Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Gubernur Resmikan Nama RSUD Provinsi Sumsel Siti Fatimah

Gubernur Resmikan Nama RSUD Provinsi Sumsel Siti Fatimah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Sep 2018
  • visibility 1.819
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Setelah melakukan grand opening pada akhir Juni lalu, Senin (17/9/2018) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumsel resmi diberi nama menjadi RSUD Siti Fatimah. Peresmian nama ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mengatakan pemberian nama ini sudah melalui pembahasan yang panjang dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat Sumsel, kalangan dewan serta sejumlah anggota LVRI Sumsel.

Dari lima nama yang diusulkan, akhirnya disetujuilah nama Siti Fatimah menjadi nama RSUD kebanggaan Sumsel. Sosok Siti Fatimah ini sendiri tak lain merupakan istri dari pejuang kemerdekaan Muhammad Noerdin Pandji yang juga merupakan orangtua dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Ini sudah dirembukkan banyak pihak. Bukan karena ia ibu gubernur tapi beliau benar-benar berjasa. Karena saat ayah saya Mayor M Noerdin Pandji berjuang melawan penjajah ibu Siti Fatimah ikut merawat prajurit-prajurit yang terluka. Ini kesaksian beberapa veteran. Karena itu kami minta diikhlaskan agar nama RSUD ini diberi nama Siti Fatimah. Semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ucap Alex.

Alex berharap RSUD ini dapat menjadi RSUD percontohan dan bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya di Sumsel. Sehingga nama Siti Fatimah akan ikut dikenang sepanjang masa.

Alex juga mengatakan, peresmian RSUD ini bukan hanya menjadi cita-citanya tapi cita-cita seluruh masyarakat. Dengan fasilitasnya yang lengkap dan canggih, diharapkan RSUD ini jadi alternatif pilihan masyarakat selain berobat keluar negeri.

” Bayangkan ini bantuan dari APBN batu Rp85 miliar dari komitmen Rp 900 miliar. Dengan bantuan hampir Rp 1 triliun itu bisa dibayangkan seperti apa fasilitasnya. Kalau selama ini ada yang berobat ke Singapura, nanti tidak perlu lagi cukup berobat disini saja, dengan harga yang lebih terjangkau,” terangnya.

Menurut gubernur kebanggan masyarakat Sumseo tersebut, dulu banyak yang yak percaya Sumsel bisa membangun RSUD semegah ini, membangun LRT, menjadi tuan rumah Sea Games dan Asian Games. Tapi dengan kemauan yang kuat, hal itu justru terbantahkan.

“Kalau kita mau, kita tulus, Insya Allah akan meridhoi,” ujarnya dengan yakin. Karena itu diapun berpesan kepada masyarakat Sumsel untuk terus menjaga keinginan dengan kemauan yang kuat demi kemajuan Sumsel ke depan.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy  mengatakan memang sejak 23 Juni lalu RSUD ini sudah beroperasional. Namun diakuinya masih terbatas pada empat pelayanan saja, seperti pelayanan dasar, Poli dan UGD.

“Kita baru seumur jagung ya, baru 4 jenis pelayanan. Sejauh ini banyak yang rawat jalan karena untuk rawat inap memang belum,” jelasnya.

Saat ini pihaknya mengaku masih terus menyempurnakan perekrutan SDM dan pembangunan. Dimana saat ini jumlah karyawan

280 orang serta 24 jabatan struktural yang baru diisi 8 orang.” Pejabat strukturalnya baru ada 8 orang, sisanya menunggu pelantikan,” tambah Lesty.

Saat ini pembangunan lanjut dia, sudah fokus pada tahap pembangunan lantai 6. Lantai inilah yang nanti akan dipergunakan untuk pelayanan rawat inap maupun tempat perawatan.” Unggulan kita salah satunya nanti adalah ortopedi,” ujarnya.

Dijelaskan Lesty, selama ia bertugas pembangunan RSUD ini juga masuk dalam 11 program prioritas kesehatan. Selain akreditasi RS dan Puskesmas.

” Kita beruntung sekali karena meski belum jadi rujukan regional tapi kita sudah dibantu dana APBN. Ini semua berkat gubernur Sumsel yang memang berjuang langsung kepada Presiden. ” pungkasnya.

