Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Panggilan 32 Nama Untuk Garuda, Siapa Terbang Tinggi, Siapa Jadi Penumpang Cadangan, Siapa Yang Tergusur!

Panggilan 32 Nama Untuk Garuda, Siapa Terbang Tinggi, Siapa Jadi Penumpang Cadangan, Siapa Yang Tergusur!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 1.241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ketika Patrick Kluivert, mantan predator gol Belanda yang sekarang jadi komandan skuad Garuda, mengumumkan daftar 32 pemain untuk TC di Bali, aroma harapan langsung menyeruak, seperti bau sate lilit di Pantai Sanur.

Euforia menyeruak, grup-grup WA pecinta bola lokal pun kembali ramai, dari yang cuma tahu istilah offside sampai yang hafal formasi 3-5-2 kayak hafal harga cabai.

32 pemain? Banyak juga!. Iya, Bung! Jumlah ini hampir bisa bikin pertandingan intern sendiri, lengkap dengan cadangan, wasit, komentator, dan abang tukang es kelapa.

Tapi jangan salah. Ini bukan sekadar ajang reuni antar mantan pemain timnas. Daftar ini seperti nasi padang komplit, pedas, dan siap membuat lawan ngos-ngosan.

Ada yang lama hilang seperti Lilipaly ibarat mantan yang akhirnya balik minta balikan. Ada juga nama-nama yang masih hangat-hangatnya seperti Ole Romeny, striker dari klub Inggris Oxford United. Kalau ini sih ibarat beli martabak manis, masih ngebul!

Ada Jay Idzes [bang jay]  dari Venezia FC dan Rizky Ridho yang seperti paku beton di jantung pertahanan. Kalau dua orang ini bisa main sepenuh hati, mungkin gawang Indonesia bisa lebih steril dari tangan dokter bedah.

Ini dia pasangan kembar paling produktif setelah gemblong dan kopi. Yakob dan Yance ibarat sepatu kanan dan kiri kalau dipakai bersamaan, bisa bikin pertahanan lawan tergelincir seperti kena minyak jelantah.

Dan jangan lupa Reza Arya, kiper yang siap menghalau bola secepat menolak ajakan mantan balikan. Kalau refleksnya konsisten, bisa-bisa bikin striker lawan frustrasi kayak netizen nungguin konser Coldplay part 2.

Tiongkok dulu, baru Jepang. Ibarat menu makan siang mulai dari tahu isi, lalu lanjut ke sushi mahal. Tapi inget, jangan remehkan tahu isi kalau salah gigit bisa kepedesan.

Tiongkok memang sekarang di posisi buncit, tapi siapa tahu mereka punya jurus pamungkas ala film kungfu Shaolin Soccer. Jangan sampai kita jadi figuran yang cuma numpang lewat.

Lima hari setelah itu, langsung tandang ke Jepang. Ini seperti habis gajian, langsung diajak arisan RT tenaga belum pulih, dompet sudah ditagih. Jepang bukan lawan enteng, mereka teknikal, cepat, dan rapi seperti bento box. Tapi Garuda harus percaya diri.

Bak pepatah “kalau takut terbang, jangan jadi burung, kalau takut kalah, jangan jadi timnas!”

Satu poin saja bisa bikin posisi di klasemen jungkir balik, seperti cucian jemuran kena angin. Arab Saudi di atas kita cuma unggul satu poin. Jadi, dua laga ini ibarat dua kesempatan terakhir rebut kursi empuk di putaran selanjutnya.

Bahkan satu kesalahan, bisa masuk jurang, tapi satu kemenangan, bisa jadi legenda. Skuad 32 ini bukan sekadar angka. Ini seperti 32 pasak yang kalau ditancapkan dengan kuat bisa jadi jembatan emas ke Piala Dunia.

Tapi kalau longgar? bisa jadi sandal jepit yang talinya putus pas lagi dikejar deadline. Oleh karena itu, pasukan Garuda harus belajar dari burung rajawali, jangan cuma numpang nampang di langit, tapi sesekali terkam juga lawan!

Pemusatan latihan ini bukan soal siapa paling keren potong rambut atau paling rajin selfie di pantai. Ini soal 32 pemain yang sedang memperebutkan tempat di sejarah. Kluivert sedang menyusun pasukan terbaik bukan untuk bikin konten dimedsos Indonesia, tapi buat menaklukkan Asia dan, siapa tahu, dunia.

Dua laga ini adalah pertaruhan, kalau berhasil, Indonesia bisa naik ke papan atas klasemen dan bikin Arab Saudi ngelirik cemas. Tapi kalau gagal, ya jangan-jangan malah disalip Bahrain dan Tiongkok seperti motor kita kehabisan bensin pas tanjakan.

Karena itu, pesan buat 32 Garuda ini cuma satu latihanlah seperti perang, dan bertarunglah seperti burung perkasa, jangan seperti bebek ramai di air, tapi diam saat di wajan.

