Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » ESPORTS :”Rizky-Rizky Club & Liga Tukang Nyepak Virtual, Saatnya Jempol Lebih Tajam dari Taji Ayam Bangkok”

ESPORTS :”Rizky-Rizky Club & Liga Tukang Nyepak Virtual, Saatnya Jempol Lebih Tajam dari Taji Ayam Bangkok”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 1.081
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA masanya sepak bola butuh stamina, kaki yang cepat, dan dengkul yang tahan banting, tapi zaman sekarang, asal jempolmu lincah dan koneksi Wi-Fi tak seperti sinyal di rumah nenek, kamu bisa jadi wakil Indonesia di FIFAe World Cup. Yes, saudara-saudara, jempol kini resmi jadi alat bela negara.

PSSI, organisasi yang biasanya ngurusin bola beneran, kini merambah dunia yang lebih pixelated eFootball. Lewat kerja sama dengan IFeL, mereka meluncurkan Indonesia Football Esports Championship (IFEC) turnamen resmi esports sepak bola digital.

Tujuannya? Bukan cuma hiburan, tapi juga jalan ninja buat nyaring anak-anak jempol dari seluruh Nusantara demi membela Merah Putih di ajang FIFAe World Cup 2025 di Arab Saudi.

Inilah era ketika suara kipas laptop lebih sering terdengar daripada yel-yel di stadion.

Bayangkan ini seorang anak muda, duduk di lantai dengan posisi kuda-kuda sila, satu tangan megang HP, tangan satunya nyari colokan. Dia bukan sembarang pemain, dia pejuang. Mimpinya bukan lagi jadi Ronaldo, tapi jadi Rizky Faidan berikutnya pahlawan console yang sukses bikin Brasil gigit jempol di FIFAe World Cup 2024.

Kalau dulu bibit pemain sepak bola dicari lewat SSB dan turnamen tarkam, sekarang lewat turnamen daring, jalur wildcard, sampai event offline yang vibes-nya mirip lomba gaple di 17-an, tapi berhadiah panggilan negara. Semua platform diangkut mobile dan console, yang main di pojokan kos-kosan sampai yang punya setup RGB full seharga motor matic.

IFEC punya empat jalur seleksi development division, jalur buat semi-pro, yang masih nyambi joki akun tapi skill-nya tak main-main. Online Qualifier, buat umum dan  bebas, asal koneksi stabil, kamu bisa nyusul cita-cita serta Special Event (Offline), rasakan euforia main sambil ngopi di event offline. Seringkali musuh terberat bukan lawanmu, tapi colokan listrik dan charger yang lupa dibawa.

Wildcard, undangan eksklusif, mirip kayak dapet golden ticket dari Willy Wonka, tapi ini buat pemain yang CV-nya udah kayak portofolio dosen senior.

Di jalur Mobile, ada nama-nama yang terdengar seperti boyband indie Yogattuso, Pandhu’ Mambo, Putra Forseken. Sementara di jalur Console Coop, format duo maut hadir dengan kombo nama yang tak kalah ikonik Rizky Adhe & Jeha, Tarzan & Indar, Fauzan & Luthfi, mereka bukan sekadar pasangan main, tapi duet maut yang siap menyepak-nyepak digital demi nama bangsa.

Kalau kamu pikir ‘syuting’ itu cuma kerjaan kameramen, tunggu sampai lihat mereka bikin ‘syuting’ dari tengah lapangan dan gol masuk lewat bug yang bikin kamu pengen pensiun dini.

Dalam budaya kita yang kerap sinis sama gamer,“main HP mulu, kerja kek!”, kehadiran IFEC ini seperti nasi goreng di pagi hari menyejukkan, mengenyangkan, dan menampar kenyinyiran.

Sudah waktunya kita paham  olahraga tak lagi melulu soal keringat di lapangan, tapi juga soal fokus, strategi, dan skill jempol yang kadang lebih cepat dari proses pencairan bansos.

Pepatah baru pun lahir “Jangan remehkan anak warnet, bisa jadi dia yang angkat trofi dunia”

Buat kamu yang masih ngira main game itu buang-buang waktu, mungkin saatnya upgrade cara pandang. Dunia berubah. Sepak bola bukan lagi hanya tentang siapa yang bisa tendang bola terjauh, tapi juga siapa yang bisa nyepak digital dengan timing presisi, dan strategi sehalus umpan lambung Xavi.

Kalau dulu orang tua bilang, “Main terus, nanti kamu gak punya masa depan.” Sekarang, jawabannya bisa “Main terus, nanti aku ke Arab Saudi, Mak.”

