TNI – POLRI Dikerahkan Amankan PON XX Papua

    PON Harus Sukses, Ribuan personel Gabungan TNI – POLRI Dikerahkan Amankan PON XX Papua

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional (PON) Papua XX akan segera digelar pada 2-15 Oktober mendatang dan perlehatan akbar itu harus sukses. Ribuan personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 Papua, Untuk tetap memberikan rasa aman dan nyaman pada peserta PON kali ini, pihak TNI-Polri akan mengerahkan pasukan gabungan sebanyak 9.986 personel. 9.986 personel […]

  • Program Serasi Bikin Panen Padi Petani di Muba Berlipat Ganda

    Program Serasi Bikin Panen Padi Petani di Muba Berlipat Ganda

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    UPAYA peningkatan produksi petani dalam rangka  meningkatkan taraf ekonomi masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Muba Beni Hernedi diantaranya melalui program Serasi yang diluncurkan pada Tahun 2019 lalu. Program Serasi ini, dinilai berhasil bagi banyak masyarakat, dikarenakan program ini […]

  • Seni, Robot & Kripto di Atas Kanvas: Ketika Dunia Digital Nggak Lagi Cuma di Layar

    Seni, Robot & Kripto di Atas Kanvas: Ketika Dunia Digital Nggak Lagi Cuma di Layar

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, LONDON –(GLOBE NEWSWIRE) : London, musim semi 2025. Cuaca mendung. Tapi suasana di HOFA Gallery justru terang benderang oleh satu kabar mengejutkan dunia seni resmi melewati batas baru. Bukan batas imajinasi itu udah lewat sejak Picasso, tapi batas realitas saat seniman berkolaborasi bukan dengan manusia lain, tapi… robot. Di tengah hiruk-pikuk seni yang semakin […]

  • OJK Perkuat Pasar Modal, Saham RI Siap Mendunia

    OJK Perkuat Pasar Modal, Saham RI Siap Mendunia

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) lagi bikin pasar modal Indonesia makin terang benderang, kayak lampu disko di pasar malam, semua orang bisa lihat siapa yang punya saham apa, bahkan saham receh sekalipun. Dengan langkah serius tapi santai, OJK bikin pasar makin kredibel dan bikin saham-saham Indonesia siap melenggang ke panggung Internasional. Sejak Januari 2026, OJK menyiapkan […]

  • Asah Daya Imajinasi & Kreatif Generasi Muda Lewat Lomba Cerita Berlatar Budaya Daerah

    Asah Daya Imajinasi & Kreatif Generasi Muda Lewat Lomba Cerita Berlatar Budaya Daerah

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Dinas  Kearsipan dan Perpustakaan perkuat minat literasi sejak dini melalui Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten OKI. Kompetisi yang digelar di Aula Gedung PKK ini bertujuan sebagai wadah untuk mengasah daya imajinasi dan kreatifitas generasi muda, Rabu, (7/4/2021). Bercerita merupakan media komunikasi yang menjadi tradisi dari generasi ke generasi. Selain itu, Lomba Bercerita ini […]

expand_less
WordPress Archive Florence – A Responsive WordPress Blog Theme Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme Floria — Gardening & Landscaping WordPress Theme Florian – Responsive Personal WordPress Blog Theme Floristy – Florist & Flower Boutique Elementor Template Kit Floury Cake & Pastry Elementor Template Kit Flow – Creative Blog WordPress Theme Flow-Flow – WordPress Social Stream Plugin Flow Gallery – Multimedia Gallery WordPress Plugin