Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 2.838
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT dunia yang serba cepat kayak motor matic di jalan lurus, ternyata masih ada anak muda yang bisa sabar. Namanya Andre Apriansyah, atlet menembak asal Musi Banyuasin (Muba).

Di saat itu,  banyak remaja sibuk ngincar headshot di game online, malah sebaliknya Andre fokus cari headshot di lapangan sungguhan dan bukan kaleng-kaleng, hasilnya emas pertama untuk Muba di PORPROV XV Sumsel 2025!

Tanggal 24 Oktober 2025, di arena menembak Sekayu, Andre berdiri tenang. Wajahnya datar, tapi di balik ketenangan itu ada badai bukan badai cinta, tapi badai konsentrasi. Pelatuk disentuh lembut, napas ditahan, “plak!”, peluru meluncur dan langsung bikin juri tepuk jidat, bukan karena salah, tapi karena tepat sasaran.

Kata orang, kalau mau sukses itu harus fokus, tapi ya.. Andre ini definisi fokus versi ibaratnya level dewa, karena di tengah suara supporter yang teriak-teriak kasih semangat,  kayak emak-emak rebutan minyak goreng, dia tetap tenang. Seolah-olah dunia berhenti berputar. Kalau hati manusia bisa dibidik seakurat itu, mungkin udah banyak yang jatuh cinta sama Andre hari ini.

Ketua Perbakin Muba, H. Pathi Riduan, saking semangatnya sampai sumringah kayak dapet THR tambahan. hahaha…”Alhamdulillah, emas pertama buat Muba dari menembak. Ini hasil kerja keras dan latihan yang enggak kenal waktu,” ujarnya bangga.
Kalimatnya sederhana, tapi maknanya dalam, sebab di balik satu peluru emas itu, ada keringat, sabar, dan doa yang panjang.

Sebelum Andre bisa menembak dengan akurat, dia harus menembak rasa malas dalam dirinya dulu, sebab jujur aja nih, menembak itu bukan cuma soal “kena target”, tapi soal perang batin.

Coba bayangkanaja,  berdiri tegak, napas diatur, tangan jangan goyang, mata jangan berkedip, pikiran jangan ke mana-mana. Itu sama aja kayak hidup, kalau terlalu banyak mikir, pasti meleset. Tapi kalau tenang dan yakin, hasilnya bisa bikin bangga satu kabupaten.

Bapak pelatihnya bahkan bilang, “Menembak itu bukan soal senapan, tapi soal pikiran. Kalau pikirannya goyang, peluru juga bakal nyasar”.

Nah, cocok banget buat kita yang sering gagal bukan karena kurang hebat, tapi karena pikiran kita kebanyakan drama internal.

Begitu pula papan skor muncul dan nama “Andre Apriansyah – MUBA” di atas, penonton bersorak. Ada yang jingkrak, ada yang peluk-pelukan, ada juga yang langsung update status “Bangga jadi wong Muba!”.
Dan di sudut arena, Andre cuma senyum tipis, gaya pemenang sejati, yang tahu bahwa emas sejati bukan cuma di dada, tapi di mental.

Tim menembak Muba hari itu nurunin empat atlet. Tapi yang pertama bikin sejarah ya si Andre ini. Emas pertamanya jadi kayak starter pack semangat buat atlet lain.
Kata Ketua Perbakin lagi, “Ini baru awal, masih banyak peluru emas yang bakal kita tembakkan”
Wih, kalimatnya kayak trailer film aksi, tapi versi lokal!

Filosofi dari Peluru

Kalau dipikir-pikir, olahraga menembak ini filosofis banget, peluru itu kayak cita-cita, kecil, tapi bisa menembus kerasnya dunia kalau diarahkan dengan fokus dan niat baik….
Kalau nembak asal, ya nyasar…..
Kalau hidup asal, ya bubar…….

Jadi, pesan moral dari Andre “Hidup itu kayak menembak, kalau mau kena target, jangan asal tarik pelatuk”
Oleh sebab, kadang kita gagal bukan karena kurang peluru, tapi karena buru-buru narik pelatuk sebelum siap.

Oh… iya, di sela-sela ketegangan itu, ada juga momen kocak, pasalnya seorang supporter Muba teriak, “Andre!. Ingat mantanmu kalau lagi bidik!”, hahaha!
Langsung satu tribun ngakak, tapi siapa sangka, setelah teriakan itu, peluru Andre justru paling akurat. Mungkin karena energi patah hati emang ampuh buat fokus, asal diarahkan ke target yang benar, bukan ke status WhatsApp mantan.

Emas pertama dari menembak ini bukan cuma angka di papan medali, tapi bukti bahwa anak-anak muda Muba bisa jadi tumpuan masa depan olahraga Sumsel.
Kalau Andre bisa, kenapa yang lain tidak?
Kata pepatah tua “Yang tenang, yang menang”
Dan Andre baru aja membuktikan bahwa ketenangan bisa lebih tajam dari peluru.

