Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Asap Makin Parah, ISPA Mengintai, Rabu Ini Siswa Palembang Belajar dari Rumah

Asap Makin Parah, ISPA Mengintai, Rabu Ini Siswa Palembang Belajar dari Rumah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Asap makin parah, ISPA mengintai siswa Palembang sehingga Rabu, 9 September 2026, terpaksa Pemerintah Kota Palembang menerapkan kebijakan belajar dari rumah bagi peserta didik PAUD, TK, SD hingga SMP.

Kebijakan itu bukan berarti sekolah diliburkan. Kegiatan pendidikan tetap berjalan, tetapi untuk sementara siswa mengikuti pembelajaran dari rumah melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pemkot Palembang mengambil langkah ini setelah kondisi kabut asap dalam beberapa hari terakhir mengganggu kualitas udara. Meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kalangan siswa turut menjadi pertimbangan dalam penyesuaian kegiatan belajar mengajar.

Kebijakan itu dituangkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa melalui Surat Edaran Nomor 33 Tahun 2026 tentang penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar.

Ratu Dewa mengatakan penyesuaian dilakukan sebagai langkah antisipasi agar proses pendidikan tetap berlangsung tanpa mengorbankan kesehatan siswa.

“Penyesuaian jadwal ini merupakan langkah antisipasi, agar kegiatan belajar tetap berjalan tanpa mengorbankan kesehatan siswa,” kata Ratu Dewa, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, peningkatan kasus ISPA di kalangan siswa menjadi salah satu pertimbangan utama. Dalam kondisi seperti ini, pembelajaran dari rumah dinilai sebagai solusi terbaik untuk sementara waktu.

MBG Tetap Jalan Meski Siswa Belajar dari Rumah

Perubahan pola belajar tidak membuat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ikut dihentikan.

Pemkot Palembang meminta sekolah berkoordinasi dengan orang tua siswa serta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyesuaikan mekanisme distribusi MBG dengan kondisi masing-masing sekolah.

Jika pembagian MBG masih memungkinkan dilakukan melalui sekolah, pengambilan paket harus diatur secara terjadwal agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sekolah juga diminta mencegah penumpukan orang tua siswa, terutama di ruang terbuka yang masih terpapar asap.

Pihak sekolah selanjutnya menyampaikan jadwal pengambilan MBG kepada orang tua secara teratur agar distribusi tetap berjalan tanpa menambah risiko paparan asap.

Sumsel Tertinggi dari Enam Provinsi Prioritas

Kebijakan belajar dari rumah di Palembang berlangsung ketika kondisi karhutla di Sumatera Selatan masih menjadi perhatian.

Sebelumnya, berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan pada Senin, 7 September 2026 pukul 21.20 WIB, Sumsel mencatat 88 hotspot high confidence. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara enam provinsi prioritas penanganan karhutla.

Lima provinsi lainnya, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan dan Jambi.

Namun, jumlah hotspot tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah titik kebakaran. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit sehingga tetap membutuhkan verifikasi atau groundcheck di lapangan.

Meski demikian, tingginya hotspot high confidence di Sumsel membuat kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap diperlukan, terutama ketika kondisi udara di sejumlah wilayah masih berasap.

Palembang Masih Berasap

Kondisi udara Palembang juga masih menunjukkan adanya pengaruh asap. Berdasarkan pemantauan meteorologi penerbangan BMKG pada Selasa pagi, 8 September 2026, jarak pandang di Palembang tercatat sekitar 3,3 kilometer dengan kondisi berasap.

Kondisi ini dapat berubah mengikuti konsentrasi asap, aktivitas kebakaran, arah dan kecepatan angin, kelembapan, curah hujan serta dinamika atmosfer.

Oleh karena itu, perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi kebijakan pembelajaran dari rumah.

Sampai Kapan Siswa Belajar dari Rumah?

Pemkot Palembang belum menetapkan batas akhir penerapan pembelajaran dari rumah.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat. Dinas Pendidikan bersama Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemantauan sebelum menentukan kapan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan.

Untuk sementara, Rabu, 9 September 2026, siswa PAUD, TK, SD hingga SMP di Palembang mengikuti pembelajaran dari rumah.

