Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Ceramah KPK Lembut, “Nancep atau Lewat Bae?”

Ceramah KPK Lembut, “Nancep atau Lewat Bae?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 2.630
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BICARA soal korupsi, rasanya kita ini gak kekurangan bahan, dari ujung Sungai Musi sampai batas Sungai Lilin, dari Palembang sampai Muba, cerita tentang jabatan dan godaan itu seperti sinetron 150 episode, gak abis-abisnya.

Makanya ketika KPK datang ke Palembang dalam Rakor Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Sumsel kemarin, suasananya langsung berubah kayak guru BP manggil siswa yang nilainya merah semua.

Beda nya memang cuma satu, yakni guru BP ini berpakaian KPK, ngomongnya lembut… tapi “mengiris” halus.

Di tengah acara itu, Pimpinan KPK RI Dr. Johanis Tanak ngasih satu wejangan klasik
“Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely” alias “Bahaso kampongnyo tu “Kekuasaan tu memang menggoda nian, kalo dak kuat imannyo, cepat rusak jadinyo”.

Tapi persoalannya, apakah… ceramah lembut model begini, nancep gak di hati para pejabat?. atau “Liwat bae cak angin lewat lubang jendelo kantor?”

KPK gak marah-marah, juga gak banting meja, gak pula ngomel bak  debt collector nunggu cicilan motor. Omongannya halus, rapi, dan mengalir. Tapi isinya, ya ampuuun…dech lebih pedes dari sambal terasi ibu -ibu jualan di Kantin Sekolah.

Mereka ngingetin bahaya godaan jabatan, misalnya  janji politik balas budi, konflik kepentingan, penempatan kroni, suap perizinan, penggunaan APBD buat kepentingan pribadi dan campur tangan keluarga yang “terlalu ikut campur”.

Kalau didengar baik-baik, list ini bukan sekadar daftar. Ini kayak daftar dosa standar pejabat pemula. Yang sudah pengalaman? Biasanya daftar nya malah tambah panjang.

KPK pun menambahkan bahwa daerah, seperti Sumsel punya potensi besar, seperti  SDA bejibun, wilayah luas, SDM cukup, duit ngalir. Kalau gak dijaga? Bisa berubah dari potensi emas jadi potensi masuk penjara.

Lembut nian bahasanyo, tapi pesannyo? “Hati-hati, Kami ngeliat semua”

Dalam budaya “wong kito”, ada istilah. “Tidak perlu terlihat hebat atau berkuasa, yang paling penting itu mampu mengendalikan diri”
Artinya sehebat apapun jabatanmu, yang paling penting itu kemampuan nahan diri dari hal-hal yang bikin rusak hidup.

KPK datang bukan buat nakut-nakuti. Mereka datang buat ngingetin pemimpin yang baik itu bukan yang banyak fasilitasnya, tapi yang banyak integritasnya”.

Tapi pertanyaannya,..apakah kalimat bijak ini ditulisi di hati, atau cuma masuk kuping kiri keluar kuping kanan macam angin Ogan?”

Ada satu yang penting patut jadi bahan renungan, biasanya pejabat kita paling hebat, kalau urusan senyum di kamera dan satu hal lagi yang harus kita akui bersama pejabat kita ini paling cepat merespons undangan rakor, rapat, ceremonial, dan sesi foto. Soal integritas? kadang tergantung mood.

Untuk itu datang… KPK nyuruh perbaiki sistem,  transparan pengadaan barang, sederhanakan perizinan, hilangkan konflik kepentingan, kuatkan pengawasan dan hapus intervensi keluarga

Tapi pejabat-pejabat ini mungkin mikir. “Hmm… nambah kerjaan nian ini”.

Padahal, kalau nggak dibenerkan, yang nambah bukan kerjaan tapi masalah.

Muba ikut angguk-angguk, tanda setuju atau kurang tidur?, Bupatinya Muba HM Toha Tohet juga hadir, beliau bilang Pemkab Muba siap memperkuat MCP, memperbaiki tata kelola, mempercepat pelayanan publik, dan mempersempit ruang korupsi.

Kita apresiasi. Tapi sebagai rakyat, kita juga punya pertanyaan kecil. “Angguk-angguk itu tanda setuju atau ngantuk kena hembusan angin AC yang dingin?”.

Tentu kita berharap itu tanda setuju, karena daerah sebesar Muba itu, bukan cuma butuh pembangunan fisik, tapi pembangunan mental birokrasi.

Inilah inti persoalannya, KPK ngomong lembut memang bagus. Tapi apakah lembut itu cukup membuat orang sadar?

Pepatah bilang “Kayu keras pun akan patah kalau terus-menerus dipukul”
Tapi kalau dipukul lembut pakai bulu ayam?
Ya… paling cuma geli.

Apakah pejabat kita sudah cukup “tipis kulit” untuk nancep pesan lembut itu?
Atau kulitnya tebal macam papan triplek 18 mm?

Kita nggak tau.
Tapi kita boleh berharap.

Tergantung individu

Nah, wejangan KPK ini ibaratnya WiFi gratis di kantor, berfungsi, tapi apakah digunakan dengan baik? tergantung individunya.

Ada pejabat mungkin langsung paham. “Wah, ini warning, aku harus bersih”.

Ada juga pejabat mungkin yang cuma mikir. “Hmm… sehabis rakor makan siang apo?”.

Oleh sebab itu, lembut itu belum tentu gagal.
Tapi lembut harus dibarengi dengan pengawasan keras.

Karena dalam praktik pemerintahan “Integritas tanpa pengawasan itu kayak kaca depan motor tanpa helm, rentan pecah sewaktu-waktu”

Jadi jawaban dari judul Ceramah KPK. “Lembut itu bisa nancep, tapi juga bisa lewat ‘bae’?.