Usai meresmikan pemberian nama RSUD Provinsi Sumsel menjadi RSUD Siti Fatimah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang datang beserta sang istri Eliza Alex, serta Kedua anaknya Dodi Reza Alex dan Lury Alex melakukan peninjauan langsung ke dalam RSUD kebanggan wong kito tersebut. Rombongan ini didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain, serta perwakilan dari Kodam II Sriwijaya serta sejumlah dokter senior di Sumsel.[Asr]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBTG yakin dengan kapabilitas M.A.D. miliknya, bergerak maju dari AI-First Human-First, seiring dengan tujuan untuk menjadi yang terdepan di negaranya dalam mengubah temuan penelitian menjadi solusi dunia nyata

    KBTG yakin dengan kapabilitas M.A.D. miliknya, bergerak maju dari AI-First Human-First, seiring dengan tujuan untuk menjadi yang terdepan di negaranya dalam mengubah temuan penelitian menjadi solusi dunia nyata

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.525
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND – Media OutReach Newswire – 21 Desember 2023 – KASIKORN Business-Technology Group (KBTG) terus bergerak maju dengan prospek menjadi organisasi “AI First”, memperluas kapabilitasnya dan bercita-cita menjadi pemimpin dalam ranah Machine Learning, AI, dan Data (M.A.D.) di Thailand. Ruangroj Poonpol, Pimpinan Grup – KBTG Mr. Ruangroj Poonpol, Pimpinan Grup – KBTG, mengatakan, […]

  • Terletak di Konawe Utara, Wapres Letakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Industri Nusantara

    Terletak di Konawe Utara, Wapres Letakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Industri Nusantara

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.656
    • 0Komentar

    WAKIL Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin bertolak ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) guna melakukan kunjungan kerja (kunker), Kamis (19/05/2022) guna peletakan batu pertama pembangunan kawasan industri. Dalam kunker kali ini Wapres akan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Kawasan Industri Nusantara Industri Sejati (NIS) di Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara serta […]

  • Jaga Mutu Pangan, Sumsel MoU dengan BPOM 

    Jaga Mutu Pangan, Sumsel MoU dengan BPOM 

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Sekretaris Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar melakukan penandatanganan bersama Naskah Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Palembang di Ruang Kerja Sekda, Rabu (29/8/2018). “Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini merupakan turunan dari MoU yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur bersama Kepala Badan POM pusat tentang ketahanan pangan,” […]

  • Sidang Pertama Pembuang Sampah Di Palembang Dimulai Pekan Depan

    Sidang Pertama Pembuang Sampah Di Palembang Dimulai Pekan Depan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    PEKAN depan pembuang sampah yang tertangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang akan disidang. Ini menjadi sidang tipiring pertama yang dilakukan satuan penegak Perda (Peraturan Daerah) Kota Palembang setelah melalukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pengadilan Negeri (PN) Palembang beberapa waktu lalu. Kepala Satpol PP Kota Palembang, Guruh Agung Putra Jaya mengatakan, penegakkan […]

  • Rumah Ibadah hingga Jalan Protokol Disemprot Disinfektan

    Rumah Ibadah hingga Jalan Protokol Disemprot Disinfektan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    SEJUMLAH rumah ibadah dan jalan-jalan protokol di Kota Kayuagung Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan disemprot disinfektan. Penyemprotan masal dijalan-jalan protokol dilakukan dengan mengerahkan dua truk pemadam kebakaran yang dimodifikasi untuk menyemprotkan cairan antiseptik di seluruh jalan protokol. Kepala Dinas Pol PP dan Damkar OKI, Abdurahman mengatakan jalanan protokol menjadi sasaran utama penyemprotan karena mobilitas […]

  • Tidak Perlu Karantina Di RS, Pasien Positif COVID-19 Tanpa Gejala Cukup Isolasi Mandiri

    Tidak Perlu Karantina Di RS, Pasien Positif COVID-19 Tanpa Gejala Cukup Isolasi Mandiri

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KONFIRMASI positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan dan itu harus diantisipasi bersama. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Sabtu (05/02/2022), kasus harian konfirmasi positif di Indonesia tercatat sebanyak 33.729. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, varian Omicron memiliki karakteristik tingkat penularan yang sangat cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Beta, […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission LearnPress - Live Course Add-on LearnPress – myCRED Integration LearnPress – Random Quiz LearnPress – Sorting Choice Question LearnPress – Stripe Payment