Sekolah tidak dipenuhi siswa seperti biasanya, tetapi proses pendidikan tetap berjalan sembari pemerintah memantau perkembangan kondisi udara dan kesehatan siswa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Stunting, Kemenag Laksanakan Bimbingan Perkawinan

    Cegah Stunting, Kemenag Laksanakan Bimbingan Perkawinan

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 632
    • 0Komentar

    MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan program Pendampingan, Konseling, dan Pemeriksaan Kesehatan dalam Tiga Bulan Pranikah kepada calon pengantin sebagai Upaya Pencegahan Stunting dari Hulu kepada Calon Pengantin. Prosesi launching ini berlangsung di Pendopo Parasamya Kabupaten Bantul, Provinsi DIY, belum lama ini. Menag Yaqut menyampaikan bahwa […]

  • Rinjani Memeluk Turis Brasil, Kisah Duka, Jurang & Cinta Jatuh Terlalu Dalam

    Rinjani Memeluk Turis Brasil, Kisah Duka, Jurang & Cinta Jatuh Terlalu Dalam

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    “Naik gunung itu bukan cuma perkara kaki yang kuat, tapi juga hati yang siap, karena kadang, alam bukan sedang marah, kita saja yang terlalu gegabah”. BEGITULAH, kisah duka menyayat datang dari atap Lombok, Gunung Rinjani, yang katanya jadi tempat paling romantis buat menikmati sunrise, tapi juga diam-diam menyimpan tebing curam dan sunyi yang mematikan. Korbanya […]

  • Temui Sekda, Komunitas Pedagang Pasar Sako Curhat Ini

    Temui Sekda, Komunitas Pedagang Pasar Sako Curhat Ini

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 996
    • 0Komentar

    PEDAGANG yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Pasar Sako, Palembang menemui Sekretaris Daerah [Sekda] Pemkot Palembang Ratu Dewa. Kedatangan mereka, berkeinginan merubah wajah Pasar Satelit di kawasan Pasar Sako pada malam hari untuk menjadi pasar kuliner pada malam hari. “Kita berkeinginan membangun pasar kuliner pada malam indah di Pasar Sako Palembang,” kata Ketua Komunitas Pedagang Pasar […]

  • SEAC Thailand Luncurkan 456 Smart Learning Ecosystem Untuk Tingkatkan Keterampilan Peserta Didik

    SEAC Thailand Luncurkan 456 Smart Learning Ecosystem Untuk Tingkatkan Keterampilan Peserta Didik

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 636
    • 0Komentar

      SEAC, pemimpin Pembelajaran SMART Asia Tenggara (memenuhi kebutuhan pembelajaran modern) telah mengintegrasikan konten, teknologi, desain, dan keahlian pengalaman belajar untuk menata kembali pembelajaran bagi pelajar saat ini menggunakan 456 metodologi mereka yang telah dipatenkan. Masa depan individu dan ekonomi membutuhkan lebih banyak orang dari segala usia dan lapisan masyarakat untuk memiliki akses ke peluang […]

  • Persimuba Lirik Mantan Pelatih Liga 1 dan Mantan Pemain Timnas

    Persimuba Lirik Mantan Pelatih Liga 1 dan Mantan Pemain Timnas

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 700
    • 0Komentar

    PERSATUAN Sepakbola Musi Banyuasin (Persimuba) melirik mantan pelatih Liga 1 (Liga Indonesia). Klub kontestan Liga 3-2019- ini ingin pelatih terbaik untuk mewujudkan cita-cita juara Liga 3 musim ini. Namun sayang klub berjuluk Laskar Mati Dem Asal Top ini enggan membeberkan nama mantan juru taktik yang dimaksudkan. Manajemen Persimuba hanya memberi kode jika pelatih yang sedang […]

  • Forum Bursa Kerja Khusus  SMK Sumsel, Untuk Apa Ya

    Forum Bursa Kerja Khusus  SMK Sumsel, Untuk Apa Ya

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    MENGHADIRI puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional di Provinsi Sumsel, yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Senin (3/5/2021) Gubernur Sumsel menyerahkan sejumlah bantuan kepada para insan pendidikan. Tak hanya PNS tenaga kependidikan, namun seluruh honorer di SLB Negeri se Sumsel juga tak luput mendapatkan bantuannya. Penyerahan insentif kepada guru SMA dan SMK negeri se Sumsel serta […]

expand_less
WordPress Archive Florence – A Responsive WordPress Blog Theme Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme Floria — Gardening & Landscaping WordPress Theme Florian – Responsive Personal WordPress Blog Theme Floristy – Florist & Flower Boutique Elementor Template Kit Floury Cake & Pastry Elementor Template Kit Flow – Creative Blog WordPress Theme Flow-Flow – WordPress Social Stream Plugin Flow Gallery – Multimedia Gallery WordPress Plugin