Jadi, dari kisah Andre Apriansyah ini, kita belajar bahwa prestasi enggak lahir dari keajaiban, tapi dari ketenangan dan ketekunan.
Dia bukan cuma nembak sasaran, tapi juga nembak rasa ragu di dada sendiri.
Bukan cuma ngincar emas, tapi juga menanam semangat buat Muba dan Sumatera Selatan.

Karena di balik satu peluru emas itu, ada pesan “Kalau mau kena target besar, jangan cuma kuat tangan, bahkn kuat hati juga harus”.

Dan buat para pembaca yang lagi berjuang di hidup masing-masing, ingatlah…
Hidup ini kayak lapangan tembak. Kadang hasilnya belum kena, tapi kalau terus latihan, lama-lama bisa bikin “headshot” ke takdir bahagia.

Andre Apriansyah, dari Sekayu, bidiknya bukan cuma ke papan tembak, tapi ke masa depan yang cemerlang. Dan pelurunya, jelas  udah kena di hati kita semua.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Muba Dukung Penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa

    Pemkab Muba Dukung Penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) yang di canangkan Pemerintah Pusat. Hal ini disampaikan Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi melalui Plt Kepala Dinas Pemerintah Desa Erdian Syahri, diwakili Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi dan Desa Herbal Fajar yang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kick Off […]

  • Beri Senyuman Baru Tanpa Keminderen Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

    Beri Senyuman Baru Tanpa Keminderen Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.365
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Memiliki semangat kemanusiaan dan solidaritas yang tinggi, Pemkab Musi Banyuasin bekerjasama dengan yayasan smile train Indonesia dan yayasan ummi Romlah dalam waktu dekat ini bakal mengadakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis khusus untuk warga Muba di RSUD Sekayu. Inisiatif ini bukan hanya sekadar tindakan medis, tetapi juga salah satu upaya […]

  • “Nasib Badan Kacibob“

    “Nasib Badan Kacibob“

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.543
    • 0Komentar

    Kacibob sudah mulai katek inspirasi lantak banyak pleaning yang gagal lantak covid 19. Wak Bota : “ Ay kemanolah kawan lamo ini jarang muncul sekarang yo Kong ???? “ Kong Usup : “ Iyo nian Wak Bota kemanolah Kacibob ini yo la nak sebulan dak pernah metu ini !!!! “ Wak Bota : “ Apo […]

  • Bahas Etika Komunikasi Politik yang Bermartabat, FISIP UIN Raden Fatah  Gelar Seminar Nasional

    Bahas Etika Komunikasi Politik yang Bermartabat, FISIP UIN Raden Fatah  Gelar Seminar Nasional

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.466
    • 0Komentar

    BAHAS Etika Komunikasi Politik yang Bermartabat, FISIP UIN Raden Fatah Palembang gelar Seminar Nasional. Kegiatan Seminar Nasional ini mengundang tiga Narasumber yakni Dr. Heri Budianto, M. Si, Prof. Dr. Suyitno, M. Ag, Dr Kun Budianto, M. Si. Kegiatan ini dihadiri oleh Civitas akademik FISIP UIN Raden Fatah serta tamu undangan dari beberapa Universitas lain di […]

  • Perlindungan WNI di 3 Kota Yordania, KBRI Amman Pesan Ini

    Perlindungan WNI di 3 Kota Yordania, KBRI Amman Pesan Ini

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    AQABA, Yordania – Tingkatkan silaturahmi dengan masyarakat Indonesia di Yordania, KBRI Amman menyelenggarakan “Sosialisasi Kekonsuleran dan Pelindungan WNI di tiga kota di Yordania, yaitu Aqaba, Irbid dan Karak (29-30/09/2021). Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi di Yordania. Dalam sambutannya, KUAI KBRI Amman, Adriansyah, menekankan pentingnya bagi masyarakat Indonesia untuk terus menerapkan protokol […]

  • Wujudkan Indonesia Satu Data, Bupati Iskandar Ajak Warga OKI Sukseskan Program Regsosek 2022

    Wujudkan Indonesia Satu Data, Bupati Iskandar Ajak Warga OKI Sukseskan Program Regsosek 2022

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co,id, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menjadi orang pertama di Bumi Bende Seguguk yang di data oleh petugas Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022. Regsosek merupakan program nasional pendataan sosial ekonomi masyarakat meliputi kondisi geografis,  perumahan, sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan, […]

expand_less
WordPress Archive Elegance – WordPress Blog Theme Elegant Tabs for Beaver Builder Elegant Tabs for Cornerstone Elegant Tabs for Elementor Elegant Tabs for Fusion Builder Elegant Tabs for WPBakery Page Builder Elegant Themes Anticipate WordPress Plugin Elegant Themes Bloom Email Opt-Ins Elegant Themes Divi WordPress Theme + Layouts Elegant Themes eStore WooCommerce Theme