Nancap ke pemimpin yang hatinya lembut, niatnya lurus, pikirannya jernih dan sadar bahwa jabatan itu sementara

“Lewat bae” bagi pemimpin yang orientasinya proyek,  hobinya nepotisme,  alergi transparansi  dan merasa jabatan itu tiket bebas hambatan.

Pada akhirnya, ceramah KPK itu bukan soal suaranya lembut atau keras.
Tapi soal siapa yang mendengarkan.

Dari KPK sendiri sudah nyentil, tinggal gimana, kita nunggu siapa yang betul-betul berubah!. Kalau “wong kito” bilang itu
“La dijelaske samo dienjuk nasehat, tapi dak jugo berubah, itu bukan lagi dak paham,  tapi la gelep mato nian”.

Sumsel, termasuk Muba, memang punya potensi emas.
Tapi emas itu cuma bersinar kalau dicuci, dirawat, dan dijaga.
Pemerintahan juga begitu.

Kita berharap ceramah lembut KPK kemarin bukan cuma jadi angin lewat, tapi jadi titik balik integritas pemerintahan di Sumsel.

Kalau tidak?

Ya… tinggal nunggu berita OTT muncul lagi di beranda HP.“Dan kito galo la paham, jadi bukan lagi salah anginnyo, tapi yang  salah itu yang dak galak dengar kupingnyo, la bengel nian.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Carousell Group Integrasikan tim Laku6, teknologi diagnostik pertama AI untuk Dorong Ekspansi Recommerce Seluler di Asia Tenggara Raya

    Carousell Group Integrasikan tim Laku6, teknologi diagnostik pertama AI untuk Dorong Ekspansi Recommerce Seluler di Asia Tenggara Raya

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 618
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA –  Memanfaatkan skala dua juta daftar yang terdaftar dalam kategori elektronik setiap kuartal, platform multi-kategori terkemuka untuk barang bekas di Asia Tenggara Raya Carousell Group telah berlipat ganda dalam mendorong perdagangan ulang elektronik di seluruh wilayah sejak memperoleh kendali Laku6, platform recommerce elektronik end-to-end pertama AI terkemuka di Indonesia. Grup telah mengintegrasikan […]

  • Bazar Murah Masih Berlanjut, Wawako : Kalau Ada Barang Tak Layak Jual, Lapor ke Saya Ya..

    Bazar Murah Masih Berlanjut, Wawako : Kalau Ada Barang Tak Layak Jual, Lapor ke Saya Ya..

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    PROGRAM Bulan Suci Ramadan Bazar Murah Pemerintah Kota Palembang sudah memasuki hari ke-7 Wakil Walikota Fitrianti Agustinda ikut memantau jalannya program tersebut di Kantor Kecamatan Kemuning Palembang, kamis [22/4/2021]. “Bazar di ramadan sudah kegiatan rutin, dilaksanakan awal bulan puasa hingga menjelang Idul Fitri, Saya pantau hari ini di Kecamatan Kemuning cukup ramai masyarakat yang datang,”kata […]

  • Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    Bedanya Orang yang Sering Baca & Jarang Baca Buku

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    LITERASI Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022). Dikatakan Syarif Bando, kegemaran membaca sejak dini perlu terus dibina, karena membaca adalah merupakan salah satu pekerjaan yang […]

  • Gubernur Minta NU Jaga Netralitas Dalam Segala Hal

    Gubernur Minta NU Jaga Netralitas Dalam Segala Hal

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 554
    • 0Komentar

    TAK hanya menghadiri peresmian nama jalan penghubung antar kabupaten, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Muara Enim Minggu (29/5) siang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menghadiri pelantikan PCNU Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik, Gubernur Herman Deru menitipkan beberapa pesan di antaranya berharap agar mereka dapat bekerja keras […]

  • Workstation Terbaru Lenovo Dobrak Batas Produktivitas Kreatif di Dunia Kerja Hibrid Baru ini

    Workstation Terbaru Lenovo Dobrak Batas Produktivitas Kreatif di Dunia Kerja Hibrid Baru ini

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

      Stasiun kerja ThinkStation™ P3 Tower, Ultra, dan Tiny baru menghadirkan kinerja luar biasa dengan konfigurasi fleksibel dan faktor bentuk serbaguna Workstation mobile ThinkPad™ P16 Gen 2, P1 Gen 6, P16v i, P16s i Gen 2 dan P14s i Gen 4 terbaru menawarkan kinerja terobosan untuk alur kerja yang menuntut saat bepergian 9 Mei 2023 […]

  • Bentrok TNI-POLRI di Tembagapura Tidak Akan Ganggu Solidaritas

    Bentrok TNI-POLRI di Tembagapura Tidak Akan Ganggu Solidaritas

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.510
    • 0Komentar

    KAROPENMAS Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., menegaskan bahwa keributan yang melibatkan personel Kopassus dan Brimob tidak akan mengganggu soliditas TNI-Polri. Karo Penmas menjelaskan bahwa bentrokan kerap terjadi di sejumlah daerah namun ia meyakini tidak akan mengurangi soliditas dan sinergi antara kedua institusi tersebut dan itu akan terus terjaga. “Kami tetap menjaga […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Mobile Menu Bundle WordPress Movies Bulk Importer WordPress Multi-site Reports WordPress Multilingual All Import Addon WordPress Multilingual CMS Navigation WordPress Multilingual CMS WordPress Plugin WordPress Multilingual Contact Form 7 Addon WordPress Multilingual Gravity Forms Multilingual Add-On WordPress Multilingual MailChimp WordPress Multilingual Media Add-On