Semoga kali ini, Garuda benar-benar terbang, bukan cuma latihan kepak sayap. Jangan sampai slogan berubah jadi candaan. Jangan sampai “Garuda di Dadaku” cuma jadi judul lagu, bukan semangat tempur. Semoga sukses gigit Tiongkok, raih 6 poin penting Garuda, Indonesia mendukungmu.[***]

Berikut daftar pemain Timnas Indonesia untuk TC di Bali:

Penjaga gawang

Ernando Ari
Maarten Paes
Reza Arya
Emil Audero
Nadeo Argawinata

Belakang

Jay Idzes
Justin Hubner
Jordi Amat
Mees Hilgers
Rizky Ridho

Tengah

Thom Haye
Ricky Kambuaya
Marselino Ferdinan
Ivar Jenner
Joey Pelupessy
Nathan Tjoe A On

Sayap

Yance Sayuri
Shayne Pattynama
Pratama Arhan
Calvin Verdonk
Dean James
Kevin Diks
Yakob Sayuri
Sandy Walsh
Eliano Reijnders
Asnawi Mangkualam

Depan

Septian Bagaskara
Ramadhan Sananta
Ole Romeny
Stefano Lilipaly
Rafael Struick
Egy Maulana Vikri

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gimana Caranya Puisi Bisa Dijadiin Duit!

    Gimana Caranya Puisi Bisa Dijadiin Duit!

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, puisi mungkin dianggap sekadar curahan hati. Ditulis di buku catatan, dibacakan di kafe kecil, atau dipajang di pojok majalah sekolah.Kini, puisi juga diajak naik kelas dari sekadar karya hati menjadi karya ekonomi. Itulah yang disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menerima audiensi Panitia Kolektif Hari Puisi Nasional di Gedung Film […]

  • Ajak Seluruh Elemen Dukung Pramuka

    Ajak Seluruh Elemen Dukung Pramuka

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    GERAKAN Pramuka Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Sidang Paripurna Cabang (SIDPARCAB) dan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) di Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Batanghari Leko, Kamis (11/11/2021). Kegiatan yang tepatnya berlangsung di Lapangan SD Negeri Desa Pinggap Kecamatan Batang Hari Leko ini di buka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi sekaligus sebagai […]

  • Pengamat: DPR tak boleh basa-basi jalankan hak angket

    Pengamat: DPR tak boleh basa-basi jalankan hak angket

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Analis politik dari Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi Kusman menilai hak angket sangat mungkin dijalankan DPR untuk menyelidiki putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90/PUU-XXI/2023. Apalagi, Majelis Kehormatan MK telah memutus Ketua MK Anwar Usman melakukan pelanggaran etik berat karena terlibat dalam putusan itu. “MKMK itu sendiri menegaskan telah terjadi pelanggaran etik berat. Artinya, hak […]

  • Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    Ini Cara Muba Dukung Pembangunan Akhlak Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    PENDIRIAN pondok pesantren di Kabupaten Musi Banyuasin berkembang pesat.Kehadiran pesantren memberi kebaikan kepada para santri dan menghidupkan sisi religius lingkungan sekitar. Tercatat ada 78 ponpes yang terdaftar di Muba pada 2021 ini. “Alhamdulillah sudah sangat banyak pendirian pondok pesantren, kami senang dengan menjamurnya ponpes di masa kami. Artinya syiar agama di Muba subur, didukung, dan […]

  • Bupati H Askolani Pimpin Sidang Musyawarah Nasional IV ADPM

    Bupati H Askolani Pimpin Sidang Musyawarah Nasional IV ADPM

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.830
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani mendapat kehormatan menjadi Ketua Pimpinan Sidang Musyawarah Nasional IV (Munas) Asosiasi Daerah Penghasil Migas ( ADPM) yang berlangsung di The Anvaya Beach Resort Bali, Senin (20/12/2020). Didalam memimpin Sidang Munas IV ADPM yang diikuti 88 Daerah se Indonesia( Provinsi, Kabupaten dan Kota) penghasil Migas tersebut, Orang nomor satu di Banyuasin didampingi […]

  • Poin Ini Wajib Ditaati Jika PSBB Diterapkan

    Poin Ini Wajib Ditaati Jika PSBB Diterapkan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokompimda), Selasa (21/4/2020) kembali menggelar rapat persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang kini hanya menunggu persetujuan pemerintah pusat. Ada sejunlah point penerapan yang wajib ditaati warga Palembang jika PSBB ini diloloskan pemerintah pusat untuk diberlakukan nantinya. Adapun sejumlah point tersebut, yakni, wajib menggunakan masker, razia […]

expand_less
WordPress Archive Naturel Garden & Landscaping Elementor Template Kit Naturely – Natural Cosmetics & Beauty Template Kit NaturePress – Ecology & Environment WordPress Theme Nautica – Responsive WooCommerce WordPress Theme Navian – Multi-Purpose Responsive WordPress Theme Naxly – Data Science & Analytics WordPress Theme Nayaka – Nail Salon & Beauty Care Elementor Template Kit Nazareth | Church & Religion WordPress Theme Ncmaz – News Magazine Full Site Editing WordPress Block Theme Nearby Places WordPress Plugin