Indonesia sedang mencetak sejarah baru di ranah esports sepak bola, dengan sistem seleksi seperti saringan tahu bulat panas, dadakan, tapi penuh potensi IFEC adalah panggung buat anak-anak jempol jadi jagoan nasional.

Kita doakan bersama, semoga dari gelaran ini lahir lagi Rizky-Rizky baru, yang bisa bikin tim-tim luar negeri mengeluh, “Indonesia lagi, Indonesia lagi…”

Ingat! saudara-saudara dalam dunia esports, kadang kemenangan bukan ditentukan oleh kaki, tapi oleh jempol yang sudah ditempa oleh turnamen, latihan, dan cinta negeri.

Kalau kamu punya jempol, waktu, dan koneksi yang lebih kuat dari hubungan LDR, mungkin saatnya ikut IFEC. Karena di zaman sekarang, kadang jalan ke Piala Dunia dimulai dari kamar kos.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan Kasus COVID di Muba Hari Ini, 19 Kasus Sembuh, 23 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Perkembangan Kasus COVID di Muba Hari Ini, 19 Kasus Sembuh, 23 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (9/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 19 kasus sembuh, 23 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 19 kasus sembuh, 23 positif, dan 1 meninggal dunia per 9 Juli 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif yakni kasus 1853 […]

  • Isbat Awal Ramadan 1442 H Digelar 12 April, Ini Lokasi Rukyatul Hilal

    Isbat Awal Ramadan 1442 H Digelar 12 April, Ini Lokasi Rukyatul Hilal

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.244
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1442 H pada 12 April 2021. Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta. “Isbat awal Ramadan dilaksanakan 12 April, bertepatan 29 Sya’ban 1442 H,” terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, di Jakarta, Kamis (8/4/2021). Menurutnya, karena masih […]

  • Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

    Bukan Buternburg, Ternyata H. Jahri Penemu Prasasti Kedukan Bukit

    • calendar_month Selasa, 4 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.345
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti diketahui, prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan oleh M. Batenburg berkebangsaan Belanda pada pada 1920, dikampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), punya makna penting dalam sejarah Sriwijaya di Palembang. Namun, ada yang unik dibalik kisah temuan prasasti Kedukan Bukit, yang mungkin tidak pernah diceritakan di dalam buku sejarah […]

  • Banyak Sekolah Megah, Tapi Siswanya Masih Kepanasan

    Banyak Sekolah Megah, Tapi Siswanya Masih Kepanasan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DI HALAMAN SMA Negeri 1 Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) terlihat lebih sibuk dari biasanya. Guru-guru berdiri rapi. Siswa berbaris sambil sesekali melirik rombongan pejabat yang datang membawa senyum, protokoler, dan kamera dokumentasi. Di tengah suasana itu, Cik Ujang menanam satu pohon alpukat. Kelihatannya sederhana. Tapi justru dari hal kecil itu, ada pertanyaan yang diam-diam terasa menampar […]

  • Peneliti SMRC: Ganjar-Mahfud berpeluang lolos putaran kedua

    Peneliti SMRC: Ganjar-Mahfud berpeluang lolos putaran kedua

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) berpeluang lolos ke putaran ke-2 Pilpres 2024. Peneliti  Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menilai masih terbuka peluang bagi Ganjar-Mahfud untuk meningkatkan elektabilitasnya jelang pencoblosan. “Kalau melihat hasil survei Indikator, sebenarnya suara Ganjar belum rebound. Dari November sampai Desember, suara […]

  • Persahabatan Candradimuka 2020 & Reuni Akbar 1981–2019

    Persahabatan Candradimuka 2020 & Reuni Akbar 1981–2019

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    ALUMNI yang berasal dari berbagai daerah di Sumsel bahkan adapula yang telah menetap di luar Sumsel ini tampak akrab melepas kerinduan sesama alumni dari berbagai angkatan. Ketua Stisipol Candradimuka Dr Lishapsari MSi mengatakan, saat ini Stisipol Candradimuka sudah menamatkan banyak mahasiswa yang hampir tersebar di seluruh daerah di Indonesia. “Banyak alumni yang sudah sukses di […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Lightspeed POS Integration WooCommerce Live Notifications WooCommerce Local Delivery Shipping WooCommerce Local Pickup Plus WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags WooCommerce Lottery - WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Lottery – WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Magnifier – Image Panning with Slider WooCommerce Mailchimp Discount WooCommerce Manual Pricing – Name Your Price Plugin