Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Gimana Caranya Puisi Bisa Dijadiin Duit!

Gimana Caranya Puisi Bisa Dijadiin Duit!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 1.231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Dulu, puisi mungkin dianggap sekadar curahan hati. Ditulis di buku catatan, dibacakan di kafe kecil, atau dipajang di pojok majalah sekolah.

Kini, puisi juga diajak naik kelas dari sekadar karya hati menjadi karya ekonomi. Itulah yang disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menerima audiensi Panitia Kolektif Hari Puisi Nasional di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, 25 April 2025 lalu.

Menteri Riefky percaya, puisi adalah bagian dari warisan budaya bangsa. Dulu sebelum ada sosial media, puisi dan syair sudah jadi alat komunikasi, perlawanan, bahkan pendidikan sosial.

Kini, katanya, puisi tak hanya bisa dikonservasi, tapi juga dikembangkan ke arah ekonomi kreatif. Caranya? Dengan memanfaatkan teknologi dan kekayaan intelektual.

Dalam bahasa sederhana, Menteri Riefky ingin puisi jangan cuma berhenti di galeri seni atau rak buku, tapi bisa berjalan jauh mungkin ke panggung pertunjukan, ke toko buku, ke layar film, atau bahkan ke dunia digital.

Kalau dulu puisi hanya semacam lukisan di dinding, sekarang puisi bisa berubah jadi poster berbayar, NFT, hingga karya pertunjukan yang menghasilkan. “Puisi adalah kreativitas yang tidak ada batasannya,” katanya.

Puisi bisa tampil dalam seni pertunjukan, masuk dalam dunia penerbitan, bahkan menjadi produk ekonomi kreatif seperti buku, konser, hingga festival.

Dukungan itu disambut hangat oleh para pegiat sastra yang hadir. Salah satunya adalah Fikar W Eda, penyair sekaligus inisiator Hari Puisi Nasional. Dengan penuh semangat, Fikar menyampaikan rencana inovatif mengembangkan sebuah kawasan di Aceh bernama Sengkewe Kebun Kopi Kreatif.

Bayangkan sebuah kebun kopi yang tidak hanya berfungsi untuk bertani, tetapi juga menjadi pusat edukasi budaya, seni, dan ekonomi kreatif.

Di sana, akan ada panggung pertunjukan rutin, workshop teater, musikalisasi puisi, pelatihan film, sastra, tari, dan musik. Ibarat satu kebun, tiga hasil kopinya dapat, puisinya lahir, ekonominya tumbuh.

“Dengan konsep ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk berkarya sambil tetap membudidayakan kopi sebagai budaya lokal,” kata Fikar.

Mereka pun meminta arahan dari Kemenparekraf untuk bisa mengembangkan konsep ini ke arah yang lebih matang. Tidak hanya untuk pelestarian budaya, tapi juga untuk penguatan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Tahun ini, Hari Puisi Nasional akan mengangkat tema Semangat Pemberontakan Si Binatang Jalang, menghormati semangat pemberontakan kreatif yang dulu digaungkan oleh Chairil Anwar. Acara puncaknya akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta. Ada upacara resmi, pembacaan puisi, hingga musikalisasi karya legendaris Derai-Derai Cemara.

Bukan sekadar seremoni, Hari Puisi Nasional kini didorong menjadi perayaan kreativitas, ekspresi bebas, sekaligus peluang baru untuk menjadikan puisi lebih berdaya di dunia ekonomi.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Erupsi Gunung Semeru, Warga Evakuasi Hewan Ternak

    Dampak Erupsi Gunung Semeru, Warga Evakuasi Hewan Ternak

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.424
    • 0Komentar

    SEJUMLAH warga di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dibantu denga para relawan, mengevakuasi hewan ternaknya karena warga khawatir hewan peliharaannya itu akan mati jika tidak diurus. Misenu (50), warga pedukuhan Kamar Kajang, Candipuro, Kabupaen Lumajang, Jawa Timur, mengaku bahwa kambingnya yang berjumlah 12 ekor terpaksa diungsikan segera, karena tidak ada yang […]

  • Sukseskan Pilkades Serentak di Muba 2020

    Sukseskan Pilkades Serentak di Muba 2020

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) menghimbau masyarakat ikut berpartisipasi pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 65 desa yang akan berlangsung tahun 2020 ini. Sebab pilkades merupakan pesta demokrasi untuk memilih pemimpin tingkat desa. “Masyarakat harus ikut berpartisipasi untuk menyukseskannya agar benar-benar terpilih pemimpin yang sesuai keinginan,” kata Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin Senada […]

  • Gelora Sriwijaya Terpilih Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20, Ucok Apresiasi Pemprov

    Gelora Sriwijaya Terpilih Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20, Ucok Apresiasi Pemprov

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ditetapkan PSSI Sebagai satu dari enam stadion yang bakal menggelar Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Selain itu ada Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Manahan Solo, Stadion Jalak Harupat, Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion I Wayan Dipta. Pengalaman kota Palembang sebagai tuan rumah gelaran internasional jadi salah satu alasan. Terpilihnya […]

  • FORSIKADA Sumsel Cicip LRT

    FORSIKADA Sumsel Cicip LRT

    • calendar_month Rabu, 1 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Ketua TP. PKK Provinsi Sumatera Selatan Eliza Alex Noerdin menggelar Forum Silahturahmi Istri Kepala Daerah (Forsikada) se-Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Rabu (1/8/2018). Forsikada merupakan ajang pertemuan bulanan para istri-istri kepala daerah, telah berlangsung selama delapan tahun, yang bertujuan utamanya untuk mempererat tali silaturahmi para istri kepala daerah se Sumsel. Ketua TP. […]

  • Batik, Belanja & Bus Listrik, Ketika Delegasi Lupa Pulang!

    Batik, Belanja & Bus Listrik, Ketika Delegasi Lupa Pulang!

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Belum lama ini, Jakarta tidak biasa-biasa saja. Awan tampak lebih bulat, pohon trembesi di pinggir jalan seolah bersolek, dan udara mendadak beraroma internasional. Bukan karena parfum mewah, tapi karena rombongan delegasi UN Tourism dari Asia Timur dan Selatan sedang keliling kota! Pukul 15.25 WIB, pintu bus Royaltrans terbuka, dan para delegasi melangkah masuk dengan penuh […]

  • Wujudkan Pemerintah Berbasis Digital, Kominfo Bangun Empat Pusat Data Nasional

    Wujudkan Pemerintah Berbasis Digital, Kominfo Bangun Empat Pusat Data Nasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.551
    • 0Komentar

    GUNA mewujudkan pemerintahan berbasis digital Kominfo membangun empat Pusat Data Nasional (PDN) di empat lokasi, yakni di Kawasan Deltamas Industrial Estate (Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat), Nongsa Digital Park (Batam, Kepulauan Riau), Ibu Kota Negara baru (Kalimantan Timur), serta di Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) berstandar global. “Pemerintah akan membangun empat PDN berstandar global Tier- […]

expand_less
WordPress Archive Festiva – Event & Conference WordPress Theme Festival Events – Elementor Template Kit Fete – Responsive WordPress Blog Theme Feux – Creative Digital Agency WordPress Theme Fexy - Agency Landing Page Elementor Template Kit Fågel – Creative Agency WordPress Theme FH Mega Menu – jQuery Bootstrap 3 Mega Menu Plugin Fidalgo – Restaurant WordPress Theme Fidda – Portfolio & Agency Elementor Template Kit Fidem – Church & Religion WordPress Theme